326,644 research outputs found

    Evaluasi Kegiatan MBKM Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa: PHP2D 2021 KORPS Mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Universitas Al Azhar Indonesia di Desa Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

    No full text
    Evaluasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berpedoman pada Permendikbud No. 03 Tahun 2020 tentang Standar Pendidikan Tinggi dengan salah satu amanahnya yaitu terdapat hak bagi mahasiswa untuk belajar di luar universitas. Salah satu peluang dari program MBKM yang diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional ialah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D). Dalam Program PHP2D ini, mahasiswamahasiswa Hubungan Internasional yang tergabung dalam Korps Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) memilih Desa Labuan Lelea di Sulawesi Tengah sebagai bagian dari menjalankan Program ini.Desa Labuan Lelea merupakan sebuah desa yang berada di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Program utama dari KOMAHI di Desa Labuan Lelea adalah mengembangkan minyak VCO sebagai potensi utama penggerak perekonomian masyarakat desa. Di samping itu KOMAHI juga turut membantu melestarikan lingkungan dengan penanaman 1000 pohon Evaluasi Kegiatan MBKM Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa: PHP2D 2021 Korps Mahasiswa Hubungan International (KOMAHI) FISIP Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Di Desa Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah 56 mangrove demi merevitalisasi wilayah pariwisata yang terdampak akibat bencana Tsunami. Dalam artikel ini tim peneliti ingin mengulas lebih dalam terkait evaluasi program MBKM PHP2D yang dilaksanakan oleh KOMAHI Universitas Al Azhar Indonesia di Desa Labuan Lelea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada tahun 2021. Peneliti menyimpulkan program ini sangat efektif dalam mengasah soft skills mahasiswa untuk semakin mendekatkan diri dengan lapisan-lapisan masyarakat. Kata kunci: Merdeka Belajar, Kampus Merdeka, Desa, Pemberdayaan, Pembinaan.Kata kunci: Merdeka Belajar, Kampus Merdeka, Desa, Pemberdayaan, Pembinaan

    Gambaran Pengetahuan dan Kepatuhan Sivitas Akademika Universitas Al-Azhar Indonesia dalam Membaca Label Pangan

    No full text
    The busyness and lifestyle of modern society today tends to like instant things, including choosing food products. This is because packaged food products are more practical, easy to carry, widely available, and easy to consume. An analysis is needed regarding the level of knowledge and compliance of the community, especially the academic community of University Al-Azhar Indonesia (UAI) in this regard, so that the community can increase knowledge and compliance in reading packaged food labels when consuming or buying a product. The design of this study used a descriptive correlational design with a purposive sampling technique. Respondents in this study were a sample of UAI's still active academicians consisting of lecturers, educators, and students. The number of respondents in this study were 69.5% women and 30.5% men. In terms of age, most were 18-35 years old (93.90%). Respondents get the most source of food label information through online and print media. The priority of respondents when buying packaged food products is mostly choosing the name of the product (41.46%), then paying attention to the halal logo (37.80%). The priority level and respondents' knowledge when buying a packaged food product were mostly in the good category (75.61%). Respondent compliance level is also in good category (48.78%). The results of this study indicate that many respondents, namely UAI academicians, are accustomed to reading food labels when buying a packaged food product.Keywords – Community, Compliance, Food Label, Knowledge, Overvie

    Pengaruh Budaya Organisasi, Kepuasan Kerja, Komitmen Kerja terhadap Motivasi Guru SD Islam Al Azhar I Pusat

    No full text
    – Dengan menciptakan suasana yang baik terhadap budaya organisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja akan dapat mempengaruhi motivasi kerja guru atau pendidik. Sehingga dengan mengetahui seberapa besar pengaruh budaya organsisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja, maka pihak yang berkepentingan dalam hal ini pemerintah dan pengurus yayasan dapat meninjau kembali aspek mana yang perlu ditingkatkan agar kinerja guru atau pendidik termotivasi secara optimal sesuai dengan tujuan organisasi. Motivasi guru akan berdaya guna dan berhasil guna yang diakibatkan dari pengaruh budaya organisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja. Obyek penelitian adalah guru SD Islam Al Azhar se-Jabodetabek dengan metode penelitian ANAVA. Hasil yang diperoleh dari analisis terdapat pengaruh signifikan budaya organisasi, kepuasan kerja dan komitmen kerja terhadah motivasi kerja guru SD Islam Al Azhar se-Jabodetabek

