1,721,007 research outputs found
PENGARUH PENGAWASAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SERTA DAMPAKNYA PADA KINERJA BAPPEDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengawasan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai serta dampaknya terhadap kinerja BAPPEDA Aceh. Sampel penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja pada BAPPEDA Aceh yang berjumlah 168 pegawai. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan baik secara simultan dan parsial terhadap kinerja pegawai dan kinerja BAPPEDA Aceh. Kinerja pegawai berperan sebagai partial mediator diantara pengaruh pengawasan dan lingkungan kerja terhadap kinerja BAPPEDA Aceh. Implikasi dari penelitian ini, BAPPEDA Aceh perlu meningkatkan sistem dan mekanisme pengawasan yang baik kepada pegawai serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif agar mampu memberi dampak pada kinerja pegawai dan kinerja BAPPEDA Aceh
ANALISIS PROSES PENYUSUNAN APBA KEGIATAN TAHUNAN PADA BAPPEDA ACEH
ANALISIS PROSES PENYUSUNAN APBA KEGIATAN TAHUNAN PADA BAPPEDA ACEH Oleh:MaulanaNIM:1309200070101Pembimbing:1.Dr. Darwanis, S.E., M.Si., Ak., CA.2.Dr. Syukriy Abdullah, S.E., M.Si., Ak.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penyusunan anggaran kegiatan tahunan pada BAPPEDA Aceh apakah telah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga dapat memperlancar pembiayaan pembangunan daerah. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada BAPPEDA Aceh. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengumpulan data, peneliti mengumpulkan data dengan cara wawancara dengan pegawai/karyawan BAPPEDA Aceh, dengan observasi langsung dan pengambilan data dari lapangan yaitu dokumen yang terkait dengan Proses Penyusunan Anggaran SKPA BAPPEDA Aceh serta menelaah teori-teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, secara ringkas struktur APBD terdiri dari: Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan. Proses penyusunan anggaran pembangunan daerah pada kantor BAPPEDA terdiri dari beberapa tahapan dan saling berkaitan yang disusun berdasarkan dokumen RPJP Aceh, RPJM Aceh, Renstra SKPA, Renja SKPA, RKPA, KUA dan PPAS. Mekanisme penyusunan APBA dikenal dengan 2 (dua) sistem, yaitu istilah top down dan istilah button up. Proses pembentukan Qanun di Pemerintah Aceh dibentuk berdasarkan asas pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang meliputi kejelasan tujuan, kelembagaan pembentukan yang tepat, kesesuaian antara jenis dan materi muatan, keterlaksanaan, pendayagunaan dan kehasilgunaan, kejelasan rumusan, keterbukaan dan keterlibatan publik.Kata Kunci: Anggaran Daerah, Penyusunan Anggaran, Bappeda, Keuangan Daerah.ANALYSIS OF PREVENTION PROCESS OF ANNUAL ACTIVITY APBA ACCREEMENT IN BAPPEDA ACEH By:MaulanaStudent Identity Number:1309200070101Supervisor:1.Dr. Darwanis, S.E., M.Si., Ak., CA.2.Dr. Syukriy Abdullah, S.E., M.Si., Ak.ABSTRACTThis research aims to test the process of preparing the budget annual activities at BAPPEDA Aceh, which has been in accordance with the provisions of the prevailing laws and regulations so it can facilitate the financing of regional development. The research method is a descriptive qualitative with case study approach at BAPPEDA Aceh. Data collection technique consisted of interviews, observation and documentation. In collecting the data, the researchers collected the data by interviewing the employees of the BAPPEDA Aceh, with direct observations and data collection from the field, namely documents related to the Budget Process of SKPA BAPPEDA Aceh and reviewing relevant theories. The results showed that based on Permendagri No. 13 of 2006 on Guidelines for Regional Financial Management, in summary the structure of APBD consists of: revenue, expenditure and financing. The process of the preparing regional development budgets at the BAPPEDA office consists of several stages and interrelated that are based on the RPJP Aceh document, RPJM Aceh, Renstra SKPA, Renja SKPA, RKPA, KUA and PPAS. The mechanism of the preparation of the APBA is known by two systems, which are the term top down and botton up. The process of establishing the Qanun in the Government of Aceh is established on the basis of the formation of a Legislation that includes the clarity of objectives, institutional of proper formation, the suitability of the type and content material, the implementation, utilization and usability, the clarity of formulation, the openness and public involvement.Keywords: Regional Budget, Budgeting, Bappeda, Regional Finance
