12 research outputs found

    PEMBERDAYAAN SERIKAT PEKKA (PEREMPUAN KEPALA KELUARGA) MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

    Get PDF
    Abstrak: PEKKA merupakan sebuah organisasi non-profit yang berkomitmen pada pemberdayaan perempuan kepala keluarga. Di Kabupaten Karawang, Lokasi center serikat Pekka terletak di Desa Kalibuaya, Kecamatan Telagasari. Salah produk unggulan Pekka Karawang adalah Mie Cangkang Rajungan (Mie Caruka) dan keripik tempe trembesi (Keripik Tempe Basiah). Tempe basiah dapat dikembangkan menjadi keripik tempe sebagai oleh-oleh khas Karawang, sedangkan Mie Caruka masih bertekstur basah sehingga mudah basi dan butuh teknologi untuk mengeringkan mie agar lebih tahan lama. Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan Kelompok Pekka dalam hal produksi produk unggulan dan pengemasan. Metode pemberdayaan yang digunakan yaitu sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan kepada 20 anggota Pekka Karawang. Penilaian perubahan pengetahuan dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta kuesioner skala likert untuk menilai perubahan sikap Hasil kegiatan menunjukkan bahwa, (1) terdapat peningkatan pengetahuan anggota pekka Karawang sebelum dan setelah dilaksanakannya sosialisasi sebesar 80%; (2) terdapat perubahan sikap dilihat dari peningkatan minat terhadap produk keripik tempe basiah dan mie cangkang rajungan dengan skor 355 kategori tinggi; dan (3) terdapat peningkatan keterampilan anggota Pekka Karawang dalam membuat dan mengemas keripik tempe basiah dan mie cangkang rajungan.Abstract: PEKKA is a non-profit organization dedicated to empowering female heads of families. The Pekka union center is situated in Kalibuaya Village, Telagasari District, within Karawang Regency. The flagship products of Pekka Karawang are Crab Shell Noodles (Mie Caruka) and Trembesi Tempeh Chips (Keripik Tempe Basiah). Basiah tempeh can be developed into tempeh chips as a typical Karawang souvenir, while Mie Caruka still has a wet texture, making it easily perishable and requiring technology to dry the noodles for longer shelf life. The purpose of this activity is to increase the knowledge, attitudes, and skills of the Pekka Group in terms of producing superior products and packaging. The empowerment strategies employed included socializing, mentoring, and training for 20 members of Pekka Karawang. Knowledge change assessment was conducted using pre-test and post-test questionnaires, as well as a Likert scale questionnaire to assess attitude changes. The results of the activity showed that: (1) there was an 80% increase in the knowledge of Pekka Karawang members before and after the socialization; (2) there was a change in attitude, as evidenced by an increased interest in basiah tempeh chips and crab shell noodles with a score of 355, which is a high category; and (3) there was an improvement in the skills of Pekka Karawang members in making and packaging basiah tempeh chips and crab shell noodles

    Integrasi Nilai Islam dan Pluralisme dalam Pendidikan IPS untuk Membentuk Sikap Pluralis Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam membentuk sikap pluralisme siswa di SMP IT Al Hijrah melalui pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan prinsip-prinsip pluralisme. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang multikultural, pendidikan IPS memiliki potensi strategis untuk menanamkan sikap saling menghargai, toleransi, dan keterbukaan terhadap perbedaan. Dengan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melakukan observasi, wawancara dengan guru IPS, dan analisis dokumen kurikulum guna memahami strategi pengajaran yang diterapkan dalam menanamkan sikap pluralisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan konsep pluralisme efektif dalam memupuk sikap menghargai perbedaan agama, budaya, dan sosial di kalangan siswa. Guru IPS di SMP IT Al Hijrah menggunakan metode pembelajaran yang mengedepankan diskusi dan kerja sama untuk mengembangkan karakter siswa yang inklusif dan menghargai keberagaman, sehingga pendidikan IPS tidak hanya menjadi sarana penyampaian pengetahuan, tetapi juga alat untuk membentuk sikap pluralisme yang sesuai dengan nilai-nilai Islam

    Membuka galigo: Pengantar kajian kritis satu naskah nusantara

    No full text
    viii, 224 hal; 24 c

    "Empty space" dalam upacara adat kematian etnik Bajau Pulau Omadal di Semporna Sabah

