1,727,931 research outputs found
Spiritualitas Kota : Abrar M Dawud Faza
Buku Ilmiah Fakultas Ushuluddin yang merupakan kompilasi tulisan tentang Tasawuf perkotaa
Application of the Indicator Amino Acid Oxidation Technique to Determine the Metabolic Availability of Lysine in Millet
Application of the Indicator Amino Acid Oxidation Technique to Determine the Metabolic Availability of Lysine in Millet
Abrar Fakiha
Masters of Science
Graduate Department of Nutritional Science
University of Toronto
2019
Abstract
Objective 1) Determine the metabolic availability (MA) of the most limiting indispensable amino acid, lysine, in millet.2) Assess the effect of complementing millet protein with lentils Method The MA of lysine in millet was studied using the indicator amino acid oxidation (IAAO) and slope ratio methods. Five healthy males participated in 8 experiments: 4 lysine intakes from a reference protein, 3 intakes from millet and 1 complementation experiment with lentils. The MA of lysine was estimated by comparing the reference protein slope with the millet slope using the slope ratio method Results The MA of lysine from millet was 97%. Complementation with lentils decreased the IAAO response suggesting increased uptake for protein synthesis Conclusion Lysine is completely bioavailable, however still limiting in millet. Complementation with lentils in 2:1 ratio is recommended to meet the lysine and protein requirement for adults consuming a millet based diet.M.Sc
Application of the Indicator Amino Acid Oxidation Technique to Determine the Metabolic Availability of Lysine in Millet
Application of the Indicator Amino Acid Oxidation Technique to Determine the Metabolic Availability of Lysine in Millet
Abrar Fakiha
Masters of Science
Graduate Department of Nutritional Science
University of Toronto
2019
Abstract
Objective 1) Determine the metabolic availability (MA) of the most limiting indispensable amino acid, lysine, in millet.2) Assess the effect of complementing millet protein with lentils Method The MA of lysine in millet was studied using the indicator amino acid oxidation (IAAO) and slope ratio methods. Five healthy males participated in 8 experiments: 4 lysine intakes from a reference protein, 3 intakes from millet and 1 complementation experiment with lentils. The MA of lysine was estimated by comparing the reference protein slope with the millet slope using the slope ratio method Results The MA of lysine from millet was 97%. Complementation with lentils decreased the IAAO response suggesting increased uptake for protein synthesis Conclusion Lysine is completely bioavailable, however still limiting in millet. Complementation with lentils in 2:1 ratio is recommended to meet the lysine and protein requirement for adults consuming a millet based diet.M.Sc
Most Popular Aesop's Fables
There are twenty-seven fables here in a paperback book measuring 4¾ x 7. There is a T of C at the beginning. Each fable gets one full-page black-and-white illustration. Black-and-white is not quite accurate, since these illustrations incorporate effective shading. The endearing feature of this book is these cartoon illustrations. They are on the way to something like the cartoons for Far Side. Notice, e.g., the anger on the face of the farmer as he approaches--with stick in hand--the dog in the manger (10). And for TMCM just following, there are fine expressions on each of the mice's faces (14). Here, as in other recent Indian fable books, the Jump in Rhodes story--or something quite like it--is told with a cat as the boaster (23).First editionRetold and Illustrated by Abrar Nari, Rudra Prasad Warrier, and Shane Brow
MENGARUNGI HUBUNGAN DPR DAN PEMERINTAH DENGAN JURNALISME
Pembaca yang budiman,
Karya tulis yang Anda hadapi ini merujuk kepada disertasi pertahankan di depan para penguji di Faculty of Art and Social Sciences, University of Malaya, Kuala Lumpur, pada 9 Maret 2010. Berkat disertasi yang berjudul "Hubungan Dewan Perwakilan Rakyat dengan Pemerintah pada Masa pentadbiran Megawati Soekarnoputri: Analisis Wacana Surat Khabar Indonesia" tersebut, penulis berhak menyandang gelar Ph.D. dalam jurnalisme
Terampil Menulis Proposal Penelitian Komunikasi
Banyak sebuah buku tentang metode penelitian komunikasi. Akan tetapi, tidak banyak di antara buku-buku tersebut yang membicarakan cara-cara memakai metode penelitian secara praktis. Akibatnya, mahasiswa seringkali mengalami kebingungan ketika sampai saatnya harus meneliti. Padahal mereka sudah menghabiskan cukup banyak waktu untuk membaca buku itu!
