POSITRON
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
Studi Awal Pembuatan Sel Surya Berbasis CdO/Cu2O dengan Teknik Imersi Kimia
Telah dilakukan penelitian tentang sel surya berbasis CdO/Cu2O dengan menggunakan teknik imersi kimia, yang diimobilisasi pada substrat kaca yang telah dilapisi ITO (Indium Tin Oxide). Penelitian ini dibatasi pada pengamatan tentang pengaruh rasio konsentrasi kadmium asetat dihidrat (Cd(CH3COO)2.2H2O) dan natrium hidroksida (NaOH) terhadap karakteristik sel surya yang berbasis CdO/Cu2O yang dihasilkan. Sel surya yang telah dibuat kemudian diuji untuk mengetahui karakteristik arus dan tegangannya, diukur di bawah penyinaran lampu halogen 250W pada intensitas 34mW/cm2. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan diketahui bahwa arus dan tegangan yang paling baik diperoleh saat konsentrasi cadmium asetat dihidrat dan natrium hidroksida masing-masing 0,05M dan 0,1M dengan ketebalan 0,235µm. Sel surya yang dihasilkan dalam penelitian ini memiliki efisiensi 2,13%, 1,18%, dan 1,13%, masing-masing dengan perbandingan konsentrasi (0,05M:0,1M), (0,1M:0,2M), dan (0,2:0,3M)
Prototipe Sistem Telemetri Berbasis Sensor Suhu dan Sensor Asap untuk Pemantau Kebakaran Lahan
Telah dilakukan perancangan suatu sistem telemetri berbasis sensor suhu dan sensor asap (smoke detector) untuk pemantau kebakaran lahan. Jenis sensor suhu yang digunakan adalah sensor LM35 dan Sensor asap yang digunakan tipe FG200. Untuk perangkat pengubah data analog keluaran sensor suhu dan sensor asap menjadi sinyal digital digunakan mikrokontroler ATMega8535. Pengiriman data menggunakan modul RF TXM02 pada bagian pemancar (transmitter) dan modul FR RXM01 pada bagian penerima (receiver) yang mampu melakukan transmisi data pada jarak 200 m di udara terbuka. Tampilan data keluaran hasil pembacaan sensor pada bagian pengirim dan bagian penerima selain dapat ditampilkan pada komputer dengan menggunakan GUI (Graphic User Interface) dengan pemograman Borland Delphi 7.0, juga ditampilkan menggunakan LCD 16 x 2 character. Indikator terjadinya kebakaran (munculnya asap dan suhu lebih dari 37 °C) tampak pada menyalanya alarm (buzzer) yang terhubung dengan mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan baik di dalam melakukan pengiriman data informasi suhu dan keberadaan asap di titik pengamatan
Korelasi Tortuositas dengan Porositas Absolut dalam Pemodelan Aliran Fluida Menggunakan Lattice Gas Automata Model FHP III
Telah dihitung nilai tortuositas dan porositas absolut dalam pemodelan aliran fluida menggunakan Lattice Gas Automata model FHP III. Selanjutnya kedua sifat makroskopis tersebut (tortuositas dan porositas absolut) dikorelasikan dalam bentuk grafik. Perhitungan dan pemodelan pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metoda Lattice Gas Automata (LGA).LGA adalah metode numerik pengembangan dari Cellular Automata (CA) yang dapat memecahkan persamaan dinamika fluida yang memenuhi persamaan Navier Stokes. Karakteristik dari LGA yaitu adanya suatu sistem yang terdiri dari partikel-partikel identik yang bermassa satu satuan bergerak dengan satu satuan kecepatan yang menempati kisi heksagonal dimana setiap tumbukannya memenuhi hukum kekekalan massa dan momentum. Metode ini menggunakan pendekatan diskretisasi ruang dan waktu serta mengikuti aturan tumbukan tertentu. Dalam penelitian ini model yang dipilih adalah model FHP III (Frisch, Hasslacher and Pomeau model III). Model aliran fluida dalam penelitian ini dibandingkan dengan model aliran fluida yang telah dibuat dalam penelitian-penelitian sebelumnya dan menghasilkan pola aliran yang mirip. Model aliran fluida dibangun pada medium berukuran 400x300 lattice unit (lu) dengan time steps 4000. Tortuositas dan porositas absolut dihitung dalam penelitian ini, dimana nilai tortuositas berbanding terbalik dengan porositas absolut
Pengaturan Tingkat Oksidasi Polimer Konduktif PANi-HCl Melalui Pendopingan
Penelitian ini mengkaji tentang tingkat oksidasi berdasarkan data spektrofotometri FT-IR polimer konduktif polianilin, PANi yang didoping oleh HCl hasil elektropolimerisasi galvanostatis. Polimerisasi dilakukan pada arus konstan 3 mA dengan variasi konsentrasi dopan 1M, 1,5 M, 2 M, 2,5 M dan 3 M. Hasil penentuan dan analisis terhadap tingkat-tingkat oksidasi PANi yang terdoping menunjukkan bahwa tingkat oksidasi PANi berubah terhadap konsentrasi dopan HCl dan berdasarkan tingkat oksidasi tersebut dapat diduga bahwa PANi yang menghasilkan konduktivitas listrik tertinggi adalah yang didoping oleh HCl 1 M dengan tingkat oksidasi 0,5