2 research outputs found

    Asuhan Keperawatan Keluarga pada Tn. W dengan Masalah Keluarga Manajemen Keluarga Tidak Efektif di Desa Makalisung Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara

    No full text
    Latar Belakang : Dukungan keluarga yang rendah diketahui menjadi salah satu faktor rendahnya manajemen hipertensi pada pasien, sehingga berdampak pada rendahnya angka keberhasilan pengobatan hipertensi atau menjadi hipertensi yang tidak terkontrol. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan dukungan keluarga. Tujuan : Untuk menganalisis asuhan keperawatan keluarga pada Tn. W dengan masalah keluarga manajemen keluarga tidak efektif di desa makalisung kecamatan kema kabupaten minahasa utara. Metode : Dengan cara pendekatan dengan keluarga dan pembuatan asuhan keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil : Terdapat peningkatan dari sebelum adanya edukasi terhadap manajemen keluarga dari yang tidak efektif menjadi efektif dalam perawatan Tn. W. Kesimpulan : Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa keluarga Tn. W tidak memahami bagaimana cara untuk merawat penyakit Tn. W sehingga terjadinya manajemen keluarga tidak efektif dalam merawat Tn. W. Kata Kunci : Edukasi Keluarga, Hipertensi, Keluarg

    EFEKTIFIVAS PROGRAM EDUKASI BERBASIS KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN DUKUNGAN KELUARGA PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DI RSJ PROF.DR. V. L RATUMBUYSANG MANADO

    No full text
    Latar Belakang : Dukungan keluarga adalah hal yang dibutuhkan pasien dengan gangguan jiwa jika tidak diberikan dapat berdampak buruk bagi individu, keluarga, lingkungan dan negeri. Gangguan jiwa atau disebut juga dengan gangguan mental atau jiwa merupakan suatu masalah kesehatan yang dialami seseorang yang sangat mempengaruhi psikologis, tingkah laku, pola hidup, suasana hati seseorang dalam melakukan hak sebagai kemanusiaan di kehidupan sehari-hari yang gangguannya terjadi dalam jangka waktu sesekali ataupun lama. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas program edukasi berbasis keluarga terhadap dukungan keluarga pasien dengan gangguan jiwa. Metode : Penelitian yang digunakan adalah penelitian pre eksperimental dengan rancangan pre test, post test without control group. Penelitian menggunakan metode purposive sampling untuk mengambil sampelnya. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga dari pasien gangguan jiwa yang sedang rawat jalan di RSJ Prof. DR. V. L. Ratumbuysang Manado, berjumlah 32 orang menggunakan uji t berpasangan. Waktu penelitian 8 Mei 2023 sampai 17 Juni 2023. Hasil : Terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah edukasi berbasis keluarga, terhadap peningkatan dukungan keluarga pasien dengan gangguan jiwa di RSJ Prof. DR. V. L. Ratumbuysang Manado. Dengan nilai p- value 0,000 < α 0,05. Dengan demikian Ha diterima ada perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan program edukasi berbasis keluarga terhadap peningkatan dukungan keluarga pasien dengan gangguan jiwa. Kesimpulan : Diketahui bahwa edukasi berbasis keluarga terbilang efektif dan dapat memberikan pengaruh dalam dukungan keluarga pasien dengan gangguan jiwa. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Gangguan Jiwa, Perawatan Pasien Di Ruma
    corecore