1,720,979 research outputs found
(Peer Review + Similarity + Document) Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal Jember
Pelaksanaan pembelajaran apresiasi cerita anak untuk siswa sekolah dasar kelas IV mengalami hambatan. Hambatan tersebut antara lain: (1) media guru pada pembelajaran teks cerita anak kurang menarik minat siswa, sebab kurangnya ilustrasi yang digunakan pada buku cerita anak, (2) bahasa yang ditulis dalam buku cerita anak terlalu panjang sehingga anak-anak kurang tertarik, (3) anak kurang mengenal dan kurang peduli untuk memahami cerita anak yang bermuatan kearifan lokal, dan (4) minimnya buku cerita anak berbasis kearifan lokal yang terdapat di daerahnya sendiri. Untuk mengatasi kenyataan itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku cerita anak yang menarik bagi siswa sekolah dasar kelas IV di Jember. Adapun metode Borg dan Gall adalah metode yang cocok untuk digunakan pada penelitian ini. Dipilihnya metode pengembangan tersebut adalah untuk menghasilkan produk yang dapat dipakai untuk memecahkan permasalahan yang aktual dalam kegiatan pembelajaran. Produk yang dikembangakan dalam penelitian ini divalidasi oleh guru sebagai ahli cerita anak, ahli dalam pembelajaran apresiasi prosa, dan ahli pada desain bahan ajar, serta siswa SD kelas IV selaku pembaca. Aspek yang divalidasi berupa: (a) penampilan, bahan, dan kualitas cetak, (b) bahasa, (c) buku berilustrasi, dan (d) buku pengayaan fiksi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini mencapai skor dengan tingkat persentase 85%—100%. Artinya, produk yang dihasilkan tergolong layak dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran
MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK PEMBELAJARAN YANG KREATIF
Learning to write poetry is still experiencingnumbers of obstacles. The obstacles are both from students and teachers. Students tend to prefer popular science essay writing than poetry writing. It sometimes becomes the most difficult thing for students to do. This is due to the students thought that the poem is toocomplicated in terms of language and interpretation. In addition, the un-achieved learning goals performed by the teacher becomes an obstacle in poetry writing class. Therefore, teachers should start looking for ways to make students eager to learn to write poetry. Teachers must provide effective and creative learning techniques to students at school. The understanding that writing poetry can be learned must be imparted to the students so that they would be open-minded to learn to write poetry.Key words: Writing Poetry, Learning Techniques
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENYIMAK-BERBICARA UNTUK SISWA SMP DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL
Efektifitas pendekatan pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari subjek pelaksana seperti guru dan siswa ataupun lingkungan tempat pembelajaran sedang berlangsung. Oleh karena itu, guru harus memiliki kemampuan dalam memilih pendekatan pembelajaran yang tepat agar kegiatan belajar siswa dapat berlangsung dengan baik dan berkualitas. Sehubungan dengan pentingnya pendekatan yang harus digunakan oleh guru dalam bahan ajar menyimak-berbicara maka, penelitian pengembangan bahan ajar ini menggunakan pendekatan kontekstual.Pemilihan pendekatan kontekstual diduga cocok dan sesuai dengan siswa SMP kelas VII, karena pendekatan seperti ini merupakan pendekatan yang mampu melibatkan siswa untuk berfikir melalui konteks yang ada di lingkungan sekitarnya. Dengan pendekatan tersebut diharapkan siswa mudah menyerap materi yang disajikan dalam bahan ajar.Kata kunci: pengembangan bahan ajar, menyimak-berbicara, pendekatan kontekstua
(PEER REVIEW + SIMILARITY + DOCUMENT) PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL PADA MASA PANDEMI
Pandemi yang terjadi saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan dalam aspek
kehidupan manusia. Pendidikan pun tak luput dari imbas pandemi covid-19. Anak-anak
tidak lagi bebas mendapatkan pendidikan yang langsung disampaikan oleh guru di dalam
kelas. Pembelajaran secara mandiri lewat daring menjadi skala prioritas demi kesehatan dan
keselamatan peserta didik. Pembelajaran yang biasanya dilakukan oleh guru di dalam kelas
saat ini perlu mendapatkan bimbingan yang serius dari orangtua. Orangtua saat pandemi ini
harus selalu memerhatikan bagaimana anak-anak mereka dapat belajar dari rumah dengan
baik. Anak-anak yang rentan dari pengawasan orangtua nyatanya kurang memerhatikan
hal-hal yang bersifat positif. Banyak informasi yang terdapat di layanan internet maupun
televisi. Anak-anak yang terbiasa memegang gadget akan menjadi rentan untuk mengakses
hal-hal yang sifatnya kurang positif. Misalnya, anak akan lebih berlama-lama di depan
layar hp atau laptop untuk melihat tayangan yang tidak perlu untuk ditonton sesuai dengan
usia dan bahkan kebutuhan mereka. Adapun pemanfaatan permainan tradisional saat
pandemi dapat menjadi solusi bagi anak-anak dan orangtua. Melalui permainan tradisional,
anak-anak dapat melatih diri baik dari aspek sosial, emosional, maupun spiritual. Selain itu,
permainan tradisional juga dapat mengasah keterampilan motorik anak-anak baik dari segi
motorik kasar, maupun motorik halus. Melalui kebermanfaatan itulah, seyogyanya
permainan tradisional ini dapat dibudidayakan kembali tanpa mengesampingkan peran
orangtua sebagai pendidik yang baik di dalam rumah. Dengan pendampingan orangtua,
permainan tradisional dapat berlangsung secara efektif tanpa menyisihkan sisi dari nilainilai
edukatif yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak
(Peer Review + Similarity + Document) Pemanfaatn Permainan Tradisional pada Masa Pandemi
Pandemi yang terjadi saat ini memberikan dampak yang cukup signifikan dalam aspek
kehidupan manusia. Pendidikan pun tak luput dari imbas pandemi covid-19. Anak-anak
tidak lagi bebas mendapatkan pendidikan yang langsung disampaikan oleh guru di dalam
kelas. Pembelajaran secara mandiri lewat daring menjadi skala prioritas demi kesehatan dan
keselamatan peserta didik. Pembelajaran yang biasanya dilakukan oleh guru di dalam kelas
saat ini perlu mendapatkan bimbingan yang serius dari orangtua. Orangtua saat pandemi ini
harus selalu memerhatikan bagaimana anak-anak mereka dapat belajar dari rumah dengan
baik. Anak-anak yang rentan dari pengawasan orangtua nyatanya kurang memerhatikan
hal-hal yang bersifat positif. Banyak informasi yang terdapat di layanan internet maupun
televisi. Anak-anak yang terbiasa memegang gadget akan menjadi rentan untuk mengakses
hal-hal yang sifatnya kurang positif. Misalnya, anak akan lebih berlama-lama di depan
layar hp atau laptop untuk melihat tayangan yang tidak perlu untuk ditonton sesuai dengan
usia dan bahkan kebutuhan mereka. Adapun pemanfaatan permainan tradisional saat
pandemi dapat menjadi solusi bagi anak-anak dan orangtua. Melalui permainan tradisional,
anak-anak dapat melatih diri baik dari aspek sosial, emosional, maupun spiritual. Selain itu,
permainan tradisional juga dapat mengasah keterampilan motorik anak-anak baik dari segi
motorik kasar, maupun motorik halus. Melalui kebermanfaatan itulah, seyogyanya
permainan tradisional ini dapat dibudidayakan kembali tanpa mengesampingkan peran
orangtua sebagai pendidik yang baik di dalam rumah. Dengan pendampingan orangtua,
permainan tradisional dapat berlangsung secara efektif tanpa menyisihkan sisi dari nilainilai
edukatif yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak
- …