DAMPAK PERGANTIAN KEPALA SKPA TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR ACEH (STUDI KASUS PERGANTIAN KEPALA BAPPEDA ACEH)
ABSTRAK Pemerintah Aceh sering melakukan pergantian kepala SKPA di Aceh akan berdampak pada proses keberlangsungan pembangunan di Aceh. Pergantian kepala BAPPEDA biasanya dilakukan karena adanya pejabat yang tidak mampu bekerja lebih efektif maka cenderung akan diganti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang pergantian kepala BAPPEDA Aceh dan untuk mengetahui dampak pergantian kepala BAPPEDA Aceh terhadap pembangunan infrastruktur Aceh. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan melalui wawancara informan, sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku, skripsi, jurnal, peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergantian kepala SKPA di Aceh dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural. Yang melatarbelakangi pergantian kepala BAPPEDA Aceh bertujuan untuk penyegaran, pembinaan, peningkatan kinerja dan untuk peningkatan pembangunan Aceh agar dapat mensejahterakan masyarakat. Di samping itu juga untuk meningkatkan pelayanan publik dan peningkatan pembangunan infrastruktur di Aceh. Pergantian kepala BAPPEDA Aceh akan berdampak positif dan negatif adapun yang menjadi dampak positif pergantian kepala BAPPEDA Aceh yaitu, dapat meningkatkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Aceh dan meningkatkan kinerja dan pengembangan kualitas SDM di Pemerintahan Aceh. Dampak negatifnya adalah perlunya penyesuaian diri terhadap jabatan struktural sehingga berdampak buruk pada kinerja SKPA. Kata Kunci: Pemerintah Aceh, Pembangunan, Reshuffle BAPPED
Peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh dalam Penentuan Penyusunan Dana Otonomi Khusus Aceh
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Aceh merupakan instansi pemerintahan yang memiliki tugas sebagai pembantu Gubernur Aceh dalam menyelenggarakan pemerintahan di bidang perencanaan dan
pengendalian pembangunan daerah, dengan menjalankan fungsi perumusan kebijakan teknis, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur Aceh Nomor 67 Tahun 2018 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Bappeda Aceh dalam Penentuan Penyusunan Dana Otonomi Khusus dan bagaimana proses penyusunan tersebut dapat mengoptimalkan Dana Otonomi Khusus Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian adalah Kepala Bidang Program dan Pendanaan Pembangunan, Staf Bidang Program dan Pendanaan Pembangunan, Kepala Bidang
Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan, dan Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Pembangunan Bappeda Aceh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Bappeda Aceh dalam penentuan penyusunan Dana Otonomi Khusus sudah sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagaimana ditetapkan dalam Pergub di atas. Begitu juga dengan
proses dalam penyusunan Dana Otonomi Khusus, hal tersebut sudah dilakukan sesuai Qanun Nomor 1 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengalokasian Tambahan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang berdampak pada kurang optimalnya peran Bappeda sendiri dalam proses penentuan penyusunan Dana Otonomi Khusus. Pertama, kurangnya kesiapa dokumen perencanaan oleh dinas-dinas ketika proses pembahasan program
