1,720,971 research outputs found
Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Geometri di Kelas VI SDN Pekapuran Raya 3 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2008/2009
Arniah, 2010. Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Geometri di Kelas VI SDN Pekapuran Raya 3 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2008/2009. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Drs. H. Hilmi Mizani, M.Ag, (II) Dra.Hj. Sessi Rewetty Rivilla, M.MPd.
Geometri merupakan cabang dari ilmu matematika,dalam materi geometri menerangkan tentang sifat-sifat garis,sudut, bangun datar, dan bangun ruang yang dalam pembelajarannya diharuskan menggunakan alat peraga terutama untuk tingkat sekolah dasar yang memerlukan benda-benda yang konkrit agar siswa mudah mengerti dan paham dalam belajar.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan alat peraga yang digunakan dalam pembelajaran geometri di kelas VI dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan alat peraga dalam pembelajaran geometri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas VI yang mengajar di SDN Pekapuran Raya 3 Banjarmasin dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah alat peraga yang digunakan dalam pembelajaran geometri bangun datar dan geometri bangun ruang di kelas VI SDN Pekapuran Raya 3 Banjarmasin.
Pengumpulan data dalam penelitian ini diambil dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari responden, informan, dan dokumenter, selanjutnya dianalisis dalam bentuk penjelasan atau uraian.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa guru kelas VI menggunakan sebagian alat peraga dalam pembelajaran geometri bangun datar, adapun alat peraga yang digunakan adalah segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, segitiga siku-siku, bujur sangkar, persegi panjang, dan layang-layang dan alat peraga yang tidak digunakan adalah jajargenjang, trapesium, belah ketupat, dan lingkaran. Sedangkan pada materi bangun ruang guru kelas VI juga menggunakan sebagian alat peraga dalam pembelajaran, adapun alat peraga yang digunakan adalah balok, kubus, limas, prisma, kerucut, dan tabung dan alat peraga yang tidak digunakan adalah bola, kerangka balok, kerangka kubus, kerangka limas, dan kerangka prisma. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan alat peraga dalam pembelajaran geometri bangun datar dan geometri bangun ruang adalah untuk jumlah alat peraga geometri bangun datar terbatas, untuk kondisi alat peraga geometri bangun ruang yang tersedia di sekolah banyak yang rusak, untuk alat peraga geometri bangun datar dan geometri bangun ruang digunakan oleh semua kelas, guru yang mengajar di kelas VI adalah guru kelas yang mengajarkan semua mata pelajaran, guru lebih menyukai menggambarkan bentuk dari alat peraga geometri bangun datar dan geometri bangun ruang di papan tulis, dan upaya guru belum maksimal untuk membuat sendiri alat peraga geometri bangun datar dan geometri bangun ruang
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Dengan Metode Iqra Pada Siswa Kelas II MIN Muara Durian Gambut Kabupaten Banjar
Hj. Arniah. 2011. Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Dengan Metode Iqra Pada Siswa Kelas II MIN Muara Durian Gambut Kabupaten Banjar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: Dra. Hj. Rusdiana Hamid, M.Ag
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan siswa membaca Al-Qur’an sesuai dengan makhraj pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Melalui penerapan metode iqra diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa membaca Al-Qur’an sesuai dengan makhrajnya dengan baik dan benar sehingga dapat pula meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan penerapan metode iqra dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa membaca Al-Qur’an pada siswa kelas II MIN Muara Durian Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar.
Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dan siswa kelas II MIN Muara Durian Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar pada semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang siswa yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, observasi, wawancara, diskusi antar guru dan data dokumentasi.
Setelah pembelajaran dilaksanakan dengan metode iqra dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an, diperoleh hasil penelitian bahwa pembelajaran dengan penerapan metode iqra mempunyai pengaruh positif dalam meningkatkan pemahaman, aktivitas dan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an sehingga mempunyai pengaruh positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Hal ini dapat dilihat pada beberapa hal, yaitu kegiatan guru dalam pembelajaran meningkat dengan persentase 78,57% hingga 100%, serta meningkatkanya aktivitas dan hasil belajar siswa dilihat dari tes hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata nilai pada pertemuan pertama yaitu 6,06 dan pertemuan kedua 6,9. Pada siklus II mengalami peningkatan, yakni pada pertemuan pertama 7,3 dan pada pertemuan kedua 7,6.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa membaca Al-Qur’an mengalami peningkatan setelah pembelajaran dengan menggunakan metode iqra dilaksanakan dalam pembelajaran. Meningkatnya kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an mempunyai pengaruh yang positif dalam meningkatkan prestasi belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajaran, oleh karena itu metode pembelajaran ini cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan berjalan dengan maksimal
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
