1,720,956 research outputs found

    IDE BENTUK SIMBOLOGI PEWAYANGAN PADA BAJU MODEST WEAR SEBAGAI MEDIA BERKREASI SENI

    Full text link
    Pewayangan Jawa merupakan suatu kebudayaan Indonesia yang sangat indah dan menarik. Dengan kebudayaan Indonesia yang begitu indah dan sangat memanjakan mata tersebut tentunya kita dapat melestarikan kebudayaan tersebut dengan cara membuat motif pewayangan dengan figur wanita atau pembordir. Tidak hanya itu simbol yang terkandung dalam motif tersebut tentunya memiliki makna tersendiri bagi para Seniman yang membuatnya. Dalam penelitian ini akan membahas tentang ide bentuk penggunaan simbologi pewayangan pada baju fashion show dengan menggunakan teori estetika untuk menganalisis hasil data-data yang sudah diperlukan. Penelitian ini Tentunya juga menggunakan metode kuantitatif yang berupa hasil deskripsi tentang terjawabnya rumusan masalah seperti latar belakang tentang seniman lalu proses kreatif dari karya tersebut dan juga dari analisis karya tersebut. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan kita sebagai orang awam akan terus mengingat kebudayaan Indonesia atau seni dari Indonesia yang sangat menawan. Dalam hal ini melestarikan kebudayaan juga bisa diaplikasikan pada baju fashion modest wear

    Strategi Pemasaran Batik Melalui Media Sosial Instagram pada UMKM Hamparan Rintik Malang

    Full text link
    Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran yang telah dijalankan oleh UMKM Hamparan Rintik pada media sosial Instagram untuk produk batik mereka. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan teori SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threat) dan Teori Tracy L. Tuten & Michael R. Solomon dalam bukunya yang berjudul Social Media Marketing (2017) dengan mengungkapkan empat fokus utama dalam pemasaran melalui media sosial, termasuk Instagram, yaitu Social Community (membangun hubungan dan interaksi), Social Publishing (konten dan distribusi), Social Entertainment (pengalaman dan berbagi), serta Social Commerce (penjualan dan pembelian). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Hamparan Rintik telah menerapkan beberapa dari empat fokus utama tersebut yang kemudian dianalisis dengan menggunakan SWOT. Kekuatan Hamparan Rintik terdapat pada desain produk yang unik dan menarik, mendapatkan dukungan dari pemerintah Kota Malang. Peluangnya yaitu kolaborasi yang luas. Kelemahan yang dimiliki yaitu keterbatasan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memadai. Ancaman yang dihadapi oleh Hamparan Rintik adalah percepatan pemasaran di dunia digital secara online. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan strategi yang positif dan memberikan informasi terkait strategi pemasaran melalui media sosial Instagram

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Perspektif Eksistensi Seni Grafis Konvensional Terhadap Seniman Grafis di Jawa Timur

    Full text link
    Melihat perkembangan zaman pada saat ini, banyak sekali teknologi digital yang memudahkan aktivitas semua kalangan. Hal tersebut tidak dipungkiri dan bisa terjadi dalam dunia seni rupa. Salah satu fenomena tersebut dalam dunia seni rupa terjadi pada bidang seni grafis konvensional. Diketahui bahwasannya seni grafis konvensional merupakan seni grafis yang masih menggunakan teknik secara tradisional. Adanya eksistensi teknologi digital pada saat ini, membuat seni grafis konvensional dipertanyakan lebih lanjut akan kredibilitasnya. Permasalahan tersebut tentu menimbulkan berbagai perspektif terhadap seniman grafis terutama yang ada di Jawa Timur. Mengatasi permasalahan tersebut dilakukan sebuah penelitian dengan tujuan mengetahui perspektif seniman grafis di Jawa Timur, akan eksistensi seni grafis konvensional pada saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus, kemudian ditelaah menggunakan Teori Eksistensialisme dan Kebebasan dari Jean-Paul Sartre. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling, dimana peneliti mempertimbangkan sampel yang memiliki sifat representatif tinggi akan pengalaman seni grafis konvensional. Sumber data didapatkan dengan menggunakan beberapa teknik, diantaranya yaitu; observasi, wawancara menggunakan kuesioner, serta dokumentasi. Temuan hasil penelitian didapatkan bahwasannya seniman grafis konvensional di Jawa Timur diantaranya: Herdita Caprina, Vicky Ashar Dwigantara, dan Happy Wahyu Firdaus memiliki perspektif serta pandangan yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwasannya seni grafis konvensional pada era perkembangan teknologi digital saat ini kurang tersorot. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan seni grafis konvensional yang cenderung mengangkat isu-isu politik dan sensitif. Selain itu, kredibilitas seni grafis konvensional sendiri jika dikombinasikan dengan teknologi digital saat ini, maka akan merubah keunikan dan keautentikannya menjadi seni grafis pengembangan

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore