Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Effect of Heating Temperature on Citric Acid-Locust Bean Gum Synthesis.
Background: Citric acid-locust bean gum (CA-LBG) is a derivative of locust bean gum. Its synthesis has been carried out previously using UV light as an energy source. Heat is an alternative energy source that is simple and affordable. Objective: To determine the effect of temperature on the synthesis of CA-LBG. Method: The synthesis of CA-LBG was achieved through the esterification process of citric acid (CA), locust bean gum (LBG), hydrochloric acid (HCl), and water bath. The temperatures used were 20oC, 40oC, 60oC, and 80oC for 30 minutes. CA-LBG was synthesised chemically and physically. Result: At 20oC, the viscosity of the mucilago was high, so mucilago was difficult to precipitate. At 80, the viscosity of the mucilago was very low, which affected the precipitation and denaturation process. The temperatures reported for further synthesis were 40°C and 60°C. FTIR spectra showed carbonyl ester as a specific group at 40°C (1738.6 cm-1) and 60°C (1735.1 cm-1). Evaluation of the effect of 40°C and 60°C heating on the swelling index was 3.09% and 3.15%; pH was 4.82 and 4.88; and yield was 39.76% and 37.18%, respectively. Conclusion: The higher temperature increased the UV wavelength, Mp, pH, and swelling index and decreased the yield
Formulasi sediaan masker wajah ekstrak kering jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam bentuk clay
Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit, sehingga diperlukan penggunaan antioksidan berupa masker clay untuk mencegah kerusakan kulit. Jeruk nipis merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai antioksidan. Senyawa hesperidin dalam jeruk nipis bekerja sebagai antioksidan dengan menghambat enzim pro-oksidatif yang berperan dalam pembentukan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak jeruk nipis sebagai antioksidan terhadap sediaan masker clay dengan metode DPPH. Konsentrasi ekstrak jeruk nipis yang digunakan dalam formulasi adalah 5% (Formula I), 7,5% (Formula II), dan 10% (Formula III). Sediaan masker akan dievaluasi mutu fisik (organoleptis, pH, viskositas, homogenitas, daya sebar), evaluasi efektivitas (aktivitas antioksidan, daya lekat, waktu kering, kekencangan masker, kemudahan dibersihkan) dan stabilitas dipercepat. Hasil pengujian dianalisis secara statistik menggunakan SPSS for windows 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak meningkatkan nilai viskositas, daya lekat, kekencangan masker, kemudahan dibersihkan, dan aktivitas antioksidan (IC50); menurunkan nilai pH, daya sebar, dan waktu kering; serta tidak berpengaruh pada homogenitas dari sediaan masker clay. Hasil uji stabilitas dipercepat dengan 3 metode (sentrifugasi, freeze-thaw, suhu ruang selama 4 minggu) menunjukkan semua formula tidak stabil. Formula dengan konsentrasi 10% merupakan formula terbaik dari sediaan masker clay ekstrak jeruk nipis berdasarkan hasil evaluasi mutu fisik, efektivitas, namun tidak memenuhi persyaratan stabilitas sediaan
Classification of Diabetic Retinopathy Using Ensemble Convolutional Neural Network Architectures.
BACKGROUND
Diabetic retinopathy (DR) constitutes a primary cause of blindness across all age groups. Ophthalmologists examine fundus images (FI) to detect and classify stages of DR. Development of deep learning can help clinicians to attain a larger volume in screening and diagnosing diabetic retinopathy, thereby decreasing the burden of visual impairment caused by DR. This study aimed to classify DR using ensemble convolutional neural networks (CNN) architectures.
METHODS
We used data from the Indian Diabetic Retinopathy Image Dataset which consist of typical diabetic retinopathy lesions at pixel level. The dataset contains typical diabetic retinopathy structures as well as normal retinal structures and is divided into three parts: segmentation, classification, and location. There are 516 original color fundus images in the classification used as training set (413 images) and testing set (103 images). We used ensemble CNN architectures to classify diabetic retinopathy as no DR, mild non-proliferative DR (NPDR), moderate NPDR, severe NPDR and proliferative DR (PDR) based on fundus image.