dan kegiatan pembangunan. Kedua, faktor politis di daerah yang menjadikan program dan kegiatan kurang efektif dan efisien. Ketiga, kurangnya pengawasan dan pengendalian terhadap implementasi program dan kegiatan yang berdampak pada belum tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Untuk meminimalisir kendala tersebut, Bappeda Aceh berupaya menerapkan sistem perencanaan dan penganggaran berbasis elektronik, adanya langkah-langkah preventif seperti akan dilakukannya rencana aksi yaitu turunan dari rencana induk, guna memaksimalkan dan mengoptimalkan Dana Otonomi Khusus, hingga komitmen yang kuat untuk meninjau ulang dinas-dinas yang tidak melengkapi dokumen perencanaan dan proyek yang bermasalah. Hal ini dilakukan agar program dan kegiatan yang dapat diimplementasikan sesuai dengan aturan dan mencapai tujuan yang sudah ditetapkan
EFFECT OF WORKABILITY AND LEADERSHIP STYLE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT BAPPEDA ACEH JAYA DISTRICT
The purpose of this study was to determine the effect of workability and leadership style simultaneously on the performance of Bappeda employees of Aceh Jaya Regency, then to determine the effect of workability and leadership style partially on the performance of Bappeda employees of Aceh Jaya Regency. The location of the research was carried out at the Bappeda of Aceh Jaya Regency. The object of research is the problem of providing work skills and leadership styles as well as employee performance at Bappeda Aceh Jaya Regency. Data analysis equipment used in this study is multiple linear regression. Simultaneous research results show that the test results simultaneously obtained the F-count value of 30.429, while Ftable at the significance levelï¸= 5% is equal to 3,267. This shows, based on the calculation of the statistical test F-count shows that F-count > Ftable, with a probability level of 0.000, that the employee's workability and leadership style affect improving the performance of Bappeda Aceh Jaya Regency employees, while the results of the study partially show that the provision of work skills and leadership style affects the performance of Bappeda Aceh Jaya district employees. To improve the performance of employees at the Bappeda of Aceh Jaya Regency, the factor of providing employee work skills should be one of the priorities for improving employee performance and the distribution of appropriate leadership styles
PROSEDUR PEMUNGUTAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PPH PASAL 22 ATAS PENCETAKAN DAN PENDISTRIBUSIAN TABLOID TABANGUN ACEH PADA BAPPEDA ACEH
Laporan Kerja Praktek (LKP) merupakan tugas akhir mahasiswa/i EkonomiDiploma III Perpajakan Universitas Syiah Kuala yang telah menyelesaikan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama dua bulan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan telah mendapatkan bimbingan dari Dosen Pembimbing guna memperoleh gelar Ahli Madya. Laporan Kerja Praktek ini telah diselesaikan dengan memperoleh data melalui observasi (pengamatan), wawancara dan melakukan penelitian langsung pada Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (BAPPEDA). Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pemungutan, penyetoran dan pelaporanpajak penghasilan pasal 22 yang dilakukan pada BAPPEDA Aceh.BAPPEDA merupakan kantor dinas yang terbentuk dengan struktur organisasitatakerja, kedudukan dan fungsi untuk menyikapi pelaksanaan pembangunan daerah secara menyeluruh. Badan ini tidak hanya sebagai badan pembantu Gubernur dalam memberi pertimbangan menyusun perencanaan pembiayaan dan pembangunan daerah, bahkan menjadi satu-satunya badan yang memiliki kewenangan mengkoodinasikan seluruh kegiatan perencanaan pembangunan dalam Provinsi Aceh. Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Aceh ada beberapa jenis pajak Penghasilan yang dipotong selain Pajak Penghasilan Pasal 21 yaitu Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Pencetakan dan Pendistribusian Tabloid Tabangun Aceh. Pencetakan dan Pendistribusian Tabloid ini diartikan sebagai pembiayaan atas penyerahan barang dari rekanan dalam melakukan suatu kegiatan. Atas penyerahan barang yang telah diberikan tersebut maka dipotong Pajak Penghasilan 22. BAPPEDA menyetor pajak yang terutang di Bank Aceh dengan menggunakan SSP dan daftar bukti pemungutan. BAPPEDA Aceh setelah menyetor Pajak yang terutang tersebut BAPPEDA juga melapor dengan menggunakan SPT masa sebelum 20 hari masa Pajak berakhir.Penerapan perpajakan yang dilakukan oleh BAPPEDA Aceh sudah sesuai denganperaturan perpajakan
