25 research outputs found
BUKU PANDUAN PRAKTIK PROFESI: MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN (Bagi Mahasiswa Program Profesi Ners)
Hubungan Efikasi Diri (Self Efficacy) dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang IGD RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang.
Kurra, Petrus N. 2015. Hubungan Efikasi Diri (Self Efficacy) dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang IGD RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang. Program Studi S1 Ilmu Keperawatan STIKES Citra Husada Mandiri Kupang, Yoani M.V.B.Aty, S.Kep.Ns, M.Kep.
IGD merupakan salah satu ruangan yang memiliki beban kerja paling tinggi. Seseorang mendapat informasi kemampuannya rendah maka akan menurunkan efikasi diri (self efficacy) sehingga kinerja yang di tampilkan rendah. Akibatnya kinerja perawat menjadi buruk dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap organisasi dimana mereka bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan efikasi diri (self efficacy) dengan kinerja perawat pelaksana di ruang IGD RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang.
Desain dalam penelitian ini adalah studi korelasional dan sampling yang digunakan adalah total sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 42 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner.
Hasil uji spearmen rho adalah koefisien korelasi=0,633 yang menunjukkan bahwa korelasi antara dua variabel tinggi atau kuat dengan p significan = 0,000<0,05 maka disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kinerja perawat di Ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah Prof.DR.W.Z.Johannes Kupang.
Diharapkan bagi institusi pendidikan untuk membekali mahasiswa (asuhan keperawatan dan praktik laboratorium yang profesional) sehingga ketika berhubungan langsung dengan di lapangan dapat memiliki kemampuan dan rasa percaya diri agar dapat mengaplikasikan apa yang telah dipelajari pada pasienny
Pengaruh Pemberdayaan Keluarga Dalam Pemanfaatan Kearifan Pangan Lokal Terhadap Status Gizi Anak Baduta (6 – 24 Bulan) Melalui Pendekatan ”Family Centered-Care” Di Kota Kupang
Malnutrition, basically, happens because of less nutrinional, less nutrinional balance food, and desease. To solve this one of the important actions is to enable the family with all their potentionality to improve the nutrition state of the babies. The family needs to get the nutrinion from the local food in NTT. thisresearch aims to consider the impact of the family empowerment in making use the local food to increase babies state of nutrion with family centered-care approach in Kupang. This research is an abstract experimental study (quasi-experiment) with nonrandomized control group pre-test and post-test design. The population are all babies: 47 babies. Sampling technique used is nonrandom that is purposive sampling. Data analysed using descriptive analysis and t-test. Statistic test shows that p = 0,0001 therefore, there is a significant difference about average knowledge of the families about baby’s nutrition in the group before and after intervention. Statistic test in control group shows that p = 0,02. It is concluded that there is asignificant different knowledge about baby’s nutrition in control group before and after intervention. Other result about the impact of family empowerment to the control group behaviour in giving local food to the babies shows that p = 0,0001. Therefore there is diffeerence before and after intevention. Statistic test upon body weight gets p = 0,154. Therefore there is no difference before and after intervention in controlled group. While in uncontrolled group there is a significant difference. The conclusion is there are effects of family empowerment to the knowledge and behaviour of both groups before and after intervention. There is a significant difference in average body weight of the babies in uncontrolled group while in controlled group there is none
Asuhan Keperawatan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada Pasien Cedera Kepala Sedang Di Ruang Igd Rsud Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang
Latar Belakang Cedera kepala adalah suatu gangguan traumatik dari fungsi otak yang disertai atau tanpa perdarahan interstitial dalam substansi otak tanpa diikuti terputusnya kontinuitas otak. Tujuan penulisan ini mengetahui dan mampu mengembangkan pola pikir ilmiah dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien cedera kepala sedang dengan pendekatan proses keperawatan di rungan IGD Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dimana studi untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan dengan gangguan pemenuhan oksigenasi pada dignosa medis cedera kepala sedang. Penelitian diobservasi selama 4 hari diruangan IGD Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Sumber informasi dilakukan melalui anamnesa
dari pasien atau keluaraga, pemeriksaan fisi, serta data penunjang berupa hasil laboratorium.
