77 research outputs found

    The thermal stability of sodium (Na) metal supported by activated carbon (Na/AC) catalyst for fatty acid methyl ester production / Muhammad Fikri Nor Azhar

    No full text
    Sodium is a chemical element in the periodic table that belongs to group 1 and is also known as an alkali metal because elements in group 1 will produce alkali when reacted with water, and it can be used as a catalyst to produce fatty acid methyl ester by transesterification. Before it can be utilized in the process, we should know how stable the catalyst is when being heated, because the catalyst can be broken down into its components if it is overheated. So, I experimented to investigate the thermal stability of sodium metal catalysts for fatty acid methyl ester production. The objectives of this experiment are to determine the effects of temperature on the mass loss of sodium (Na) metal catalysts and the effects of temperature on the mass loss of carbonized oil palm kernel shell (OPKS). As a starter, I rinsed the OPKS with clean water and then left it under the sun to dry. Next, I heat the OPKS for 4 hours in two different furnaces at 800°C and 900°C, respectively. Then, I let the furnaces cool down for several hours before I brought the OPKS out. The carbonized OPKS or also known as activated carbon (AC), is sieved using a 250 μm sieve to separate the ashes from it. The process followed by the impregnation of OPKS with sodium from sodium hydroxide (NaOH) in a pellet form which needs to be diluted with distilled water before being mixed with the OPKS. After the impregnation process is done, put the AC-Na mixture in the furnace again at 500°C for 3 hours and let the furnace cool down after that before bringing the activated carbon out of the furnace. The next step in the experiment is I analyse the samples of carbonized OPKS and AC-Na by putting them in the thermogravimetric analysis (TGA) instrument to study the effects of temperature on the mass loss of carbonized OPKS and sodium metal catalyst. The results of the analysis will be shown in the Result and Discussion section, which includes reasons why the materials used have a mass loss after being heated. In conclusion, the temperature does have an effect on the mass loss of the carbonized OPKS and sodium metal, which are having a significant drop in mass when being heated at certain temperatures, and it can be proven by looking at the graph of the TGA. For the recommendation, I hope that future researchers will add the sample used for the analysis, which is being heated at many more temperatures, to show how the mass loss occurred at any temperature, like every 50 °C, 100 °C, and so on

    IMPLEMENTASI PEMBINAAN AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SMKIT NURUL FIKRI TRENGGALEK

    No full text
    Judul: Implementasi Pembinaan Akhlak dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMKIT Nurul Fikri Trenggalek yang ditulis oleh Muhammad Syafi’ul Azhar NIM 126201213257 Kata kunci: pembinaan akhlak, karakter religius, strategi pembinaan, metode pembinaan, pendidikan Islam Penelitian ini dilator belakangi oleh pentingnya pembentukan karakter religius siswa melalui pembinaan akhlak di lingkungan sekolah. SMKIT Nurul Fikri Trenggalek sebagai sekolah berbasis Islam memiliki peran strategis dalam membentuk akhlak siswa agar memiliki kepribadian yang religius, santun, dan berakhlak mulia. Berdasarkan hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup tiga poin utama, yaitu: (1) Apa saja strategi pembinaan akhlak yang diterapkan dalam membentuk karakter religius siswa di SMKIT Nurul Fikri Trenggalek? (2) Bagaimana metode yang digunakan dalam proses pembinaan akhlak tersebut? dan (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pembinaan akhlak di sekolah tersebut? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan pembinaan, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, wali kelas, dan beberapa siswa, serta studi dokumentasi terhadap program-program keagamaan dan pembinaan karakter yang ada di sekolah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan akhlak di SMKIT Nurul Fikri Trenggalek dilaksanakan melalui pendekatan pembiasaan, keteladanan, dan internalisasi nilai-nilai agama Islam. Strategi ini diwujudkan dalam program-program seperti salat berjamaah, tadarus pagi, pembinaan akhlak melalui ceramah Jumat, serta penguatan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler Islami. Adapun metode pembinaan yang digunakan meliputi metode keteladanan (uswah), pembiasaan, nasehat, hukuman edukatif, dan metode motivasi. Sedangkan faktor pendukung dalam pelaksanaan pembinaan ini meliputi komitmen dan peran aktif guru, lingkungan sekolah yang kondusif, budaya Islami yang dibangun secara konsisten, serta keterlibatan orang tua. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain datang dari pengaruh lingkungan luar sekolah, kurangnya kesadaran individu siswa, serta keterbatasan waktu pelaksanaan program karena padatnya jadwal pembelajaran kejuruan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi pembinaan akhlak di SMKIT Nurul Fikri Trenggalek telah berjalan dengan baik dan mampu memberikan pengaruh positif dalam membentuk karakter religius siswa. Hal ini tercermin dari meningkatnya perilaku disiplin, kebiasaan beribadah, dan sikap saling menghormati antarsiswa. Untuk meningkatkan efektivitas pembinaan, sekolah perlu terus memperkuat kerja sama dengan orang tua dan menciptakan lingkungan yang semakin kondusif terhadap perkembangan akhlak dan religiusitas peserta didik

