1,721,702 research outputs found

    Peran Humas Masjid Raya Sabilal Muhtadin dalam Upaya Meningkatkan Kegiatan Keagamaan Melalui Radio Da'wah Sabilal Muhtadin

    Full text link
    Yunita Amelia Putri Dewi, 2018. peran HUmas Masjid Raya Sabilal Muhtadin dalam Upaya Meningkatkan Kegiatan Keagamaan Melalui Radio Da'wah Sabilal Muhtadin. jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. pembimbing: (1) Syaipul Hadi, S. Ip, MA (II) Drs. Ahmad Rijali, M. Pd kata Kunci: Humas, Upaya Meningkatkan setiap lembaga, baik berupa pemerintahan, perusahaan maupun organisasi pasti ingin mencapai kesuksesan. untuk mencapai kesuksesan tersebut suatu lembaga tidak hanya dapat mengandalkan kemampuan yang ada pada lembaga itu saja. humas sebagai lembaga mempunyai fungsi konstruktif atau fungsi korektif. hubungan masyarakat disebut juga Public Relation, dengan ruang lingkup (scope) yaitu kegiatan informasi yang menyangkut baik individu ke dalam maupun individu keluar dan semua kegiatan diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga atau organisasi. penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk deskriptif. bentuk penelitian deskruptif merupakan suatu kegiatan penelitian yang berusaha untuk menggambarkan, melukiskan, dan mengungkapkan, sebuah ide, pemikiran secara apa adanya. hasil dari penelitian ini bahwa peran humas di Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah: 1) Mengeloah segala bentuk informasi untuk kebaikkan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, baik itu pengurus, pengelola, maupun kenyamanan jamaaah, 2) Menjalin hubungan baik dengan publik dan anggota antar anggota di organisasi/ instansi. kesimpulan Peran Humas Masjid Raya Sabilal Muhtadin dalam Upaya Meningkatkan Kegiatan Keagamaan Melalui Radio Da'wah Sabilal Muhtadin adalah aktivitas dakwah yang berlangsung di wilayah atau area Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dalam pengolahan sebuah informasi, Humas Masjid Raya Sabilal Muhtadin juga bekerjasama dengan seksi Radio Da'wah Sabilal Muhtadin dan semua pegawai yag ada di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Agar terjalin kerjasama yang baik

    EPISTEMOLOGI FIQH SABILAL MUHTADIN

    Full text link
    This article analyses Sabilal Muhtadin, a magnum opus of Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari in Islamic jurisprudence. Al-Banjari is considered as a prominent intellectual from Banjarmasin, Indonesia who could contribute to the development of Islamic law beyond the municipal and national territory. In writing the Sabilal Muhtadin, al-Banjari have used three models of ijtihad, namely deductive, inductive, and the combination of the two. In applying the deductive method which should only refer to the verses of the Qur’an or the Hadith, however, he extends it to the opinion of previous Islamic jurits. This then proves that al-Banjari is not an independent mujtahid who exercise free ijtihad like the eponyms of Islamic schools of law. Yet, by applying the inductive (especially, maslahah and sadd adz-dzari’a) and the combined deductive-inductive methods, he is able to accommodate the social changes to the requirements of shari’a. Sabilal Muhtadin thus mirrors the intellectual developments within Islam responsive to the author’s circumstances