Hasil Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 x 24 jam didapatkan masalah keperawatan ketidakefektifan poa napas dan belum teratasi, sehingga memerlukan tindakan keperawatan yang lebih lanjut dan berkesinambungan, namun tidak dapat dilanjutkan penulis karena selesainya waktu penelitian. Kesimpulan Cedera kepala sedang merupakan penyakit yang memerlukan perawatan dan penanganan yang cukup lama, sebab itu peran perawat dalam perawatan pasien sangat menentukan tingkat keberhasilan pemulihan kesehatan pada pasien cedera kepala sedang
Survey Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pasien Kusta Tentang Perawatan Diri Di Desa Oeltua Wilayah Kerja Puskesmas Baumata Kecamatan Taebenu
Kusta merupakan penyakit infeksi yang kronik, yang disebabkan oleh mycrobakterium lepra yang bersifat intra seluler. Tujuan penelitianini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap tentang perawatan diri penderita kusta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian yaitu deskriptif melalui pendekatan survey untuk menjawab pertanyaan riset tentang tingkat pengetahuan dan sikap pasien kusta tentang perawatan diri di Wilayah Kerja Puskesmas Baumata. Populasi penelitian adalah semua penderita kusta yang ada di Desa Oeltua Wilayah Kerja Puskesmas Baumata Kecamatan Taebenu yang berjumlah 53 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara accidental sampling berjumlah 53 orang. Hasil penelitian mengenai pengetahuan dan sikap tentang perawatan diri penderita kusta di Desa Oeltua Kecamatan Taebenu diketahui bahwa terdapat 4 orang (7,54%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 24 orang (4,29%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan yang memiliki tingkat pengetahuan kurang 25 orang (47,17%). Hasil penelitian mengenai sikap perawatan diri penderita kusta di Desa Oeltua Kecamatan Taebenu diketahiu bahawa terdapat 5 orang (9,43%) memiliki sikap baik, 18 orang (33,96) memiliki sikap cukup, 30 orang (56,61%) memiliki sikap kurang
Pengaruh Promosi Kesehatan ( Edukasi) Terhadap Perilaku Orang Tua Dalam Penatalaksanaan Pencegahan Kecelakaan Pada Anak Usia Prasekolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Naaimata Kota Kupang
Banyak orangtua tidak menyadari beberapa perangkat di rumah dapat membahayakan bagi anak-anak mereka. Sampai umur empat tahun anak belum memiliki kemampuan mendeteksi bahaya. Setiap saat bahaya dapat terjadi pada anak mulai dari tempat bermain, tempat tidur, mainan, benda-benda disekitar. Hasil survei awal kepada 5 orang tua yang memiliki anak usia prasekolah di kelurahan Naimata didapatkan bahwa tidak mengetahui jenis kecelakaan pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pra experimental,metode yang digunakan one group pre and post test only. Populasi target berjumlah 98 orang, Sampel 45 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah deskriptif dan uji statistic yang pakai adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan Jenis kecelakaan yangpaling banyak dialami anak usia Prasekolah adalah jatuh yaitu 95,6%, akibat kecelakaan 26 % mengalami terkilir dan penanganan yang telah dilakukan orang tua 100% diobati sendiri di rumah.Hasil uji statistic didapatkan ada perbedaan prilaku orang tua ( Pengetahuan, sikap dan tindakan ) dalam mencegah kecelakaan pada anak prasekolah sebelum dan setelah promosi kesehatan dengan p value 0,00001. Ada pengaruh perilaku orang tua dalam penatalaksanaan pencegahan kecelakaan sebelum dan sesudah Promosi Kesehatan (edukasi)
THE INFLUENCE OF PEER GROUP SUPPORT ON THE COMPLIANCE OF LIFE-STYLE MANAGEMENT AND DRUG TAKING IN MILD HYPERTENSIVE PATIENTS USING PRE-EXPERIMENT HEALTH PROMOTION MODEL IN COMMUNITY HEALTH CENTER, RUTENG
Comprehensive management of hypertension will reduce cardiovascular incidence. Peer group support is one method of health promotion that is effective in improving healthy behaviors and improve pain.The purpose of this study was to determine the effect of Peer Group Support for compliance to life-style management and drug taking in patients with mild hypertension using the approach of Health Promotion Model in community health center, at the city of Ruteng, District Manggarai. This study was a pre-experimental study with one-group pretestposttest design. Sample size in this study was 40 patients with mild hypertension. Instruments consisted of a questionnaire, tensimeter, scales and microtoice. Data were analyzed using Anova, linear regression test and paired t-test. The result on the respondents\u27 compliance before and after peer support group obtained t value -25,182 and p 0,000 >0.05 (α). In