    Istihsan (juristic preference) : the forgotten principle of Islamic law

    No full text
    EThOS - Electronic Theses Online ServiceGBUnited Kingdo

    Rasionalisme Descartes dan Implikasinya Terhadap Pemikiran Pembaharuan Islam Muhammad Abduh

    No full text
    Abstrak Peneitian ini bertujuan mengupas tentang paham rasionalisme yang dicetuskan Rene Descartes dan Implikasinya terhadap Pemikiran Pebaharuan Islam Muhammad Abduh. Rasionalisme Rene Descartes merupakan paham yang muncul ditengah kungkungan gereja Kristiani yang dikenal dengan masa skolastik. Paham ini lebih menekankan pada penggunaan akal (rasio) untuk memperoleh sebuah pengetahuan. Tentunya sebagai hasil filsafat, paham rasionalisme sangat berperan penting pada perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, Penulis mencoba mengaitkan dan menampilkan Implikasi antara pemikiran Rasionalisme descartes dan pemikiran pembaharuan dalam islam. Adapun hasil penelitian ini penulis melihat adanya benang merah antara dasar rasionalisme descartes dan pemikiran muhammad abduh bahwa keduanya menjadikan akal sebagai alat untuk melakukan penalaran terhadap suatu kebenaran. Kata kunci : Rasionalisme Descartes, Implikasinya, Pemikiran Pembaharuan         Muhammad  Abduh AbsractThis study aims to explore the understanding of rationalism triggered by Rene Descartes and its implications for Islamic Reformation Muhammad Abduh. Rene's Reneisme Descartes is an understanding that emerged amidst the confines of the Christian church known as the scholastic period. This emphasis is more on the use of reason (ratio) to gain a knowledge. Certainly as a result of philosophy, the notion of rationalism is very important role in the development of other sciences. The method used in this research is descriptive qualitative method, the author tries to link and display the implication between Rationalism thinking descartes and thinking of renewal in Islam. The results of this study the authors see the existence of a common thread between the foundations of descartes rationalism and thought muhammad abduh that both make sense as a tool to make reasoning against a truth. Keywords: Rationalism Descartes, Implication, Thinking Renewal Muhammad Abdu

    Peran Strategis Universitas Al-Azhar dalam Dinamika Global: Mewujudkan Islam Wasaṭiyyah

    No full text
    Islam Wasaṭiyyah, sebuah konsep yang menekankan pada moderasi dan keseimbangan dalam pemahaman dan praktik Islam, telah menjadi wacana keagamaan yang semakin penting dalam dinamika global kontemporer. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Universitas Al-Azhar dalam mempromosikan Islam Wasaṭiyyah di tengah konstelasi global, serta mengkaji strategi-strategi yang dijalankan oleh Al-Azhar di bawah kepemimpinan Grand Syekh Ahmad al-Tayib dalam mengampanyekan konsep tersebut. Dengan menggunakan pendekatan historis dan analitis, penelitian ini berfokus pada dua aspek utama: pertama, posisi Al-Azhar sebagai institusi pendidikan Islam global dalam membentuk wacana moderasi Islam, dan kedua, implementasi strategi diplomasi keagamaan Al-Azhar melalui berbagai inisiatif internasional seperti konferensi, publikasi ilmiah, dan kerjasama institusional lintas negara. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa Al-Azhar telah berhasil membangun jaringan global yang signifikan melalui Document on Human Fraternity (2019) dan Al-Azhar Observatory for Combating Extremism yang telah mempengaruhi kebijakan dan wacana moderasi Islam di berbagai negara. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa strategi diplomasi keagamaan Al-Azhar telah berkontribusi dalam memperkuat posisinya sebagai otoritas moral dan intelektual dalam mempromosikan Islam moderat di tingkat global

    Sosialisasi Penerapan 3M dan Pencegahan Covid-19 di TPQ Bazma An – Naafi’ Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur

    No full text
    Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang luar biasa bagi kehidupan masyarakat dunia. Oleh karena itu, masalah ini perlu diperhatikan agar dapat segera ditangani untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19. Kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan masih sangat minim, hal inilah yang kemudian menjadi penyebab utama penularan virus Covid-19. Sosialisasi Penerapan 3M dan Pencegahan Covid-19 merupakan kegiatan mengedukasi masyarakat dengan gerakan 3M (cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak). Sosialisasi ini dilakukan di TPQ Bazma An - Naafi' yang terletak di Desa Kebon Pala, Jakarta Timur. Kondisi kesehatan di lingkungan ini cukup mengkhawatirkan, karena minimnya lahan terbuka hijau, udara bersih, dan fasilitas air bersih. Anak-anak di sini juga terlihat seperti tidak tahu bahaya apa yang mereka hadapi, sehingga tidak ada larangan dari orang tua. Banyak warga yang tidak mematuhi aturan protokol kesehatan seperti 3M.Kata kunci: Sosialisasi, Penerapan 3M, Pencegahan Covid 1

    Penguasaan penulisan karangan bahasa arab dalam kalangan pelajar melayu melalui penggunaan imitasi

    No full text
    Kertas konsep ini bertujuan untuk menjelaskan penguasaan penulisan karangan bahasa Arab dalam kalangan pelajar Melayu melalui penggunaan imitasi. Kemahiran berbahasa secara umumnya terbahagi kepada empat bahagian iaitu, kemahiran mendengar, kemahiran bertutur, kemahiran membaca dan kemahiran menulis. Penguasaan kemahiran menulis dalam bahasa kedua merupakan isu yang perlu diberi perhatian kerana kemahiran menulis merupakan satu kemahiran yang kompleks dan melibatkan integrasi pelbagai kemahiran (Mohd Uzaini & Muhammad Azhar, 2017). Turut dibincangkan di dalam kertas konsep ini ialah penggunaan imitasi bagi membantu pelajar Melayu menulis karangan dengan mudah. Imitasi adalah suatu proses kognitif untuk melakukan tindakan meniru atau menyalin gaya orang lain, tidak kira dari segi sikap, percakapan, penampilan serta apa jua tindakan dengan melibatkan pancaindera sebagai penerima rangsangan. Penulisan ini diharapkan dapat membantu para guru bagi meningkatkan kualiti pengajaran dan membantu pelajar meningkatkan pencapaian dalam mata pelajaran Bahasa Arab

    IMPLEMENTASI DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEPALA SMA IT DAAR EL FIKRI MESUJI LAMPUNG DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN

    No full text
    ABSTRAK Pengambilan keputusan adalah memilih satu dua atau lebih alternatif pemecahan masalah menuju satu situasi yang diinginkan, melalui keputusan atau penetapannya orang berharap akan tercapai suatu pemecahan masalah dari problem yang terjadi. Penelitian ini membahas tentang implementasi pengalaman, wewenang, dan rasional Kepala SMA IT Daar El Fikri Mesuji dalam pengambilan keputusan guna meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis proses dan implementasi pengalaman, wewenang dan rasional pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Kepala SMA IT Daar El Fikri Mesuji dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif kualitatif dalam. Penulis menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data untuk mengumpulkan data yang komprehensif. Menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dalam metode analisis data. Informasi dalam penelitian ini diperoleh langsung dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Dan Guru SMA IT Daar El Fikri Mesuji. Menggunakan triangulasi sumber untuk menilai validitas data atau uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengambilan keputusan, Kepala SMA IT Daar El Fikri selalu melibatkan diskusi atau musyawarah dengan wakil kepala sekolah, guru, dan pihak yayasan untuk mencetuskan program-program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Kepala sekolah juga mengadakan rapat rutin setiap dua minggu sekali dengan dewan guru untuk membahas dan mengevaluasi program yang telah dilaksanakan serta merencanakan program baru. Meskipun demikian, Kepala SMA IT Daar El Fikri menghadapi tantangan terkait dengan terbatasnya wewenang, di mana setiap keputusan yang diambil harus disetujui oleh pihak yayasan. Oleh karena itu, dalam proses pengambilan iii keputusan, Kepala Sekolah harus dapat menyatukan mufakat antara keputusan pribadi dan keputusan yayasan. Proses pengambilan keputusan yang dilakukan selalu mengutamakan rasionalitas melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, pengumpulan data dari berbagai pihak, penilaian terhadap alternatif solusi, dan penerapan kebijakan yang dianggap paling efektif. Dengan mengikuti tahapan�tahapan tersebut, keputusan yang diambil akan sesuai dengan masalah yang dihadapi dan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di sekolah. Kata Kunci : Pengambilan Keputusan, Kepala Sekolah, Pengalaman, Wewenang, Rasionalitas iv ABSTRACT Decision-making is the process of choosing one or more alternative solutions to address a problem, aiming for a desired situation. Through the decision or determination, people expect to find a solution to the problem at hand. This study discusses the implementation of the experience, authority, and rationality of the Principal of SMA IT Daar El Fikri Mesuji in decision-making to improve the quality of education. The study aims to describe and analyze the process and implementation of the experience, authority, and rational decision-making conducted by the Principal of SMA IT Daar El Fikri Mesuji in efforts to enhance the quality of education at the school. This study used a qualitative research method with a descriptive qualitative approach. The author employed observation, interviews, and documentation as data collection methods to gather comprehensive information. Data analysis was carried out using data reduction, data presentation, and conclusion drawing methods. The information in this study was obtained directly from the Principal, Vice Principal, and teachers of SMA IT Daar El Fikri Mesuji. Source triangulation was used to assess the data validity or reliability. The research findings showed that in decision-making, the Principal of SMA IT Daar El Fikri always involved discussions or deliberations with the vice principal, teachers, and the foundation to initiate programs that could improve the quality of education. The principal also held regular meetings every two weeks with the teaching staff to discuss and evaluate the programs that had been implemented and plan new programs. However, the Principal of SMA IT Daar El Fikri faced challenges related to limited authority, where every decision made had to be approved by the foundation. Therefore, in the decision-making process, the Principal had to reconcile personal decisions with the foundation's decisions. The decision�making process always prioritized rationality through several stages, including problem identification, data collection from various parties, v assessment of alternative solutions, and the implementation of policies considered most effective. By following these stages, the decisions made would align with the problems faced and help resolve the issues at the school. Keywords : Decision Making, Headmaster, Experience, Authority, Rationalit

    PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH PADA JALAN GUBERNUR SYARKAWI (SP. EMPAT HANDIL BAKTI – BYPASS BANJARMASIN)

    No full text
    Dinding penahan tanah adalah suatu konstruksi untuk menahan tekanan tanah lateral yang terjadi akibat adanya perbedaan tinggi antara permukaan tanah dan beban luar. Pasangan batu merupaan salah satu jenis dinding penahan tanah yang sering digunakan di lapangan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan desain pasangan batu pada bahu jalan untuk membantu menciptakan pelayanan jalan yang aman, nyaman dan lancar bagi pengguna jalan. Penelitian ini berlokasikan pada ruas Jalan Gubernur Syarkawi (Km 31+000 s.d Km 32+000). Ada dua tahap dalam penelitian ini, yaitu: 1) Mendesain dimensi pasangan batu, perhitungan tekanan tanah lateral dengan teori Rankine, selanjutnya kontrol stabilitas terhadap geser, guling dan keruntuhan daya dukung; 2) Perhitungan daya dukung ultimit cerucuk galam dengan memperhatikan efisensi tiang cerucuk galam. Hasil dari penelitian ini berupa : 1) desain pasangan batu tipe 1,40 m dengan kontrol stabilitas Fgs  = 13,98, Fgl  = 6,75,   F = 5,12, desain pasangan batu tipe 1,50 m dengan kontrol stabilitas Fgs = 8,17, Fgl = 5,85, F = 4,50, desain pasangan batu tipe 1,60 m dengan kontrol stabilitas Fgs = 5,69, Fgl = 5,13, F = 3,97; 2) desain fondasi tiang cerucuk galam sebanyak enam belas tiang galam berdiameter 8/12 cm, dan kedalaman tiang galam sebesar 6,00 m. Kata Kunci : Pasangan Batu, Cerucuk Galam, Dinding Penahan, Perencanaa

    STMIK Amikom jalin kerjasama dengan Universiti Teknologi MARA Malaysia

    No full text
    Pada Jumaat (16/9) dilakukan penandatanganan MoU antara STMIK Amikom Yogyakarta dan Universiti Teknologi MARA (UITM) Malaysia. Acara dihadiri ketua dan jajaran pengurus STMIK Amikom Yogyakarta serta tamu dan undangan dari Universiti Teknologi MARA (UITM) Malaysia, yaitu YBhg Prof Emeritus Dato' Dr Hassan Said (UiTM Vice Chancellor), Ybhg Dato' Prof A Razak Hj Mohaideen (Dean of FITA, UITM), Khairul Anwar bin Mat Kassin (Deputy Dean of FiTA), Raja Mohammad Fikri Raja Azman (Special Officer to Vice Chancellor), Ahmad Faizul Abd.Rashid (Head of Film Center FiTA), dan Muhammad Azhar Abdullah (Head of Animation Centre FiTA).Turut hadir staf ahli Menteri Bidang Teknologi RI Ir Woro Indah Widiastuti dan kalangan media
    corecore