1,720,994 research outputs found
Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Kurrak Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar
ABSTRAKSUPARDI A. Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Kurrak Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar (dibimbing oleh Arlin Adam dan Sudirman).Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif bertujuan untuk menganalisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di tinjau dari aspek kesadaran, kesempatan, kemampuan dan kemauan. Informan penelitian ini sebanyak 12 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan petunjuk miles dan huberman.Penelitian ini menyimpulkan (1) Masyarakat menyadari dan mengetahui bahwa pentingnya berpartisipasi dan adanya masalah-masalah dalam pelaksanaan program serta kurangnya kepercayaan diri masyarakat untuk berpartisipasi. (2) Partisipasi masyarakat tidak berjalan dengan baik dikarenakan tidak adanya kesempatan penuh yang diberikan oleh pemerintah dan pengelola program kepada masyarakat. Seperti kesempatan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah serta kesempatan untuk menerima informasi lengkap tentang proses pelaksanaan program. (3) Masyarakat memiliki kemampuan untuk berpartisipasi seperti gotong-royong, ide, gagasan, tenaga, mengelola program, memecahkan masalah, melaksanakan konstruksi bangunan. Namun demikian, masyarakat tidak dapat berpartisipasi aktif dikarenakan adanya intervensi dari pemerintah desa dan pengelola program. Masyarakat hanya dijadikan sebagai penikmat hasil pembangunan saja, hal ini dikarenakan sistem top-down yang diterapkan dalam pelaksanaan program. (4) Kemauan masyarakat untuk berpartisipasi tidak tumbuh, hal ini dikarenakan tidak adanya transparansi kegiatan, tidak maksimalnya sosialisasi yang dilakukan sehingga masyarakat minim pengetahuan terhadap kegiatan program pamsimas yang mengakibatkan timbulnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dan pengelola program. Penelitian ini menyarankan perlunya ada peningkatan pemahaman perangkat desa unsur pembangunan dan unsur masyarakat mengenai mekanisme pelaksanaan program pamsimas mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengoperasian dan pemeliharaan. Serta Perlunya penerapan konsep pemberdayaan masyarakat dengan sistem bottom-up dalam setiap kegiatan pembangunan tanpa ada intervensi dari pemerintah.Kata Kunci : Pamsimas, Partisipasi Masyarakat, Pemberdayaan Masyaraka
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PROFESIONALISME KERJA PETUGAS PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR
Iriadin Lukman. Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Profesionalisme Kerja Petugas Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (Ppi) Di Rsud Labuang Baji Makassar. (Dibimbing Oleh Arlin Adam dan Samsualam).Rumah sakit merupakan organisasi yang sangat kompleks dan merupakan komponen yang sangat penting dalam upaya peningkatan status kesehatan bagi masyarakat. Salah satu masalah yang terjadi di Rumah Sakit adalah infeksi nasokomial. Infeksi nasokomial ini berkaitan dengan profesionalitas dari petugas kesehatan di Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Profesionalisme Kerja Petugas Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (Ppi) Di Rsud Labuang Baji Makassar.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petugas pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) rumah sakit Labuang Baji Makassar yaitu 39 orang terdiri dari ketua komite PPIRS dan anggota, Tim PPI terdiri dari Ketua dan anggota IPCN dan IPCLN. Penelitian ini diolah menggunakan program Komputerisasi SPSS. Dengan analisis data yang digunakan adalah analisis, univariat, bivariat dan multivariat.Hasil penelitian yang diperoleh adalah ada pengaruh dukungan manajemen dimana nilai p=0,032 (p0,05), ada pengaruh uraian tugas dimana nilai p=0,004 (p0,05), ada pengaruh komitmen individu dimana nilai p=0,004 (
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT NELAYAN TERHADAP KEJADIAN DERMATITIS DI TAMANROYA DESA AENG BATU BATUKABUPATEN TAKALAR
ABSTRAKNURYANTI THAHIR. Faktor Perilaku Masyarakat Nelayan Terhadap Kejadian Dermatitis Di Tamanroya Desa Aeng Batu-Batu Kabupaten Takalar (dibimbing oleh Arlin Adam dan Afrianty Gobel).Penelitian ini dilatar belakangi oleh karena Indonesia dikenal sebagai salah satu negara maritim yang sebagian besar wilayahnya merupakan wilayah perairan,sehingga Di Indonesia secara umum, memiliki 8 penyakit keturunan, prevalensi dermatitis yang tertinggi (6,2%). Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis secara mendalam tentang faktor perilaku masyarakat nelayan terhadap kejadian dermatitis di desa aeng batu-batu Kabupaten Takalar.Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, jenis penelitian kuantitatif bersifat deskriptif bermaksud untuk mengetahui factor yang mempengaruhi kejadian dermatitis di desa aeng batu-batu Kabupaten Takalar. responden penelitian ini sebanyak 70 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian, (1) Tidak ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan perilaku nelayan terhadap kejadian dermatitis; (2) Ada hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan perilaku nelayan terhadap kejadian dermatitis (3) Ada hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit dengan perilaku nelayan terhadap kejadian dermatitis; (4) Ada hubungan yang signifikan antara lingkungan dengan perilaku nelayan terhadap kejadian dermatitis.(5) Variabel lingkungan menjadi factor yang paling berpengaruh terhadap kejadian dermatitis di desa aeng batu-batu Kabupaten TakalarSaran, bagi peneliti selanjutnya agar lebih memperdalam pembahasan mengenai Faktor perilaku kejadian dermatitis agar hasilnya bisa lebih komprehensif sehingga dapat menjadi tambahan referensi bagi institusi pemerintah dalam mengatasi masalah penyakit dermatitis di Indonesia tertutama di wilayah pesisir pantai.Kata Kunci :masa kerja, personal hygiene, riwayat penyakit, lingkungan, dan dermatiti
Pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal terhadap tekanan darah Ibu hamil di Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2017
ABSTRAKIFDALIAH CHALID. Pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal terhadap tekanan darah Ibu hamil di Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2017 (dibimbing oleh Andi Nurlinda dan Arlin Adam)Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu di antara penyebab utama kematian dan kesakitan pada ibu bersalin. Selain penyuluhan, tindakan lain yang dapat dilakukan untuk mencegah hipertensi yaitu dengan dilakukan terapi dalam bentuk non farmakologi. Salah satunya adalah diet makanan seperti meningkatkan konsumsi buah dan sayur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal terhadap tekanan darah ibu hamil di puskesmas kassi-kassi tahun 2017 Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental. Karakteristik subjek dalam penelitian ini adalah Ibu hamil sebanyak 20 responden, 10 pada kelompok eksperimen (Kelompok responden yang diberikan intervensi penyuluhan dan minuman lokal) dan 10 pada kelompok kontrol (Kelompok responden yang hanya diberikan intervensi penyuluhan)Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal pada kelompok intervensi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, tindakan dan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar dengan nilai signifikan pengetahuan sebesar 0,005; sikap : 0,004; tindakan : 0,005; tekanan darah sistolik : 0,005 dan diastolik : 0,005. Ada pengaruh penyuluhan pada kelompok kontrol terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar dengan nilai signifikan pengetahuan sebesar 0,004, sikap sebesar 0,004 dan tindakan sebesar 0,005. Sedangkan tidak terdapat pengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok kontrol dengan nilai signifikan sistolik : 0,786 dan diastolik 0,051. Sebaiknya tenaga kesehatan setempat lebih aktif dalam memberikan penyuluhan tentang makanan dan minuman yang dapat menurunkan angka hipertensi pada Ibu hamil salah satunya dengan cara konsumsi minuman lokal. Kata Kunci :Minuman Lokal, Penyuluhan, Perilaku dan Ibu Hami
Pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal terhadap tekanan darah Ibu hamil di Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2017
ABSTRAKIFDALIAH CHALID. Pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal terhadap tekanan darah Ibu hamil di Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2017 (dibimbing oleh Andi Nurlinda dan Arlin Adam)Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu di antara penyebab utama kematian dan kesakitan pada ibu bersalin. Selain penyuluhan, tindakan lain yang dapat dilakukan untuk mencegah hipertensi yaitu dengan dilakukan terapi dalam bentuk non farmakologi. Salah satunya adalah diet makanan seperti meningkatkan konsumsi buah dan sayur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal terhadap tekanan darah ibu hamil di puskesmas kassi-kassi tahun 2017 Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental. Karakteristik subjek dalam penelitian ini adalah Ibu hamil sebanyak 20 responden, 10 pada kelompok eksperimen (Kelompok responden yang diberikan intervensi penyuluhan dan minuman lokal) dan 10 pada kelompok kontrol (Kelompok responden yang hanya diberikan intervensi penyuluhan)Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan dan konsumsi minuman lokal pada kelompok intervensi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, tindakan dan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar dengan nilai signifikan pengetahuan sebesar 0,005; sikap : 0,004; tindakan : 0,005; tekanan darah sistolik : 0,005 dan diastolik : 0,005. Ada pengaruh penyuluhan pada kelompok kontrol terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan Ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar dengan nilai signifikan pengetahuan sebesar 0,004, sikap sebesar 0,004 dan tindakan sebesar 0,005. Sedangkan tidak terdapat pengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada kelompok kontrol dengan nilai signifikan sistolik : 0,786 dan diastolik 0,051. Sebaiknya tenaga kesehatan setempat lebih aktif dalam memberikan penyuluhan tentang makanan dan minuman yang dapat menurunkan angka hipertensi pada Ibu hamil salah satunya dengan cara konsumsi minuman lokal. Kata Kunci :Minuman Lokal, Penyuluhan, Perilaku dan Ibu Hami
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
KEGAGALAN PROGRAM TERAPI RUMATAN METADON (PTRM) DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2016
ABSTRAKHERIYANTI, Kegagalan Program Terapi Rumatan Metadhon (PTRM) di Kota Makassar Tahun 2016 (Studi pada Pengguna Napza Suntik di Puskesmas Kassi-Kassi). Dibimbing oleh Arlin Adam dan Arman.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggali informasi secara mendalam mengenai pengetahuan, sikap, tindakan penasun, fasilitas/sarana kesehatan, serta motivasi dari keluarga yang mempengaruhi kegagalan PTRM.Pendekatan yang digunakan yaitu : kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Keseluruhan informan berjumlah 7 orang, yaitu 4 orang pasien yang masih mengikuti PTRM dan belum berhasil atau gagal, 1 orang pasien PTRM yang telah berhasil, 1 orang petugas kesehatan, dan 1 orang pendamping.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pengetahuan dari informan sudah sangat baik karena mereka tahu tujuan dari program metadon itu sendiri dan manfaatnya apa saja. (2) sikap informan terhadap PTRM semua menanggapi baik dan semua mengikuti program karena ingin terbebas dari pengaruh narkoba. (3) Pengetahuan tentang PTRM yang dimiliki oleh informan tidak membatasi tindakan informan yang masih bergaul dengan teman-teman sesama pemakai yang aktif. (4) Fasilitas PTRM yang ada di puskesmas Kassi-Kassi sendiri sudah sangat baik dan menunjang untuk kelancaran dari program. (5) Keluarga dari pasien hanya sebatas tahu jika anaknya mengikuti program metadon, mereka tidak memberikan dukungan atau partisipasi.Kata kunci : kegagalan PTRM, Penasun, pengurangan dampak buruk, HIV dan AID
- …