    Information Technology Role in Determining Communication Style Prevalent Among Al-Azhar University Administrative Staff

    No full text
    International audienceThe study aimed at explaining Information Technology Role in Determining Communication Style Prevalent Among Al-Azhar University Administrative Staff. The study population consists of all administrative staff from Al-Azhar University in Gaza. In order to achieve the objectives of the study, the researchers used the random sample method in the study. The study was conducted on a sample of (77) administrative staff from Al-Azhar University with 92.20% response rate. The study reached a number of results, the most important of which is that there is a high degree of satisfaction with the technology used by Gaza from the point of view of the administrative staff, where the percentage (74.14%). There is a high level of satisfaction with the type of Communication Style prevalent at Al-Azhar University-Gaza from the point of view of administrative staff, where the percentage is (71.36%). There is a direct correlation between the Information Technology and the type of Communication Style prevalent, there is a statistically significant impact of Information Technology Role in Determining Communication Style Prevalent Among Al-Azhar University Administrative Staff , the absence of differences between the sample according to the variables (gender, age, years of service, job level) in their perception of the Information Technology and the type of Communication Style prevalent. There are no statistically significant differences in the perception of Information Technology according to the variable of scientific qualification while there are differences in the pattern of Communication Style prevalent, and that the differences in the type of Communication Style prevalent according to the scientific qualification were in favor of holders of the diploma degree and bachelor's degree compared to the higher practical qualifications (postgraduate). The study reached a number of recommendations, the most important of which is that the interest of the departments of the Palestinian universities, especially Al-Azhar University, should be kept abreast of the latest developments in information technology, the need for the university administration to take care of the prevailing Communication Style prevalent and provide easy Communication Style prevalent, the continued administration of universities interest and continuous improvement of the performance of its Administrative Staff, enhance the periodic evaluation of job performance and to inform Administrative Staff and express their opinion. Solving Administrative Staff' problems and giving them the opportunity to contribute to solving their own problems, strengthening the democratic leadership style and empowering university staff

    (correspondence) Azhar Ali

    No full text
    都留からMahmood宛 Azhar Ali宛書簡あり。4件書簡オリジナルの所在: 一橋大学経済研究所資料室都留重人氏より寄贈1-A-2-15/2

    Interferensi Fonologis Bahasa Arab “Analisis Kontrastif Fonem Bahasa Arab Terhadap Fonem Bahasa Indonesia Pada Mahasiswa Universitas Al Azhar Bukan Jurusan Sastra Arab”

