1,720,966 research outputs found
Buku Ajar Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Metodologi Penelitian (Penelitian Tindakan
Kelas), setelah beberapa bulan disusun dalam tulisan,
maka terbitlah buku ini sebagai buku pengganti
bahan pengajaran di fakultas pendidikan tahun 2024
yang sangat sederhana. Pengarang buku ini adalah
dosen di prodi Magister Administrasi Pendidikan
UKI. Isi buku ini merupakan hasil studi dan
pengalaman penulis dan lebih luas daripada kuliahkuliah yang diberikan karena dimaksudkan sebagai
buku ajar. Pembentukan istilah dan penggunaan
bahasa Indonesia sedapat-dapatnya disesuaikan
dengan “Pedoman Umum Pembentukan Istilah” dan
“PedomanUmum Ejaan Bahasa Indonesia yang
disempurnakan” yang disusun oleh “Panitia
Pengembangan Bahasa Indonesia Pusat Pembinaan
dan Pengembangan Bahasa” terbitan Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta tahun 1975
Buku Ajar Metodologi Penelitian (Penelitian Kualitatif)
Metodologi Penelitian (Penelitian Kualitatif), setelah beberapa bulan disusun dalam tulisan, maka terbitlah buku ini sebagai buku pengganti bahan pengajaran di fakultas pendidikan tahun 2023 yang sangat sederhana. Pengarang buku ini adalah dosen di prodi Magister Administrasi Pendidikan UKI. Isi buku ini merupakan hasil studi dan pengalaman penulis dan lebih luas daripada kuliah-kuliah yang diberikan karena dimaksudkan sebagai buku ajar. Pembentukan istilah dan penggunaan bahasa Indonesia sedapat-dapatnya disesuaikan dengan “Pedoman Umum Pembentukan Istilah” dan “PedomanUmum Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan” yang disusun oleh “Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa” terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta tahun 1975. Karena bahasa kita belum mantap benar dan masih berkembang, mungkin didapati istilah-istilah yang kurang tepat. Misalnya, dalam penggunaan istilah “paparan” (exposed), kemudian ada istilah baru ialah “pajanan” yang belum sempat digunakan. Meskipun editor telah menyusun buku ini secermatcermatnya, kami sadar buku ini belum sempurna dan tidak luput dari kesalahan, seperti kata peribahasa “Tak ada gading yang tak retak”
Kekuatan Multimedia, Kreativitas Mahasiswa dan Hasil Belajar Mahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendari
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan mediapembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar media pembelajaran padamahasiswa STAIN Kendari. Desain yang digunakan adalah treatment by level2x2. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan anava duajalan untuk melihat efek utama dan interaksi, selanjutnya menggunakan ujiTukey untuk melihat efek sederhana. Penelitian ini dilaksanakan di STAINKendari yang melibatkan 108 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) hasil belajar mahasiswa yang menggunakan media pembelajaran denganmultimedia lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang mendapatmedia konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan mediapembelajaran dengan kreativitas terhadap hasil belajar media pembelajaran,dan (3) pada mahasiswa yang memiliki kreativitas tinggi, hasil belajar mediapembelajaran mahasiswa yang diberi multimedia lebih tinggi dari padamahasiswa yang menggunakan media pembelajaran konvensional.Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar dalam prosespembelajaran mempertimbangkan aspek kreativitas dalam menggunakanpenggunaan media pembelajaran, karena tidak ada satu penggunaan mediapembelajaran yang tepat untuk semua mata kuliah.Kata Kunci : Penggunaan Media Pembelajaran, Kreativitas, Hasil BelajarMedia Pembelajara
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MEDIA PEMBELAJARAN (Survei pada Mahasiswa STAIN Kendari)
Penelitian ini menjelaskan tentang “pengaruh pemanfaatan media pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar media pembelajaran”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh pemanfaatan media pembelajaran terhadap hasil belajar media pembelajaran, 2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar media pembelajaran, 3) pengaruh pemanfaatan media pembelajaran dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar media pembelajaran.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bersifat korelasional karena penelitian ini berusaha untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel.
Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) Dari hasil analisis korelasi dan regresi sederhana diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara pemanfaatan media pembelajaran dengan hasil belajar media pembelajaran mahasiswa. Hal ini berarti semakin sering/ positif pemanfaatan media pebelajaran, semakin tinggi hasil belajar media pembelajaran yang dicapai.
Begitu pula sebaliknya semakin tidak sering pemanfaatn media pembelajaran semakin rendah hasil belajar media pembelajaran yang dicapai. 2) Hasil analisis korelasi dan regresi sederhana menunjukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar media spembelajaran mahasiswa. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi motivasi belajar mahasiswa semakin baik pula hasil media pembelajaran yang dicapai. Begitu pula sebaliknya semakin rendah motivasi belajar mahasiswa maka semakin rendah hasil belajar yang dicapai. 3) Dari hasil analisis korelasi dan regresi ganda diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemanfaatan media pembelajaran (X1) dan motivasi belajar (X2) secara bersama-sama dengan hasil belajar media pembelajaran (Y). Kadar hubungannya dapat dilihat pada harga koefisien korelasi (R ry1.2) = 0,79837. Dari harga tersebut diperoleh harga
koefisien determinan sebesar (0,79837)2 = 0,63739. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa 63,74% variansi dalam variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X1 dan Variabel X2 melalui regresi Ỳ = 10,6384+ 0,09791+0,1159X2. 4) Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa ketiga hipotesis penelitian yang diajukan diterima.
Hipotesis pertama yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemanfaatan media pembelajaran dengan hasil belajar media
pembelajaran. Hipotesis kedua yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar media pembalajaran. Hipotesis ketiga menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemanfaatan media pembelajaran dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar media pembelajaran.
Kata Kunci : Media Pembelajaran, Motivasi Belajar, Hasil Belajar
PEMBELAJARAN DALAM KONSEP TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Masih terdapat kekeliruan dalam memamahami bahwa ciriutama teknologi pendidikan adalah adanya peralatan/sarana canggihdalam proses pendidikan. Harus dibedakan antara teknologipendidikan dengan “teknologi dalam pendidikan”. Teknologi dalampendidikan memang menuntut adanya sarana (telepon, faksimili,komputer dsb.) dalam kegiatan lembaga pendidikan. Teknologipendidikan tidak menuntut adanya sarana tersebut, melainkanmenekankan pada adanya proses untuk memperoleh nilai tambah. Ialahir dari suatu gejala dimana terdapat: 1) Adanya sejumlah besarorang yang belum terpenuhi kesempatan belajarnya, baik yangdiperoleh melalui suatu lembaga khusus, maupun yang dapatdiperoleh secara mandiri. 2) Adanya berbagai sumber baik yang telahtersedia maupun yang dapat direkayasa, tetapi belum dapatdimanfaatkan untuk keperluan belajar. 3) Perlu adanya suatu usahakhusus yang terarah dan terencana untuk menggarap sumber-sumbertersebut agar dapat terpenuhi hasrat belajar setiap orang. 4) Perluadanya pengelolaan atas kegiatan khusus dalam mengembangkan danmemanfaatkan sumber untuk belajar tersebut secara efektif, efisiendan selaras.Secara operasional, teknologi pendidikan dapat dikatakansebagai proses yang bersistem dalam membantu memecahkanmasalah belajar pada manusia. Kegiatan yang bersistem mengandungdua arti, yaitu pertama yang sistemik atau beraturan, dan kedua yangsistemik atau beracuan pada konsep sistem. Oleh karena itu, konsepsisistem pembelajaran sangat perlu dilakukan agar tercapai apa yangmenjadi sebuah target kesuksesan dalam belajar.Kata Kunci: Pembelajaran dan teknologi pendidikan
Kekuatan Multimedia, Kreativitas Mahasiswa dan Hasil Belajar Mahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendari
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media
pembelajaran dan kreativitas terhadap hasil belajar media pembelajaran pada
mahasiswa STAIN Kendari. Desain yang digunakan adalah treatment by level
2x2. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan anava dua
jalan untuk melihat efek utama dan interaksi, selanjutnya menggunakan uji
Tukey untuk melihat efek sederhana. Penelitian ini dilaksanakan di STAIN
Kendari yang melibatkan 108 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
(1) hasil belajar mahasiswa yang menggunakan media pembelajaran dengan
multimedia lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang mendapat
media konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan media
pembelajaran dengan kreativitas terhadap hasil belajar media pembelajaran,
dan (3) pada mahasiswa yang memiliki kreativitas tinggi, hasil belajar media
pembelajaran mahasiswa yang diberi multimedia lebih tinggi dari pada
mahasiswa yang menggunakan media pembelajaran konvensional.
Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan agar dalam proses
pembelajaran mempertimbangkan aspek kreativitas dalam menggunakan
penggunaan media pembelajaran, karena tidak ada satu penggunaan media
pembelajaran yang tepat untuk semua mata kuliah.
Kata Kunci : Penggunaan Media Pembelajaran, Kreativitas, Hasil Belajar
Media Pembelajara
HUBUNGAN ANTARA PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MEDIA PEMBELAJARAN (Survei pada Mahasiswa STAIN Kendari)
Penelitian ini menjelaskan tentang “pengaruh pemanfaatan media pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar media pembelajaran”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh pemanfaatan media pembelajaran terhadap hasil belajar media pembelajaran, 2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar media pembelajaran, 3) pengaruh pemanfaatan media pembelajaran dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar media pembelajaran.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bersifat korelasional karena penelitian ini berusaha untuk mengetahui hubungan antara variabel-variabel. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) Dari hasil analisis korelasi dan regresi sederhana diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara pemanfaatan media pembelajaran dengan hasil belajar media pembelajaran mahasiswa. Hal ini berarti semakin sering/ positif pemanfaatan media pebelajaran, semakin tinggi hasil belajar media pembelajaran yang dicapai.Begitu pula sebaliknya semakin tidak sering pemanfaatn media pembelajaran semakin rendah hasil belajar media pembelajaran yang dicapai. 2) Hasil analisis korelasi dan regresi sederhana menunjukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar media spembelajaran mahasiswa. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi motivasi belajar mahasiswa semakin baik pula hasil media pembelajaran yang dicapai. Begitu pula sebaliknya semakin rendah motivasi belajar mahasiswa maka semakin rendah hasil belajar yang dicapai. 3) Dari hasil analisis korelasi dan regresi ganda diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemanfaatan media pembelajaran (X1) dan motivasi belajar (X2) secara bersama-sama dengan hasil belajar media pembelajaran (Y). Kadar hubungannya dapat dilihat pada harga koefisien korelasi (R ry1.2) = 0,79837. Dari harga tersebut diperoleh hargakoefisien determinan sebesar (0,79837)2 = 0,63739. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa 63,74% variansi dalam variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X1 dan Variabel X2 melalui regresi Ỳ = 10,6384+ 0,09791+0,1159X2. 4) Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa ketiga hipotesis penelitian yang diajukan diterima.Hipotesis pertama yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemanfaatan media pembelajaran dengan hasil belajar mediapembelajaran. Hipotesis kedua yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar media pembalajaran. Hipotesis ketiga menyatakan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemanfaatan media pembelajaran dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar media pembelajaran. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Motivasi Belajar, Hasil Belajar
Mengembangkan Pendidikan Karakter Di STAIN Kendari
Perbincangan hangat tentang terkikisnya karakter bangsa pada masyarakat dewasa ini, seakan mempertanyakan kembali peran lembaga pendidikan dalam membentuk dan menelorkan generasi berkualitas. Lembaga pendidikan dianggap kehilangan peran dalam membentuk watak, budaya dan karakter generasinya. Pendidikan hanya dianggap sebagai proses transfer dan transmissi ilmu pengetahuan, tidak merupakan proses penanaman nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Munculnya berbagai perilaku menyimpang/kejahatan seperti; tindakan korupsi, kekerasan, pornografi dan porno aksi, tawuran antar pelajar, narkotika serta in-toleransi cukup menggugat eksistensi lembaga pendidikan dalam mempersipkan generasi yang unggul. Lembaga pendidikan harus melakukan usaha sungguh-sungguh, sitematik dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter generasi bangsa. Dengan kata lain, tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab, tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta tanpa rasa percaya diri dan optimisme. Inilah tantangan khususnya lembaga pendidikan kita.Kata Kunci : Pendidikan Karakte
- …
