1,721,655 research outputs found
Pengantar studi pemikiran dan gerakan pembaharuan dalam dunia Islam : dirasah Islamiah III
Dalam buku ini, Yusran Asmuni menjelaskan pemikiran dan gerakan pembaharuan dalam dunia Islam (Dirasah Islamiah). Buku ini disusun untuk mahasiswa IAIN dan perguruan tinggi Islam lainnya untuk di pelajari.x, 106 hlm. ; 21 c
Interpretasi Kh Yasin Asmuni Tentang Jin Dalam Tafsir Muawwidzatain
Tafsir Muawwidzatain merupakan literature tafsir nusantara, hasil karya produk santri lulusan pesantren, yakni KH Yasin Asmuni yang dalam tafsirnya tidak lepas dari kultur budaya maupun tradisinya. Keunikan tafsir muawwidzatain terlihat pada cara Kh Yasin Asmuni memaparkan dengan gaya pegon gundul serta terpengaruhinya penafsiran dalam kontek sosial. Hal ini atas dasar seorang mufasir yang tujuannya berusaha untuk memudahkan menyampaikanpesan-pesan atau memahami ayat-ayat Alquran dengan bahasa daerah.Jin merupakan makhluk gaib yang harus diimani keberadaanya, karena kegaibnya para ulama khususnya para mufasir dalam mengambarkannya berbeda-beda pendapat. Salah satunya Kh Yasin Asmuni dengan lokal budaya Jawanya memberikan gambaran jin sebagai jenis yang berbeda dengan bangsa setan, sebab setan sudah berada di dalam diri manusia. Oleh karena itu mempunyai ciri khas khusus dalam penafsirannya disbanding mufasir lokal lainnya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan kitab tafsir Muawwidzatain, kitab dan buku-buku lain yang menunjang pembahasan serta website. Penulis menggunakan teori AWK yang mengungkap basis pra anggapan sang mufasir dengan konteks sosial yang mengelilinginya. Sedangkan model analisis data dalam penelitian ini menggunakan content anylisis sebagai alat untuk mendalami penafsiran yang diteliti.Hasil dari penelitian ini menemukan keunikan dalam penafsiran Jin perspektif KH Yasin Asmuni. Ia menawarkan metode tematik untuk mendalami lebih tajam tentang konsep Jin dan hal-hal lain yang bersangkutan dengannya dan konteks-sosial turut mewarnai proses penafsiran yang dilakukan oleh KH Yasin Asmuni, seperti ia menafsirkan kata al-ghilan sebagai bentuk dari Jin yang dalam kultur jawa disebut Genderuwo. Selain itu, diksi-diksi unik yang lain ialah penggunaan kata insan al-ma>’ yang dalam maknanya disebut putri duyung. Kesimpulannya, sebuah proses penafsiran selalu dipengaruhi oleh konteks sosial dimana mufasir hidup dan menghadirkan karyanya
Telaah Tafsir Ma Asabak Karya Ahmad bin Asmuni
Sebuah karya tafsir adalah hasil daripada sebuah proses memahami pesan-pesan yang terkandung dalam Alquran. Sebuah karya tafsir yang ditulis tidak lepas daripada proses pembentukannya, keadaan sosial di sekitarnya, pemikiran mufasirnya, serta metode yang digunakan dalam menafsirkannya. Bahkan seorang mufasir memiliki wewenang mengarahkan hasil karyanya sesuai kecondongan yang diinginkannya. Sebagaimana Tafsir Ma Asabak yang di tulis oleh Ahmad bin Asmuni pengasuh Pondok Pesantren Hidayatut Thullab Petuk, Semen Kediri. Tafsir yang berusaha merespon keadaan liberalisasi yang ada di masyarakat pada tahun 1414 H. oleh karena itu, penelitian ini diorientasikan pada dua permasalahan terkait sumber penafsiran dan corak penafsiran yang digunakan oleh Ahmad bin Asmuni dalam menafsirkan satu ayat yaitu surah An Nisa ayat 79. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data yang diambil dari kepustakaan (library research) dan wawancara untuk mengungkap sumber dan corak penafsiran yang digunakan oleh Ahmad bin Asmuni dalam Tafsir Ma Asabak. Metode ini dikaji menggunakan pendekatan deskritif-analitis dalam kajian tafsir. Sebagaimana metode pendekatan merupakan sebuah pola fikir (al-Ittijah al-Fikri) yang digunakan untuk membahas suatu permasalahan dalam sebuah karya tafsir. Hasil dari penelitian ini dapat dsimpulkan bahwa sumber penafsiran yang digunakan Ahmad bin Asmuni dalam Tafsirnya ialah mengunakan sumber bil Ma’tsur dan corak penafsiran yang digunakan adalah corak Fikih yang lebih kepada mazhab Syafi’i Aliran Sunni Ahlussunnah wal Jamaah karena lebih banyak mengambil penafsiran al Razi dalam tafsirnya Mafatih al-Ghaib
Sistematika tafsir surah Al-Ikhlas dan tafsir hasbunallah karya Ahmad bin Asmuni
Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah tafsir karya Ahmad bin Asmuni, dalam penelitian ini menjelaskan mengenai produk tafsir yang dihasilkan oleh Kyai Asmuni juga menjelaskan tentang biografi, pendidikan dan keilmuan Kyai Asmuni serta karya-karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran Kyai Ahmad bin Asmuni tentang Tafsir Surah Al-Ikhlas dan Tafsir Hasbunallah Wani’ma Al-Wakil. Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan metode deskriptif-analisis dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber penelitian ini adalah pustaka (Literer). Data dikumpulkan melalui dokumentasi. Analisi data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi ini membahas tentang Tafsir Surah Al-Ikhlas dan Tafsir Hasbunallah Wani’ma Al-Wakil yang ditulis oleh Ahmad bin Asmuni, salah seorang mufassir yang muncul di era tahun 2000-an. Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah menguraikan isi yang ada dalam Tafsir Surah Al-Ikhlas dan Tafsir Hasbunallah Wani’ma Al-Wakil. Dalam menjawab permasalahan penelitian kepustakaan ini, peneliti menggunakan metode deskriptif-analisis dengan cara menggambarkan data-data yang ditemukan secara apa adanya dan mengkonstruksikan melalui ketegorisasi atau pengelompokan sesuai dengan data yang tepat. Sepanjang penelitian yang didapat, penelitian ini menemukan kesimpulan bahwa tafsir karya Ahmad bin Asmuni lebih banyak mengitup dari karya tafsir ulama-ulama timur tengah dan kebanyakan kutipannya mengambil dari Tafsir Al-Kabir karya fakhruddin Ar-Razi. Pada tafsir Surah Al-Ikhlas masih ditemukan penafsiran Kyai Ahmad bin Asmuni dengan mengemukakan pendapatnya menggunakan hadis-hadis sebagai penafsiran, selain menukil dari ulama-ulama lain, sehingga tafsir Surah Al-Ikhlas ini tergolong tafsir Bi Al-Riwayah. Sedangkan pada tafsir Hasbunallah Wani’ma Al-Wakil tafsir ini lebih cenderung kepada Fadhail Al-Quran karna lebih banyak membahas mengenai keutaman-keutamaan Hasbunallah Wani’ma Al-Wakil
- …
