1,721,004 research outputs found
PENGGUNAAN METODE GRAMATIKA-TERJEMAHAN DAN AUDIO-LINGUAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
Studying Arabic language has aim for evolving reading ability in Arabic literature, and evolving skill in speaking Arabic. In developing reading ability and translate Arabic language is needed a good and appropriate methods in studying, one of them is grammatical-translate (Qawa’id wa-Tarjamah), it means that, ability of hanwu knowledge is trusted as absolute condition as a tool for understanding text or word in classic Arabic that is not have line, and another sigh. Moreover, Arabic language viewed as a tool of communication in modern life, so that, the point of studying Arabic is ability for using language with active, and capable for comprehending utterance or expression in Arabic language. For shaping this ability can use Audio-Lingua
Method
PENDAPATAN USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI DESA PACAR KELING KECAMATAN KEJAYAN KABUPATEN PASURUAN
Cut-cow fattening business has been developing for the last ten years due to increasing meat demand in line with increasing population. Such a business, however, is still faced by various constraints related to low capital from the breeders, lack of skills and experiences especially in cows’ health and weaknesses of local breeds. The aim of this research was to study the cost, revenue, income, efficiency and break even point of cut-cow fattening business. The study was conducted on farmers’ group of Sumber Rejeki, Pacar Keling, Kejayan District of Pasuruan Regency. The results showed that based on cots, revenue and income, the business was feasible as indicated by the revenue cost ratio of 1,2. The break even point of this business was 18,193 cows and Rp 10.107, 47/kg life weigh
Analisis Strategi Pemasaran Keripik Singkong Pada UD. Hamisah Desa Sumber Baru Kemuning Kabupaten Indragiri Hilir
This study aims to determine whether the marketing mix strategy for the UD. Hamisah cassava ships business in Sumber Baru Village, Indragiri Hilir Regency has been running well. As for the number of samples in this study were 30 people using purposive sampling and accidental sampling methods. Method pf data analysis is done descriptively. The result of the study indicate that of the marketing mix, the product and price variables have been running well based one the results of the respondent’s responses
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN PAI BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK
Learning Islamic education (PAI) is not only based on religious knowledge oriented, but also emphasized to the aspects of attitudes, values and skills/practice of religion. However, in practice in the classroom, teachers less developed all these aspects, meanwhile the students as subjects who have learning process experienced has a variety of intelligences that can be developed. In PAI learning, multiple intelligences is a grouping of capabilities in someone in order to function more optimally. For that is expected to each PAI teachers to develop teaching methods by taking various strategic measures for the purpose of learning can be achieved optimall
PENGGUNAAN METODE VARIASI DAN LATIHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KOMPETENSI DASAR MEMBANDINGKAN DUA PECAHAN KELAS III SEMESTER II DI SDN 117846 SEI BEROMBANG KECAMATAN PANAI HILIR KAB. LABUHABATU TP. 2015 / 2016
Penelitian ini dilakukan di SDN 117846 Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 117846 Sei Berombang yang berjumlah 17 siswa terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan metode latihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi dan Tes. Tes dalam penelitian ini berupa Tes awal, Postes Siklus I dan Postes Siklus II. Kriteria siswa yang tuntas adalah jika siswa memperoleh nilai > 60, dan tidak tuntas jika siswa memperoleh nilai < 60. Lembar observasi digunakan mengukur tingkat aktIIIitas pengajaran guru dan aktIIIitas murid dalam pembelajaran. Adapun peningkatannya adalah pada saat tes awal nilai rata-rata 46,47 dengan 3 siswa yang mengalami ketuntasan (17,65 %) dan 14 siswa yang belum tuntas (82,35%) dari keseluruhan siswa. Setelah dilakukan tindakan menggunakan metode Latihan pada Siklus I nilai rata-rata meningkat 9,71% dari Rata-rata Nilai awal yaitu 46,47 menjadi 56,18. Dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 8 siswa (47,02%) dan yang belum tuntas sebanyak 9 siswa (52,94%). Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II nilai rata-rata klasikal meningkat 28,53 dari Rata-rata Nilai Siklus I yaitu 56,18 menjadi 84,71. Dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa (100,00 %) dan yang belum tuntas sebanyak 0 siswa (0,00 %)
Kompetensi guru dan kontribusinya terhadap masa depan bangsa
Profesi guru merupakan profesi mulia. Guru berperan penting dalam
mengembangkan potensi siswa, mencerdaskan generasi masa depan bangsa
serta membentuk watak bangsa sebagai penerus perjuangan bangsa. Kehadiran
guru tidak tergantikan oleh unsur yang lain, terutama dalam masyarakat Indonesia
yang multikultural dan multidimensional. Karena itu, tidak heran kalau ada
tuntutan akan kompetensi guru yang dipersyaratkan bagi para pendidik, sematamata
agar mereka mampu melaksanakan tugasnya secara optimal. Guru saat ini
layaknya teman bagi murid-muridnya. Guru adalah orang yang amat
menyenangkan dan membanggakan bagi murid dan masyarakat sekelilingnya.
