1 research outputs found
Pengaruh Variasi Jeda Waktu Parasitasi Trichogramma chilonis Ishii dan Trichogramma japonicum Girault (Hymenoptera: Trichogrammatidae) Terhadap Jumlah Kemunculan Imagonya pada Telur Chilo auricillius Dudgeon (Lepydoptera: Pyralidae).
Tebu (Saccharum officinarum) merupakan salah satu komoditas tanamanperkebunan yang dimiliki oleh Indonesia. Hal penting yangharus diperhatikan dari peningkatan mutu dan kualitas hasil produksi tebu yaitupembuatan bibit unggul dan pengendalian hamanya. Serangan hama penggerek dapat dicegah dengan menggunakan musuh alami yaitu parasitoid. Parasitasi T. chilonis dan T. japonicum dapat di pengaruhi oleh adanya hiperparasitoid sehingga akan mengurangi fitalitas dari parasitoid tersebut. Tujuanpenelitianiniuntuk mengetahui pengaruh variasi jeda waktu pendedahan parasitasiT. chilonis dan T. Japonicum terhadap jumlah kemunculan imago T. chilonis dan T. Japonicum pada telur C.auriciliussertajeda waktuyang efektif untuk mengurangi terjadinya hiperparasitoid.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Penelitian dilakukan pada bulan April 2017 di Laboratorium Ekologi 109 Universitas Negeri Malang (UM) dan Laboratorium Quality Control (QC) PG Pesantren Baru, Jengkol, Kediri. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL).Variabelbebasberupajedawaktupendedahan parasitoid yaitu20 menit, 40 menit, 60 menit, 80 menit, dan 100 menit.Variabelterikatberupajumlahkemunculan imago parasitoid. Data yang diperoleh di uji ANAVA, jikaberbedanyatamakadilanjutkandenganuji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jeda waktu pendedahan parasitasi T. chilonis dan T. Japonicum berpengaruh terhadap jumlah kemunculan imago T. chilonis dan T. Japonicum pada telur C.auricilius. Jeda waktu 100 menit efektif untuk mengurangi terjadinya hiperparasitoid
