18 research outputs found
Penerapan Manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang
ABSTRAK Setiawan, Ananda Eka. 2011. Penerapan Manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang. Skripsi, Jurusan Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. (II) I Made Wirawan, S.T., S.S.T. Kata kunci: Perencanaan Laboratorium Multimedia, pengorganisasian Laboratorium Multimedia, pengawasan Laboratorium Multimedia, pengevaluasian Laboratorium Multimedia. Tersedianya fasilitas Laboratorium Multimedia merupakan hal yang dapat menunjang dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, tetapi hal ini tidak menjamin proses pembelajaran Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMK Negeri 6 Malang menjadi efektif. Perlu didukung dengan penerapan manajemen Laboratorium Multimedia yang baik dan cermat. Penerapan manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang dalam proses pembelajaran dapat memberikan kemudahan bagi Siswa Kelas X, XI, XII Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak untuk menyerap materi pelajaran, memotivasi siswa dalam belajar, dan dapat mengefektifkan upaya pencapaian tujuan pengajaran, guru juga harus dapat memanfaatkan Laboratorium Multimedia secara maksimal karena pada dasarnya proses pembelajaran tidak terlepas dari interaksi siswa dengan media. Penelitian ini mendeskripsikan tentang manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang. Sesuai dengan fokus penelitian tersebut, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini akan mengungkap tentang manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang dengan menggunakan rancangan penelitian Studi Kasus, oleh karena itu penelitian ini perlu dilakukan secara mendalam sehingga mendapat suatu temuan Kehadiran peneliti sebagai instrumen kunci yaitu memerankan dirinya secara aktif dalam keseluruhan proses studi. Sumber data dalam penelitian ini Wakil Kepala Sekolah Manajemen Mutu dan SDM, Kepala Bagian Sarana dan Prasarana, guru RPL Kelas X, XI, XII, Laboran Laboratorium Multimedia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, verifikasi data. Tahap-tahap penelitian terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pelaporan. Fokus yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) perencanaan manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang, (2) pengorganisasian manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang, (3) pengawasan manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang, dan (4) pengevaluasian manajemen Laboratorium Multimedia di SMK Negeri 6 Malang. Temuan penelitian yang diperoleh yaitu: (1) perencanaan manajemen laboratorium multimedia yaitu luas laboratorium, fasilitas sarana dan prasarana laboratorium, tata ruang komputer dan peralatan lainya, (2) pengorganisasian manajemen laboratorium multimedia yaitu alur pengajuan sarana dan prasarana ke sekolah, struktur organisasi laboratorium multimedia, syarat peminjaman dan alur proses peminjaman, (3) pengawasan manajemen laboratorium multimedia yaitu pemberian kode pada setiap alat di laboratorium multimedia, tata tertib dan prosedur pemakaian alat, perawatan dan perbaikan sarana prasarana laboratorium, (4) evaluasi setiap akhir semester dengan dihadiri laboran dan tim guru RPL. Dari temuan penelitian disarankan bagi siswa SMK Negeri 6 Malang, fasilitas yang terdapat di dalam laboratorium multimedia merupakan media pendidikan yang mendukung proses pembelajaran siswa program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang, siswa diharapkan turut menjaga serta merawat fasilitas laboratorium tersebut dengan kesadaran masing-masing individu sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, bagi pihak sekolah, peneliti harapkan penelitian ini dijadikan bahan referensi dan pertimbangan bagi Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Malang dalam menambah sumber ilmu dan pengetahuan terkait dengan manajemen laboratorium multimedia di SMK Negeri 6 Malang, bagi laboran laboratorium multimedia, dengan dipaparkanya hasil temuan data dan pembahasannya diharapkan dapat dimanfaatkan khususnya bagi laboran di Laboratorium Multimedia SMK Negeri 6 Malang sebagai acuan dalam mengelola manajemen laboratorium multimedia, sehingga tepat sasaran sebagaimana yang diharapkan dan lebih meningkatkan pemanfaatan manajemen laboratorium multimedia, dan bagi peneliti yang hendak mengembangkan penelitian yang serupa dengan penelitian ini diharapkan menyesuaikan antara rujukan yang sesuai dengan karakter masing-masing sekolah yang akan diteliti sehingga tepat sasaran dan penelitian tersebut dapat berguna bagi sekolah yang diteliti ataupun sekolah-sekolah yang mempunyi kesamaan karakter dengan sekolah yang menjadi obyek penelitian
Konsep Hak Asasi Manusia Telaah Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Zuhaili
The principal purpose of human rights are for encourage human’s innate freedom and authority. Therefore, human rights which basic and fundamental are the key in rising of humans responsibility to taking care of each other. These purposes are in accordance with Islamic concept specifically with tawhid concept, which is the most principal teaching in Islam. On performing research entitled “Konsep Hak Asasi Manusia Telaah Tafsir Al – Munir Karya Wahbah Zuhaili” author aims to study human rights values contained in Tafsir Al – Munir by Wahbah Zuhaili. Wahbah Zuhaili is one of contemporary Islamic scholar with honest and extensive knowledge. Therefore, in order to analyze this exquisite book, author undergo with maudu’i method throughout studying Al – Quran verses thematically, while collecting data from Wahbah Zuhaili’s books as primary reference, and another books which support the usage of Quranic verses related with human rights as secondary reference. Then, to study human rights related Quranic verses, author used an approach to maqasid syari’ah which involve : freedom of religion and belief, right to life, right to marry and reproduce, and right to economical freedom. The result of this research, are known that human rights in Tafsir Al – Munir by Wahbah Zuhaili has value which can be implemented on solving human rights issues nowadays till future, for example: freedom of religion, right to life, right and freedom to justice, dan private freedom
Embedded Control System of DC Motor Using Microcontroller Arduino and PID Algorithm
The development of technology has a positive effect on the trade sector, creating smartphones that can be utilized in all activities combined with the internet network. Activity that is currently growing is a mobile trader in the city of Pekanbaru. This development caused much competition, for example, in the Pekanbaru city area, especially in Sialangmunggu village. Traders around is difficult to find consumers because consumers do not have precise location and time information. Therefore, researchers aim to design and build applications by utilizing the functions of google maps and GPS (Global Positioning System) where the Algorithm to be applied is the A* algorithm whose function is to find the nearest location between buyers to mobile merchants, to accommodate data from mobile merchants where buyers can know the nearest position of the traveling merchant. Process analysis will be divided into running analysis that discusses the workings of the process of mobile traders and buyers in the field. Then the proposed system analysis of the analysis will be made by the author to maximize the process on the current analysis. By making analysis and design, the author will know the needs needed in the creation of the system. The result of using method A* is applied to displaying the merchant's route with the user, and the result can provide the fastest route to get to the trader. The use of method A* is also done to find the trader whose location is closest to the user's location, and the result can display the nearest trader
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilakukan di kelas IV salah satu Sekolah Dasar Negeri yang berada di Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang, dengan jumlah subjek penelitian 40 siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mendapat gambaran tentang pengaruh penerapan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) terhadap peningkatan pemahaman konsep perubahan lingkungan fisik daratan dan keterampilan proses sains pada siswa SD kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian One-group pretest-postest design. Untuk mengukur pemahaman konsep siswa sebelum dan sesudah penerapan model CLIS digunakan tes pemahaman konsep dengan jumlah soal sebanyak 15 soal pilihan ganda, sedangkan untuk mengukur keterampilan proses sains siswa digunakan tes keterampilan proses sains dengan jumlah soal sebanyak 15 soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukan: (1) penerapan model pembelajaran CLIS memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan pemahaman konsep, hal ini ditunjukan oleh nilai effect size sebesar 2,60. (2) terjadi peningkatan pemahaman konsep dalam kategori sedang sebagai efek dari penggunaan model CLIS yang ditunjukan oleh rerata N-gain sebesar 0,60. (3) penerapan model pembelajaran CLIS memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa, hal ini ditunjukan oleh nilai effect size sebesar 2,78. (4) terjadi peningkatan keterampilan proses sains siswa dalam kategori sedang sebagai efek dari penggunaan model pembelajaran CLIS yang ditunjukan oleh rerata N-gain sebesar 0,61. Penulis merekomendasikan beberapa hal yang penting dalam pelaksanaan model CLIS diantaranya adalah manajemen waktu pelaksanaan model pembelajaran CLIS dengan cara memperketat alokasi waktu tiap tahapan model