1,721,054 research outputs found
PENGARUH PERMAINAN KECIL 4 2 TERHADAP KETEPATAN PASSING TIM SEPAKBOLA SD NEGERI NO.166/II TIRTA MULYA
Basically, playing football requires teamwork because each team has 11 players. It is very difficult to work together if there is no team coordination training or communication between players. The author intentionally conducted this research with the aim of reducing misunderstanding between fellow 1 team players when competing and can show a beautiful game of football. This type of research is experimental research because of the pre test, treatment, and post test by looking at the independent variable and the dependent variable. The independent variable is Small Game Exercise 4 2 while the dependent variable is the Accuracy of Passing. The population in this study were all grade VI students of SD Negeri No.166 /II Tirta Mulya. The results of this study indicate that variations in passing exercises can improve passing skills supported by the results of the t-test namely tarithmetic = 5.8113> ttable = 1.725.Pada dasarnya, permainan sepakbola membutuhkan kerjasama tim dikarenakan masing-masing timnya terdapat 11 pemain. Sangat sulit sekali bekerja sama jika tidak adanya latihan koordinasi tim atau komunikasi antar pemain. penulis sengaja melakukan penelitian tersebut dengan tujuan mengurangi salah faham antar sesame pemain 1 tim pada saat bertanding dan dapat memperlihatkan permainan sepakbola yang indah. Jenis penelitian ini adalah oenelitian eksperimen karena adanya pre test, perlakuan, dan post test dengan melihat veriabel bebas dan variabel terikatnya.variabel bebas adalah Latihan Permainan Kecil 4 2 sedangkan variabel terikatnya adalah Ketepatan Passing. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VI SD Negeri No.166/II Tirta Mulya. Hasil penelitiani ini menunjukkan variasi latihan passing dapat meningkatkan keterampilan passing dengan didukung hasil uji-t yaitu thitung = 5,8113 > ttabel = 1,725
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MATERI KETENTUAN UUD NRI TAHUN 1945 DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X A DI SMA NEGERI 1 BLUTO SEMESTER GENAP TAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: [1] penerapan pembelajaran kontekstual yang dilakukan guru PKn, [2] sistem penilaian yang dilakukan guru PKn dalam mengukur tingkat kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto, dan [3] pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto yang pembelajarannya sudah menerapkan pembelajaran kontekstual namun belum diketahui tingkat kemandirian belajar siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan tes. Untuk menganalisis data dari hasil observasi aktivitas belajar siswa digunakan analisis statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa mempunyai pengaruh positif. Terbukti kemandirian belajar siswa terus mengalami peningkatan antar siklus. Kriteria sedang pada siklus I 28,1% (9 siswa), siklus II 18,7% (6 siswa), dan siklus III 6,2% (2 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria tinggi pada siklus I 31,2% (10 siswa), siklus II 34,3% (11 siswa), dan siklus III 40,7% (13 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria sangat tinggi pada siklus I 40,7% (13 siswa), siklus II 47% (15 siswa), dan siklus III 53,1% (17 siswa) dari 32 siswa yang hadir.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: [1] penerapan pembelajaran kontekstual yang dilakukan guru PKn, [2] sistem penilaian yang dilakukan guru PKn dalam mengukur tingkat kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto, dan [3] pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X A di SMA Negeri 1 Bluto yang pembelajarannya sudah menerapkan pembelajaran kontekstual namun belum diketahui tingkat kemandirian belajar siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dan tes. Untuk menganalisis data dari hasil observasi aktivitas belajar siswa digunakan analisis statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKn terhadap kemandirian belajar siswa mempunyai pengaruh positif. Terbukti kemandirian belajar siswa terus mengalami peningkatan antar siklus. Kriteria sedang pada siklus I 28,1% (9 siswa), siklus II 18,7% (6 siswa), dan siklus III 6,2% (2 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria tinggi pada siklus I 31,2% (10 siswa), siklus II 34,3% (11 siswa), dan siklus III 40,7% (13 siswa) dari 32 siswa yang hadir. Kriteria sangat tinggi pada siklus I 40,7% (13 siswa), siklus II 47% (15 siswa), dan siklus III 53,1% (17 siswa) dari 32 siswa yang hadir
HAKI Effect of Enterpreneurship Education Self Efficacy, and Need for Achievement Toward Student Enterpreneurship Intention : Case Study In FEBI, IAIN Surakarta Indonesia
- …
