1,720,971 research outputs found

    Hukum Wudhu Bagi Pengguna Kosmetik Water Proof Menurut MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Medan ( Studi Kasus Mahasiswi Fakultas Syari’ah Dan Hukum Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)

    Full text link
    Skripsi ini berjudul: Hukum Wudhu Bagi Pengguna Cosmetik Water Proof Menurut MUI Kota Medan Berdasarkan Pandangan MUI Kota Medan (Studi Kasus Mahasiswi Fakultas Syari’ah Dan Hukum UIN-SU). Fokus studi ini adalah mengenai hukum bagi wudhu pengguna cosmetic water proof. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan jenis data yang digunakan adalah data primer, skunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, penelitian pustaka dan observasi. Analisis data menggunakan teknik menganalisis dan mengambil kesimpulan dari data-data yang ada. Penulisan ini bertujuan 1). Untuk mengetahui pengertian dari pada cosmetic water proof. 2). Bagaimana makna penggunaan cosmetic water proof dikalangan Mahasiswi Fakultas Syari’ah Dan Hukum Uin-Su. 3). Bagaimana pandangan MUI Kota Medan tentang pandangan hukum dan penggunaan cosmetic water proof dikalangan Mahasiswi Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN-SU. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. pengertian dari pada kosmetik water proof: a. mengenai bahan-bahan yang terkandung didalam cosmetic water proof sehingga produk cosmetic yang satu ini berbeda dengan cosmetic pada umumnya. Dan 2. makna penggunaan kosmetik water proof dikalangan Mahasiswi Fakultas Syari’ah Dan Hukum Uin-Su rata-rata dari pada jawaban mereka adalah untuk menambah cantik serta rasa percaya ketika sedang bersosilisasi dengan orang. Serta 3. pandangan MUI Kota Medan tentang pandangan hukum dan penggunaan cosmetic water proof dikalangan Mahasiswi Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN-SU. Tentu saja hukum wudhunya tidak sah dan sudah pasti shalat yang dikerjakan orang yang menggunakan cosmetic water proof pun sia-sia, dikarenakan ada zat yang masih menghalangi sampainya air ke anggota wudhu

    Pengaruh Metode Bermain Peran dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Kelompok B PAUD Nahdatul Ummah Desa Tanrongi Kec. Pitumpanua Kab. Wajo

    Full text link
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan sosial anak sebelum melakukan metode bermain peran kelompok B PAUD Nahdatul Ummah diperoleh nilai rata-rata 27 termasuk pada kategori sedang (2) kemampuan sosial anak setelah melakukan metode bermain peran kelompok B PAUD Nahdatul Ummah diperoleh nilai rata-rata 56 termasuk pada kategori tinggi (3) kegiatan metode bermain peran pada perkembangan kemampuan sosial anak berpengaruh positif terhadap kelompok B PAUD Nahdatul Ummah

    Peranan Dinasti Fatimiyah terhadap Perkembangan Peradaban Islam di Mesir

    Full text link
    Hasil penelitian menunjukan: Pertama, selama dua abad lebih Dinasti Fatimiyah menguasai Mesir, keberadaan Dinasti Fathimiyah telah memberikan sumbangan peradaban yang besar. Kemajuan terbesar adalah memberikan ruang berkembangnya ilmu pengetahuan di dunia Islam yang melahirkan banyak ilmuwan, tertatanya sistem administrasi pemerintahan yang membuahkan kemakmuran, terkenal dengan toleransi beragamanya. Kedua, Dinasti Fatimiyah adalah satu-satunya dinasti Syi’ah dalam Islam yang eksis selama kurang lebih dua setengah abad dan bisa berjaya melampaui capaian wilayah kekuasaan kerajaan-kerajaan Islam terdahulu, dan telah memberi banyak sumbangan peradaban terhadap dunia Islam, khususnya Mesir, karena pada masa Dinasti Fatimiyah ini, Mesir mengalami tingkat kemakmuran dan vitalitas kultural yang mengungguli Irak dan Baghdad sebagai pusat kekuasaan Islam kala itu

    Analisis Hubungan Beberapa Faktor Fisika Oseanografi dengan Kerapatan Ekosistem Lamun di Perairan Puntondo Kabupaten Takalar

    Full text link
    Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara faktor fisika oseanografi dengan kerapatan ekosistem padang lamun di perairan Puntondo Kabupaten Takalar, mengidentifikasi jenis-jenis lamun yang terdapat di perairan Puntondo Kabupaten Takalar dan mengetahui penutupan dan kerapatan ekosistem padang lamun di perairan Puntondo Kabupaten Takalar. Penelitian ini di analisis dengan menghitung berapa persen suatu spesies menutupi areal dalam tiap subplot pengamatan. Nilai persen yang diperoleh dikonversi ke dalam nilai 0-5. Hubungan antara kerapatan lamun dengan parameter fisika perairan dan substrat dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda. Dari hasil tersebut dapat diketahui korelasi masing-masing parameter terhadap kerapatan lamun. Berdasarkan hasil analisis Jumlah jenis lamun yang ditemukan pada lokasi penelitian adalah 6 jenis dimana 4 spesies dari Famili Hydrocharitaceae dan 2 spesies dari Famili Patomogetonaceae. Kerapatan total komunitas lamun yang ada di Perairan Puntondo Kabupaten Takalar berkisar antara 32.67 ind/m2 - 243.50 ind/m2. Total nilai penutupan komunitas lamun dari keseluruhan areal yang potensial di tumbuhi lamun terbesar adalah 17.05 % dan total nilai penutupan komunitas lamun paling rendah adalah 1.45 %.Kata Kunci: Padang Lamun, kerapatan, penutupan, fisika oseanografi