CLIS, manajemen kelas dengan mengkondisikan siswa, mengkondisikan penggunaan media, memperjelas lembar kerja siswa, dan menyesuaikan soal pemahaman konsep dan keterampilan proses sains siswa supaya mudah dipahami siswa, sehingga model CLIS dapat dijadikan alternatif pembelajaran di Sekolah Dasar. This research was conducted in the IV grade in Primary School located in District Cibugel Sumedang Regency, by the number of research subjects 40 students. This study was conducted to get an idea of the effect of the application of learning models Children Learning In Science (CLIS) to increase understanding of the concept of change in the physical environment mainland and science process skills in IV grade elementary students. The method used is pre-eksperimental research design One-group pretest-postest design. To measure the students' understanding of concepts before and after implementation of CLIS models used to test understanding of concepts about the amount of 15 multiple choice questions, whereas to measure students' science process skills to use science process skills test with a number of problems as much as 15 multiple choice questions. The results showed: (1) application learning models of CLIS provide a strong influence on an increased understanding of the concept, this is indicated by the value of the effect size of 2,60. (2) increased understanding of the concept in the medium category as the effects of the use of models CLIS shown by the average of the N-gain of 0,60. (3) CLIS application of learning models provide a strong influence on the improvement of students' science process skills, this is indicated by the value of the effect size of 2.78. (4) increased students' science process skills in the medium category as the effects of the use of the learning model CLIS shown by the average of the N-gain of 0.61. The author recommends some of the essentials in the implementation of CLIS models include time management implementation CLIS learning model in a way to tighten the allocation of time for each stage of the model CLIS, classroom management by conditioning students, conditioning the use of media, clarify the student worksheets, and adjust the matter of understanding of the concept and science process skills of students so easy to understand students, CLIS so that the model can be used as an alternative learning in primary school
Pembuatan Film Dokumenter “Bukan Gangster” Melalui Implementasi Teknik Pengambilan Gambar Dan Teknik Editing Pada Komunitas Motor Sobbisco
Abstract: Multimedia is the use of computers to create and combine text, graphics, audio, video and animation to incorporate tools that allow users to navigate, interact, create and communicate. At the present time have been able to develop a multimedia information process to be more dynamic and effective documentary is the development of the concept of non - fiction films in the documentary which contains the facts and contains the subjectivity of the author, meaning that what is on the record is based on facts. Based on the observation of the author to the public, most people considered the motorcycle community as well as a motorcycle gang. Public less sympathetic to the existence of the motorcycle community disturbing public order. The purpose of this research is to give an explanation of what is called the motorcycle community will obey traffic rules through a good documentary so that people will understand the real sense of community motors goal is to give an explanation of what is called the motorcycle community will obey traffic rules through a good documentary so that people will understand the real sense of community motors. Abstrak: Multimedia adalah penggunaan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, video dan animasi dengan menggabungkan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi. Pada masa sekarang ini multimedia telah dapat mengembangkan proses penyampaian informasi menjadi lebih dinamis dan efektif Film dokumenter adalah perkembangan dari konsep film non fiksi dimana dalam film dokumenter mengandung fakta dan mengandung subyektivitas para pembuatnya, artinya bahwa apa yang di rekam memang berdasarkan fakta yang ada. Berdasarkan observasi penulis kepada masyarakat yaitu,komunitas motor dianggap kebanyakan orang sama halnya sebagai geng motor. Masyarakat kurang simpatik dengan keberadaan komunitas motor yang dianggap mengganggu ketertiban umum. Tujuan penilitian ini adalah memberi penjelasan mengenai apa yang dinamakan komunitas motor yang taat akan peraturan lalulintas melalui film dokumenter yang baik agar masyarakat paham akan pengertian komunitas motor yang sebenarny
TUGAS AKHIR PERANCANGAN KOMIK ONLINE TENTANG CARA MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DENGAN BIJAK PADA REMAJA SMA USIA 15-17 TAHUN
Remaja adalah fase perkembangan dari anak-anak ke arah kedewasaan. Dalam
