1,720,954 research outputs found
Pengembangan Media Animasi dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Berbasis Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis
Awaliya, Ruli. 2024. Pengembangan Media Animasi dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMR)I Berbasis Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institute Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing : Sofwan Hadi, M.Si.
Kata Kunci: Pengembangan Media, Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia, Pemahaman Matematis.
Matematika merupakan ilmu yang memiliki peranan penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Meskipun memiliki kedudukan yang penting, namun fakta di lapangan pembelajaran matematika masih banyak kendala. Seperti halnya yang terdapat pada pelajaran matematika kelas III MIN 7 Magetan, ada beberapa kendala yang dihadapi saat melaksanakan pembelajaran khususnya pada materi mengenal sudut. Sebagian besar siswa kesulitan dalam mengerjakan soal yang berhubungan dengan sudut, siwa kurang memahami materi sudut ketika sudut diletakkan dalam posisi yang berbeda, siswa lebih cepat lupa materi karena pemahaman matematis yang kurang. Selain itu, penggunaan media maupun alat peraga juga kurang optimal. Penyebabnya masih banyak kegiatan pembelajaran matematika yang masih menggunakan model konvensional, dimana kurang efektif dalam kegiatan pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menghasilkan produk media animasi dengan pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia (PMRI) berbasis aplikasi canva untuk meningkatkan pemhaman matematis 2) Mengetahui apakah ada perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan media animasi dengan pendekatan PMRI.
Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) yang meliputi tahap ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penentuan tingkat kelayakan media animasi dengan pendekatan PMRI berdasarkan uji validasi ahli media, ahli materi dan diterapkan pada kelas III MIN 7 Magetan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan tes/soal. Pengujian menggunakan uji paired sample t-test pada subjek uji coba kelas III dengan responden 21 siswa.
Hasil penelitian ini berupa produk pengembangan media animasi dengan pendekatan PMRI berbasis aplikasi canva untuk meningkatkan pemahaman matematis. Pemahaman matematis sebelum menggunakan media (pre tes) dan sesudah menggunakan media (post tes) diperoleh nilai perbandingannya sebesar 43 dan 80,7 yang artinya pemahaman matematis siswa meningkat 37,7%. Sehingga terdapat perbedaan pemahaman matematis siswa sebelum dan sesudah digunakannya media animasi dengan pendekatan PMRI. Jadi, media animasi dengan pendekatan PMRI dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas III MIN 7 Magetan
..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS, UPLOAD ULANG).. Pengembangan Media Animasi dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Berbasis Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis
Matematika merupakan ilmu yang memiliki peranan penting dalam
perkembangan ilmu dan teknologi. Meskipun memiliki kedudukan yang penting,
namun fakta di lapangan pembelajaran matematika masih banyak kendala. Seperti
halnya yang terdapat pada pelajaran matematika kelas III MIN 7 Magetan, ada
beberapa kendala yang dihadapi saat melaksanakan pembelajaran khususnya pada
materi mengenal sudut. Sebagian besar siswa kesulitan dalam mengerjakan soal
yang berhubungan dengan sudut, siwa kurang memahami materi sudut ketika
sudut diletakkan dalam posisi yang berbeda, siswa lebih cepat lupa materi karena
pemahaman matematis yang kurang. Selain itu, penggunaan media maupun alat
peraga juga kurang optimal. Penyebabnya masih banyak kegiatan pembelajaran
matematika yang masih menggunakan model konvensional, dimana kurang efektif
dalam kegiatan pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menghasilkan produk media animasi
dengan pendekatan pendidikan matematika realistik Indonesia (PMRI) berbasis
aplikasi canva untuk meningkatkan pemhaman matematis 2) Mengetahui apakah
ada perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan media animasi dengan
pendekatan PMRI.
Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and
Development (R&D) yang meliputi tahap ADDIE (Analysis, Design,
Development, Implementation, Evaluation). Penentuan tingkat kelayakan media
animasi dengan pendekatan PMRI berdasarkan uji validasi ahli media, ahli materi
dan diterapkan pada kelas III MIN 7 Magetan. Teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara dan tes/soal. Pengujian menggunakan uji
paired sample t-test pada subjek uji coba kelas III dengan responden 21 siswa.
Hasil penelitian ini berupa produk pengembangan media animasi dengan
pendekatan PMRI berbasis aplikasi canva untuk meningkatkan pemahaman
matematis. Pemahaman matematis sebelum menggunakan media (pre tes) dan
sesudah menggunakan media (post tes) diperoleh nilai perbandingannya sebesar
43 dan 80,7 yang artinya pemahaman matematis siswa meningkat 37,7%.
Sehingga terdapat perbedaan pemahaman matematis siswa sebelum dan sesudah
digunakannya media animasi dengan pendekatan PMRI. Jadi, media animasi
dengan pendekatan PMRI dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas
III MIN 7 Magetan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
