1,721,137 research outputs found
Studi Gerak, Waktu Baku dan Produktivitas Pekerja pada Proses Produksi Shock Absorber (Studi Kasus PT Kayaba Indonesia
Penentuan waktu baku merupakan salah satu cara untuk meningkatkan
produktivitas pekerja di perusahaan agar memenuhi permintaan konsumen.
Penelitian ini dilakukan di PT Kayaba Indonesia yang merupakan perusahaan
manufaktur komponen kendaraaan bermotor. Tujuan penelitian menganalisis studi
gerak table assy shock absorber, menganalisis waktu baku table assy shock
absorber dan menganalisis produktivitas pekerja shock absorber. Metode
penarikan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dengan
jumlah sampel 16 kali. Gerakan dari proses table assy sudah baik, karena
merupakan gerakan dasar dalam penyelesaian proses tersebut. Perhitungan waktu
table assy yang diperoleh waktu siklus 8.90 detik, waktu normal 11.67 detik dan
waktu baku 11.80 detik. Produktivitas pekerja menggunakan takt time 31.25
unit/jam, sedangkan produktivitas menggunakan waktu baku 38.14 unit/jam.
Faktor-faktor produktivitas dipengaruhi oleh pendidikan, keterampilan, tingkat
penghasilan, gizi dan kesehatan, jaminan sosial, kesempatan berprestasi serta
lingkungan kerja
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku pada PT. XYZ, Jakarta (Studi Kasus pada Painting Plastik Part Honda OEM)
Pemesanan dan penyimpanan barang merupakan kegiatan yang sangat penting pada bagian pengendalian persediaan barang dalam suatu perusahaan, baik barang tersebut merupakan bahan baku yang digunakan sebagai bahan produksi suatu perusahaan ataupun sebagai barang yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Pengendalian persediaan barang yang tepat diperlukan perusahaan untuk menghasilkan jumlah barang yang yang optimal dan mengeluarkan biaya seminimal mungkin. PT. XYZ merupakan perusahaan general assembling yang salah satu kegiatan produksinya adalah painting plastik part Honda OEM (Original Equipment Manufacturer). Dalam kegiatan produksi perusahaan sering mengalami claim karena tidak ratanya plastik part yang dicat. Hal ini menyebabkan jumlah bahan baku yang direncanakan tidak sama dengan pemakaian aktualnya. Oleh karena itu, diperlukan manajemen persediaan yang baik untuk pengendalian persediaan bahan baku yang optimal. Tujuan penelitian adalah : (1) Mengkaji sistem persediaan bahan baku saat ini pada PT. XYZ; (2) Mengoptimalkan persediaan bahan baku pada PT. XYZ; (3) Menganalisis efisiensi total biaya persediaan bahan baku pada PT. XYZ. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data primer yang digunakan diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak perusahaan, khususnya wawancara dengan bagian PPC dan purchasing. Data sekunder diperoleh dari data dokumen perusahaan yang telah ada
Pengaruh Co-Branding Es Krim Wall’s Buavita Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen.
Pertumbuhan bisnis makanan dan minuman di Indonesia pada tahun 2016
meningkat (7,8%). Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya jenis produk dengan
merek (brand) yang beraneka ragam. Produsen dari sebuah industri makanan dan
minuman harus menciptakan merek (brand) yang unik dan dapat diterima oleh
konsumen. Co-branding merupakan strategi penggabungan dua merek (brand)
atau lebih dari produk yang berbeda dengan tujuan untuk meningkatkan nilai dari
suatu merek (brand) dan menjalin kerja sama dengan aliansi lainnya. Produk yang
sudah melakukan strategi Co-branding salah satunya adalah produk es krim
Wall’s. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh co-branding terhadap
keputusan pembelian produk es krim Wall’s Buavita. Metode pengambilan sampel
yang digunakan adalah metode non-probability sampling dengan teknik purposive
sampling dan teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil
yang diperoleh dari penelitian ini adalah co-branding mempunyai pengaruh positif
dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Artinya, besarnya keputusan
pembelian yang terjadi mengikuti perubahan co-branding
Analisis Sistem Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pia Kacang Hijau Pada Usaha Kecil Menengah Papapia
Inventory control system is one of the important things in a company. Balance between inventory investment and customer service can be achieved with a good inventory management system. Good inventory management can help company to accommodate customer demand and get lower inventory costs. The purpose of this study is to identify the raw materials inventory control management in PapaPia, analyzing raw materials that have the highest annual rupiah volume, to analyze optimal inventory levels for raw materials Papapias main products, and calculates the optimal total inventory cost for product Papapia. Inferred from the results of the ABC analysis of nine raw materials pia green beans, green beans, white sugar and packaging boxes are raw materials in the category A with the percentage 25.94%, 19.76%, and 14.86%. Based on the analysis of EOQ, total inventory cost of green beans can be reduced by Rp 32 488, the total cost of inventory can be reduced packaging box of Rp 225, and the total inventory cost of sugar can be reduced by Rp 42 531
Sistem Informasi Pergudangan Berdasarkan Peramalan Time Series (Studi Kasus PT. Pelangi Elasindo)
Persediaan (inventory) merupakan komponen wajib yang dalam setiap industri, baik dalam industri manufaktur maupun jasa. Keberlangsungan proses produksi dalam suatu sistem produksi ditunjang oleh pengendalian persediaan yang baik. Dua metode pengendalian persediaan yang umum digunakan, adalah pengendalian secara intuitif dan pengendalian berdasarkan angka atau kuantitatif. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, metode intuitif juga harus didukung oleh metode kuantitatif. Peramalan merupakan satu komponen pendukung dalam aktivitas perencanaan, dimana terdapat senggang waktu (lead time) antara suatu peristiwa dengan perencanaan, sehingga dapat diprediksi kapan peristiwa tersebut terjadi dan dapat ditentukan tindakan yang tepat untuk kondisi tersebut. Konsep peramalan dapat digunakan pada berbagai disiplin, tidak terkecuali manajemen persediaan. Metode peramalan merupakan bentuk pengedalian persediaan kuantitatif berdasarkan data historis (time series). Metode peramalan diintegrasikan dengan fungsi manajemen persediaan untuk menunjang pengambilan keputusan dalam menentukan kuantitas persediaan. PT. Pelangi Elasindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang Garmen. Perusahaan memiliki spesialisasi dalam memproduksi produk webbing (Jacquard) dan shoelace. Penelitian dilakukan khusus pada produk Jacquard dengan alasan memiliki rasio volume yang besar. Bahan baku utama produk Jacquard adalah Polyester. Polyester terdiri dari berbagai macam ukuran, diantaranya ukuran R150 / 48 dan R150 /48 / 2. Ruang lingkup yang menjadi kajian penelitian adalah sistem informasi persediaan bahan baku di departemen Gudang (Warehouse) yang terintergrasi dengan program komputer untuk mengelola persediaan bahan baku produksi dan bahan pembantu. Rangkaian aktifitas yang tercakup dalam penelitian adalah sistem penerimaan barang, sistem pengeluaran barang dan estimasi penggunaan barang pada periode selanjutnya. Pengembangan sistem informasi yang terintegrasi dengan program komputer bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan proses lebih cepat dan tepat. Pendekatan yang digunakan untuk dalam pembuatan Sistem Informasi Pergudangan (WISPE) adalah melalui pendekatan sistem dengan cara perancangan dengan pendekatan object-oriented. Pengembangan sistem informasi melalui 4 tahapan, yaitu spesifikasi, Rancang bangun, implementasi dan Verifikasi. Proses spesifikasi berupa mengindentifikasian kebututhan sistem. Rancang bangun berupa proses perancangan struktur dan data flow diagram aplikasi. Tahap implementasi menggunakan Visual Basic .Net 2008 dan Microsoft access 2007 untuk menghasilkan aplikasi yang bersifat object-oriented. Perancangan aplikasi dilakukan sedemikian rupa sehingga Graphic user interface yang dirancang dapat diterima dan menunjang proses kerja (User friendly). Tahap terakhir, yaitu verifikasi merupakan tahap yang terpenting, mengingat aplikasi juga terintegrasi dengan proses peramalan. Hasil akhir yang diharapkan dari aplikasi WISPE adalah dapat mengelola transaksi penerimaan dan pengeluaran bahan baku, serta kemampuan untuk memprediksi penggunaan bahan baku pada periode berikut, sehingga dapat digunakan sebagai informasi tambahan dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pengisian kembali persediaan. Aplikasi mempertimbangkan metode peramalan yang paling tepat untuk menghasilkan prediksi yang mendekati kondisi yang sebenarnya (dengan persyaratan MSE – Mean Square Error minimum)
Analisis Proses Keputusan Pembelian Produk Nutritional Shake Herbalife di Lima Rumah Nutrisi di Kota Jambi.
Saat ini, masyarakat sadar untuk menjaga kesehatan dan pengelolaan berat badan. Pada tahun 2013, Kota Jambi berada di posisi pertama dengan status gizi obesitas terbesar di Provinsi Jambi. Tingginya masalah gizi pada orang dewasa ini karena tingginya konsumsi makanan. Kondisi tersebut memberi peluang perusahaan untuk mengeluarkan produk terbaiknya. PT Herbalife Indonesia menjadi salah satu perusahaan nutrisi yang terkemuka di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian produk dan (2) Menganalisis sikap konsumen terhadap atribut produk Nutritional Shake Herbalife. Metode penarikan sampel menggunakan quota sampling. Metode pengolahan data yaitu analisis deskriptif, analisis faktor dan analisis multiatribut Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen membeli nutritional shake Herbalife yaitu faktor persepsi mutu dan sosial. Sikap konsumen terhadap nutritional shake Herbalife termasuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan nutritional shake Herbalife sudah sesuai dengan keinginan konsumen
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kebab Original Pada stockist PT Kebab Turki Baba Rafi Cabang Bogor.