perkembangannya, remaja tidak lepas dari lingkungan tempat mereka bersosialisasi bersama
teman sebaya termasuk di media sosial (Instagram, Twitter, Facebook). Remaja bersosialisasi
dengan teman sebaya biasanya dengan cara mengirim pesan, upadate status, membuat
komentar, konten dan membagikan postingan. Permasalahan utama dari remaja hari ini adalah
tentang kebiasaan mengupload konten sensitif yang menyinggung SARA dan beberapa kasus
remaja yang melanggar melanggar UU ITE ketika menggunakan media sosial hanya demi
menaikkan popularitas pribadi. Disamping itu, masih ada kecenderungan remaja saat ini suka
membuat konten saling sindir di media sosial dengan bahasa yang kurang sopan. Hal ini dapat
dilihat dari beberapa kasus pelanggaran UU ITE seperti kasus remaja menghina agama islam
dengan membuat konten lagu diskotik di masjid, kasus remaja mengomentari polisi, Postingan
IG Polresta Padang dengan Kata-kata Tak Senonoh, karena sakit hati terjaring razia dan kasus viral
rebutan pacar dan saling sindir di media sosial. Karena banyaknya kasus pelanggaran media sosial pada
remaja, maka diperlukan media literasi yang mudah diakses dan mudah dipahami oleh remaja. Media
literasi komik online merupakan media yang cocok untuk menyampaikan pentingnya hati hati dalam
menggunakan media sosial dikarenakan komik online mudah diakses dan dapat memuat pesan
menjadi lebih ringkas melalui bentuk cerita yang menarik
Pada perancangan ini metode pengumpulan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data
primer menggunakan metode menyebarkan kuesioner melalui google form sekitar 100 audiens
remaja SMA. Wawancara mendalam melaui beberapa pihak yaitu psikolog ibu Ibu Wanda
Rahma Syanti, M. Psi., Author webtoon Mas Aan Setiawan Aditnya, dan perwakilan pihak
audiens laki-laki dan perempuan yang memiliki karakteristik suka membaca komik. Mira Aulia
Alamanda Hizamsya Cheva Ma'rufano dan observasi aplikasi baca komik online. Pengumpulan
data sekunder bersumber dari beberapa studi literatur berita, jurnal dan ebook yang membahas
media sosial.
Pada perancangan ini menggunakan metode analisis metode kualitatif deskriptif yaitu
merupakan metode untuk menyimpulkan suatu data, kemudian memilah data-data tersebut
menjadi satuan konsep tertentu, kategori tertentu dan tema tertentu. Dari proses pengumpulan
data dan analisis data maka hasil yang didapatkan berupa keyword “batasan berekspresi dan
berkomunikasi di media sosial” yang memiliki makna batasan dalam berekpresi dan
berkomunikasi ketika bercerita, membuat konten , batasan dalam menanggapi konten di media
sosial seperti berkomentar, berbagi postingan dll.
Dengan adanya perancangan komik online ini,maka diharapkan remaja mudah memperlajari
pentingnya sikap hati - hati dalam menggunakan media sosial sehingga remaja ridak terlibat
lagi kasus pelanggaran UU ITE dan terus tertarik untuk membuat konten yang bersifat postif,
membangun dan bermanfaaat untuk orang lain
Kata Kunci— komik online, media sosial, remaj
Impact of combination of vermicompost and insect frass on long bean growth and productivity at urban farming
Purpose: Urban farming is experiencing rapid growth and is believed to be a potential solution to future sustainable food production needs. In tropical regions, highly nutritious legumes are a common crop in urban farming. However, most production still highly depends on synthetic fertilizers and manure with high carbon footprints. One possible solution to this issue is the application of fertilizer. This study aimed to find an alternative to synthetic fertilizer for legumes grown in containers in urban farming setups.
Method: In this study, several fertilizers were applied to the long bean (Vigna sinensis L.) grown in a container at an urban farming setup. The fertilizers used included synthetic fertilizer, manure, vermicompost, insect frass (produced by black soldier fly larvae fed on municipal wastes), and a combination of vermicompost and insect frass. The parameters observed were the long bean's growth, productivity, and yield quality.
Results: The application of insect frass improves the growth medium chemical, physical, and biological characteristics. However, applying vermicompost produced better growth, productivity, and yield quality than insect frass. Combining vermicompost and insect frass with a ratio 1:1 produced higher plant (281 cm), more average pod numbers per plant (17.33), and the highest average yield per plant (273.13 gram).
Conclusion: Providing vermicompost and insect frass originating from municipal waste could replace synthetic fertilizer and manure to improve the sustainability of urban farming. Combining both materials could produce a synergetic effect, further enhancing the growth and yield of long beans.
Research Highlights
• Insect frass applied was originated from conversion of municipal wastes.
