1 research outputs found
Kajian Identifikasi Penurunan Tren Curah Hujan, CDD dan CWD di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
Changes in rainfall can cause a shift in the beginning of the dry season and the rainy season which can have an impact on various sectors, especially agriculture. Therefore, it is necessary to study climate change in the Kupang region, East Nusa Tenggara (NTT) through time series analysis of rainfall which can be identified by trend analysis and Probability Density function (PDF). This study aims to identify the trend pattern of the rain fraction, rainy days (HH), Consecutive Dry Days (CDD) Consecutive Wet Days (CWD) and the distribution of rainfall data in the 1991–2020 (30 years) period in the city of Kupang. The rainfall data used is observational rainfall data at the Kupang Climatology Station. Analysis of annual rainfall trends and rainy days showed an increase in the incidence of rainfall in the low category (0–20 mm)/day. While in the category of rain > 20mm / day it decreased, this caused the trend of the 20mm, 50mm and 100mm rain fractions in Kupang to be negative. The phenomenon of ENSO (El Niño and La Nia) affects the pattern of CDD and CWD in the city of Kupang, CDD and CWD trend analysis shows a downward trend of 0.4496 days / year and 0.054 days / year. PDF of the rainfall during the DJF period in Kupang city shows a significant change in the last 20 years and the chance of 5 rainy days in Kupang city is very high.Perubahan curah hujan dapat menyebabkan pergeseran awal musim kemarau dan musim hujan yang dapat berdampak pada berbagai sektor, terutama pertanian. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian perubahan iklim di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui analisis deret waktu curah hujan yang dapat di identifikasikan dengan analisis tren dan Probability Density function (PDF). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi terjadinya pola kecenderungan dari fraksi hujan, hari hujan (HH), Consecutive Dry Days (CDD) Consecutive Wet Days (CWD) dan distribusi data curah hujan pada rentang waktu 1991–2020 (30 tahun) di wilayah kota Kupang. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan observasi pada Stasiun Klimatologi Kupang. Analisis tren curah hujan tahunan dan hari hujan menunjukkan peningkatan kejadian curah hujan pada kategori rendah (0–20 mm)/hari. sedangkan pada kategori hujan > 20mm / hari mengalami penurunan, hal ini menyebabkan tren fraksi hujan 20mm, 50mm dan 100 mm di Kupang bernilai negatif. Fenomena ENSO (El Niño dan La Niña) mempengaruhi pola CDD dan CWD di Kota Kupang, Analisis trend CDD dan CWD menunjukan tren penurunan sebesar 0.4496 hari / tahun dan 0.054 hari / tahun. PDF curah hujan periode DJF di Kota Kupang menunjukan perubahan yang signifikan dalam 20 tahun terakir dan peluang terjadi hari hujan selama 5 harian di kota Kupang sangat tinggi
