1 research outputs found

    Studi Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Ekstrakurikuler Batik di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang

    No full text
    ABSTRAK   Andarweni, Bunga Putri. 2015. . Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Iriaji, M.Pd,(II) Fenny Rochbeind, S.Pd, M.Sn. Kata kunci: penyelenggaran, ektrakurikuler, batik, SD Negeri Tunjungsekar 1. Penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler bertujuanuntuk mengembangkan potensi, bakat, minat peserta didik. Ekstrakurikuler batik di SD Negeri Tunjungsekar 1 Kota Malang memiliki keunggulan yaitu memperoleh prestasi dalam berbagai perlombaan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan, pelaksanaan, penilaian guru terhadap proses dan hasil karya batik peserta didik, evaluasi program, serta faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstrakurikuler batik di SDN Tunjungsekar 1 Kota Malang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SDN Tunjungsekar 1 Kota Malang yang berada di Jl. Ikan Piranha Atas No. 187 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Sumber data primer dari hasil wawancara kepala sekolah, guru ekstrakurikuler, koordinator ekstrakurikuler serta peserta didik.Data sekunder dari perangkat pembelajaran guru. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, dan pengambilan simpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara memperpanjang kehadiran, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Hasil penelitian: (1) ekstrakurikuler batik termasuk jenis ekstrakurikuler pilihan. Pihak yang terlibat terdiri dari pihak sekolah, orang tua, dan peserta didik. Kegiatan diadakan setiaphariRabu pukul 13.00-14.00WIB, (2)pada tahap tahap pelaksanaan, guru merencanakan pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah proses membatik, dimulaidariteoridilanjutkanpadapraktekmembatik. Guru menerapkan pendekatan prosedural.Metode pembelajaran yang digunakan yaitu metode imitasi/mencontoh,drill, dan metode karya cipta terarah. Materi pembelajaran terdiri dari materi pengetahuan batik tulis tradisional, pengetahuan alat dan bahan serta teknik membatik. Media membatik yang digunakan adalah canting, wajan, dan kompor minyak, serta taplak. Bahan yang dipergunakan terdiri dari kain mori, malam/lilin, dan pewarna batik remasol. Proses membatik yaitumemola kain, membatik, medelatau mewarna kain,dan ngelorot. Teknik penilaian proses berkarya guru adalah teknik observasi. Teknik penilaian hasil karya adalah teknik penilaian produk, (3)fokus penilaian program kepada keaktifan pembimbing dan peserta didik serta kelengkapan sarana prasarana penunjang kegiatan ekstrakurikuler,(4) faktor pendukung meliputi faktor intern yaitu bakat, minat, dan motivasi peserta didik, sedangkan faktor ekstern adalah dukungan sarana prasarana dari keluarga dan sekolah. Faktor penghambat kegiatan  ekstrakurikuler batik yaitupenyesuaian jadwalkegiatan. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini hendaknya lebih mematangkan dalam membuat  perencanaan pembelajaran dandiharapkandapat menambahkanalokasi waktu penyelenggaraan yang masih terlalu singkat
    corecore