• Insect frass has more major nutrient (nitrogen, phosphorous, and potassium) than vermicompost
• The growth and productivity of long bean was better when applied with single application of vermicompost than single application of insect frass
• There is synergetic effect of combining insect frass and vermicompost which furtherly improved the improvement of growth and productivity
• Combination of insect frass and vermicompost could replace synthetic fertilizer and manure in urban farming system
The ARRIVE Essential 10: author checklist – Ameliorative effect of gel combination of Centella asiatica extract transfersomes and rosemary essential oil nanoemulsion against UVB-induced skin aging in balb/c mice
The ARRIVE Essential 10:
author checklist generated from “ameliorative effect of gel combination of Centella
asiatica extract transfersomes and rosemary essential oil nanoemulsion
against UVB-induced skin aging in balb/c mice” submitted to F1000Research</p
Pola penamaan dan makna nama anak generasi Alfa di Kelurahan Patihan Kota Madiun dan perwujudan profil pelajar Pancasila
Nama merupakan identitas diri yang diberikan orang tua kepada anaknya sebagai doa dan harapan orang tua kepada anak tersebut. Pemberian nama dipengaruhi oleh latar belakang sosial, etnis, budaya, hingga agama sehingga terlihat variasi penamaan. Pemberian nama umumnya menggunakan penanda mulai dari jenis kelamin, agama, waktu kelahiran, hingga nama yang sudah ada sebelumnya. Selain itu, dari masa ke masa pola penamaan mengalami perubahan dari segi jumlah kata hingga pengaruh agama. Terlihat bahwa setiap generasi memiliki perbedaan jumlah kata pada nama diri mulai dari satu kata, dua kata, tiga kata, empat kata, hingga lima kata. Pada penelitian ini menggunakan generasi Alfa yang merupakan generasi terbaru, sehingga dapat melihat perkembangan pola penamaan nama diri dari masa ke masa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola penamaan nama anak generasi Alfa di Kelurahan Patihan, sumber nama, makna, serta perwujudan profil pelajar Pancasila. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah nama anak generasi Alfa di Kelurahan Patihan yang diperoleh dari tiga Posyandu yang ada di Kelurahan Patihan. Jumlah data nama anak yang diperoleh ialah 135 data.
Hasil penelitian (1) Pola penamaan dengan (a) jumlah kata terbanyak yaitu 3, 4, 2, dan 5 kata serta pola suku kata berdasarkan jumlah kata dua, jumlah kata tiga, jumlah kata empat, dan jumlah kata lima. (b) kelas kata dianalisis berdasarkan jumlah kata, pada tipe dua kata terdapat pola N+N, tipe tiga kata didominasi oleh pola N+N+N, tipe empat kata didominasi oleh pola N+N+N+N, tipe lima kata terdapat pola Adj+N+N+N+N. (c) pembentukan nama dengan pengimbuhan dan penggabungan (d) pengaruh agama Islam terdapat 86 data dan Kristen terdapat tiga data, sedangkan 46 data lainnya bersifat netral. (e) sistem tata nama yang terbanyak ialah nekronimi, numeronimi, patronimi, demonimi, allonimi, dan teonimi. (2) sumber nama berasal dari Indonesia, Jawa, Arab, Sansekerta, Eropa, dan Jepang dan terbentuk menjadi 22 gabungan sumber nama yaitu Arab, Arab-Indonesia, Arab-Sansekerta, Arab-Eropa, Arab-Indonesia-Jawa, Indonesia-Sansekerta, Indonesia-Eropa, Indonesia, Arab-Jawa, Eropa-Arab-Indonesia, Indonesia-Eropa-Jawa, Indonesia-Jawa, Eropa, Arab-Sansekerta-Jawa, Arab-Eropa-Sansekerta, Sansekerta-Jawa, Sansekerta-Jepang, Arab-Sansekerta-Indonesia, Arab-Jepang-Sansekerta Indonesia-Sansekerta-Jawa, Indonesia-Eropa-Jepang, dan Indonesia-Eropa-Sansekerta-Jawa. (3) makna nama dengan penanda jenis kelamin seperti Putra, Wirawan, Setiawan, Utomo, Prasetya, Wibowo untuk jenis kelamin laki-laki dan Ayu, Cahyaning, Cantika, Indah untuk jenis kelamin perempuan, urutan kelahiran seperti Eka ‘satu’, Dwi ‘dua’, dan Catur ‘empat’, waktu kelahiran seperti Febrian, Aprillia, Agustina, okta yang menandakan bulan kelahiran, dan nama yang sudah ada sebelumnya seperti Muhammad, Ibrahim, dan Yusuf. (4) Perwujudan profil pelajar Pancasila yang terkandung dalam nama anak yaitu (a) Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia seperti Ahmad, Nur, Laila Cristania, Nathania, dan Ori, (b) berkebinekaan global seperti Adinda, Ananda, Putra, Putri, dan kreatif yang dilihat dari penggunaan anam unik seperti nama binatang Elang, nama planet Bulan, dan nama tempat Nabawi, Janah, Jannata, dan Alfirdaus, dan Salsabila
