1 research outputs found
PENGARUH pH TERHADAP PEMBENTUKAN SENYAWA KOMPLEKS KOBAL(II)HIPOKSANTIN
Ion kobal memiliki konfigurasi elektron yang memungkinkan sebagai ion pusat suatu
senyawa kompleks, seperti kompleks kobal(II)hipoksantin. Pengomplekan kobal dengan
hipoksantin perlu dikaji karena hipoksantin dalam sistem tubuh terlibat dalam proses katabolisme
purin. Pembentukan senyawa kompleks dipengaruhi tingkat keasaman (pH) larutan hipoksantin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh pH pada pembentukan senyawa
kompleks kobal(II)hipoksantin. Pada penelitian ini pengkajian pengaruh pH pada pembentukan
kompleks kobal(II)hipoksantin dilakukan dengan cara memvariasi pH pada 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, dan 12. Senyawa kompleks yang terbentuk diekstraksi dengan kloroform.
Karakterisasi kualitatif kompleks dilakukan dengan cara menganalisis spektra inframerah
dan spektra ultraviolet. Uji kuantitatif dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan
atom. Hasil optimal pembentukan kompleks kobal(II)hipoksantin pada pH 9. Kobal berikatan
dengan hipoksantin melalui atom N9. Hal ini diperkuat oleh spektra ultraviolet dan spektra
inframerah
