26,401 research outputs found
Kumpulan risalah dakwah Hasan Al- Banna
Majmu'atur Rasail adalah karya monumental Imam Hasan Al-Banna yang menjadi rujukan penting bagi pergerakan Ikhwanul Muslimin adalah pergerakan yang memberikan inspirasi bagi kebangkitan kaum muslimin di berbagai negara. Karena itu para aktivis Islam perlu mengkajinya, agar mendapatkan gambaran dan contoh kongkrit dalam mengusung kebangkitan Islam kontemporer
Pilar-pilar kebangkitan umat: telaah ilmiah terhadap konsep pembaruan Hasan al-Banna
Buku ini mrupakan terjemahan dari buku ?Haula Assasiyat Al - Masyru? Al - Islami Li An - Nahdlah Al - Ummah : Qira?at Fi Fikri Al - Imam Asy - Syahid Al - Ustadz Hasan Al - Banna?. Buku ini merupakan intisari dari majmu?atur rasail yang tertuang dalam 3 Istilah Kunci (Keywords), yaitu: 1) Al-Masyru? al-Islami: proyek keislaman atau islamisasi, 2) Al-Nahdlah al-Ummah: kebangkitan umat dari keterpurukan, 3) Assasiyat: prinsip-prinsip dasar (fondasi pemikiran, bukan pilar, secara harfiyah). Upaya memahami konsep hasan al-Banna ini mencakup mukadimah yang berisi tujuan dan sistematika pembahasan, serta tiga bab dan penutup yang membahas pilar-pilar kebangkitan secara terperinci
Pemikiran Hasan Al Banna dalam pendidikan islam
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pemikiran Hasan Al Banna tentang komponen-komponen dalam pendidikan islam. (2) memperdalam pemahaman tentang prinsip pemikiran Hasan Al Banna dalam pendidikan islam. (3) mengetahui aliran filsafat yang mempengaruhi pemikiran Hasan Al Banna dalam pendidikan islam
Problematika pembinaan karakter mahasantriah Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Pembinaan karakter di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dilaksanakan efektf dengan berbagai upaya dan kegiatan-kegiatan yang harapannya mampu menjadikan mahasantriah mempunyai karakter yang baik. Faktanya masih banyak mahasantriah tidak berkarakter yang baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui problematika pembinaan karakter mahasantriah Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan dan mendeskripsikan secara langsung problematika pembinaan karakter mahasantriah Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Adapun Teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, pembinaan karakter mahasantriah yang dilaksanakan di Ma’had Al-Jami’ah terdiri dari beberapa kegiatan yaitu pembinaan kepribadian yang dilaksanakan setiap hari sabtu, pembiasaan adab dan akhlak Islam, penerapan kebersihan dan penerapan disiplin aturan berasrama. Selanjutnya, problematika pembinaan karakter mahasantriah yaitu rentang usia antara Pembina asrama (ustadzah/musyrifah) dengan mahasantriah yang begitu dekat menjadi salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan. Selain itu, rasio perbandingan antara jumlah Pembina (ustadzah/musyrifah) dengan jumlah mahasantriah yang begitu banyak menyebabkan pembinaan karakter kurang maksimal
Sayyidah Nafisah binti al-Hasan
Di dalam sejarah Islam, cukup banyak kaum perempuan yang memainkan peranan penting di dalam
sejarah. Walaupun para Muslimah di masa lalu umumnya tidak berperan di sektor publik, sejarah
Islam tidak kekurangan pahlawan perempuan yang memberi kontribusi penting di berbagai bidang.
Tulisan kali ini akan mengangkat sosok Muslimah yang menonjol dalam hal ilmu dan kesolehan, yang
pengaruhnya membekas hingga jauh selepas wafatnya. Muslimah ini adalah Sayyidah Nafisah binti alHasan al-Alawiyah al-Hasaniyah, seorang perempuan alim ahli ibadah keturunan Nabi Muhammad
shallallahu ‘alaihi wasallam yang wafat di Mesir.