Kebab Turki Baba Rafi is one of the frenchise with high usage of raw materials. The raw materials used must always be fresh and maintained its quality to increase the order for every day. Therefore , its necessary the optimal inventories control to improve profit and efficiency cost every year. The purpose of this study is to analys the inventory control’s system in PT Kebab Turki Baba Rafi, knowing the optimal of inventory control in raws material at PT Kebab Turki Baba Rafi using analysis ABC, determines the the value of total inventory efficiency cost using Economic Order Quantity (EOQ) at PT Kebab Turki Baba Rafi. From the ABC analysis results, Original Kebab has 2 raw material with high usage value, its daging 4kg and tortilla besar (torbes). Comparison of the results of total cost of inventory, company using in savings obtained EOQ calculations Rp 208.600 per year for daging 4kg and tortilla besar has obtain the amount of savings as much as Rp 1.100 per year. Then the total saving obtained by the company as much as rp.209.700 during per year
Pengaruh Kepercayaan dan Keamanan terhadap Minat Beli pada E-commerce dengan Fasilitas Escrow (Studi Pada Pengguna Tokopedia dan Bukalapak Indonesia).
Ketakutan masyarakat untuk melakukan transaksi secara daring yang menyebabkan
terhambatnya perkembangan perdangan elektronik di Indonesia. Faktor penyebabnya
adalah karena kurangnya kepercayaan dan keamanan masyarakat terhadap perdangan
elektronik. Tokopedia dan Bukalapak merupakan perdangan elektronik terbesar Indonesia
yang menyediakan fasilitas escrow sebagai sarana transaksi penunjang kepercayaan dan
keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna,
menganalisis tanggapan pengguna mengenai kepercayaan, keamanan, dan minat beli, dan
menganalisis pengaruh kepercayaan dan keamanan terhadap minat beli pada perdangan
elektronik dengan fasilitas escrow. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah
metode purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif
dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan Microsoft Excel dan SPSS 23
untukWindows. Hasil analisis menunjukan kepercayaan dan keamanan berpengaruh positif
terhadap minat beli pengguna perdangan elektronik dengan fasilitas escrow, dan yang lebih
berpengaruh adalah faktor kepercayaan yang terdiri dari jaminan kepuasan, perhatian, dan
keterus-terangan
Pengaruh Bauran Pemasaran Jasa terhadap Keputusan Penggunaan Jasa Go-Food di Kota Bogor
Tingkat kemacetan dan curah hujan yang tinggi di Kota Bogor menyebabkan
masyarakat sulit memenuhi kebutuhan dasarnya yaitu makanan. Dalam mengatasi
permasalahan tersebut Go-Food hadir sebagai jasa layanan pesan antar berbasis
aplikasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengidentifikasi dan menganalisis
karakteristik konsumen yang menggunakan jasa Go-Food, (2) Menganalisis
persepsi konsumen terhadap bauran pemasaran Go-Food, (3) Menganalisis
pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian jasa Go-Food. Data
yang digunakan terdiri dari data primer (kuesioner) dan data sekunder (studi
literatur). Metode pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif
dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan
bauran pemasaran berpengaruh terhadap keputusan penggunaan jasa Go-Food dan
secara parsial peubah bebas harga dan proses memiliki pengaruh signifikan
terhadap keputusan penggunaan jasa Go-Food
Optimasi Persediaan Bahan Baku Restoran Ceker & Sayap Mercon Bang Gendut 4
Persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam operasi produksi restoran.
Persediaan mempengeruhi perputaran arus kas restoran. Penelitian bertujuan
untuk (1) Menganalisis klasifikasi bahan baku yang digunakan dalam proses
produksi Restoran Ceker & Sayap Mercon Bang Gendut berdasarkan analisis
ABC. (2) Mengetahui jadwal pemesanan bahan baku pada Restoran Ceker dan
Sayap Mercon Bang Gendut. (3) Menganalisis besarnya tingkat pemesanan
persediaan ulang bahan baku untuk menghindari persediaan yang berlebihan. (4)
Menganalisis biaya persediaan bahan baku yang optimum pada Restoran Ceker &
Sayap Mercon Bang Gendut.Data yang digunakan adalah data primer dan data
sekunder. Pengolahan data menggunakan software POM for windows dan
microsoft excel.Klasifikasi ABC menunjukkan bahan baku ceker dan sayap
termasuk kedalam kelas A sehingga perlu mendapatkan prioritas dalam
penegendalian persediaan. Hasilmenunjukkan bahwa persediaan bahan baku yang
optimal ceker sebesar 67,769 kg frekuensi 16 kali dalam 3 bulan untuk sayap serta
44,173 kg frekuensi 10,43 11 kali. Biaya persediaan yang dikeluarkan sebesar Rp.
522.824. Metode EOQ menghasilkan biaya penghematan terendah sehingga dapat
menjadi akternatif pengendalian restoran
- …