Jurnalisme dan Media Indonesia di Mata Ana Nadhya Abrar (Studi Eksploratif pada Pemikiran Ana Nadhya Abrar terkait Jurnalisme dan Media di Indonesia)
Ana Nadhya Abrar adalah dosen Jurusan Ilmu Komunikasi UGM yang lebih dari 35 tahun mendalami jurnalisme dan pers. Abrar sudah menulis lebih dari 316 artikel dan 40 kolom tentang media massa, jurnalisme, cerita perjalanan di beberapa surat kabar dan majalah Indonesia serta majalah Jepang. Abrar juga produktif menulis buku-buku tentang jurnalisme dan pers, biografi, dan juga novel. Sebagai seorang yang memilih jurnalisme sebagai bidang yang ditekuni, Abrar memiliki prinsip 3 MJ (mengajar jurnalisme, mempraktikkan jurnalisme, dan menelaah jurnalisme) yang akan ia lakukan sepanjang hidupnya.
Penelitian berikut merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengeksplor pemikiran Ana Nadhya Abrar tentang Jurnalisme dan Media Pers di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretatif (Interpretative Social Science/ ISS) yang memiliki beberapa jenis variasi, dan salah satunya adalah hermeneutika. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi memotret bagaimana pemikiran . Peneliti menggunakan konsep sociology of knowledge, journalism studies, dan pendekatan sejarah komunikasi dalam penelitian ini. Terdapat beberapa hal yang menarik terkait pemikiran Ana Nadhya Abrar, seperti bagaimana ia memotret hubungan pemerintah dan pers pada masa orde baru, serta bagaimana kondisi pada pers era reformasi dan pasca reformasi. Selain itu, terdapat pula ciri khas dari pemikiran Abrar terkait jurnalisme, yaitu tidak meninggalkan sisi kemanusiaan atau humanisme
Evaluasi sistem akuntansi penagihan piutang pada cv al abrar surakarta
ABSTRAK EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PENAGIHAN PIUTANG PADA CV AL ABRAR SURAKARTA Lingga Kusuma Hikmahwati F3314062 Tujuan penelitian ini adalah mengetahui mengapa angka piutang tak tertagih pada CV Al Abrar Surakarta masih tinggi dan mengevaluasi sistem akuntansi penagihan piutang pada CV Al Abrar Surakarta dikaitkan dengan Prosedur Operasional Standar perusahaan (SOP). Data yang diolah dari penelitian ini adalah data dari wawancara langsung dengan kepala divisi perusahaan, sedangkan langkah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu membandingkan Prosedur Operasional Standar perusahaan (SOP) dengan sistem akuntansi penagihan yang diterapkan perusahaan. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil dan kesimpulan bahwa angka piutang tak tertagih pada CV Al Abrar Surakarta masih tinggi karena sistem akuntansi penagihan piutang pada CV Al Abrar masih ada yang belum sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (SOP) perusahaan dan kondisi ekonomi pelanggan yang buruk. Sistem akuntansi penagihan piutang pada CV Al Abrar Surakarta secara keseluruhan sudah sesuai dengan Prosedur Operasional Standar perusahaan (SOP) yang berlaku dalam perusahaan, namun dalam pelaksanaan ada beberapa aspek yang belum dilaksanakan yaitu tidak adanya surat perjanjian yang ditandatangani pelanggan untuk piutang yang gagal ditagih dan tidak adanya jaminan dari pelanggan atas utangnya
- …
