23 research outputs found

    ANALISIS HUBUNGAN KEKERINGAN METEOROLOGIS DENGAN KEKERINGAN AGRIKULTURAL DI PULAU LOMBOK MENGGUNAKAN KORELASI PEARSON

    No full text
    One of the disasters can cause losses in various sectors and have an impact on people\u27s lives is drought. Lombok Island is an area with a high risk of drought. The Standardized Precipitation Index (SPI) describes meteorological drought using rainfall as the main parameter. The Normalized Differences Vegetation Index (NDVI) describes agricultural drought based on remote sensing. This research aims to determine the relationship between SPI using the reanalysis rainfall data Climate Hazards Group InfraRed Precipitation with Stations (CHIRPS) with observed rainfall (CH Obs) and NDVI at 22 rain observation stations on Lombok Island during the 2001 – 2018. The use method is to calculate the Pearson correlation and the significance of SPI with CH Obs and NDVI. The correlation between SPI with CH Obs and NDVI is positive and significant, respectively 0.31 and 0.21 with p-value <0.05. This illustrates that drought monitoring using reanalysis and remote sensing data can be done because it describes the actual drought in the study area. In addition, it can be concluded that the meteorological drought that occurred could have an impact on agricultural drought in the Lombok during 2001 - 2018

    Sistem Pengendalian Suhu Pada Alat Pengering Cengkeh Menggunakan Kontroler Pid

    No full text
    Cengkeh adalah salah satu komuditas unggulan di indonesia. Hal ini cukup beralasan karena Indonesia adalah Negara agraris. Namun cengkeh memiliki hambatan yaitu mudah busuk apabila masih dalam keadaan fresh atau belum mengalami proses pengeringan. Pada saat ini pengeringan yang dilakukan ada dua cara, yaitu pengeringan secara alami menggunakan sinar matahari langsung dan pengeringan menggunakan mesin (artificial dryer). Sehubungan dengan tidak menentunya proses pengeringan pada musim hujan, saya ingin memberikan inovasi dengan merancang suatu alat pengering cengkeh berbahan bakar gas yang dapat dikendalikan secara otomatis.Penelitian ini difokuskan pada pengendalian suhu untuk pengeringan cengkeh, dengan menggunakan kontroler proporsional integral derivatif, sehingga diperoleh suatu desain pengendalian suhu yang tepat untuk proses pengeringan cengkeh. Perancangan dan pembuatan sistem pengendalian suhu pada alat pengering cengkeh pada penelitian ini berhasil dilakukan dengan menggunakan metode satu Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameteryang sesuai untuk sistem yaitu Kp=9,2,. Ki=0,19, dan nilai Kd= 110,4. Sistem alat pengering cengkeh dapat mencapai set point77° C dan settling time 205 detik. Didasari dengan nilai tersebut perancangan perangkat lunak untuk sistem pengendalian suhu menggunakan software pada Arduino uno dapat bekerja dengan baik karena dapat menjaga suhu pada kisaran 77° C selama 3 jam sesuai dengan standar pengeringan cengkeh menggunakan mesin untuk mendapatkan hasil kadar air yang baik.

    Modul Strongly ⊕–Supplemented

    No full text
    Dari M sebarang grup abelian dan R sebarang ring dengan elemen satuan bersama dengan operasi pergandaan skalar antara elemen di R dan elemen di M dapat dibentuk suatu modul M atas ring R terhadap operasi pergandaan skalar tersebut sebagai generalisasi dari struktur ruang vektor atas suatu lapangan. Sebagaimana subruang dalam ruang vektor, dikenal pula struktur submodul dari sebuah modul. Dapat ditunjukkan bahwa jika A dan B sebarang submodul dari modul M, maka A ⋂ B da A + B jugamerupakan submodul dari M. Diberikan A dan B sebarang submodul dari modul M. Jika A + B = M berakibat B = M, maka submodul A dikatakan small di M. Selanjutnya, jika B submodul minimal yang memenuhi A + B = M, maka B disebut supplement dari A di M. Dapat ditunjukan bahwa hal ini ekuivalen dengan mengatakan submodul B menjadi supplement dari A di M jika A + B = M DAN A ⋂ B small di B. Modul M dikatakan tersuplemen (supplemented) jika setiap submodulnya memiliki supplement. Pada sebarang modul M dikenal submodul yang menjadi direct summand dari M. Modul M dikatakan ⊕–Supplemented jika setiap submodulnya memiliki supplement yang merupakan direct summand dari M. Jika M modul ⊕–Supplemented maka dapat dipenuhi keadaan bahwa submodul B menjadi supplement dari A di M sehingga A ⊕ B = M. Hal ini yang akan menjadi landasan pemikiran dalam pendefinisian modul strongly ⊕–supplemented. Dalam artikel ini akan dibahas tentang pengertian dan beberapa sifat terkait modul strongly ⊕–supplemented. Akan diberikan pula syarat perlu agar sebarang modul supplemented dapat menjadi modul strongly ⊕–supplemented Kata kunci : submodul supplement, modul suplemented, modul ⊕–supplemented, modul strongly ⊖–supplemented

    TOPOLOGI KUAT DAN LEMAH PADA KOLEKSI OPERATOR KONTRAKSICT(H)

    No full text
    Setiap ruang Hilbert merupakan ruang topologis. Oleh karena itu, koleksi semua pemetaan linear kontinu pada ruang tersebut juga merupakan ruang topologis. Ruang topologis kuat dan ruang topologis lemah berkorespondensi dengan kekovergenan kuat dan kekovergenan lemah. Jika diberikan ruang Hilbert H, pada koleksi semua operator kontraksi Ct(H), dapat dibangun oleh suatu ruang metrik. Paper ini membahas tentang topologi operator kuat dan topologi operator lemah pada Ct (H). Ruang topologis termetrik lengkap adalah ruang topologis yang dibangun dari suatu ruang metrik lengkap. Dapat ditunjukkan bahwa, ruang topologis operator kuat dan ruang topologis operator lemah merupakan ruang topologis yang separabel termetrik lengkap

    xvi, 106 hlm.: ilus.; 25 c

    ANALISIS KONSENTRASI PM2.5 SELAMA PENYELENGGARAAN ASIAN GAMES KE-18 DI JAKARTA

    No full text
    Kualitas udara yang baik sangat penting bagi kesehatan masyarakat. Kualitas udara selama ajang Asian Games ke-18 di Jakarta menjadi masalah internasional yang sangat mempengaruhi reputasi Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kualitas udara di Jakarta selama acara Asian Games ke-18 berdasarkan konsentrasi PM2.5. Data pengamatan diambil dari dua titik, di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Uji U Mann-Whitney sebagai tes non-parametrik digunakan untuk menentukan perubahan signifikan dalam konsentrasi PM2.5 sebelum, selama dan setelah acara Asian Games ke-18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi rata-rata PM2.5 sebelum Asian Games ke-18 di Jakarta Selatan adalah 67,9 μg/m3 yang melebihi ambang batas. Semua hasil tes menunjukkan bahwa ada perubahan yang signifikan dalam konsentrasi PM2.5 untuk semua periode di kedua titik pengamatan. Penurunan konsentrasi yang mencolok antara periode sebelum dan sesudah Asian Games ke-18 terjadi pada hari Selasa di kedua titik pengamatan. Sedangkan penurunan konsentrasi terendah terjadi pada hari Minggu di Jakarta Pusat dan Jumat di Jakarta Selata

    ANALISIS KEPADATAN KERANG HIJAU YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL IKAN BANDENG (CHANOS-CHANOS) DI TAMBAK EKSTENSIF

    No full text
    Pengelolaan kualitas air dalam sistem budidaya ekstensif memegang peranan penting dalam memastikan pertumbuhan ikan yang optimal. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pemanfaatan organisme pemfilter, seperti kerang hijau (Perna viridis). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kepadatan kerang hijau terhadap pertumbuhan dan kandungan timbal dalam tubuh ikan bandeng (Chanos chanos) di sistem budidaya tambak ekstensif. Penelitian dilakukan dengan tiga perlakuan kepadatan kerang hijau yang berbeda, yaitu 10, 20, dan 30 ekor per tambak, yang diterapkan selama 21 hari untuk mengamati perubahan bobot mutlak ikan, laju pertumbuhan harian, serta kandungan timbal dalam tubuh ikan dan air tambak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot mutlak ikan bandeng bervariasi antara 7,0 g hingga 18,0 g, namun tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (P > 0,05). Pada hari ke-14 dan ke-21, laju pertumbuhan harian ikan menunjukkan pengaruh yang signifikan (P < 0,05), dengan perlakuan A (kerang hijau 10 ekor) menghasilkan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan B dan C. Kandungan timbal dalam tubuh ikan tetap stabil sepanjang periode pengamatan, meskipun sedikit mengalami penurunan pada hari ke-21. Namun, perbedaan antar perlakuan dalam kandungan timbal tubuh ikan tidak signifikan secara statistik (P > 0,05). Sementara itu, kandungan timbal di air tambak menunjukkan penurunan dari 0,107 mg/L - 0,110 mg/L pada hari ke-0 menjadi 0,06 mg/L - 0,08 mg/L pada hari ke-21