conclusion, Peer Group Support,may increase hypertensive patient\u27s compliance to life-style management and drug taking. Comprehensive management of hypertension will reduce cardiovascular incidence. Peer group support is one method of health promotion that is effective in improving healthy behaviors and improve pain.The purpose of this study was to determine the effect of Peer Group Support for compliance to life-style management and drug taking in patients with mild hypertension using the approach of Health Promotion Model in community health center, at the city of Ruteng, District Manggarai. This study was a pre-experimental study with one-group pretestposttest design. Sample size in this study was 40 patients with mild hypertension. Instruments consisted of a questionnaire, tensimeter, scales and microtoice. Data were analyzed using Anova, linear regression test and paired t-test. The result on the respondents\u27 compliance before and after peer support group obtained t value -25,182 and p 0,000 >0.05 (α). In conclusion, Peer Group Support,may increase hypertensive patient\u27s compliance to life-style management and drug taking
GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN PERAWATAN DIRI PASIEN GANGGUAN JIWA DI BANGSAL JIWA RSUD PROF. DR. W .Z. JOHANNES KUPANG
Kurangnya dukungan sosial keluarga dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri pasien gangguan jiwa akan dapat memperburuk kesehatan dan memperlambat kesembuhan pasien gangguan jiwa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tentang dukungan social keluarga dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri pada pasien gangguan jiwa dibangsal jiwa RSUD Prof. Drs. W. Z. Johanes Kupang. Jenis penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif, metode deskriptif. Populasi 101 orang, sampel 30 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling.
Hasil penelitian dukungan emosional berada pada kategori baik 16 responden (53.33), dukungan informasi berada kategori baik berjumlah 19 responden (63.33), dan dukungan saran berada pada kategori baik berjumlah 29 responden (96.67)
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial yang paling tertinggi adalah dukungan sarana dan yang paling rendah adalah dukungan emosional
Studi Epidemiologi Penyakit Malaria Di Puskesmas Oesapa Kota Kupang Tahun 2010-2012
Malaria masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Di Kota Kupang, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Oesapa memiliki jumlah kasus tertinggi terdiagnosis positif malaria untuk tiga tahun terakhir.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Epidemiologi Penyakit Malaria Di Puskesmas Oesapa Kota Kupang Tahun 2010-2012. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian crossectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita yang terdiagnosis positif malaria yang tercatat dalam buku register Puskesmas Oesapa tahun 2010-2012. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang. Analisis data dalam penelitian mengguanakan analisisn univariat dan bivariat.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar penderita malaria berusia > 15 tahun, berjenis kelamin laki- laki, menderita jenis malaria tropocana. Berdasarkan pekerjaan, sebagian besar penderita malaria belum bekerja, berpendidikan SLTA, dan waktu kejadian malaria terjadi pada tahun 2012. Berdasarkan lingkungan, sebagian besar penderita memiliki lingkungan dengan criteria kurang terhadapresiko penularan penyakit malaria
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) Binaan LSM Perjuangan Kupang
Di dunia bahkan di Indonesia masalah Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) semakin meningkat dan merupakan masalah kesehatan yang masih sering terjadi sehingga mengancam hidup manusia. HIV/AIDS dapat menimbulkan masalah utama bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yaitu penurunan daya tahan tubuh yang bisa membawa dampak buruk pada kualitas hidup mereka.
Tujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup orang dengan HI/AIDS (ODHA) di LSM Perjuangan Kupang. Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 103 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki dukungan keluarga baik dengan kualitas hidup baik sebanyak 64 orang (62,1%). Analisa data menggunakan uji Spearman Rho dengan nilai signifikan 0,05. Hasil uji menunjukkan ρ value= 0,000 (ρ<0,05). Hal ini menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup orang dengan HIV/AIDS.
Saran: Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan keluarga bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA)
