6 research outputs found
EFEKTIVITAS EKSTAK ALGA COKLAT (PADINA SP) TERHADAP PERUBAHAN JUMLAH SEL LIMFOSIT PADA GIGI TIKUS WISTAR YANG MENGALAMI IMPLAMASI
Xiii,4
Efektivitas ekstrak alga coklat (padina sp) terhadap perubahan jumlah sel limfosit pada gigi tikus wistar yang mengalami inflamasi
salah satu bahan alam yang banyak terdapat di perairan Indonesia dan juga diperairan Sulawesi selatan yaitu alga coklat (padina sp)xiv,45 hlm
EFEKTIVITAS EKSTRAK ALGA COKLAT (padina Sp) TERHADAP PERUBAHAN JUMLAH SEL LIMFOSIT PADA GIGI TIKUS WISTAR YANG MENGGUNAKAN INFLAMASI
xiv, 45 hl
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PREVOTELLA INTERMEDIA
Latar belakang: Salah satu bakteri penyebab periodontitis pada plak gigi adalah Prevotella intermedia, yang merusak ligamen periodontal dan tulang alveolar. Ada banyak tumbuhan berbeda yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit periodontal, termasuk teh hijau. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis) dalam menghambat bakteri Prevotella intermedia. Metode: Penelitian ini menggunakan uji eksperimental secara in vitro dengan menggunakan desain post-test control only group dan teknik disk difussion. Sampel pada penelitian berjumlah 25 sampel yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing kelompok 1 25%, kelompok 2 45%, kelompok 3 65%, Kelompok 4 Klorheksidin dan kelompok 5 Aquades. Uji statistik yang digunakan adalah Analisis of Varians (ANOVA). Hasil: Zona halo kelompok 1 sebesar 10,75 mm, kelompok 2 sebesar 14,02 mm, kelompok 3 sebesar 14,80 mm, kelompok 4 sebesar 21,48 mm dan kelompok 5 sebesar 0 mm. Hasil Uji Analisis of Varians (ANOVA) didapatkan hasil p-value menunjukkan nilai sebesar 0,000<0,5. Kesimpulan: Daun teh hijau (Camellia sinensis) efektif menghambat pertumbuhan bakteri Prevotella intermedi
Konservasi Gigi
Buku Konservasi gigi ini disusun dengan bahasa yang sederhana dengan harapan agar pembaca dapat dengan mudah memahaminya. Buku ini terdiri dari 15 bab yaitu :
Bab 1 Perawatan Ulang Endo-Restorasi
Bab 2 Kedaruratan Endo
Bab 3 Penatalaksanaan Trauma Mahkota Dan Akar Gigi
Bab 4 Hubungan Restorasi Dengan Fungsi Stomatognati
Bab 5 Mikrobiologi Endo
Bab 6 Pulpitis Reversible Dan Irreversible
Bab 7 Nekrosis Pulpa
Bab 8 Resorpsi Internal/Eksternal
Bab 9 Periodontitis Apikalis
Bab 10 Condensing Osteitis/Kista Radikular
Bab 11 Abses Alveolar
Bab 12 Granuloma Dan Pulp Capping
Bab 13 Pulpotomi Dan Pulpektomi
Bab 14 Endointrakranial
Bab 15 Apeksifikasi/Apeksogenesi