    Manajemen Ektrakurikuler di SMP Sabilal Muhtadin Banjarmasin

    Full text link
    Akhmad Fadli, 2015. Manajemen Ektrakurikuler di SMP Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Skripsi Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Drs. Hilmi Mizani, M. Ag Ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan diluar jam pelajaran (tatap muka) baik dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah dengan maksud agar lebih memperkaya dan memperluas wawasan pengetahuan dan kemampuan yang dimilikinya dari berbagai bidang studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kegiatan ektrakurikuler yang ada di SMP Sabilal Muhtadin Banjarmasin, mendiskripsikan bagaimana pelaksanaan Manajemen Ekstrakurikuler dan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambat pelaksanaan kegiatan Ekstrakurikuler di SMP Sabilal Muhtadin Banjarmasin, subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, para guru, siswa serta para pegawai yang ikut terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMP Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Informan dalam penelitian ini sebanyak enam orang dari latar belakang pekerjaan yang berbeda. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian dilakukan dengan terjun ke lapangan untuk menggali, menghimpun dan mengumpulkan sejumlah data yang diperlukan mengenai Manajemen Ekstrakurikuler di SMP Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Untuk mendapatkan informasi yang di inginkan peneliti menggunakan teknik wawancara dengan jenis penelitian kualitatif, Hasil penelitian mendapati bahwa, Pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler pada SMP Sabilal Muhtadin menerapkan fungsi pokok manajemen, fungsi pokok tersebut sangat berpengaruh dalam kegiatan ektrakurikuler sehingga kegiatan dapat terlaksanakan sesuai dengan tujuan, Jenis kegiatan ektrakurikuler yang ada di SMP Sabilal Muhtadin yaitu: kepramukaan, PMR , basket, futsal, pencak silat, seni musik, catur, atletik , tilawatil quran, komputer, english club, dari hasil penelitian terbukti mereka tidak bisa mengalahkan waktu yang menurut mereka sangat membatasi kegiatan tersebut. Kata Kunci : Manajemen, Kegiatan Ektrakurikuler, SMP Sabilal Muhtadi

    PENGELOLAAN BUDAYA RELIGIUS DI MTs SABILUL MUHTADIN

    Full text link
    Pendidikan merupakan suatu yang penting bagi manusia dalam kehidupan ini. Pendidikan hendaknya memiliki kualitas yang lebih baik. Kualitas tersebut tidak saja tertuju pada kemampuan yang bersifat kognitif, tetapi lebih dari pada itu adalah pada kualitas yang bersifat afektif dan psikomotorik yang berupa aspek sikap dan prilaku. Hal tersebut karena perkembangan zaman yang semakin pesat, teknologi yang semakin canggih begitu juga moralitas generasi muda yang semakin dipertanyakan. Terkait hal teresebut MTs Sabilul Muhtadin menerapkan kegiatan keagamaan dalam bentuk budaya religius yang diterapkan disekolah. Penelitian ini difokuskan pada pengelolaan budaya religius di MTs Sabilul Muhtadin dengan rumusan masalah sebagai berikut: pengelolaan budaya religius di MTs Sabilul Muhtadin. faktor-faktor yang mempengruhi pengelolaan budaya rreligius di MTs Sabilul Muhtadin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dua hal tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian metode deskriptif. Penelitian ini berusaha memahami dan mendiskripsikan pengelolaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi budaya religius di MTs Sabilul Muhtadin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul terangkan dan di analisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam pengelolaan budaya religius di MTs Sabilul Muhtadin dapat terwujud karena adanya proses sosialisasi yang dilakukan oleh para pemimpin kepada seluruh warga sekolah dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah secara optimal. Dalam proses pengelolaan melalui beberapa tahap-tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Bentuk-bentuk kegiatan kegiatan religius meliputi pelaksanaan sholat dhuha berjama’ah, pelaksanaan sholat dhuhur berjama’ah, tahfidhul Qur’an, pengajian dan hadroh. Dalam pengelolaan budaya religius di MTs Sabilul Muhtadin terdapat faktor penghambat dan faktor pendukung. Faktor-faktor yang menjadi penghambat adalahguru yang kurang mumpuni, dan peralatan yang kurang mencukupi. Sedangkan faktor-faktor pendukungnya adalah kerjasama semua warga sekolah, keaktifan siswa, kerjasama dari wali murid, waktu yang tersedia dan dana yang mencukupi

