1 research outputs found

    Konsep Diri pada Wanita Usia Dewasa Menengah yang Belum Menikah

    No full text
    Basuki, Cyntia Yulianda. 2017. Konsep Diri Pada Wanita Usia Dewasa Menengah yang Belum Menikah. Skripsi. Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Nur Eva, S.Psi., M.Psi (II) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi.Kata Kunci : konsep diri, wanita usia dewasa menengah, belum menikah. Tugas perkembangan seorang dewasa adalah menjalin relasi intim dengan orang lain, yang mengarah pada sebuah pernikahan. Jika seseorang gagal mengembangkan relasi intim di masa awal, maka kemungkinan ia akan mengalami isolasi dan mencari letak kesalahannya yang sering kali mengarah pada depresi dan sikap tidak mempercayai orang lain. Dalam masyarakat, perempuan usia dewasa madya yang belum menikah akan mendapat sorotan yang negatif dan penilaian sosial yang tidak menyenangkan. Masyarakat adalah salah satu tempat saling berinteraksi untuk membentuk konsep diri. Gambaran yang di miliki seseorang tentang dirinya, yang dibentuk melalui pengalaman-pengalaman yang diperoleh dari interaksi dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri pada wanita dewasa menengah yang belum menikah.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga orang wanita dewasa menengah dan berstatus belum menikah di Malang, Sioarjo, dan Pasuruan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik, sedangkan pengecekan keabsahan temuan menggunakan metode triangulasi sumber.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan tiga dimensi konsep diri, wanita dewasa tengah yang belum menikah memiliki konsep diri yang positif, dikarenakan mampu mengetahui dirinya sendiri dengan baik, mempunyai pengharapan untuk dirinya di masa mendatang, dan mampu menilai dirinya sendiri dengan baik. Selain itu, juga didukung dengan didikan yang baik dari orang tua sedari kecil, betahnya mereka dengan pekerjaaannya sehari-hari, kasih sayang keluarga, serta adanya dukungan dan perhatian dari teman-teman terdekat yang rutin bertemu satu sama lain. Bagi peneliti selanjutnya, hendaknya melanjutkan penelitian mengenai konsep diri melalui metode kuantitatif agar mendapatkan hasil yang berbeda. Selain itu juga di sarankan menggunakan variabel lain seperti stigma sosial, citra diri, dan kecemasan pada wanita usia dewasa menengah yang belum menikah. Bagi wanita dewasa menengah yang belum menikah, hendaknya lebih menggali hal-hal positif dari diri sendiri dan untuk tidak terlalu fokus mencemaskan hal-hal di masa mendatang.
    corecore