2 research outputs found

    Bastiar, Andrik. 2017. Acceptance Mesin Bubut di Workshop JurusanTeknik Mesin FT UM ditinjau dari Noise dan Vibrasi

    No full text
    ABSTRAK   Bastiar, Andrik. 2017. Acceptance Mesin Bubut di Workshop Jurusan Teknik Mesin FT UM ditinjau dari Noise dan Vibrasi. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Wahono, S.ST., M.Pd., (2) Dr. Hj. Widiyanti, M.Pd. Kata Kunci: acceptance, mesin bubut, workshop, noise, vibrasi   Mesin bubut merupakan suatu jenis mesin perkakas yang dalam proses kerjanya bergerak memutar benda kerja dan menggunakan mata potong pahat (tools) sebagai alat untuk menyayat benda kerja tersebut. Didalam mesin bubut terdapat banyak komponen-komponen untuk mendukung proses pengerjaan, contohnya pada kepala tetap yang didalamnya ada beberapa macam komponen seperti roda gigi, bantalan (bearing), pully dan lain-lain. Komponen-komponen tersebut bisa menimbulkan getaran (vibrasi) ataupun noise (kebisingan) jika sudah dalam keadaan sudah aus atau tidak tepat dalam pemasangannya dan pelumasan. Vibrasi dan noise pada mesin bubut bisa menjadi salah satu alternatif parameter untuk mengetahui keadaan atau kondisi pada suatu mesin, sehingga penelitian ini bertujuan untuk Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kualitas dari suatu mesin, apakah masih mampu menerima jika diberi perlakuan variasi kecepatan yang mana hasil tersebut dibandingkan dengan standar yang ada. Dalam hal ini, pada bagian kepala tetap dipilih untuk data pengambilan sampel getaran dan kebisingan karena didalamnya terdapat komponen-komponen yang berpotensi menimbulkan getaran ataupun kebisingan.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental laboratorium dengan jenis pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan tiga mesin bubut dengan menggunakan variasi kecepatan spindel diantaranya; mesin bubut SAN YUEN dengan kecepatan spindel 50 rpm, 90 rpm, 140 rpm, 200 rpm, 250 rpm, 450 rpm, 700 rpm, 1000 rpm, mesin bubut Krisbow dengan kecepatan spindel 45 rpm, 70 rpm, 90 rpm, 108 rpm, 140 rpm, 165 rpm, 215 rpm, 255 rpm, 330 rpm, 385 rpm, 510 rpm, 585 rpm, 770 rpm, 900 rpm, 1170 rpm, 1800 rpm, dan mesin bubut ANNN YANG dengan kecepatan 36 rpm, 55 rpm, 75 rpm, 105 rpm, 130 rpm, 185 rpm, 250 rpm, 370 rpm, 630 rpm, 920 rpm, 1250 rpm, 2000 rpm. Ketiga mesin ini diuji pada bagian kepala tetap menggunakan pengujian vibrasi dan noise, dengan menggunakan alat ukur vibration meter MK-10L dan Sound Level Meter Krisbow KW 06-291. Hasil penelitian pada ketiga mesin bubut untuk pengujian vibrasi ialah semua vibrasi pada mesin sangat baik dan dibawah vibrasi yang diizinkan, sedangkan untuk noise semua masuk dalam batas yang diizinkan kecuali pada kecepatan 1800 rpm dalam mesin bubut Krisbow dan kecepatan 105 rpm, 370 rpm, 2000 rpm dalam mesin bubut ANNN YANG yang melebihi batas yang diizinkan

    Desain Interior Museum Surabaya Siola Dengan Konsep Digital Interaktif Bernuansa Surabaya Modern

    Get PDF
    Museum Surabaya merupakan tempat menyimpan dan merawat koleksi benda-benda seni dan benda-benda bersejarah Kota Surabaya. Seiring dengan perkembangan jaman, museum mulai berkurang daya tariknya. Generasi milenial lebih tertarik mengunjungi tempat yang terkesan modern. Untuk mengubah citra dan menambah daya tarik generasi milenial, pengelola Museum Surabaya berencana mengembangkan kualitas museum. Dilansir dari beberapa sumber, generasi milenial memiliki karakteristik lebih menyukai hal yang instan dan mengikuti perkembangan teknologi. Tugas akhir ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan desain museum Surabaya yang interaktif dan menarik sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik. Metode perancangan yang digunakan oleh penulis adalah dimulai dari metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Selanjutnya menganalisis permasalahan museum dan melakukan perancangan dengan mencari ide dari ikon-ikon Surabaya lalu ditransformasikan ke dalam desain. Berdasarkan metodologi dan analisis yang telah dilakukan terhadap objek desain, diperoleh konsep perancangan desain interio Museum Surabaya yaitu Digital Interaktif Bernuansa Surabaya Modern. Aplikasi dari konsep digital interaktif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti Augmented Reality (AR), Interactive Projection Room dan Directory Interactive. Diharapkan museum lebih sering dikunjungi oleh masyarakat khususnya generasi milenial. Kenyamanan dalam rekreasi dan edukasi dengan konsep museum yang mengikuti perkembangan jaman.================================================================================================================== Surabaya Museum is repository dan treat art objects and istorical objects of Surabaya. Along with changing times, the museum began to decrease its appeal. Millennials are more interested in place that seem modern. To change the image and increase the appeal of millennials generation,the Surabaya Museum management plans to develop museum quality. Reporting from several sources, millennials generation has the characteristics of preferring to be instant and keep up with technological developments. This final project purpose to create an interactive and interesting of Surabaya museum so the information easy to understand. Design of object used method by author starts from the method of collecting data through observation, interviews, questionnaires and documentation study. Next, analyzing the museum and designing by looking for ideas from Surabaya icons then transformed into a design. Based on methodology and analysist done towards the design object, it is obtained an overall planning the interior design of Surabaya Museum is obtained, namely Interactive Digital of Modern Surabaya. Application of interactive digital concepts by utilizing technologies such as Augmented Reality (AR), Interactive Projection Room and Interactive Directories. The museum is expected will be visited more often by millennials generation. Comfortable vacation and education with the concept of a museum that follows the times
    corecore