    ANALISIS BILANGAN RICHARDSON (Ri) UNTUK STABILITAS ATMOSFER METEOROLOGI MIKRO DI STAKLIM BOGOR

    No full text
    Meteorologi skala mikro α adalah meteorologi yang kejadian waktunya < 1 jam dengan wilayah jangkauan radiusnya < 2 km. Penelitian di Staklim Bogor ini menghitung stabillitas skala mikro dengan Bilangan Richardson (Ri) yang mampu mengklasifikasikan stabilitas dan proses konveksi, dengan menghitung stabilitas dinamis berdasarkan data angin dan suhu pada level 4 meter, 7 meter, dan 10 meter untuk  tanggal 1 – 10 April 2019. Hasil analisis dari nilai bilangan Ri, dengan 30 kali pengamatan untuk kondisi 1 menurut Stull (1988), terjadi  kondisi  netral 20 kali, 8 kali unstabil, dan 2 kali stabil. Sedangkan untuk kondisi 2, terjadi konveksi bebas 14 kali, konveksi paksa 10 kali, dan netral 6 kali. Selama 30 periode pengamatan terjadi hujan 9 kali kejadian dengan masa konveksi bebas 3 kali, konveksi paksa 3 kali, dan saat kejadian netral 1 kali

    الأفعال الكلامية في قصص قلوب صغيرة لأنيس منصور: دراسة تحليلية تداولية

    No full text
    مستخلص البحث التداولية هي إحدى من دراسة علم اللغة التي تتعلم عن علاقة بين اللغة وسياقها على الأسس في فهم معنى الكلام. أفعال الكلامية أو speech act هي الكلام له غرض وقصد محدد. ينقسم سيرل الأفعال الكلامية إلى 5 أنواع يعني الإخباريات والتوجيهات والتعبيريات والالتزاميات والإعلانيات. القصة القصيرة بموضوع آداب القرود في مجموعات القصص قلوب صغيرة لأنيس منصور هي القصة تحكى عن علاقة القردة التي معادية إلى زوجها في حديقة الحيوان ميلانو إيطاليا. استمر النقاش حتى غاضبة القردة ورميت القردة إلى زوجها بالحجر حتى الموت. شعرت القردة بالحزن على عملها إلى زوجها. في النهاية، جلب الطبيب القرد من مصر ووتطابقها مع القرد. ثم عادت حياة القردة كالمعتاد. أما أسئلة البحث في هذا البحث يعني: 1. ما أنواع ووظائف الأفعال الكلامية في قصص قلوب صغيرة لأنيس منصور. وأهداف البحث في هذا البحث يعني ليعرف أنواع ووظائف الأفعال الكلامية في قصص قلوب صغيرة لأنيس منصور. في هذا البحث، استحدم الباحث المنهج الكيفي والوصفي. أما مصادر البيانات استحدم الباحث في هذا البحث يتكون من مصادر البيانات الأساسية والثناوية. تتكون مصادر اليانات من الكلام يوجد في القصة القصيرة آداب القرود لأنيس منصور وتتكون مصادر البيانات الثناوية من الكتب التي تتعلق بأفعال الكلامية خاصة في أفعال الكلامية عند سيرل. أما المنهج استحدم في هذا البحث يعني تخفيض البيانات، وعرض البيانات والتحقق. ونتائج في هذا البحث هو أنواع الأفعال الكلامية في القصة القصيرة لأنيس منصور يعني هناك 18 الجمل في الإخباريات منها التعبير 10 جمل، الشكوى 4 جمل، التخمين 1 جملة، التعبير على الرئي 2 جملة، والخبر 1 جملة. أما في التوجيهات 9 جمل منها الطلب 2 جملة، التحديد 4 جملة، الأمر 2 جملة، الاتهم 1 جملة, أما في التعبيريات 5 جملة منها الانتقاد 2 جملة والاعتذر 3 جملة. أما في الالتزاميات 3 جملة منها الاقتراح 1 جملة، والقسم 1 جملة والتهدد 1 جملة. أما في الإعلانيات 3 جملة. فمن ذلك، استحدم المؤلف الكلام معظمه يعني الفعل الكلام التعبيريات. ABSTRACT Pragmatics is one branch of the study of linguistics that studies relationships between language and its context as a basis for understanding the meaning of speech. Speech act is a speech that has a specific purpose. Searle divides the speech acts into three, namely: speech acts locution, illocutionary and perlocution. In the Ilocution of Searle speech act divides into 5 types, namely Assertive, Directive, Expressive, Commissive and Declarative. Short story titled Adabul Qurud in the anthology of the Qulubun Shagirah short story by Anis Mansur is a short story that tells the story of the relationship of a female ape who clashed with her husband at the Milano Italia zoo. The debate continued until the female ape was angry and threw her husband's stone to death. Female apes are saddened by what She did. Eventually the veterinarian brought a male ape from Egypt and arranged it with the female ape. Then the life of the female ape returned as usual. The formulation of the problem in this study is: What are the types and functions of illocutionary speech acts in the Adabul Qurud short story by Anis Mansur?. While the purpose of this study is to determine the types and functions of illocutionary speech