1,720,954 research outputs found

    implementasi program layanan kelompok belajar cepat (kbc) dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di man 2 ponorogo

    No full text
    Program layananan KBC merupakan sebuah inovasi dari sebuah lembaga pendidikan yang diperuntukkan bagi peserta didik dengan model atau gaya belajar cepat. Dalam penyusunan program layanan KBC madrasah berupaya untuk dapat meluluskan anak pada program ini dalam rentan waktu 2 tahun yakni lebih cepat dari kelas reguler. Proses implementasi program layanan KBC di madrasah membutuhkan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang sistematis dan memiliki proses evalusi yang baik sehingga mampu menentukan arah kebijakan program layanan KBC di masa mendatang. Selain itu, Kerjasama dari stakeholder madrasah sangat dibutuhkan agar tujuan mengembangkan citra lembaga pendidikan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan menjelaskan (1) Perencanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo; (2) Pelaksanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo; dan (3) Evaluasi program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus dengan memperoleh data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini meliputi Ketua Program Layanan KBC, perwakilan guru program layanan KBC, dan siswa program layanan KBC di MAN 2 Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) Perencanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo diawali dengan kegiatan penyusunan program layanan KBC yang disesuaikan dengan visi, misi, RKM, RENSTRA maupun RAPBM. Penyusunan program layanan KBC melibatkan seluruh stakeholder yang ada. (2) Pelaksanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo dilakukan dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam program layanan KBC. Pelaksanaan program layanan KBC dilakukan melalui sistem sks dengan 4 semester saja. Peserta didik harus mampu menyelesaikan pendidikan dalam kurun waktu 2 tahun, dimana artinya peserta didik pada program layanan KBC harus mampu memahami materi dengan metode belajar cepat. (3) Evaluasi program layanan KBC dalam mengembangkan citra lemaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo didasarkan pada penilaian kepada peserta didik, dimana hal ini dilakukan guna mengetahui seberapa jauh pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam mengikuti program layanan KBC. Rapat evaluasi juga dilakukan setiap 1 bulan sekali oleh kepala madrasah, waka madrasah, guru, komite, dan tim program layanan KBC untuk mengetahui progres dari program yang telah dilakukan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    ..(GUNAKAN SCAN WARNA PADA LEMBAR PERSETUJUAN, PENGESAHAN DAN KEASLIAN TULISAN, TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DGN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Implementasi Program Layanan Kelompok Belajar Cepat (KBC) dalam Mengembangkan Citra Lembaga Pendidikan di MAN 2 Ponorogo

    No full text
    Program layananan KBC merupakan sebuah inovasi dari sebuah lembaga pendidikan yang diperuntukkan bagi peserta didik dengan model atau gaya belajar cepat. Dalam penyusunan program layanan KBC madrasah berupaya untuk dapat meluluskan anak pada program ini dalam rentan waktu 2 tahun yakni lebih cepat dari kelas reguler. Proses implementasi program layanan KBC di madrasah membutuhkan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang sistematis dan memiliki proses evalusi yang baik sehingga mampu menentukan arah kebijakan program layanan KBC di masa mendatang. Selain itu, Kerjasama dari stakeholder madrasah sangat dibutuhkan agar tujuan mengembangkan citra lembaga pendidikan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan menjelaskan (1) Perencanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo; (2) Pelaksanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo; dan (3) Evaluasi program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus dengan memperoleh data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini meliputi Ketua Program Layanan KBC, perwakilan guru program layanan KBC, dan siswa program layanan KBC di MAN 2 Ponorogo. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) Perencanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo diawali dengan kegiatan penyusunan program layanan KBC yang disesuaikan dengan visi, misi, RKM, RENSTRA maupun RAPBM. Penyusunan program layanan KBC melibatkan seluruh stakeholder yang ada. (2) Pelaksanaan program layanan KBC dalam mengembangkan citra lembaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo dilakukan dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam program layanan KBC. Pelaksanaan program layanan KBC dilakukan melalui sistem sks dengan 4 semester saja. Peserta didik harus mampu menyelesaikan pendidikan dalam kurun waktu 2 tahun, dimana artinya peserta didik pada program layanan KBC harus mampu memahami materi dengan metode belajar cepat. (3) Evaluasi program layanan KBC dalam mengembangkan citra lemaga pendidikan di MAN 2 Ponorogo didasarkan pada penilaian kepada peserta didik, dimana hal ini dilakukan guna mengetahui seberapa jauh pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam mengikuti program layanan KBC. Rapat evaluasi juga dilakukan setiap 1 bulan sekali oleh kepala madrasah, waka madrasah, guru, komite, dan tim program layanan KBC untuk mengetahui progres dari program yang telah dilakuka

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore