1,720,962 research outputs found

    Coping Process of Families with Lung Cancer Patients Adapted from Callista Roy Theories

    Full text link
    Merawat anggota keluarga dengan penyakit kanker paru dapat memberikan stres tersendiri bagi keluarga, sehingga diperlukan kemampuan adaptasi yang baik terhadap situasi yang dialami saat ini. Seperti pada umumnya bahwa kehadiran stres memicu timbulnya mekanisme koping sebagai respon keluarga, baik secara adaptif maupun maladaptif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses koping (Adaptif atau maladaptif) yang muncul pada keluarga selama merawat anggota keluarga yang sudah lama didiagnosa kanker paru menurut adaptasi Callista Roy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengambilan data yang dilakukan dengan wawancara mendalam menggunakan panduan wawancara. Populasi dari penelitian ini yaitu 4 orang, yang terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Hasil penelitian yang mengacu pada adaptasi Callista Roy menunjukan bahwa keseluruhan partisipan menggunakan mekanisme koping yang adaptif, hal ini dapat dilihat dari respon keluarga mampu untuk beradaptasi dengan keadaan yang dialami oleh anggota keluarga yang terdiagnosa kanker paru.Caring for a family member with lung cancer can be stressful for the family. Therefore, good adaptation skills are essential during the situation. The presence of stress generally triggers the development of coping mechanisms as a family response, both adaptive and maladaptive. The study aimed to determine the coping processes (adaptive or maladaptive) that appear in families while caring for a family member diagnosed with lung cancer derived from Callista Roy's adaptation. This study used a qualitative method using data collection techniques conducted through in-depth interviews using an interview guide. The sample population in this study was four people, two men and two women. The results, referring to Callista Roy's adaptation, revealed that all participants used adaptive coping mechanisms indicated through the family's response as being able to adapt to the conditions experienced by family members diagnosed with lung cancer

    Tingkat Depresi Ansietas Stres Keluarga Selama Masa Tunggu Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit

    Full text link
    Latar belakang: Pengalaman keluarga mendampingi anggota keluarganya yang sakit dapat memunculkan kondisi seperti stres, kecemasan hingga depresi. Kondisi ini akan berdampak pada proses perawatan dan pengambilan keputusan tindakan pada pasien. Situasi ini akan berbeda pada satu individu dengan individu lainnya. Tujuan: Penelitian ini mendeskripsikan tingkat DAS pada keluarga selama masa tunggu pasien rawat inap di Rumah Sakit. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah keluarga pasien yang anggota keluarganya dirawat inap di rumah sakit. Jumlah sampel ditentukan menggunakan accidential sampling dan didapatkan total 100 responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 5 – 23 Mei 2023 di Rumah Sakit dr. Asmir Salatiga, Kota Salatiga. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale 21 (DASS-21). Hasil : Pada penelitian ini, tingkat depresi 67% kondisi normal dan stres 73% keluarga pasien kondisi normal sementara tingkat ansietas keluarga pasien 49% dengan kondisi normal. Kesimpulan : Sehingga dapat diartikan bawah pada penelitian ini selama masa tunggu keluarga pasien lebih mengalami kondisi ansietas dari pada stres dan depresi.Background: Family experience accompanying sick family members can lead to conditions such as stress, anxiety and depression. This condition will have an impact on the treatment process and decision-making for patients. This situation will differ from one individual to another. Purpose: This study describes the level of DAS in families during the waiting period of inpatients at the hospital. Method: Research using quantitative methods. The study population is the patient's family whose family members are hospitalized. The number of samples was determined using accidential sampling and a total of 100 respondents were obtained. This research was conducted on 5 – 23 May 2023 at dr. Asmir Salatiga, City of Salatiga. The research instrument used the Depression Anxiety Stress Scale 21 (DASS-21) questionnaire. Results: In this study, the level of depression was 67% in normal conditions and stress was 73% in the patient's family in normal conditions, while the anxiety level in the patient's family was 49% in normal conditions. Conclusion: So that it can be interpreted that in this study during the waiting period the patient's family experienced more anxiety conditions than stress and depression

    Proses Koping Masyarakat Pada Individu Pasca Perawatan Penyakit Jiwa Di Salatiga Menggunakan Teori Adaptasi Calista Roy

    Full text link
    Latar Belakang : Keberadaan individu pasca menerima perawatan penyakit jiwa di lingkungan masyarakat secara umum berlum mendapatkan respon yang 100% positif dari lingkungannya. Berbagai faktor seperti minimnya edukasi dari fasilitas kesehatan setempat tentang kesehatan mental menjadi salah satu faktor pendukung masyarakat seperti belum siap dengan keberadaan individu ini. Ketidaksiapan ini berkaitan dengan proses koping dan mekanisme adaptasi yang terjadi pada lingkungan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses koping dari masyarakat dalam menerima kehadiran individu pasca perawatan penyakit jiwa dneganmodel adaptasi Calista Roy. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan penedekatan deskriptif. Data didapatkan menggunakan teknik wawancara mendalam semi terstruktur dengan instrument penelitian panduan wawancara. Pengambilan data dilakukan di Desa Purwosari, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Sejumlah 5 partisipan yang adalah warga yang tempat tinggalnya satu lokasi dengan individu pasca pengobatan penyakit jiwa, menjadi partisipan penelitian ini. Hasil: Penelitian ini menggambarkan; pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap individu pasca pengobatan penyakit jiwa, respon fisiologis dan psikologis (emosi) dan sosial masyarakat terhadap keberadaan individu pasca pengobatan penyakit jiwa serta mekanisme koping adaptasi masyarakat terhadap keberadaan individu pasca pengobatan penyakit jiwa. Dimana dapat disimpulkan bahwa proses koping masyarakat dalam menghadapi individu pasca pengobatan penyakit jiwa adalah koping yang adaptif, dilihat dari respon sosial masyarakat, pembentukan relasi dalam lingkungan masyarakat mampu menyesuaikan terhadap kondisi dan perubahan individu pasca pengobatan penyakit jiwa serta adanya upaya yang diusahakan dari masyarakat untuk membantu penyembuhan individu. Masyarakat Purwosari menerima kehadiran individu dilingkungan dengan kondisi individu pasca pengobatan juga telah mengalami perubahan yang membaik

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Adaptation Process And Coping Mechanisms of Lung Cancer Patients According to Callista Roy’s Theory In Salatiga, Central Java

    Full text link
    Secara fisik, keluhan yang paling umum dari pasien kanker paru adalah nyeri, seringkali disertai nyeri pada banyak tubuh, ada juga yang mengalami kesulitan bernafas dan kelemahan otot. Penderita kanker paru dapat mengalami masalah psikologis saat menghadapi penyakitnya dan stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan penurunan kemampuan fungsi, koping, kecemasan dan mempengaruhi kualitas hidupnya. Model Adaptasi Callista Roy adalah model perawatan yang menjelaskan bagaimana orang dapat meningkatkan kesehatan mereka dengan mempertahankan perilaku adaptif dan mengubah perilaku yang maladaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses adaptasi dan mekanisme koping pada pasien kanker paru berdasarkan teori Callista Roy di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Jawa Tengah. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara mendalam dan terstruktur dengan partisipan serta menggunakan instrumen panduan wawancara. Partisipan dalam penelitian ini berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah tiga orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan dapat menerima keberadaan diri terhadap penyakit, rutin melakukan pengobatan di rumah dan di rumah sakit serta mendapatkan dukungan positif dari keluarga dan masyarakat. Kesimpulan: proses adaptasi yang dilakukan partisipan terhadap penyakit kanker paru memunculkan mekanisme koping adaptif dimana ketiga partisipan dapat menerima keberadaan diri terhadap penyakit, rutin melakukan pengobatan, serta mendapatkan dukungan positif dari keluarga maupun masyarakat berupa doa dan semangat. Kata kunci: Adaptasi, Kanker Paru, Mekanisme koping, Teori Callista Ro

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Survey Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil terhadap Senam Hamil di Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga

    Full text link
    Buku Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2012) melaporkan bahwa AKI di Provinsi Jawa Tengah sebesar 116,34/100.000 kelahiran hidup. Profil Kesehatan Indonesia (2012) melaporkan bahwa penyebab AKI di Indonesia terkait dengan gangguan kehamilan dan pelayanan selama kehamilan. Ahmad (2008) menjelaskan bahwa salah satu upaya mengatasi AKI dan persalinan berjalan lancar yaitu dengan melakukan senam hamil. Senam hamil merupakan terapi latihan gerak yang diberikan pada ibu hamil untuk mempersiapkan dirinya, baik persiapan fisik maupun mental. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan menggunakan metode wawancara pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Sidorejo Lor terdapat lima dari tujuh ibu hamil yang belum pernah melakukan senam hamil. Hasil wawancara dalam studi pendahuluan didapatkan data bahwa ibu hamil mengatakan dengan melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel, dan mencuci pakaian sudah cukup bagi mereka tanpa melakukan senam hamil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan ibu hamil terhadap senam hamil di Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga, mengetahui sikap ibu hamil terhadap senam hamil di Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah ibu hamil di wilayah Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan Instrumen yaitu kuisioner. Penyajian data dalam penelitian ini yaitu menggunakan tabel. Hasil yang di dapatkan bahwa pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga sebanyak 48 orang (96%) memiliki pengetahuan baik, 1 orang (2%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 orang (2%) memiliki pengetahuan kurang. Sikap ibu hamil di Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga sebanyak 48 orang (96%) memiliki sikap baik terhadap senam hamil, 2 orang (4%) memiliki sikap cukup

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore