6 research outputs found

    Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang

    No full text
    Makalah “Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang” DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1 (SATU) 1. MAYANG RATU SUSANDRA (1910842034) 2. CINDITHA FIANDA (1910842004) 3. VINA DWI AMELIA (1910841018) 4. RAHMA DHANY (1910842032) 5. DHEA ANANDA PUTRI (1910842038) 6. KEZIA SALSABILA (1910841006) 7. GERIL JENERI (1910841002) 8. YOLANDA PUTRI MASANDA (1910841030

    KINERJA KELURAHAN CAMPAGO GUGUK BULEK DALAM MENGGAPAI PRESTASI SEBAGAI KELURAHAN TERBAIK DI KOTA BUKITTINGGI PADA TAHUN 2021

    No full text
    Cinditha Fianda, No BP: 1910842004, Kinerja Kelurahan Campago Guguk Bulek dalam Menggapai Prestasi Sebagai Kelurahan Terbaik di Kota Bukittinggi Pada Tahun 2021, Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, 2023. Dibimbing oleh: Malse Yulivestra, S.Sos, M.AP dan Dr. Roni Ekha Putera, S.IP, M.PA. Skripsi ini terdiri dari 160 halaman dengan referensi 4 buku teori, 6 buku metode, 6 dokumen, dan 15 jurnal. Kelurahan Campago Guguk Bulek berhasil meraih penghargaan sebagai kelurahan terbaik kelurahan berprestasi di tingkat Kota Bukittinggi yang diumumkan pada Tahun 2021 melalui adanya pemenuhan penilaian berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negri Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Kelurahan Campago Guguk Bulek berupaya dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pelaksanaan tujuan kelurahan yang tertuang dalam visi dan misi kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja organisasi yang membuat Kelurahan Campago Guguk Bulek mampu mencapai prestasi sebagai kelurahan terbaik di Tahun 2021 tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Soesilo, dalam teori ini dinyatakan bahwa kinerja organisasi dipengaruhi oleh 5 variabel yaitu struktur organisasi, kebijakan pengelola, sumber daya manusia, sistem informasi manajemen, dan sarana dan prasarana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi, serta teknik pemilihan informan dengan teknik purposive sampling dan accidental sampling dengan banyak jumlah informan sebanyak 16 orang dan teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman yaitu dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, pemaparan bahan empiris, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan kinerja Kelurahan Campago Guguk Bulek dalam penilaian kelurahan berprestasi sudah optimal sehingga mencapai prestasi sebagai kelurahan terbaik di Kota Bukittinggi yang diumumkan pada Tahun 2021 melalui pemenuhan tiga bidang penilaian berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negri Nomor 81 Tahun 2015 Tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Namun, peneliti menemukan bahwa pada Tahun 2022 terjadi penurunan diakibatkan beberapa faktor seperti adanya rotasi pegawai, inovasi yang tidak dijalankan lagi seperti website, hingga prasana yang sudah tidak dikelola lagi. Oleh karena itu diharapkan Kelurahan Campago Guguk Bulek mampu mengoptimalkan kembali beberapa hal yang sudah tidak selayaknya lagi sehingga mampu memberikan prestasi kembali di kemudian hari. Kata Kunci: Kinerja organisasi, kelurahan berprestasi dan kelurahan terbai

    Ketiadaan Pembaharuan Terhadap Pemberian Pelayanan Publik di Era Digitalisasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi

    No full text
    Inovasi pada era digitalisasi sangat diperlukan dikarenakan akan memberikan kemudahan dalam pelaksanaan setiap pelayanan terutama pada pemberian pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Namun, yang menjadi permasalahan yaitu ketiadaan pembaruan E-Government pada era digitalisasi saat sekarang ini terutama adanya pandemi Covid-19 pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi ketiadaan pembaharuaan pelayanan pada era digitalisasi saat ini pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah ketiadaan pembaharuan dari e-government yang ada pada era digitalisasi disebabkan oleh kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, adanya kekurangan sumber daya manusia, dan juga adanya kekurangan dalam hal infrastruktur di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi sehingga membuat aplikasi SIPADEK bisa dikatakan ditarik dari penggunaannya dan sudah tidak digunakan lagi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi dalam pengurusan dokumen secara online

    Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang

    No full text
    MAKALAH“ Inovasi Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) sebagai Solusi Percepatan Pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang” DISUSUN OLEH: KELOMPOK 1 (SATU) 1. MAYANG RATU SUSANDRA (1910842034) 2. CINDITHA FIANDA (1910842004) 3. VINA DWI AMELIA (1910841018) 4. RAHMA DHANY (1910842032) 5. DHEA ANANDA PUTRI (1910842038) 6. KEZIA SALSABILA (1910841006) 7. GERIL JENERI (1910841002) 8. YOLANDA PUTRI MASANDA (1910841030