    KITAB SABILAL MUHTADIN KARYA SYAIKH MUHAMMAD ARSYAD ALBANJARI

    Full text link
    There is one book that was famous in the 19th century, namely Sabilal Muhtadin, but now it is very difficult to find this book again because it is rarely studied. This book was written by 'Ulama Indonesia in Arabic Malay, namely Shaykh Muhammad Arsyad Al Banjari, a Banjari scholar who was born on 15 Safar 1122 H/19 March 1710 M and died on 6 Shawwal 1227 H coinciding with 13 October 1812 M. Purpose we write this article is to recognize and study this book again so that it is not lost. The method created is the method of literature with a historical approach, namely looking at history in relation to the author and the contents of the manuscript. The result is that this book consists of two volumes that fall into the category of Jurisprudence books with the Shafi'i mazhab which were famous in the 19th to 20th centuries. The full name of the book is Sabil al-Muhtadin Li at-Tafaqquh fi Amr ad-Din. This book was written because of the advice of the Sultan at that time, namely Sutan Tahmidullah who also liked to study religion. In 1882 M in Makkah at the expense and initiative of Shaykh Al-Fatani, a scholar from Pattani, this book was reproduced and printed. The second publication of the book Sabilal Muhtadin in Constantinople in 1302 H then the third time published in Egypt in 1307 H. World libraries that also store this book are Mecca, Beirut and Turkey. If you read the Book of Sabilal Muhtadin, it is rather difficult for the author to understand because the language style is not in accordance with the refined spelling. Because this book is an 18th century book, while the EYD only existed in the 19th century, namely in 1972

    MASJID RAYA SABILAL MUHTADIN SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS

    No full text
    Masjid Sabilal Muhtadin merupakan masjid terbesar di Kota Banjarmasin yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan. Masjid Sabilal Muhtadin terletak di pusat Kota Banjarmasin dengan lokasinya yang strategis sehingga mudah dijangkau. Tujuan penulisan artikel ini untuk melihat eksistensi masjid Raya Sabilal Muhtadin dalam perannya sebagai sumber belajar IPS dilingkungan sekolah. Penulisan artikel menggunakan studi pustaka yang berasal dari berbagai jurnal ilmiah dan ebooks. Selain itu, penulis mencari jurnal yang relavan sesuai pembahasan. Penyajian naskah di lakukan dengan deskripsi dari berbagai sumber. Hasil dari penulisan artikel ini adalah untuk memberikan ide kreatif bagi guru dalam mengembangkan sumber belajar IPS disekolah dengan mengaitkan sejarah maupun eksistensi masjid raya sabilal muhtadin sebagai sumber belajar IPS

    Pendisiplinan Ibadah Shalat Dhuha di SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pendisiplinan pada sebuah sekolah di Banjarmasin yaitu SD Islam Sabilal Muhtadin yang memiliki program kegiatan ibadah sholat dhuha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendisiplinan ibadah Shalat Dhuha yang diterapkan guru kepada siswa di SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin serta dapat mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat pendisiplinan ibadah sholat dhuha di SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kualitatif deskriptif. Objek yang teliti yaitu SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin dan subjek penelitian penulis adalah siswa kelas VD serta guru Alquran dan wali kelas. Adapun metode pengumpulan data yang dipakai ialah: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendisiplinan ibadah sholat dhuha di SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin dilakukan melalui beberapa langkah yaitu (1) memotivasi (2) memberikan nasehat yang baik kepada anak didik, (3) keteladanan (4) pembiasaan (5) pengawasan. Pelaksanaan Sholat dhuha yang dilaksanakan di SD Islam Sabilal Muhtadin merupakan program yang waktu pelaksanaannya digabungkan dalam pembelajaran Al-Qur’an. Faktor pendukung dan penghambat Pendisiplinan ibadah Shalat Dhuha di SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmaisin yaitu faktor guru, faktor keluarga, faktor dalam diri anak sendiri dan faktor Sarana dan Prasarana

    Persepsi Guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Terhadap Perbankan Syariah