    No full text
    Abstrak - Peristiwa gangguan fonologis dapat terjadi karena kontak dua bahasa. Interaksi Arab dan Indonesia memungkinkan kontak bahasa yang dapat menyebabkan pengguna bahasa asing mengalami gangguan fonologis dan gramatikal. Penelitian ini difokuskan pada gangguan fonologis pada siswa non-Arab Universitas Al-Azhar Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang gangguan fonemik pada pelajar pemula bahasa Arab. Studi ini juga memberikan manfaat bagi guru bahasa Arab di Indonesia untuk menemukan metode dan strategi pembelajaran yang sesuai. Metode deskriptif dan metode kontrasif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan rekaman suara pada 12 siswa dari 6 fakultas dengan cara membaca fonem bahasa Arab. Berdasarkan rekaman, ditemukan 14 gangguan nada konsonan: / ġ / direalisasikan sebagai [g], / q / direalisasikan sebagai [k], / ś / direalisasikan sebagai [s], / ʕ / direalisasikan sebagai [?], / ŧ / disadari sebagai [ṣ], / ṣ / direalisasikan sebagai [s], / x / direalisasikan sebagai [h] dan [ħ] / ħ / direalisasikan sebagai [h], / đ / direalisasikan sebagai [d] dan [ð], / ð / direalisasikan sebagai [z], / θ / direalisasikan sebagai [s], / ż / direalisasikan sebagai [z] dan [ð], / h / direalisasikan sebagai [ħ]. Intervensi vokal ditemukan dalam 4 vokal: pendek / a / vokal yang direalisasikan sebagai [ɔ], long / a: / vokal yang direalisasikan sebagai [o], / i: / disadari sebagai [i] dan / u: / disadari sebagai [u] . Penyimpangan yang paling sering ditemukan dalam konsonan / ż / direalisasikan sebagai [z] dan konsonan / θ / direalisasikan sebanyak 29,76%. Tingkat gangguan masing-masing responden dipengaruhi oleh dua hal: durasi belajar dan frekuensi penggunaan bahasa sehari-hari. Kata Kunci – Gangguan, Konsonan, Vokal, Artikulasi Abstract - Phonological interference events may occur due to two-language contacts. An Arab and Indonesian interaction allows a language contact that can lead foreign language users to experience phonological and grammatical interferences. This study is focused on phonological interferences on non-Arabic students of the Al-Azhar University of Indonesia. The objective of this study is to provide information on phonemic interferences in novice Arabic learners. This study also gives merits to Arabic teachers in Indonesia to find appropriate learning methods and strategies. Descriptive method and contrastive method were employed in this study. Data collection was conducted using sound recordings on 12 students of 6 faculties by way of reading of Arabic phonemes. Based on the recordings, 14 consonant-tone interferences were found: /ġ/ realized as [g], /q/ realized as [k], /ś/ realized as [s], /ʕ/ realized as [?], /ŧ/ realized as [t], /z/ realized as [ṣ], /ṣ/ realized as [s], /x/ realized as [h] and [ħ]/ħ/ realized as [h], /đ/ realized as [d]  and [ð], /ð/ realized as [z], /θ/ realized as [s], /ż/ realized as [z]  and [ð], /h/ realized as [ħ]. Vowel interferences were found in 4 vowels: short /a/ vowel realized as [ɔ], long /a:/ vowel realized as [o], /i:/ realized as [i] and /u:/ realized as [u]. The most frequent deviations were found in consonant /ż/ realized as [z] and consonant /θ/ realized as [s] as much as 29.76%. The interference level of each respondent was influenced by two things: the duration of learning and the frequency of day-to-day language use. Keywords - Interference, Consonants, Vowels, Articulatio

    Selebriti dan Fandom di Era Media Sosial: Fenomena Selebgram

    No full text
    Perkembangan media sosial membuat pergeseran arti selebriti yang semula traditional celebrities yang dapat dikategorikan sebagai aktor, musisi, model, bergeser menjadi “micro celebrities” dan lahir fenomena selebgram atau selebriti Instagram di Indonesia. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fenomena selebriti Instagram dengan meninjau beberapa konsep yang terkait dengan selebriti dan fandom di era media sosial. Penelitian menggunakan studi kepustakaan yaitu merinci konsep yang berkaitan dengan selebriti, fandom, dan media sosial. Hasilnya, Semakin unik, semakin menarik, atau bahkan semakin kontroversial maka semakin banyak fans yang mereka dapatkan. Konten yang relatable, terlihat nyata, ternyata menjadikan para selebgram diidolakan banyak orang. Layaknya fans pada selebriti tradisional, fans selebgram juga dapat membangun suatu fanbase dan berinteraksi dengan idolanya melalui fitur komentar yang ada dalam Instagram.Kata Kunci: Selebriti, Mikro Selebriti, Selebgram, Fans, Fandom, Instagra

    Dampak Merdeka Belajar Kampus Merdeka Terhadap Kualitas Mahasiswa

    No full text
    Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) telah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada tahun 2020. Universitas Al Azhar Indonesia sebagai Perguruan Tinggi yang mengikuti perkembangan kebijakan pemerintah pun telah melaksanakan kegiatan MBKM tersebut. Kegiatan MBKM khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Al Azhar Indonesia telah berjalan dan memasuki angkatan selanjutnya, maka dirasa perlu untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan tersebut. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dampak kegiatan MBKM terhadap kualitas mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan metode survey dan FGD. Survey dilakukan pada mahasiswa yang mengikuti kegiatan MBKM dan dosen pengajar. FGD dilakukan dengan mengundang narasumber eksternal yang berpengalaman dalam kegiatan MBKM. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kegiatan MBKM berdampak positif terhadap kualitas mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, namun memiliki beberapa aspek yang perlu diperbaiki.Kata kunci - MBKM, dampak, kualitas, pembelajara