Guru merupakan teladan bagi muridnya yang mampu menghidupkan nilai rasa
yang tumbuh dan berkembang dalam diri anak
STRATEGI REFLEKTIF DAN TRANSINTERNAL SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN PENGHAYATAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI
Strategi reflektif dan transinternal sebagai upaya menumbuhkan penghayatan siswa dalam pembelajaran PAI
Pembelajaran PAI di sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar sampai
ke tingkat lanjutan atas bahkan pembelajaran agama di perguruan
tinggi, umumnya lebih berorientasi kognitif. Peserta didik lebih
ditekankan untuk mengetahui ajaran agama, sementara aspek
penghayatan dan keterampilan/pengamalan terabaikan. Hal ini
menyebabkan peserta didik tau tapi tidak mengamalkan ajaran
agama. Untuk memperbaiki kekeliruan tersebut peneliti berupaya
menawarkan strategi pembelajaran yang berorientasi afektif yaitu
strategi pembelajaran reflektif dan transinternal. Penelitian ini
dilaksanakan di kelas X 5 SMA N 3 Padangsidimpuan dengan siswa
berjumlah 39 orang yang keseluruhannya beragama Islam, 17 lakilaki
dan 22 perempuan. Adapun rancangan penelitian dilakukan
dengan tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,
observasi dan refleksi. Sedangkan jenis data yang akan dikumpulkan
adalah sikap, kesadaran rasional dan keluasan wawasan siswa serta
perasaan dan penghayatan siswa terhadap nilai-nilai ajaran Islam.
Analisis data secara naratif dan juga menggunakan analisis statistik
deskriptif dalam bentuk tabulasi frekuensi. Dalam pelaksanaannya,strategi reflektif maupun transinternal telah berhasil menumbuhkan
sikap mental, kesadaran rasional, keluasan wawasan, perasaan
kagum akan kekuasaan Allah, empati terhadap sesama makhluk
Allah, terdorong untuk merubah perilaku yang kurang baik dan
meningkatkan perbuatan baik
PENDAPATAN USAHA PEMBUATAN INSTAN TEMU PUTIH DI KAWASAN LERAGERE KECAMATAN LEBATUKAN KABUPATEN LEMBATA
White temu is one of plants which is included in pharmaceutical commodities and has potentially prospect to be developed in Leragere. So far, white temu has not been managed intensively because there is lack of knowledge about the importance of white temu to explore to be pharmaceutical product. In fact, white temu will give an opportunity to increase people income, especially if white temu is formed as instant drink white temu. This research is aimed to study cost, revenue, profit and efficiency of white temu producing in Leragere area. Location is purposively determined as Leragere is considered as white temu area development. The samples are decided as many as 25 people, in line with quota systematic sampling with reason of population homogeneously characteristic. Collected data is included primary and secondary data, which is managed by using farming analysis tool in line with research goal and it is interpreted as equal as analysis resul
- …
