1,721,119 research outputs found

    Prosedur penelitian lingkungan / Chafid Fandeli

    No full text

    Metodologi pengumpulan data / Chafid Fandeli

    No full text

    Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Prinsip Dasar Dalam Pembangunan

    No full text
    AMDAL merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan, dan digunakan untuk pengambilan keputusan.Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL: aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan (Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).Pembangunan berwawasan lingkungan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 1982. Salah satu instrumen yang diharapkan dapat dicapainya pembangunan berwawasan lingkungan adalah Analisi Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).Dokumen AMDAL terdiri dari :Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL)Tiga dokumen (ANDAL, RKL dan RPL) diajukan bersama-sama untuk dinilai oleh Komisi Penilai AMDAL. Hasil penilaian inilah yang menentukan apakah rencana usaha dan/atau kegiatan tersebut layak secara lingkungan atau tidak dan apakah perlu direkomendasikan untuk diberi ijin atau tidak.AMDAL merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan, dan digunakan untuk pengambilan keputusan. Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL: aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan (Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).- See more at: http://www.menlh.go.id/amdal/#sthash.vmS1w73T.dpufAnalisi Mengenai Dampak Lingkungan mulai dilaksanakan sejak terbitmya Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1986 tentang AMDAL. Kebijakan tentang AMDAL telah mengalami beberapa kali perbaikan atau penyempurnaan. Pada tahun 1993 telah diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1993 untuk menyempurnakan PP 29 Tahun 1986. Hal ini dilaksanakan karena adanya kebijakan deregulasi dan debirokritasi. Kemudian AMDAL disempurnakan lagi pada tahun 1999 dengan diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analsisi Mengenai Dampak Lingkungan. Kebijakan ini didorong oleh kebijakan baru di bidang politik yaitu demokratisasi, reformasi dan otonomi daerah. Perubahan ini menimbulkan berbagai kebijakan baru dan dituangkan dalam berbagai peraturan yang dibuat oleh instansi teknis di bidang lingkungan di pusat dan di daerah.Atas pertimbangan adanya berbagai peraturan baru dalam proses dan prosedur penyusunan AMDAL, maka buku tentang AMDAL direvisi. Dalam revisi ini telah diupayakan untuk mengganti Peraturan Perundangan yang lama ke yang baru. Namun beberapa peraturan lama ada yang masih dicantumkan dimaskudkan untuk sekedar memberikan bahan perbandingan dengan kebijakan yang baru. Namun perlu disampaikan bahwa berbagai aspek yang berkaitan dengan teori, kosep dan metodologi ANDAL tidak berubah. Hanya ada sedikit penyempurnaan pada Matrik Moore dan Fisher dan Davies

    Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Prinsip Dasar Dalam Pembangunan

    No full text
    426 hlm.: - ; 22 cm

    Prinsip-prinsip dasar mengkonservasi lanskap

    No full text
    Tulisan dalam buku ini banyak dibutuhkan untuk usaha-usaha mempertahankan kualitas lanskap. Sebab keutuhan lanskap dibutuhkan dalam rangka mempertahankan daerah kawasan dan obyek daya tarik wisata, yang sangat diharapkan oleh wisatawan. Buku ini mencoba menyajikan berbagai teori dan konsep dalam mengelola suatu lanskap. Hal ini diperlukan agar pengelolaan pariwisata pada umumnya dan pariwisata berbasis alam pada khususnya dapat mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan

    PENGENALAN ATRAKSI ALAM DENGAN PENDEKATAN PERISHABLE FACTOR DI KAWASAN WISATA KALIURANG

    No full text
    Wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Wisata Kaliurang terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2000, jumlah pengunjung yang datang ke Hutan Wisata Kaliurang sekitar 119.581 orang, padahal pada tahun 1996, jumlah pengunjung 92.064 orang. Namun wisatawan tersebut masih terkonsentrasi pada suatu tempat di Tlogo Putri, padahal di lokasi lain masih terdapat berbagai potensi obyek dan daya tarik wisata yang belum dikembangkan. Obyek dan daya tarik wisata tersebut perlu dikaji jenis, sifat dan perilakunya untuk memberikan alternatif atraksi bagi wisatawan. Penelitian ini dilakukan di jalur wisata Gua Jepang, Jalur Aboretum dan Jalur Kali Kuning yang ditentukan cara purposive sampling. Pengamatan dilakukan pada setiap jalur meliputi aspek vegetasi, fauna dan ekosistem untuk menentukan perishable factor setiap aspek berdasarkan perjumpaan (frekuensi) dan keunikannya. Hasil penelitian menunjukkan aspek vegetasi yang memiliki nilai perishable factor tinggi sampai sedang meliputi jenis Puspa, Kina dan Pinus. Sedangkan aspek burung, jenis yang memiliki angka perishable tertinggi terdiri dari jenis-jenis yang dilindungi seperti Elang Jawa, Bido, Cekakak dan Tengkek. Sementara analisis ekosistem menunjukkan bahwa jalur treking Gua Jepang memiliki nilai perishable yang tertinggi disusul jalur arboretum dan jalur Kali Kuning

    Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Prinsip Dasar Dalam Pembangunan

    No full text
    426 hlm.: - ; 22 cm
    corecore