Jurnal Nasional Teknik Elektro
Not a member yet
    359 research outputs found

    Evaluasi Pola Tingkah Laku Tegangan Sistem Eksitasi Generator Dengan Metoda Penempatan Kutub Menggunakan Algoritma Bass–Gura

    Full text link
    In power systems, the behavior patterns of excitation system voltage is very important to note because it can affect the voltage stability of the power system. Several previous studies showed performance behavior pattern generator excitation system voltage is less than satisfactory at the point of operation. Under these conditions, conducted a study of the patterns of behavior of dynamic voltage generator excitation system with pole placement method using the Bass-Gura algorithm. With the help of information obtained by Matlab software, that behavior pattern generator excitation system voltage indicates better performance compared to the performance of the behavior patterns of excitation system voltage without the pole placement method.Keywords: generator excitation systems, pole placement method, bass-Gura, performance AbstrakDalam sistem tenaga listrik, pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mempengaruhi kestabilan tegangan sistem tenaga listrik.  Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan performansi pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi generator yang kurang memuaskan pada titik operasinya. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan suatu studi dinamik mengenai pola tingkah laku tegangan pada sistem eksitasi generator dengan metoda penempatan kutub menggunakan algoritma Bass-Gura. Dengan bantuan perangkat lunak Matlab diperoleh informasi, bahwa pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi generator menunjukkan performansi yang lebih baik dibandingkan performansi pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi tanpa metoda penempatan kutub.Keywords: generator excitation systems, pole placement method, bass-Gura, performance 

    Program Aliran Daya Untuk Analisis Sistem Distribusi Dengan Penambahan Photovoltaic Model

    Full text link
    Perkembangan teknologi yang semakin pesat memicu kebutuhan akan energi, terutama energi listrik. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa listrik telah menjadi bagian yang sangat penting bagi umat manusia. Di negara berkembang seperti Indonesia, idealnya pertumbuhan listrik 2-2,5 kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi. Kenyataannya, saat ini pertumbuhan listrik per tahun hanya 7-8 persen. Penambahan pembangkit dengan energi yang dapat terbarukan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kebutuhan akan listrik. Seperti dengan penambahan pembangkit listrik dengan tenaga matahari atau photovoltaic. Dalam artikel ini, perhitungan aliran daya menggunakan metoda fast decoupled dengan model photvltaic yang terhubung ke jaringan distribusi. Program aliran daya dibangun menggunakan Microsoft visual studio 2010 dengan Bahasa Pemograman C++.Penambahan  variasi jumlah dan ukuran photvoltaic pada sistem distribusi akan mengurangi rugi-rugi daya dan jatuh tegangan. Kata Kunci :Kebutuhan listrik, Photovltaic, Microsoft visual studio 2010, Rugi-rugi daya, Jatuh teganga

    Simulasi Kualitas Daya Saluran Distribusi Sekunder Perumahan

    Full text link
    Lazimnya, beban listrik pada perumahan  berupa kombinasi antara beban linear dan beban nonlinear. Beban-beban nonlinear misalnya peralatan-peralatan elektronik yang terpakai di rumah, berpotensi  menurunkan kualitas daya saluran distribusi sekunder secara signifikan akibat besarnya kandungan harmonik arus yang ditariknya. Persentase THD arus yang tinggi pada sistem, dapat menyebabkan beberapa persoalan harmonisa seperti misalnya meningkatnya rugi-rugi sistem, overload penghantar netral, interferensi pada sistem komunikasi dan lain sebagainya. Pada penelitian ini, beban sistem distribusi sekunder perumahan dimodelkan dalam tiga macam model: model beban linear, nonlinear dan gabungan beban linear dan nonlinear, di dalam laboratorium. Selanjutnya, diadakan simulasi dan pengukuran pada saluran penyuplai daya (distribusi sekunder) bagi masing-masing model-model tersebut dengan  menggunakan alat ukur power fluke analyzer 43. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model beban nonlinear menyebabkan degradasi kualitas daya yang sangat signifikan (hingga kisaran 90 persen), jauh melebihi beban linear. Model beban linear menjadi model yang sesuai dengan standar distorsi harmonisa yang ditetapkan oleh IEEE-519-1992.Kata kunci :  THD, individu harmonisa, spektrum harmonisa, beban linear, beban nonlinear, sistem distribusi sekunder

