2 research outputs found
Hubungan Kemampuan Literasi Dasar dengan Prestasi Belajar Siswa SMA di Kota Malang
ABSTRAK Kemampuan literasi dasar merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan oleh seseorang dalam mengadapi perubahan zaman yang semakin cepat. Literasi dasar dapat diartikan sebagai suatu kemampuan membaca secara mendalam diikuti dengan kemampuan berpikir kritis, serta kemampuan untuk menuliskan hasil dari membaca yang bermanfaat untuk belajar tentang kehidupan sosial, masyarakat maupun lingkungan kerja. Kemampuan literasi dasar yang dimiliki oleh siswa juga berpengaruh terhadap hasil belajar di sekolah. Seorang siswa yang memiliki hasil belajar yang baik tentu akan memiliki kemampuan literasi yang tinggi. Keberhasilan seseorang dalam memeroleh hasil belajar yang baik banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti minat, motivasi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan literasi dasar siswa SMA di Kota Malang, (2) prestasi belajar siswa SMA di Kota Malang, dan (3) hubungan kemampuan literasi dengan prestasi belajar siswa SMA di Kota Malang, khususnya nilai ulangan harian bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data pada penelitian ini berupa paparan data skor setiap kegiatan yang diperoleh dari tes kemampuan literasi, skor nilai ulangan harian bahasa Indonesia yang berasal dari guru bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan menggunakan teknik tes, dan studi dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 16.0 for Windows. Berdasarkan hasil dari analisis data dapat diperoleh simpulan berikut. Pertama, kemampuan literasi dasar siswa kelas X adalah 68,93 dan rata- rata kemampuan literasi siswa kelas XI adalah 68,59. Kedua, skor rata- rata prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas X adalah 80,65 dan 82 untuk kelas XI. Ketiga, ada hubungan yang signifikan antara kemampuan literasi dengan prestasi belajar siswa SMA di Kota Malang dengan hasil 0,055>0,05 untuk kelas X dan 0,021> 0.05 untukkelas XI. Berdasarkan simpulan hasil penelitian dapat dikemukakan beberapa saran kepada (1) guru Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dengan memberikan tes, dan (2) peneliti lain dapat dijadikan masukan dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan kemampuan literasi dan prestasi belajar
Thrusting, folding and stratigraphy of the Ghaap Group along the southwestern margin of the Kaapvaal Craton
The lower sedimentary sequence of the Transvaal Supergroup underwent multiple folding and thrusting along the southwestern margin of the Kaapvaal Craton, between Prieska and Boegoeberg Dam. This tectogenesis is expressed in three folding phases with successively diminishing intensities. Thrusting occurred during the first and second phase. The stratigraphy of these rocks needs to be reviewed, taking into account the complex structure. -from Author