    HUBUNGAN ANTARA LITERASI KESEHATAN MENTAL DAN RELIGIUSITAS DENGAN SIKAP TERHADAP LAYANAN KONSELING PADA MAHASISWA

    No full text
    ABSTRAK Hubungan Antara Literasi Kesehatan Mental dan Religiusitas Dengan Sikap Terhadap Layanan Konseling Pada Mahasiswa Oleh Mochamad Reza Fianda Masa perkuliahan seringkali menjadi periode penuh tekanan, membuat mahasiswa rentan terhadap gangguan kesehatan mental akibat tuntutan dan perubahan peran kehidupan. Sikap terhadap layanan konseling yang positif dibutuhkan mahasiswa untuk mengatasi permasalahan psikologis yang dialami. Faktor yang mempengaruhinya adalah literasi kesehatan mental dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dan religiusitas dengan sikap terhadap layanan konseling. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik sampling purposive sampling pada 243 mahasiswa di Bandar Lampung. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala sikap terhadap layanan konseling berjumlah 17 aitem (a = 0.843), skala Multicomponent Mental Health Literacy Measure (MMHLM) berjumlah 18 aitem (a = 0.848), dan skala Brief Multidimensional Measure of Religiousness/Spirituality (BMMRS) berjumlah 29 aitem (a = 0.905). Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan software SPSS 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai R = 0.612; F = 71.920; p < 0.001 artinya ada hubungan positif dan signifikan antara literasi kesehatan mental dan religiusitas dengan sikap terhadap layanan konseling, dengan sumbangan efektif sebesar 37,5% sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi kesehatan mental dan penguatan religiusitas dalam membentuk sikap positif mahasiswa terhadap layanan konseling. Kata Kunci : Literasi Kesehatan Mental, Religiusitas, Sikap Terhadap Layanan Konseling. ABSTRACT The Relationship Between Mental Health Literacy and Religiosity with Attitudes Towards Counseling Services in College Students Author : Mochamad Reza Fianda College is often a stressful time, making students vulnerable to mental health disorders due to demands and changes in life roles. A positive attitude towards counseling services is needed by students to overcome psychological problems experienced. Factors that influence it are mental health literacy and religiosity. This study aims to determine the relationship between mental health literacy and religiosity with attitudes towards counseling services. The method used is quantitative with a purposive sampling technique on 243 students in Bandar Lampung. Data collection in this study used a scale of attitudes towards counseling services totaling 17 items (a = 0.843), a scale of Multicomponent Mental Health Literacy Measure (MMHLM) totaling 18 items (a = 0.848), and a scale of Brief Multidimensional Measure of Religiousness/Spirituality (BMMRS) totaling 29 items (a = 0.905). The data analysis technique for this study used multiple regression analysis with the help of SPSS 25 for Windows software. The results of this study showed a value of R = 0.612; F = 71.920; p < 0.001 means there is a positive and significant relationship between mental health literacy and religiosity with attitudes towards counseling services, with an effective contribution of 37.5% the rest is influenced by other factors not examined in this study. This finding confirms the importance of increasing mental health literacy and strengthening religiosity in forming positive attitudes of students towards counseling services. Keywords: Mental Health Literacy, Religiosity, Attitudes Towards Counseling Services

    LITERASI DIGITAL DAN DIGITAL SKILLS PADA MASA PANDEMI DAN ERA 4.0 DI SMA 2 ADABIAH PADANG

    No full text
    Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman literasi digital kepada siswa dan unsur-unsur terkait untuk menggunakan media digital dan alat komunikasi secara sehat, kritis, dan inovatif dalam menerima, menyaring, dan menggunakan informasi serta pengetahuan digital. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Adabiah Padang. Pemilihan mitra dilakukan karena sekolah tersebut merupakan Sekolah Ramah Anak yang nantinya bisa dijadikan pilot project. Metode pendekatan yang digunakan yaitu metode pendekatan pelatihan yang partisipatif dan kolaboratif yang didasarkan kepada pelaksanaan prinsip-prinsip partisipasi dengan memberikan penekanan kepada keberperanan dari seluruh peserta pengabdian kepada masyarakat (Siswa) dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditentukan. &nbsp;Adapun PKM ini dilaksanakan selama 1 hari dengan memberikan ceramah dan pengetahuan kepada seluruh peserta pengabdian dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya selama kegiatan berlangsung
    corecore