    Distribusi Fasa Pulsa-Pulsa PD Minyak Silikon Dengan Tegangan Tinggi AC

    Full text link
    oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/47Salah satu pemicu utama kegagalan sistem isolasi transformator adalah peluahan sebagian (partialdischarge, PD) yang diantaranya bisa muncul dalam minyak isolasi. Makalah ini membahas distribusipulsa-pulsa PD dalam minyak silikon di bawah tegangan AC menggunakan pasangan elektroda dengankonfigurasi jarum-plat. Pulsa-pulsa PD dideteksi dengan menggunakan detektor RC dan diukur denganmenggunakan sistem pengukuran PD berbasis komputer. Pulsa-pulsa PD yang terjadi dalam beberapasiklus gelombang tegangan diakumulasikan dan dipresentasikan dalam satu siklus. Pengaruh variasi leveltegangan terhadap parameter-parameter PD dianalisis, demikian pula pengaruh nilai sesaat dari teganganterhadap pola-pola PD. Hasilnya menunjukkan bahwa baik level tegangan maupun besarnya nilai sesaatdari tegangan AC memegang peranan penting dalam aktifitas PD minyak silikon. Semakin tinggi leveltegangan semakin tinggi aktifitas PD. Pulsa-pulsa PD yang terkonsentrasi pada puncak gelombangtegangan terapan mengindikasikan ketergantungan aktifitas PD terhadap nilai sesaat dari tegangan terapantersebut.Kata Kunci : Peluahan sebagian, minyak silikon dan Tegangan Tinggi A

    Perancangan Rele Arus Lebih Dengan Karakteristik Invers Berbasis Mikrokontroler Atmega 8535

    Full text link
    Untuk melindungi peralatan listrik dari kerusakan akibat gangguan hubung singkat atau short circuit  penyebab masalah yang harus diaman diperlukan suatu alat pengaman arus lebih (over current protection atau over current relay (OCR)). Alat pengaman ini dapat bekerja dengan respon cepat, fleksibel, tidak mudah rusak, akurat dalam mengatasi gangguan dan dirancang dengan rangkaian elektronik berbasis mikrokontroler. Bentuk prototipe proteksi arus lebih digital (Digital over current protection) dengan karakteristik invers dengan rele arus lebih ini dirancang dengan menggunakan Hall Effect Current Sensor tipe ACS706 ELC020 sebagai pendeteksi arus. Perancangan rele arus lebih didukung oleh teknologi mikrokontroler AVR Atmega 8535 yang diprogram dengan BASCOM-AVR, dengan tingkat kepresisian waktu trip  yang tinggi.Kata kunci: Proteksi digital, Mikrokontroler, Hubung Singka

    Karakteristik beban-beban motor induksi di tambang PT Semen Padang

    Full text link
    Motor induksi sudah menjadi penggerak utama beban-beban di industri dalam 50 tahun terakhir. Konstruksi yang sederhana, harga dan kinerja adalah beberapa faktor yang meningkatkan popularitas motor ini di kalangan industri. Untuk kasus tambang PT Semen Padang, motor induksi diaplikasikan pada mobile crasher, belt conveyer dan vibrating screen. Umum nya motor-motor tersebut berdaya besar tetapi memiliki faktor daya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik beban yang terhubung dengan mengukur arus dan tegangan motor-motor tersebut. Pengaruh volume dan ukuran material batu gunung terhadap operasi motor induksi akan dibahas.. Penelitian ini sangat bermanfaat bagi pihak PT Semen Padang karena dapat memahami kondisi riil motor induksi di tambang, mengambil tindakan penghematan konsumsi energi listrik dan mengurangi biaya beban induktif yang dibebankan oleh PT PLN sebagai penyedia energi listrik.Kata Kunci :Motor Induksi, Karakteristik beban, PT. Semen Padan

    Simulasi dan Analisa Sistem Kendali Kecepatan Motor Arus Searah Dengan Pendekatan Tempat Kedudukan Akar

    No full text
    Dalam pengendalian kecepatan motor arus searah, model sistem bersifat nonlinier. Untuk menganalisa pola tingkah laku disekitar titik operasi, salah satu model sistem adalah dengan dilinierisasi di titik operasi. Berdasarkan model sistem yang dilinierisasi tersebut diperoleh fungsi alih  motor arus searah dan dirancang pengendali Proporsional (P), Proporsional Integral (PI), Proporsional Diferensial (PD) dan Proporsional Integral Diferensial (PID) melalui suatu simulasi dengan menggunakan perangkat lunak Matlab serta pendekatan tempat kedudukan akar. Hasil simulasi didapatkan nilai konstanta Proporsional (P), konstanta Integral (I) dan konstanta Diferensial (D)  pengendali yang mengendalikan kecepatan motor arus searah. Kata Kunci : motor arus searah (DC),  pengendali proporsional (P), pengendali proporsional integral (PI),  pengendali proporsional diferensial, pengendali proporsional integral diferensial (PID), tempat kedudukan akar

    Keandalan Jaringan Tegangan Menengah 20 kV di Wilayah APJ Padang PT.PLN (Persero) Cabang Padang

    No full text
    Sistem distribusi sebagai sistem penyaluran tenaga listrik yang langsung berhubungan dengan pelanggan harus memperhatikan tingkat keandalannya yaitu dapat menyuplai tenaga listrik ke konsumen secara kontiniu.Tingkat keandalan suatu system dapat ditentukan dengan menghitung SAIFI (SistemAvarage Interruption Frequency Index) dan SAIDI (Sistem Avarage Interruption Duration Index) yaitu frekuensi pemadaman dan lama pemadaman yang dialami system distribusi dalam rentang waktu tertentu.Penelitian ini bertujuan menghitung  indeks keandalan jaringan tegangan menengah 20 kV di Wilayah Area Pelayanan Jaringan (APJ) Padang.Perhitungan indeks keandalan didasarkan pada indeks keandalan berbasis sistem yaitu SAIFIdan SAIDI. Berdasarkan perhitungan dan analisis indeks keandalan berbasis sistem  pada jaringan tegangan menengah Area Pelayanan Jaringan (APJ) Padang tahun 2009, maka dapat disimpulkan bahwa indeks keandalan berbasis system pada Area Pelayanan Jaringan (APJ) Padang termasuk tingkat keandalan rendah.Kata kunci: Keandalan, SAIFI, SAIDI, APJ Padan

    Kontrol Posisi Robot Mobil Menggunakan Logika Fuzzy dengan Sensor Ultrasonik

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan membuat kontrol posisi robot mobil dengan menggunakan sensor ultrasonik sebagai pengukur jarak dan encoder untuk penghitung kecepatan robot mobil. Dengan menerapkan metoda logika fuzzy akan membuat pergerakan servomotor DC dari robot mobil bergerak lebih halus. Logika fuzzy merupakan suatu hubungan ketidakpastian sesuatu yang tidak mempunyai suatu batas jelas kedalam suatu persamaan matematis yang mudah dimengerti. Fungsi keanggotaan menggunakan segitiga dan dinyatakan secara numerik serta Metoda inference yang digunakan adalah metode Mandani. Hasil-hasil percobaan menunjukkan bahwa semakin dekat jarak akan membuat pergerakan robot mobil semakin lebih halus. Encoder mempunyai rata-rata persentase kesalahan sebesar 22.38% dan sensor ultrasonic mempunyai rata-rata perubahan waktu per 2 cm yaitu 0.114546 ms dengan kesalahan sebesar 4,14%.          Kata Kunci : robot mobil, logika fuzzy dan kontrol posisi

    308

    full texts

    359

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Nasional Teknik Elektro
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