1 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA KESADARAN DIRI (SELF-AWARENESS) DENGAN PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA SMAN KOTA MALANG

    No full text
    Astrid, Nurmayasari. 2019. Hubungan antara Kesadaran Diri (Self-Awareness) dengan Prestasi Belajar Kimia Siswa SMAN Kota Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Darsono Sigit, M.Pd., (II) Oktavia Sulistina, S.Pd., M.Pd.Kata Kunci: kesadaran diri, prestasi belajar kimia, siswa SMAN Kota MalangPeningkatan kualitas belajar siswa baik dalam proses maupun prestasi perlu diupayakan agar diperoleh hasil pendidikan dengan kualitas yang baik. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas proses belajar adalah menumbuhkan kesadaran diri dalam diri siswa. Kesadaran diri sangat diperlukan dalam proses pembelajaran dan diduga berkorelasi kuat dengan prestasi belajar siswa. Kesadaran diri yang dimiliki siswa dapat diukur berdasarkan indikator-indikatornya, yakni attention, wakefulness, architecture, recall of knowledge, emotive, novelty, emergence, dan selectivity & subjectivity. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kesadaran diri siswa SMAN Kota Malang dalam pembelajaran Kimia dan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara tingkat kesadaran diri siswa dengan prestasi belajarnya.Rancangan penelitian yang digunakan adalah korelasional deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN Kota Malang yang kemudian dengan teknik cluster sampling dan random sampling diperoleh sampel sejumlah 194 siswa yang berasal dari SMAN 1 Malang, SMAN 5 Malang, SMAN 6 Malang, dan SMAN 8 Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket (kuesioner) dan dokumentasi. Angket yang digunakan untuk mengukur kesadaran diri siswa sudah valid dan reliabel. Prestasi belajar diwakili oleh nilai rapor kimia pada semester ganjil 2018/2019. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif menggunakan bantuan program Microsoft Excel dan hipotesis diuji dengan uji korelasi Pearson Product Moment serta diperoleh koefisien korelasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan kesimpulan dengan melibatkan beberapa asumsi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selectivity and subjectivity adalah indikator yang paling dominan dalam mengukur kesadaran diri siswa SMAN Kota Malang. Hasil tersebut memiliki makna bahwa siswa dapat mengkoordinasi pikirannya secara langsung pada setiap waktu guna melakukan suatu kegiatan. Hasil berikutnya dari penelitian ini adalah ada hubungan positif yang signifikan antara tingkat kesadaran diri siswa dengan prestasi belajar kimianya. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,315. Hubungan positif ini memiliki makna bahwa semakin tinggi tingkat kesadaran diri siswa maka semakin tinggi pula prestasi belajarnya. Peneliti menyarankan agar guru kimia perlu menambahkan aspek kesadaran diri (self-awareness) kedalam tujuan pembelajaran guna meningkatkan prestasi belajar siswa
    corecore