Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Laporan kerja praktek di CV Sinar Baja Electric IV
Dalam menunjang proses produksi yang baik, memerlukan produktivitas yang tinggi. Hal ini berkaitan dengan efektivitas dari penggunaan mesin. Oleh sebab itu, penulis melakakukan penelitian pada CV Sianar Baja Electric IV. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisa efektivitas mesin cetak conebody dengan memanfaatkan Overall Equipment Efectiveness (OEE) dalam konteks Total Productive Maintenance (TPM). Untuk mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas mesin, maka digunakan diagram sebab-akibat. Setelah dilakukan analisa didapatkan dua darisembilan mesin memiliki nilai OEE diatas standar yang ditetapkan yaitu sebesar 86% dan 92%, sedangkan mesin lainnya memiliki nilai OEE dibawah 85%. Penyebab yang paling mempengaruhi tingkat OEE pada mesin adalah nilai performance rate. Untuk meningkatka efekvifitas mesin, perusahaan dapat memperhatikan aspek manusia, material, metode, lingkungan, dan mesin
Rancang bangun mesin spray enzim silase batang sorgum
Sorghum adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan ternak. Batang sorghum dapat digunakan dalam campuran pakan hewan karena memiliki nilai gizi tinggi dan tidak menyebabkan efek samping pada ternak. Berdasarkan survei yang dilakukan, proses pengemasan masih dilakukan secara manual, sedangkan produksi harian sangat besar sampai bervarasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin enzim, penampung dan penimbangan silase batang sorghum sebagai pakan hewan dengan kapasitas 1080 kg/jam. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode VDI 2222 yang dimulai dengan menganalisis, membuat daftar requirement, membuat alternatif fungsi bagian, membuat variasi konsep, perhitungan, pembuatan, perakitan, pengujian, dan analisis. Hasil dari desain yang terpilih adalah mesin conveyor varian konsep 3 yaitu mesin conveyor belt x screw. Mesin conveyor belt x screw ini menggunakan sistem penggerak motor, sistem conveyor menggunakan PVC dan Extruder,sistem transmisi puli dan sabuk. Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan, rata-rata mesin mampu mencacah batang sorghum sebanyak 1080 kg/jam
Pengaruh konsentrasi pati sagu terhadap karakteristik fisikokimia edible film berbahan kulit buah naga merah
Edible film menjadi salah satu solusi pengurangan limbah
plastik karena terbuat dari bahan biopolimer yang dapat terurai. Edible film merupakan lembaran tipis yang dapat dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan pati sagu terhadap karakteristik edible film berbasis kulit buah naga, tepung cangkang telur ayam, dan sorbitol. Rancangan penelitian menggunakan RAK faktor tunggal yaitu penambahan konsentrasi tepung sagu yang terdiri dari 6 (enam) level perlakuan, yaitu 0,5% (P1); 1% (P2); 1,5% (P3); 2% (P4); 2,5% (P5); 3% (P6) yang masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali. Parameter pengujian yang dilakukan yaitu analisa kadar air, aktivitas air (Aw), kuat tarik, persen pemanjangan, water vapor transmission rate (WVTR), dan pengujian warna edible film. Analisa data dilakukan dengan ANOVA (α = 5%) dan dilanjutkan uji DMRT (α = 5%) pada perlakuan yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi pati sagu berpengaruh terhadap karakteristik fisikokimia edible film berbahan kulit buah naga merah, tepung cangkang telur ayam, dan sorbitol. Peningkatan konsentrasi pati sagu akan menurunkan nilai kadar air, Aw , WVTR, kuat tarik, dan elongasi. Nilai kadar air berkisar 14,78%-11,84%; nilai Aw berkisar 0,655-0,509; WVTR berkisar 108,0624-82,4206 g/m2/24 jam; kuat tarik berkisar 9,946-4,842 N/mm2; elongasi berkisar 5,33%-1,94%. Warna edible film memiliki nilai L berkisar 31,5-56,7; nilai C berkisar
71,2-51,9 dan nilai °hue berkisar 359,2-344,1°
Kepuasan penggunaan media sosial pada generasi Z Indonesia dalam pemanfaatan fitur aplikasi threads
Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications 2.0. Pendekatan ini melihat sebab atau motif apa yang mendorong individu untuk mengakses sebuah media sosial berdasarkan pada fitur-fitur yang dimilikinya. Penelitian ini menggunakan media sosial Threads sebagai objek penelitiannya dikarenakan sehari setelah peluncurannya Threads mengalami kenaikan pengguna yang sangat pesat, namun setelah beberapa hari Threads mengalami penurunan drastis. Subjek penelitian ini adalah Generasi Z Indonesia karena target dari Threads adalah Generasi Z dan millenial. Peneliti menggunakan indikator The Main Model yang terdiri dari modality, agency, interactivity dan navigability. Indikator tersebut dibagi dalam dua konsep kepuasan yaitu gratification sought (GS) dan gratification obtained (GO). Pada penelitian ini, peneliti menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online sebagai alat untuk mengumpulkan data yang disebarkan kepada 100 responden Generasi Z di Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah Generasi Z Indonesia puas dalam pemanfaatan fitur saat menggunakan media sosial Threads
Strategi pengurangan ketidakpastian pasangan pre-relationship pada tahap awal hubungan melalui media sosial instagram
Ketidakpastian selalu terjadi, ketika ketidakpastian tersebut terjadi di media sosial maka akan semakin kompleks. Pengurangan ketidakpastian bisa dilakukan dengan melakukan beberapa strategi. Ketidakpastian tersebut terjadi ketika tidak bisa mendapatkan informasi dengan lengkap atau jelas sehingga mengharuskan untuk melakukan strategi tersebut. Terdapat tiga strategi yang dapat dilakukan yakni strategi aktif, strategi pasif dan strategi interaktif. Penelitian ini berfokus kepada strategi subjek dalam mengurangi ketidakpastian relasinya melaluui media sosial Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif untuk menganalisis strategi yang digunakan dalam mengurangi ketidakpastian. Analisis dalam penelitian ini menemukan bahwa ketiga strategi yang ada di teori pengurangan ketidakpastian digunakan untuk mencari informasi mengenai pasangan untuk mendapatkan sumber yang akurat. Melalui Instagram, fitur-fitur yang dimiliki juga memiliki peran yang penting untuk mencari informasi dan aktivitas tersebut merupakan strategi aktif. Selain itu, informasi dari orang sekitar dan teman juga mempengaruhi level ketidakpastian seseorang. Kepercayaan yang tinggi terhadap seseorang dilakukan dengan strategi interaktif yaitu langsung berinteraksi dengan orang terkait
Pengaruh content marketing akun Instagram @dana.id terhadap customer engagement pada followers @dana.id
Josephine Jane P. NRP 1423020034. ”Pengaruh Content Marketing akun Instagram @dana.id Terhadap Customer Engagement pada Followers @dana.id.”
Perkembangan teknologi menjadi kekuatan pengubah bisnis, terutama dalam proses pemasaran dimana saat ini dilakukan melalui konten digital. Instagram digunakan sebagai media pemasaran karena jangkauannya luas dan mendukung pelaku usaha untuk membuat content marketing. E-wallet DANA menggunakan Instagram sebagai salah satu sarana untuk memasarkan aplikasi DANA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana content marketing, customer engagement akun Instagram @dana.id dan pengaruh content marketing terhadap customer engagement. Subjek penelitian ini adalah followers @dana.id, sedangkan objek penelitian ini adalah Pengaruh Content Marketing Akun Instagram @dana.id Terhadap Customer Engagement. Content marketing terdiri dari tujuh indicator yaitu credible, shareable, useful or fun, interesting, relevant, different, on brand sedangkan customer engagement terdiri dari lima indicator yaitu learning, sharing, advocating, socializing, co-developing. Metode Penelitian ini menggunakan analisis eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif, sampel penelitian diperoleh dari observasi melalui akun Instagram @dana.id dan menyebarkan kuesioner kepada 100 followers akun Instagram @dana.id dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan atau positif, terdapat hubungan antara content marketing dengan customer engagement.