    Pengaruh Promosi Di Media Social Dan Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Ms Glow (Studi Kasus Pada Konsumen Produk Skincare Ms Glow Di Perawang)

    No full text
    The purpose of this study was to determine whether there is an effect of promotion on social media and word of mouth on the purchasing decision of MS Glow Skincare Products. The sample used in this study were consumers of MS Glow in Perawang as many as 100 respondents with a sampling technique using a simple random sampling technique. The method for data processing uses data collection scale techniques, multiple linear regression, coefficient of determination, partial t test, and simultaneous test f. The results of the tests that have been carried out are that social media has no significant effect on purchasing decisions, word of mouth has a positive and significant effect on purchasing decisions and social media and word of mouth has no significant effect on purchasing decisions

    Peran Konseling Kelompok untuk Mengurangi Kenakalan Remaja Siswa Kelas X SMK

    No full text
    Kenakalan remaja di lingkungan sekolah menengah kejuruan seringkali menghambat proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis layanan konseling kelompok dalam mengurangi tingkat kenakalan remaja pada siswa kelas X di SMK Swasta Bandung 2. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi perilaku membolos, merokok, dan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian 10 orang siswa kelas X dengan catatan pelanggaran disiplin. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, perilaku kenakalan siswa berada pada kategori tinggi akibat faktor internal dan eksternal. Setelah diberikan layanan konseling kelompok melalui tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran, terdapat penurunan signifikan pada perilaku negatif. Siswa menunjukkan perubahan sikap yang lebih bertanggung jawab dan mampu menjalin komunikasi yang lebih baik. Simpulan penelitian adalah layanan konseling kelompok merupakan metode yang efektif untuk mereduksi kenakalan remaja di sekolah jika dilaksanakan secara sistematis. &nbsp

    KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG WISATA PANTAI KATEGORI REKREASI DI PANTAI TETE, DESA BONEPUTE, KABUPATEN BONE

    Full text link
    This study aims to determine the suitability and carrying capacity of the Tete Beach tourism area in Bonepute Village, Tonra District, Bone Regency, as a recreational beach category tourism. The study was conducted in October 2019 to March 2020. The method used was a survey method with primary and secondary data collection through observation techniques. Primary data include data on the aquatic environment, the physical environment of the coast, the area of ​​the area used for beach tourism activities, and the time used by tourists in the coastal zone. Data analysis uses the tourism suitability index and the carrying capacity of the coastal area. The suitability value of Tete beach tourism based on the analysis results obtained on average is 95% (very appropriate / S1). The carrying capacity of the area obtained is 300 people/day for recreational tourism activities, and 450 people/day for beach sports activities. Based on this value, the Tete coastal area has a large capacity for recreational activities and beach sports.Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui kesesuaian dan daya dukung kawasan wisata Pantai Tete di Desa Bonepute, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone sebagai wisata Pantai kategori rekreasi.  Penelitian  dilaksanakan pada bulan Oktober 2019 sampai Maret 2020. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan data primer dan sekunder melalui teknik observasi.  Data primer meliputi data lingkungan perairan, lingkungan fisik pantai, luas areal yang digunakan untuk kegiatan wisata pantai dan waktu yang digunakan oleh wisatawan di kawasan pantai. Analisis data menggunakan indeks kesesuaian wisata dan daya dukung kawasan pantai.  Nilai kesesuaian wisata pantai Tete berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata adalah 95% (sangat sesuai / S1) sedangkan nilai daya dukung kawasan yang diperoleh adalah 300 orang/hari untuk kegiatan wisata rekreasi, dan 450 orang/hari untuk kegiatan olah raga pantai. Berdasarkan nilai tersebut maka kawasan pantai Tete memiliki daya tampung yang besar untuk kegiatan rekreasi dan olah raga pantai

    MOTIF HIAS TENUN SIAK PADA BUSANA ADAT PENGANTIN REPRESENTASI KEARIFAN LOKAL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif hias tenun Siak pada busana adat pengantin Melayu Riau yang merupakan  suatu identitas budaya dan representasi kearifan lokal. Masalah difokuskan pada motif hias tenun Siak pada busana adat pengantin yang menampilkan nilai-nilai falsafah dan tradisi  hidup  masyarakat  Melayu Riau. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari estetika dan bentuk. Metode penelitian ini mengunakan jenis kualitatif, data-data dikumpulkan melalui studi lapangan, studi pustaka, wawancara maupun dokumentasi dan dianalisa secara sistematis datanya. Kajian ini menyimpulkan bahwa motif hias tenun Siak yang diterapkan pada busana adat pengantin adalah  jenis motif  tumbuh-tumbuhan, hewan, maupun penamaan benda alam. Motif hiasnya memiliki ciri khas dari benang emas dan perak serta memiliki makna bagi masyarakat  Melayu Riau
    corecore