    Get PDF
    Etnik Bajau Omadal di Daerah Semporna Sabah, kaya dengan adat dan amalan tradisi yang diwarisi sejak turun-menurun daripada warisan nenek moyang. Salah satu daripada adat dan amalan yang masih diamalkan dalam masyarakat ini adalah amalan upacara adat kematian. Upacara adat kematian di dalam etnik Bajau Omadal Semporna mempunyai keunikan tersendiri. Adat dan ritual kematian ini dilakukan untuk memenuhi tuntutan agama dan budaya masyarakat setempat mengikut kepercayaan pelbagai etnik masing-masing. Amalan persembahan upacara adat kematian yang dijalankan mempunyai tujuan yang berbeza-beza atas kepelbagaian tatacara pelaksanaan upacara adat kematian bagi tujuan memberi penghormatan terakhir terhadap jenazah si mati. Melalui struktur proses upacara adat kematian yang dijalankan dilihat mempunyai persamaan dengan unsur teatrikal dan sinografi yang mengutamakan "ruang" dalam membentuk satu persembahan. Walapun upacara adat kematian adalah satu persembahan adat yang sukar untuk menjadi sebuah persembahan teater, tetapi ia merupakan sebuah persembahan yang mempunyai unsur teatrikal dan sinografi yang saling berhubung-kait antara satu sama lain dan setiap proses-proses upacara adat kematian tersebut mengisi ruang kosong yang menarik minat orang ramai untuk melihatnya. Selain itu juga tatacara pelaksanaan upacara adat kematian ini mempunyai nilai estetika kesenian yang tinggi dan boleh menggambarkan identiti kepada etnik Bajau Omadal di Semporna. Lantas adalah diharapkan di penghujung kajian, pengkaji akan berupaya menganalisis unsur teatrikal dan sinografi yang terkandung dalam upacara adat kematian etnik Bajau Omadal di Pulau Omadal Semporna Sabah. Seterusnya kajian ini juga berperanan menjadi satu panduan, tatapan dan rujukan pelbagai generasi muda, yang dianggap sebagai penerus kepada kelansungan nilai khazanah ilmu warisan zaman

    Upacara adat kematian Magpaturun Roh Arwah Ma Bahagi Pitu' tinjauan awal terhadap elemen teaterikal teater

    Get PDF
    Amalan persembahan upacara adat kematian ini dipersembahkan mengikut kepercayaan oleh pengamal budaya masyarakat masingmasing mengikut kepercayaan, agama, adat dan fungsi. Upacara adat tersebut terhadap sesebuah masyarakat termasuklah bagi masyarakat etnik Bajau Semporna, kaya dengan amalan upacara adat yang diamalkan daripada warisan nenek moyang merupakan salah satu amalan upacara adat yang masih diamalkan dalam masyarakat ini adalah Upacara Adat Kematian Magpaturun Roh Arwah Ma Bahagi Pitu’. Amalan persembahan upacara adat ini mempunyai keunikan tersendiri, selain daripada mempunyai identiti persembahan ritual seperti kenduri Ma Bahagi Pitu’, Magpaturun roh arwah, upacara adat ini juga dilihat mempunyai elemen teaterikal ritual yang bersesuaian dengan pemahaman teater tradisional dalam masyarakat kita. Artikel ini bertujuan meneliti elemen-elemen teaterikal yang terdapat dalam salah satu upacara adat kematian dalam etnik Bajau Semporna tersebut

    SOSIALISASI HUKUM PENDAFTARAN MEREK SERTA STRATEGI PEMASARAN PRODUK UMKM TEMPE BASIAH KHAS KARAWANG

    Get PDF
    Hak Kekayaan Intelektual sebagai perlindungan hukum bagi pencipta milik perorangan atau kelompok yang berupaya untuk menghasilkan karya berhak cipta yang bernilai ekonomis serta berguna untuk mengantisipasi dan mencenggah pelanggaran hak kekayaan intelektual orang lain. Pentingnya pendaftaran Merek untuk menghindari adanya kerugian bagi pemilik Merek sebagai orang yang memiliki hak atas brand tersebut. Memiliki merek tersendiri merupakan bagian dari adanya upaya untuk memiliki ciri khas (personal branding) bagi pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar pelaksanaan pemasaran produknya dapat digunakan dalam jangka panjang dan terus menerus. Selain itu pendaftaran merek ini bertujuan untuk melakukan filter produk yang di produksi tersebut memiliki merek serupa ataupun membiarkan orang lain untuk dapat bebas meniru ataupun memalsukan produk yang dibuatnya. Tujuan utama dari adanya pelaksanaan sosialisasi hukum ini untuk membuka wawasan kepada Masyarakat pentingnya melakukan pendaftaran merek dalam pengembangan produk umkm, dan untuk melindungi hak yang dimiliki oleh pemilik hak merek atas kemungkinan kerugian yang mungkin terjadi di kemudian hari
    corecore