113,261 research outputs found

    Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam implementasi Program Co-Branding Desa Berdikari LAZWAF Al Azhar bersama (DEKS) Bank Indonesia

    Full text link
     An advanced village is a village that minimizes poverty to become an independent village from its communities, even though the poverty rate in Indonesia has decreased it is not optimal in dealing with it. There is an effort to advance the development and development of the village from the backwardness in governance and increased income of the local economy to the prosperity of the community, it is a necessary and appropriate strategy to create public confidence in the facility of cooperation of all parties that can make a concept and carry out the implementation of the program of village jointly. Institutions/Stakeholders striving to create a self-reliant village and have sustainable empowerment need a communication strategy with the role of the Zakat fund. The Berdikari Village Program is a concept-built Co-branding Program between LAZWAF AL Azhar and the Ministry of Economy and Finance of Shariah Bank Indonesia. This research uses a qualitative methodology approach with focused data collection, in-depth interviews, and literacy studies. This research focuses on the marketing communication strategy carried out by LAZWAF Al Azhar with the main theoretical foundation of persuasive communication. The results of this research in realizing the implementation of the program Village Berdikari successfully carried out the institution and became insight into the community's and other agencies' knowledge in using effective Communication strategy to co-brand a joint program..Keywords: Co-Branding, Empowerment of Community,  Marketing Communication Strateg

    Evaluasi Kegiatan MBKM Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa: PHP2D 2021 KORPS Mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Universitas Al Azhar Indonesia di Desa Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

    Full text link
    Evaluasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berpedoman pada Permendikbud No. 03 Tahun 2020 tentang Standar Pendidikan Tinggi dengan salah satu amanahnya yaitu terdapat hak bagi mahasiswa untuk belajar di luar universitas. Salah satu peluang dari program MBKM yang diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional ialah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D). Dalam Program PHP2D ini, mahasiswamahasiswa Hubungan Internasional yang tergabung dalam Korps Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) memilih Desa Labuan Lelea di Sulawesi Tengah sebagai bagian dari menjalankan Program ini.Desa Labuan Lelea merupakan sebuah desa yang berada di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Program utama dari KOMAHI di Desa Labuan Lelea adalah mengembangkan minyak VCO sebagai potensi utama penggerak perekonomian masyarakat desa. Di samping itu KOMAHI juga turut membantu melestarikan lingkungan dengan penanaman 1000 pohon Evaluasi Kegiatan MBKM Program Holistik Pembinaan Dan Pemberdayaan Desa: PHP2D 2021 Korps Mahasiswa Hubungan International (KOMAHI) FISIP Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Di Desa Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah 56 mangrove demi merevitalisasi wilayah pariwisata yang terdampak akibat bencana Tsunami. Dalam artikel ini tim peneliti ingin mengulas lebih dalam terkait evaluasi program MBKM PHP2D yang dilaksanakan oleh KOMAHI Universitas Al Azhar Indonesia di Desa Labuan Lelea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada tahun 2021. Peneliti menyimpulkan program ini sangat efektif dalam mengasah soft skills mahasiswa untuk semakin mendekatkan diri dengan lapisan-lapisan masyarakat. Kata kunci: Merdeka Belajar, Kampus Merdeka, Desa, Pemberdayaan, Pembinaan.Kata kunci: Merdeka Belajar, Kampus Merdeka, Desa, Pemberdayaan, Pembinaan

    Pelestarian Lingkungan Hidup melalui Ecoprint pada Siswa Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia

    Full text link
    Masalah lingkungan hidup merupakan masalah global yang semakin kompleks dan serius, karenanya perlu segera dicarikan solusi alternatif guna menyelamatkan kehidupan manusia di bumi ini. Salah satu solusi yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat yaitu melalui pendidikan. Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan kurikulum dari dua negara (Indonesia dan Arab Mesir) dan berada diwilayah hijau DKI Jakarta. Kurikulum yang diterapkan akan lebih baik bila terdapat pendidikan berwawasan lingkungan hidup yang terintegrasi dalam kokurikuler sehingga dihasilkan generasi yang memiliki wawasasan lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan. Beberapa masalah yang dijumpai di Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia antara lain: 1) Belum terintegrasinya kurikulum pendidikan yang digunakan dengan pendidikan lingkungan hidup, 2) Kurangnya pengetahuan siswa dalam memanfaatkan sumber daya alam dilingkungan sekolah (seperti pemanfaatan dedaunan dan bunga) menjadi produk kreatif, 3) belum ada siswa yang dapat mengaplikasikan ecoprinting dalam berbagai produk. Solusi yang ditawarkan adalah mengadakan penyuluhan/edukasi mengenai pelestarian lingkungan hidup dalam kegiatan kokurikuler, penyuluhan pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan dan pelatihan ecoprint untuk menghasilkan produk produk yang kreatif dan inovatif. Sasaran kegiatan ini adalah para siswa Madrasah Aliyah Al Azhar Asy Syarif Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dengan dua metode yaitu penyuluhan mengenai pelestarian lingkungan dan pelatihan ecoprint. Hasil yang didapat adalah seluruh siswa memahami dan mampu menerapkan kegiata pelestarian lingkungan hidup dan mampu menerapkan keterampilan ecoprint dalam beragam produk. Kata Kunci: Ecoprint, Pendidikan, Lingkunga