Nama dan nasab beliau adalah Nafisah binti Abu Muhammad al-Hasan bin Zaid bin al-Hasan bin Ali
bin Abi Thalib (al-Dhahabi, 1985: 279; Ibn Kathir, 1998: 170; Ibn Khallikan, 1868: 574). Dengan kata
lain, beliau adalah cicit kepada al-Hasan, putera Fatimah binti Rasulillah shallallahu alaihi wasallam.
Al-Hasan, ayah Sayyidah Nafisah, merupakan seorang yang memiliki keutamaan dan pernah diangkat
oleh Khalifah al-Mansur sebagai gubernur di Madinah (al-Zubayri, tt: 56)
Les origines persanes de l'arithmétique. Problèmes d'histoire interculturelle. Texte de Kushiyar (Abu al-Hasan al-Gili), 971-1029 après J.C., établi, traduit et commenté par Aly Mazahéri
Kushiyar Abu al-Hasan al-Gili. Les origines persanes de l'arithmétique. Problèmes d'histoire interculturelle. Texte de Kushiyar (Abu al-Hasan al-Gili), 971-1029 après J.C., établi, traduit et commenté par Aly Mazahéri. Nice : Institut d'études et de recherches interethniques et interculturelles, 1975. 216 p. (Etudes préliminaires - IDERIC, 8
Pengkhianatan dalam perdamaian : studi kritis atas perjanjian Imam Hasan bin Ali dan Muawiyah bin Abi Sufyan
buku ini merupakan studi kritis atas perjanjian damai yang dilangsungkan antara Imam Hasan bin Ali dan Muawiyah bin Abi Sufyanxxxvi, 487 hlm.; 24 c
Les origines persanes de l'arithmétique. Problèmes d'histoire interculturelle. Texte de Kushiyar (Abu al-Hasan al-Gili), 971-1029 après J.C., établi, traduit et commenté par Aly Mazahéri
Kushiyar Abu al-Hasan al-Gili. Les origines persanes de l'arithmétique. Problèmes d'histoire interculturelle. Texte de Kushiyar (Abu al-Hasan al-Gili), 971-1029 après J.C., établi, traduit et commenté par Aly Mazahéri. Nice : Institut d'études et de recherches interethniques et interculturelles, 1975. 216 p. (Etudes préliminaires - IDERIC, 8
Pengkhianatan dalam perdamaian : studi kritis atas perjanjian Imam Hasan bin Ali dan Muawiyah bin Abi Sufyan
buku ini merupakan studi kritis atas perjanjian damai yang dilangsungkan antara Imam Hasan bin Ali dan Muawiyah bin Abi Sufyanxxxvi, 487 hlm.; 24 c
Qard Al-Hasan Funds as Islamic Social Finance Mode: Analytical Study of Islamic Banks of Yemen
This study aims to review and discuss the Qard al-hasan in Islamic banks in Yemen. The study also discusses the challenges that face Qard al-hasan product. It follows series of approaches to achieve the objectives of the study. It uses a descriptive approach to study the element of the subject. It also uses the analytical approach to analyze annual financial and social responsibility reports that issued by the largest Islamic banks and compares them. T he comparative approach was also used when comparing between Islamic banks in granting Qard al-hasan amount. The study finds that Islamic banks can finance by Qard al-hasan. The study also finds the percentage of Qard al-hasan application is different from one bank to another. The study concludes that Qard al-hasan product did not include the social responsibility reports as Islamic social finance mode. Moreover, The Islamic banks in Yemen do not infinitive publish and special reports on the number of clients or the purpose of the financing of Qard al-hasan. The study concludes with a number of recommendations including the need to activate Qard al-hasan product, show it as socially responsible, and finance it by several sources. The study also recommends that the supervisory authorities to legislate policies and procedures related to the Qard al-hasan product with cooperation with Islamic banks and relevant authorities
- …
