7 research outputs found

    PENGUKURAN BEBAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) DAN NASA-TLX PADA KARYAWAN PT UNITED TRACTORS PONTIANAK

    Get PDF
    Sumber daya manusia (SDM) adalah aset paling berharga bagi perusahaan dalam upaya peningkatan kualitas produk dan layanan. Oleh karena itu, mengoptimalkan tenaga kerja secara efisien merupakan hal yang krusial untuk mencapai kesuksesan. Namun, banyak perusahaan di Indonesia menghadapi tantangan dalam manajemen SDM, seperti kurangnya perhatian terhadap pengembangan karyawan dan ketidaksesuaian antara beban kerja dan tuntutan pekerjaan. Hal ini diikuti dengan semakin banyaknya permintaan unit product support dan jasa service pada PT United Tractors Pontianak dari tahun ke tahun menyebabkan lonjakan volume pekerjaan karyawan bertambah sehingga ikut meningkat pula beban kerja karyawan. Sementara itu, perusahaan belum memiliki alat atau perangkat standar yang digunakan untuk mengukur beban kerja. Perhitungan beban kerja fisik yang berkaitan dengan berapa lama waktu kerja menggunakan metode full time equivalent, bertujuan untuk membantu perusahaan dalam menentukan jumlah karyawan yang ada sudah optimal atau masih perlu penyesuaian, kemudian dikonversikan ke dalam indeks nilai FTE yang terbagi menjadi tiga kategori yaitu underload, fit to load dan overload. Sedangkan untuk menghitung beban kerja mental menggunakan metode NASA-TLX berdasarkan rata-rata dari enam indikator yang terdiri dari kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi kerja, tingkat frustasi dan tingkat usaha. Penelitian ini menggunakan metode FTE untuk analisis beban waktu kerja dan metode NASA-TLX untuk analisis beban mental guna menilai beban kerja dan mental karyawan serta mengoptimalkan sistem kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakseimbangan beban kerja di antara karyawan dimana 9 karyawan mengalami overload, 11 karyawan mengalami fit to load dan 2 karyawan mengalami underload sedangkan dalam aspek mental karyawan, 5 sangat tinggi, 8 tinggi, 8 agak tinggi dan 1 sedang. Berdasarkan hasil analisis beban kerja tersebut maka perusahaan dapat mempertimbangkan untuk menentukan jumlah tenaga kerja yang ideal, meratakan beban kerja, serta menerapkan rekomendasi yang ada. Kata Kunci: Beban Kerja, Full Time Equivalent, NASA-TL

    Pengaruh Daya Tarik Iklan, Brand Image dan Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian Azarine Cosmetic

    No full text
    Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pengaruh Daya Tarik Iklan, Brand Image dan Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian Azarine Cosmetic. Populasi dalam penelitian adalah pengguna Azarine Cosmetic di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan perhitungan Malhotra. Jumlah sampel penelitian ini ialah 150 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data dengan membagikan kuesioner dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis Structural Equation Model (SEM) dengan Smart Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini ialah Daya tarik iklan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Daya tarik iklan, brand image, dan brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci: Brand Image; Brand Ambassador; Daya Tarik Iklan; Keputusan Pembelia

    The Influence of eWOM and Brand Image on Consumer Buying Interest in Azarine Products

    Get PDF
    This research aims to provide new information about the influence of Electronic Word of Mouth (eWOM) on consumer decisions, especially on Azarine beauty products. The focus of this research analyze the extent to which the quantity and credibility of eWOM affect brand image and consumer purchase intention. To answer these objectives, the author used quantitative methods through an online survey involving 210 respondents. Data were analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) technique based on Partial Least Square (PLS) with the help of SmartPLS software. The results showed that eWOM quantity has a significant effect on eWOM credibility, brand image, and purchase intention. In addition, eWOM credibility is proven to have a positive impact on brand image and purchase intention. Brand image also acts as a strong mediating variable in shaping consumer purchase intention. The findings suggest that companies need to manage eWOM strategies more purposefully, especially by increasing the credibility of messages conveyed by consumers

    ANALISIS BEBAN KERJA PADA PEKERJA PRODUSEN MAKANAN RINGAN DENGAN METODE WORKLOAD ANALYSIS (STUDI KASUS: UKM KERIPIK TEMPE PUTRA RIDHLO, MALANG)

    No full text
    Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui [email protected] atau [email protected] Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 202

    Kerja Sama Keuangan antara Indonesia dan Jepang melalui Local Currency Settlement di Sektor Perdagangan pada periode 2020-2023

    Get PDF
    This research aims to analyze the implementation of financial cooperation from Indonesia-Japan trade through Local Currency Settlement in 2020-2023. This research uses descriptive qualitative method with primary and secondary data sources. Data were collected through interviews and literature studies. The author conducted interviews with Bank Indonesia and KADIN Indonesia. Data analysis techniques were done through data reduction, presentation, and conclusion drawing. Based on the research results, Local Currency Settlement cooperation between Indonesia and Japan shows a positive trend in both transaction volume and number of customers. At the beginning of its implementation in 2020, the transaction volume reached 30million,whichisasignificantnumberconsideringthatitwasonlyimplementedinOctober.Thefigurecontinuedtoincreaseinthefollowingyears,showingsuccessindiversifyingcurrenciesfortradetransactionsettlement.However,theimplementationstillfacesseveralchallenges,suchaslowawarenessofthebenefitsofLocalCurrencysettlement,lessliquidcurrencymarkets,limitedfinancialmarketinfrastructure,andthenoninternationalizationoflocalcurrencypolicies.Severalstrategieswerecarriedouttoovercomethesechallenges,suchasprovidingcustomersincentivesandconductingintensiveandtargetededucationalcampaigns.TheconclusionofthisstudyisthattheLocalCurrencySettlementcooperationbetweenIndonesiaandJapanhassuccessfullystrengthenedbilateraltraderelationsbyreducingdependenceontheUSdollar,althoughchallengesarestillfaced.Continuedeffortstoraiseawareness,improveinfrastructure,andencouragefurthercollaborationbetweenthetwocountriesareneededtooptimizethebenefitsofLocalCurrencySettlementinthefuture.AbstrakPenelitianinibertujuanuntukmenganalisisimplementasikerjasamakeuangandariperdaganganIndonesiaJepangmelaluiLocalCurrencySettlementpadatahun20202023.Penelitianinimenggunakanmetodekualitatifdeskriptifdengansumberdataprimerdansekunder.Datadikumpulkanmelaluiwawancaradanstudiliteratur.PenulismelakukanwawancaradenganBankIndonesiadanKADINIndonesia.Teknikanalisisdatadilakukanmelaluireduksidata,penyajiandata,danpengambilankesimpulan.Berdasarkandarihasilpenelitian,kerjasamaLocalCurrencySettlementantaraIndonesiadanJepangmenunjukkantrenpositifbaikdalamvolumetransaksimaupunjumlahnasabah.Padaawalpelaksanaannyaditahun2020,volumetransaksimencapai30 million, which is a significant number considering that it was only implemented in October. The figure continued to increase in the following years, showing success in diversifying currencies for trade transaction settlement. However, the implementation still faces several challenges, such as low awareness of the benefits of Local Currency settlement, less liquid currency markets, limited financial market infrastructure, and the non-internationalization of local currency policies. Several strategies were carried out to overcome these challenges, such as providing customers incentives and conducting intensive and targeted educational campaigns. The conclusion of this study is that the Local Currency Settlement cooperation between Indonesia and Japan has successfully strengthened bilateral trade relations by reducing dependence on the US dollar, although challenges are still faced. Continued efforts to raise awareness, improve infrastructure, and encourage further collaboration between the two countries are needed to optimize the benefits of Local Currency Settlement in the future. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerja sama keuangan dari perdagangan Indonesia-Jepang melalui Local Currency Settlement pada tahun 2020-2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi literatur. Penulis melakukan wawancara dengan Bank Indonesia dan KADIN Indonesia. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan dari hasil penelitian, kerja sama Local Currency Settlement antara Indonesia dan Jepang menunjukkan tren positif baik dalam volume transaksi maupun jumlah nasabah. Pada awal pelaksanaannya di tahun 2020, volume transaksi mencapai 30 juta yang merupakan angka yang cukup signifikan mengingat baru dilaksanakan di bulan Oktober. Angka tersebut terus meningkat di tahun-tahun berikutnya, menunjukkan keberhasilan dalam diversifikasi mata uang untuk penyelesaian transaksi perdagangan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa tantangan seperti rendahnya kesadaran akan manfaat Local Currency settlement, pasar mata uang yang kurang likuid, keterbatasan infrastruktur pasar keuangan, dan adanya  kebijakan non-internasionalisasi mata uang lokal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, dilakukan beberapa strategi seperti pemberian insentif kepada  nasabah dan mengadakan kampanye edukasi intensif dan targeted. Simpulan  dari penelitian ini adalah kerja sama Local Currency Settlement antara Indonesia dan Jepang telah berhasil memperkuat hubungan perdagangan bilateral melalui pengurangan ketergantungan pada dolar AS, meski masih ada tantangan yang dihadapi. Diperlukan upaya terus-menerus dalam meningkatkan kesadaran, perbaikan infrastruktur, serta dorongan kolaborasi lebih lanjut antara kedua negara untuk  mengoptimalkan manfaat Local Currency Settlement di masa mendatang. Kata Kunci: LCS, Kerja Sama Keuangan, Perdagangan, Rupiah, Ye
    corecore