    Gambaran Pengetahuan dan Kepatuhan Sivitas Akademika Universitas Al-Azhar Indonesia dalam Membaca Label Pangan

    Full text link
    The busyness and lifestyle of modern society today tends to like instant things, including choosing food products. This is because packaged food products are more practical, easy to carry, widely available, and easy to consume. An analysis is needed regarding the level of knowledge and compliance of the community, especially the academic community of University Al-Azhar Indonesia (UAI) in this regard, so that the community can increase knowledge and compliance in reading packaged food labels when consuming or buying a product. The design of this study used a descriptive correlational design with a purposive sampling technique. Respondents in this study were a sample of UAI's still active academicians consisting of lecturers, educators, and students. The number of respondents in this study were 69.5% women and 30.5% men. In terms of age, most were 18-35 years old (93.90%). Respondents get the most source of food label information through online and print media. The priority of respondents when buying packaged food products is mostly choosing the name of the product (41.46%), then paying attention to the halal logo (37.80%). The priority level and respondents' knowledge when buying a packaged food product were mostly in the good category (75.61%). Respondent compliance level is also in good category (48.78%). The results of this study indicate that many respondents, namely UAI academicians, are accustomed to reading food labels when buying a packaged food product.Keywords – Community, Compliance, Food Label, Knowledge, Overvie

    Pengenalan dan Pelatihan Figma untuk Pelajar SMA Al-Fityan Tangerang pada Kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental

    Full text link
    Penguasaan teknologi perlu diberikan kepada generasi muda, termasuk kemampuan mengoperasikan aplikasi berbasis IT, diantaranya yaitu keterampilan dalam desain User Interface (UI) dan User Experience (UX). Salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk melakukan desain UI/UX adalah Figma, yang merupakan platform desain berbasis web yang dapat memudahkan proses perancangan, prototyping, dan pembuatan desain yang interaktif dan responsif. Agenda kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa program studi Informatika Universitas Al Azhar Indonesia pada kesempatan ini yaitu memberikan sosialisasi Figma pada siswa/i SMA di Al-Fityan Tangerang. Kegiatan yang dilakukan berupa penyampaian materi konsep dan praktek desain aplikasi berbasis IT dengan pemanfaatan Figma. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang mengetahui dan memahami penggunaan Figma dari 33,3% menjadi 75% dari total 40 siswa yang mengikuti pelatihan. Kegiatan ini juga berhasil memberikan motivasi kepada siswa untuk mendesain aplikasi berbasis IT kedepannya. Hal ini terlihat dari 70% siswa menjawab tertarik untuk mendesain aplikasi IT di masa datang.Kata kunci: aplikasi IT, Desain, Figma, UI/U

    Bukan Mitos tetapi Tidak Bertransmisi: Karakter Ideal Mahasiswa, Formasi Kelompok, dan Kooperativitas

    Full text link
    This research reports findings about (i) social learning of norms and institutional rules about students ideal character, and (ii) group formation and normative behaviour among cooperating individuals within group. Researchers interviewed a number of sources and studied institutional documents, spread questionnaire to population of lecturers and conducted purposive sampling to students of Faculty of Humanities, University of Al-azhar Indonesia, and reviewed cases of students groupwork in a few courses held by English Language and Culture Study Programme. This research finds lecturers and students share the same idea about students’ ideal character; the idea tends to refer attitude and soft skills. However, the knowledge is not attained via social learning that transmits the idea as cultural information. This research finds group formation consequently establishes expectation of cooperative behaviour among the group members. Violating the expectation leads to social and institutional punishments. This research exemplifies an initial attempt to scrutinize cultural transmission and evolution in university

    Pemberdayaan Masyarakat dengan Mengenalkan Bahasa Mandarin dan Budaya Tiongkok di Era New Normal pada Anak-Anak Taman Baca Masyarakat (TBM) Gumala Kreatif