    Potensi Daun Teh (Camellia sinensis) dan Daun Anting-anting Acalypha indica L. dalam Menghambat Pertumbuhan Salmonella typhi

    No full text
    Abstrak - Salmonella typhi adalah bakteri penyebab terjadinya penyakit typhus. Pengobatan menggunakan antibiotika menimbulkan resistensi jika dilakukan tidak tuntas terutama ketika sistem tubuh menurun. Pengobatan dengan menerapkan kearifan lokal merupakan salah satu alternatif dalam upaya penyembuhan. Daun teh (Camellia sinensis) dan daun anting-anting (Acalypha indica L) diduga mengandung tanin, suatu senyawa yang dapat berfungsi sebagai antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh informasi efektifitas ekstrak daun teh dan daun anting-anting sebagai antibakteri alami, khususnya S. typhi Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Oktober 2012 di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Al Azhar Indonesia. Tahapan penelitian terdiri dari pembuatan ekstrak daun teh dan anting-anting, pengujian adanya kandungan tanin, penumbuhan S. typhi dan uji antibakteri. Ekstrak daun diperoleh dengan cara perebusan dan pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun teh dan anting-anting berpotensi untuk dikembangkan sebagai antibiotik. Hal ini ditunjukkan dengan terbentuknya zona bening ketika dilakukan uji antibakteri. Kedua ekstrak daun tersebut positif mengandung tanin yang diduga berperan dalam penghambatan pertumbuhan S. typhi.  Abstract - Salmonella typhi is a bacteria that caused typhus disease. The curation using chemical drugs may cause bacterial resistance if the treatment is not complete, especially when the system of the body decreases. Treatment with traditional medicine is one of alternative way for curing typhoid fever. Tea and Anting-anting leaves are suspected to contain tannin, a compound that can act as an antibiotic. The aim of the research is getting information about effectiveness of tea and anting-anting leaf extract as antibacterial agent specially S. thypi. Research were conducted from Maret until October 2012 in Microbiology Laboratory, Al Azhar Indonesia University. The steps incude collecting tea and anting-anting leaves, extracting tannin, testing for tannin, growing the bacteria, and testing the inhibition zone. Leaf extract obtained by boiling and drying. The research shows that leaf tea and anting-anting extraction have potential to be developed as an antibiotic. That are showed by clear zone as indicate inhibition Salmonella typhi when tested antibacterial. Both of the leaves plant are positive tannin containing, and it is indicated as inhibitor S. thypi growth

    Post-COVID-19 BIM adoption, Challenges and Perspectives among AEC firms in Africa: Case of Morocco

    No full text
    The COVID-19 pandemic emphasized the remote potential of Building Information Modeling (BIM) to enable Architecture, Engineering, and Construction (AEC) operators to sustain work under the resulting challenging circumstances. Some studies pointed out the post-COVID-19 context of BIM use in several regions, but none in Africa. Therefore, based on a mixed-method design, this study aims to fill this research gap and provides a reference for BIMrelated parameters in Africa including BIM adoption, challenges and perspectives by considering Morocco as a case study. This study disclosed that the COVID-19 occurrence fastened BIM adoption among Moroccan AEC operators by 19% and urged governmental initiatives toward BIM adoption regulation but confirmed that these are still insufficient compared to the significant identified BIM challenges. This paper confirmed that personal and government-related challenges are the most critical BIM challenges in Africa and highlighted that BIM faces 2 more considerable challenges in Morocco caused by a considerable loophole in local regulation. In this vein, the paper provides remedy actions to lessen the impacts of identified challenges and smoothen BIM adoption. © 2023 by CITC-13
    corecore