PENGARUH KEPEMIMPINAN OTENTIK DAN MODAL PSIKOLOGIS TERHADAP KETERLIBATAN KERJA YANG DIMEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA PADA PEGAWAI KANTOR BAPPEDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan otentik dan modal psikologis terhadap keterlibatan kerja yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada pegawai Kantor BAPPEDA Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Kantor BAPPEDA Aceh yang berjumlah 136 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Statistical Produk and Service Solutions (SPSS) digunakan sebagai metode analisis untuk mengetahui pengaruh antara variabel-variabel yang terlibat. Berdasarkan hasil analisis SPSS mengidentifikasikan bahwa kepemimpinan otentik berpengaruh positif terhadap keterlibatan kerja, modal psikologis berpengaruh positif terhadap keterlibatan kerja, kepemimpinan otentik berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, modal psikologis berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap keterlibatan kerja dan kepuasan kerja memediasi pengaruh kepemimpinan otentik terhadap keterlibatan kerja, kepuasan kerja memediasi pengaruh modal psikologis terhadap keterlibatan kerja. Kata Kunci: Kepemimpinan Otentik, Modal psikologis, Keterlibatan Kerja, Kepuasan Kerja, Statistical Product and Service Solutions (SPSS
PENGARUH CAREER COMPETENCIES DAN PSYCHOLOGICAL CAPITAL TERHADAP SUBJECTIVE CAREER SUCCESS YANG DIMEDIASI OLEH JOB CRAFTING PADA PEGAWAI KANTOR BAPPEDA ACEH
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh career competencies dan psychological capital terhadap subjective career success yang dimediasi oleh job crafting pada pegawai Kantor Bappeda Aceh. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pegawai Kantor Bappeda Aceh yang berjumlah 87 orang. Peralatan pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Alat analisis data yang digunakan adalah Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Kesimpulan dari uji hipotesis menunjukkan bahwa career competencies berpengaruh positif terhadap subjective career success, psychological capital berpengaruh positif terhadap subjective career success, career competencies berpengaruh positif terhadap job crafting, psychological capital berpengaruh positif terhadap job crafting, job crafting berpengaruh positif terhadap subjective career success, job crafting memediasi pengaruh career competencies terhadap subjective career success, job crafting memediasi pengaruh psychological capital terhadap subjective career success.Kata kunci: Career Competencies, Psychological Capital, Subjective Career Success, Job Craftin
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Bappeda Aceh Barat Daya
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan pengaruh produktivitas kerja melalui kepuasan kerja pegawai Bappeda Aceh Selatan, percobaan teori pertama melihat motivasi kerja berpengaruh terhadap kesenangan kerja, secara parsial menguji hipotesis kedua bahwa motivasi dalam beraktivitas memiliki pengaruh dampak besar pada kepuasan kerja. Pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa motivasi kerja membuktikan bahwa produktivitas kerja terhadap motivasi kerja dari persaingan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja. Uji teori keempat terbukti berpengaruh terhadap motivasi kerja, budaya berpengaruh terhadap kreativitas kerja dan kepuasan kerja. motivasi kerja berpengaruh efektif terhadap produktivitas kerja melalui kepuasan kerja. merumuskan kepuasan kerja diperoleh hubungan antara motivasi kerja dengan produktivitas kerja. Persaingan kerja berpengaruh positif, meringkas hasil kepuasan kerja tidak dapat menyelesaikan hubungan persaingan kerja terhadap produktivitas kerja
- …