    Full text link
    Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) merupakan salah satu mata kuliah wajib di Universitas Al Azhar Indonesia. Kegiatan ini mengarahkan para mahasiswa untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sesuai keahlian program studi di lingkungan tempat tinggal masing-masing dengan tujuan untuk memberikan manfaat sesuai dengan bidangnya masing-masing. Berdasarkan survey yang telah penulis lakukan, ditemukan sebuah masalah yaitu kemampuan bahasa asing anak-anak di Kelurahan Guguk Malintang kurang berkembang dengan baik, terutama bahasa Mandarin, selain itu pengetahuan masyarakat tentang Tiongkok juga masih kurang. Di masyarakat Guguk Malintang terdapat suatu kegiatan Taman Baca Masyarakat (TBM) Gumala Kreatif, yaitu organisasi masyarakat yang bergerak di bidang literasi, budaya, ekonomi dan adat. Organisasi ini beranggotakan anak-anak, remaja dan orang dewasa. Anak-anak Gumala Kreatif mengadakan pertemuan dua kali seminggu, yaitu pada Jum’at siang dan Minggu siang untuk melakukan latihan tari tradisional dan randai. Di kegiatan inilah penulis mencoba menyelesaikan masalah tersebut dengan memperkenalkan bahasa Mandarin dan budaya Tiongkok dasar kepada anak-anak di TBM Gumala Kreatif. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pengajaran dan berdiskusi secara langsung mengenai materi bahasa Mandarin dan budaya Tiongkok dasar. Pada kegiatan KKN-DR ini penulis akan bekerja sama dengan kelurahan Guguk Malintang khususnya pengurus TBM Gumala Kreatif untuk melaksanakan metode pembelajaran tersebut. Dengan demikian, anak-anak dapat mengenal bahasa dan kebudayaan asing sejak dini dan dapat membuka wawasan mereka tentang dunia luar. Hasil yang didapatkan adalah sebanyak 85% peserta dapat memahami materi dengan baik, dan 75% peserta mampu mengulangi materi dengan lancar. Antusiasme yang tinggi dari para peserta dan pegiat membuat kegiatan KKN-DR ini berjalan dengan lancar.  Kata kunci: Kuliah kerja nyata, pengabdian masyarakat, Bahasa Mandarin dan Budaya Tiongko

    PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN DAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA GURU SMA UNGGULAN AL-AZHAR MEDAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji antara Motivasi, Disiplin dan Latar Belakang Pendidikan Terhadap Kinerja Guru di SMA Unggulan Al-Azhar Medan. Populasi penelitian terdiri dari 51 guru SMA Al-Azhar Medan dan sampel terdiri dari 51 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif, dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini memperlihatkan secara satu-satu, variabel motivasi (X1) berdampak terhadap kinerja guru SMA Alazhar Medan (Y) dengan nilai t hitung 2,829. Secara parsial disiplin (X2) berdampak terhadap kinerja guru SMA Al-Azhar Medan (Y), dengan nilai t hitung 3,020. Secara parsial latar belakang pendidikan ( X3) berdampak positif terhadap kinerja guru SMA unggulan al-Azhar Medan (Y) dengan nilai t hitung 2,727. Sedangkan secara bersamaan motivasi(X1), disiplin(X2) dan latar belakang pendidikan (X3) berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja guru sma unggulan al-azhar medan, dengan nilai F hitung 4,695 sedangkan nilai signifikansi 0,000< 0,05

    Persepsi Mahasiswa Program Studi Gizi Terhadap Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Lingkungan Universitas Al-Azhar Indonesia

    Full text link
    Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) is the Right to Study for Three Semesters Outside the Study Program. The MBKM policy is expected to be able to answer challenges and opportunities for the development of innovation, creativity, capacity, personality, and student needs, as well as develop independence in seeking and finding knowledge through realities and field dynamics. The purpose of this population survey is to determine the impact of MBKM in the Nutrition Study Program, Faculty of Science and Technology, Al Azhar University Indonesia, and provide policy recommendations from the study program level related to the implementation of MBKM at Al Azhar University Indonesia. The perception of most students of the Nutrition Studies Program, Faculty of Science and Technology, University of Al Azhar Indonesia towards the MBKM was the program is important, and it can provide additional competencies (problem-solving, problem analysis, and work ethics) and train students' soft skills. However, on the other hand, there are obstacles to its implementation, considering that the Nutrition Study Program is one of the Health Study Programs. In addition, the socialization of the MBKM program related to health study programs is still minimal so the Nutrition Study Program has not been able to fully implement and feel the benefits. It is necessary to have a university policy that accommodates the MBKM program for health study programs.Keywords - Benefit, MBKM, Nutrition Study Program, Recommendation, Universitas Al Azhar Indonesi
    corecore