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini awalnya adalah banyaknya kalangan masyarakat yang masih belum mengetahui tentang perbankan syariah. Kelemahan tersebut bukan hanya dari kalangan biasa namun masyarakat yang mengetahui hukum atau Syariat Islam juga banyak tidak menggunakan atau tidak mengetahui tentang bank syariah. Penulis menjadikan Guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin sebagai subjek penelitian karna dianggap sedikit banyaknya memahami tentang transaksi secara Islami karena dilihat dari background guru tersebut yang mengajar di sekolah yang berbasis Islami. Apakah mereka sebagai guru yang memiliki wawasan atau pengetahuan dibidang transaksi kehidupan perbankan mengetahui bagaimana perbankan syariah. Dan juga termotivasi dari berkembang nya perbankan syariah yang sangat pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Persepsi Guru SMP Islam abilal Muhtadin Banjarmasin Terhadap Perbankkan Syariah Penelitian ini merupakan penelitian (field research) yang bersifat deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin di Komplek Masjid Raya Sabial Muhtadin Jl. Jend Sudirman No. 01 Antasan Besar Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan 70114. Subjek penelitian ini adalah Guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah Persepsi Guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjramasin Terhadap Perbankan Syariah. Tekhnik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskann bahwa (1) secara keseluruhan persepsi guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin terhadap perbankan syariah adalah positif. (2) persepsi guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin terhadap pelayanan dan busana bank syariah cukup baik. (3) persepsi guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin terhadap sistem bagi hasil juga baik, sesuai dengan syariat Islam. (4) persepsi guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin tentang produk dan akad sangat rendah pengetahuan nya. (5) persepsi guru SMP Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin terhadap potensi bank syariah sangat bagus untuk dimasa depan karena mengingat mayoritas penduduk yang ada adalah umat Muslim dimana banyak masyarakat yang tidak ingin salah langkah dalam mengambil keputusan bertransaksi, yang sangat pas dengan prinsip perbankan syariah yang tidak memakai bunga bank dan riba

    Eksplorasi Etnomatematika Pada Bangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin

    Full text link
    Etnomatematika adalah kajian yang menghubungkan antara matematika dan budaya yang terkait satu sama lain pada kelompok budaya masyarakat tertentu. Salah satu yang termasuk dalam kajian etnomatematika yaitu masjid. Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin adalah salah satu masjid terbesar di kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui aspek-aspek etnomatematika yang terdapat pada bangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, (2) Mengetahui aktivitas fundamental matematis yang terdapat pada bangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, (3) Mengetahui implementasi hasil penelitian ke dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data primer dan sekunder. Dalam teknik pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat aspek-aspek etnomatematika pada Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin: yaitu (a) Konsep bangun datar, (b) Konsep bangun ruang, (c) Konsep kekongrunenan, (d) Konsep tranformasi geometri, (e) Konsep perbandingan trigonometri pada segitiga siku�siku, (f) Konsep limit fungsi trigonometri, (g) Konsep integral, dan (h) Konsep geometri analitik bidang. (2) Terdapat aktivitas fundamental matematis pada bangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin yaitu aktivitas mengukur, aktivitas merancang dan aktivitas menjelaskan. (3) Hasil eksplorasi etnomatematika pada bangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin dapat diimplementasikan pada pembelajaran matematika sesuai dengan jenjang sekolah peserta didi

    MANAJEMEN PERENCANAAN MAJELIS TAKLIM MASJID RAYA SABILAL MUHTADIN BANJARMASIN

    Full text link
    Rumusan masalah dalam penelitian ini diantaranya bagaimana manajemen perencanaan majelis taklim masjid raya sabilal muhtadin banjarmasin, serta apa saja yang masuk ke dalam perencanaan untuk melaksanakan majelis taklim sabilal muhtadin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen sebuah majelis terutama di Masjid Sabilal Muhtadin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Ketua Umum Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Drs. H. Darul Quthni, MH. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis data dengan metode induktif,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Perencanaan Majelis Taklim Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin sudah berjalan dengan lancer dengan sifat dan fungsi dari perencanaan yang digunakan. Saran kepada pihak pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin agar bisa membuat kotak saran serta visi misi dan struktur bagan organisasi masjid secara tertulis dan diletakkan di tempat yang mudah Jemaah mengetahuinya
    corecore