acts in a short story entitled Adabul Qurud by Anis Mansur. In this study, researchers used descriptive-qualitative methods. The data sources used in this study consist of primary and secondary sources. Primary data consists of utterances contained in the Adabul Qurud short story by Anis Mansur. and secondary data consists of books related to speech acts, especially Searle's speech acts. The methods used in this study are data reduction, data display, and conclusion. The results of the research obtained by researchers are the types of speech acts on the Adabul Qurud short story by Anis Mansur there are 18 utterances of Assertive Speech Actions namely: Declare: 10 utterances, Complaining: 4 utterances, Predicting 1 utterance, expressing opinions 2 utterances, informing 1 utterance. Whereas there are 9 utterances in illocutionary directive acts, namely: demanding 2 utterances, opposing 4 utterances, governing 2 utterances, accusing 1 utterance. Whereas there are 5 utterances in expressive illocutionary acts, namely criticizing 2 utterances, and apologizing 3 utterances. While there are 3 utterances in commissive illocutionary acts, namely offering 1 speech, swearing 1 speech, threatening 1 speech. Whereas declarative illocutionary acts are 3 utterances. Apparently, in his speech the author uses more assertive illocutionary acts. ABSTRAK Pragmatik adalah salah satu cabang dalam kajian ilmu linguistik yang mempelajari tentang hubungan antara bahasa dengan konteksnya sebagai dasar dalam memahami makna tuturan. Tindak tutur atau speech act adalah sebuah tuturan yang memiliki maksud dan tujuan tertentu. Searle membagi tindak tutur menjadi tiga, yaitu: tindak tutur lokusi, ilokusi dan perlokusi. Dalam tindak tutur ilokusi Searle membagi menjadi 5 macam yaitu Asertif, Direktif, Ekspresif, Komisif dan Deklaratif. Cerpen yang berjudul Adabul Qurud dalam antologi cerpen Qulubun Shagirah karya Anis Mansur merupakan cerpen yang mengisahkan tentang hubungan seekor kera betina yang berseteru dengan suaminya di kebun binatang Milano Italia. Perdebatan terus terjadi sampai kera betina marah dan melempar batu suaminya hingga mati. Kera betina bersedih atas apa yang ia lakukan. Pada akhirnya dokter hewan mendatangkan kera jantan dari Mesir dan menjodohkannya dengan kera betina tersebut. Kemudian kehidupan kera betina pun kembali seperti sedia kala. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Apa jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam cerpen Adabul Qurud karya Anis Mansur. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui macam-macam dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam cerpen yang berjudul Adabul Qurud karya Anis Mansur. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode Deskriptif-kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan dalam studi ini terdiri dari sumber primer dan sekunder. Data primer terdiri dari tuturan-tuturan yang terdapat dalam cerpen Adabul Qurud karya Anis Mansur dan data sekunder terdiri dari buku-buku yang berhubungan dengan tindak tutur terutama tindak tutur Searle. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah data reduction, data display, dan conclusion. Hasil dari penelitian yang diperoleh peneliti adalah jenis-jenis tindak tutur pada cerpen Adabul Qurud karya Anis Mansur adalah terdapat 18 tuturan dari Tindak tutur Asertif yaitu: Menyatakan: 10 tuturan, Mengeluh: 4 tuturan, Menduga 1 tuturan, mengemukakan pendapat 2 tuturan, menginformasikan 1 tuturan. Sedangkan terdapat 9 tuturan dalam tindak ilokusi direktif yaitu: menuntut 2 tuturan, menentang 4 tuturan, memerintah 2 tuturan, menuduh 1 tuturan. Sedangkan terdapat 5 tuturan dalam tindak ilokusi ekspresif yaitu mengkritik 2 tuturan, dan meminta maaf 3 tuturan. Sedangkan terdapat 3 tuturan dalam tindak ilokusi komisif yaitu menawarkan 1 tuturan, bersumpah 1 tuturan, mengancam 1 tuturan. Sedangkan tindak ilokusi deklaratif yaitu 3 tuturan. Ternyata, dalam tuturannya pengarang lebih banyak menggunakan tindak ilokusi asertif
    corecore