Kata Kunci: Content Marketing, Customer Engagement, Instagram, E-Wallet DAN
Pengaruh attitude, subjective norm dan perceived behavioral control terhadap tingkat purchase intention masyarakat Surabaya pada produk Avasence
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat beli masyarakat Surabaya terhadap produk AVASENCE. Dengan meneliti pengaruh dari attitude, subjective norm, perceived behavioral control terhadap purchase intention masyarakat Surabaya pada produk Avasence, diharapkan peneliti dapat menentukan strategi-strategi untuk meningkatkan minat masyarakat Surabaya dan meningkatkan penjualan produk Avasence. Pandemi COVID-19 merubah gaya hidup masyarakat, sebelumnya membeli produk skincare hanya keinginan sekarang adalah sebuah kebutuhan. Setelah pandemi, masyarakat juga lebih aware dengan produk-produk skincare lokal natural. Avasence adalah sebuah usaha kecil yang bergerak dibidang kosmetik. Avasence memberikan sebuah produk eye gel untuk membantu mengurangi masalah kantung mata dan mata panda konsumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang dilakukan di Surabaya dengan sampel sebesar 144 responden. Proses penelitian skripsi dan pengambilan data dilakukan dalam kurun waktu September hingga Desember 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan teknik pengambilan data skripsi dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online berdasarkan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda menggunakan IBM SPSS Statistic 26. Obyek yang diteliti adalah calon konsumen/konsumen dari Avasence. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukan bahwa variabel attitude dan perceived behavioral control memiliki pengaruh yang positif dan signifkan terhadap purchase intention, sedangkan variabel subjective norm memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap purchase intention
Simulasi sistem pengaman konveyor berbasis programmable logic controller di PT PLN Nusantara Power Pacitan
Conveyor belt adalah media pengangkut dari sistem belt conveyor yang sering digunakan untuk mengangkut barang atau bahan secara otomatis dan efisien. Kerusakan sering terjadi pada sistem pengaman, khususnya pada sensor posisi beltsway. Pemecahan masalah ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kontrol pengaman coveyor, sistem pengaman yang digunakan yaitu kontrol beltsway menggunakan PLC dan modul NodeMCU. Beltsway adalah perangkat yang digunakan untuk mendeteksi penyimpangan posisi belt conveyor. Sistem kontrol ini menggunakan 3 pasang sensor beltsway untuk panjang conveyor 35 m yang terhubung dengan PLC dan modul NodeMCU. PLC berfungsi untuk mengolah sinyal dari sensor. Modul NodeMCU berfungsi untuk kontrol jarak jauh (internet of things) dan mengirimkan sinyal ke PLC. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem kontrol ini dapat beroperasi dengan baik dan stabil. Dari 57 kali uji coba program PLC dan 2 kali uji coba perangkat NodeMCU, tidak ditemukan adanya kesalahan pada program
Analisis penyebab kecacatan dengan menggunakan metode fault tree analysis (FTA) dan failure mode and effect analysis (FMEA) pada produk hollow SE 1535tp di PT. Sukses Expamet
PT. Sukses Expamet merupakan sebuah perusahaan manufaktur atap baja ringan, menghasilkan produk unggulannya salah satunya yaitu hollow SE 1535tp. Dalam proses produksi, perusahaan mengalami tantangan seringnya ditemukan kecacatan pada produk, memengaruhi kualitasnya. Berdasarkan pengamatan dari 26 Juni hingga 26 September 2023, terdapat 3.740 defect dari total produksi 64.346 batang. Terdapat enam jenis defect ditemukan, termasuk jahitan buka tutup, barang dipotong pecah, lipatan geser, barang jahitan miring, barang dimensi berubah, dan barang sobek, dengan tiga jenis defect paling dominan yaitu jahitan buka tutup, lipatan geser, dan barang dipotong pecah. Perusahaan perlu menyelidiki akar penyebab defect untuk mengurangi angka tersebut dan menjaga kualitas produk sesuai spesifikasi pelanggan serta mencapai target produksi. Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk menganalisis penyebab defect dan mengusulkan langkah perbaikan. FTA mengidentifikasi faktor seperti keterlibatan manusia, material, mesin, dan metode sebagai penyebab defect, sedangkan FMEA menghasilkan usulan perbaikan spesifik berdasarkan Risk Priority Number (RPN). Disarankan melakukan pelatihan intensif untuk defect jahitan buka tutup, pemeliharaan rutin mesin roll forming dan pengukuran kontrol untuk defect lipatan geser, serta pemeriksaan dan penggantian komponen aus untuk defect barang dipotong pecah