RESULTS
In this study we successfully created a model with ensemble CNNs to detect DR based on fundus images with area-under-the-curve, sensitivity, and specificity of 0.88, 0.89, and 0.90, respectively, which is on par with the most modern methods.
CONCLUSION
Based on the results, this model performs quite well in early detection of diabetic retinopathy and can be used to develop a more accurate model for detecting and classifying diabetic retinopathy. This model can also be used in assisting mass screening at lower cost without reducing diagnostic effectiveness
Peran asisten produser dalam program stasiun dangdut di JTV
Televisi lokal adalah stasiun penyiaran dengan cakupan wilayah terbatas, biasanya hanya satu kota atau kabupaten. Televisi lokal menghadirkan berbagai program untuk menghibur pemirsa, salah satunya adalah Stasiun Dangdut yang menampilkan penyanyi dangdut lokal dan nasional. Program ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya musik dangdut. Setiap acara harus melalui tiga tahapan produksi: pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Pada tahap produksi, tim produksi memiliki peranan penting untuk memastikan acara disiapkan dengan baik agar menarik dan terorganisir. Tim ini dibagi menjadi kelompok yang fokus pada pengembangan ide, penyusunan rundown, merekam tayangan, serta mengedit dan menyiarkan acara. Program Stasiun Dangdut terdiri dari berbagai segmen yang menampilkan penampilan musisi, bincang-bincang, dan permainan interaktif, sehingga memberikan pengalaman menarik bagi pemirsa. Melalui program ini, televisi lokal tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menyediakan wadah bagi seniman untuk menunjukkan bakat mereka dan berinteraksi langsung dengan penggemar, yang diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap budaya dangdut
Aktivitas konten kreator pada Noah Agency
Media sosial adalah salah satu elemen yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat modern. Media sosial seperti Instagram dan TikTok, yang bertujuan sebagai media komunikasi dua arah dan interaktif, kini membuka peluang baru dalam industri kreatif. Content Creator atau kreator konten dapat dikatakan ditujukan bagi pengguna media sosial, terutama dalam menciptakan konten untuk perusahaan dan klien. Di perusahaan Noah Agency, konten kreator memiliki peran dalam proses pembuatan konten. Kegiatan yang dilakukan oleh kreator konten meliputi riset terhadap konten yang akan dibuat, pengemasan ide serta temuan, penyampaian ide, menerima revisi atau masukan dari ide dan temuan yang dibuat, hingga memproduksi konten yang telah dirancang oleh kreator konten tersebut
Tugas dan tanggung jawab customer relations dalam PT Greyhound Amplas Indonesia
Dalam keberhasilan perusahaan, customer relationship management merupakan faktor utama yang sangat penting dalam menjalin hubungan dengan customer untuk membangun loyalitas terhadap produk perusahaan. Sebagai perusahaan amplas, PT Greyhound Amplas Indonesia sangat membutuhkan tugas dan tanggungjawab customer relations untuk meningkatkan penjualan dan meningkatkan loyalitas customer lama dan customer baru. Hal ini merupakan faktor penting yang mendorong penulis ingin mencari tahu mengenai bagaimana aktivitas, tugas dan tanggungjawab customer relations yang dilakukan dalam usaha meningkatkan penjualan dan meningkatkan loyalitas customer lama dan membentuk loyalitas customer baru. Oleh sebab itu, pengamatan yang mendalam dilakukan oleh penulis dalam rangkaian aktivitas magang selama 2 bulan 2 hari terhitung mulai tanggal 26 Juni hingga tanggal 26 Agustus 2024. Sementara aktivitas yang dilakukan oleh penulis untuk menunjang relationship yang baik antara lain melakukan membuat daftar kunjungan kepada customer, melakukan kunjungan kepada customer, mencatat seluruh pesanan customer, mengirim pesanan customer, dan melakukan dokumentasi apabila terdapat komplain dan trail amplas
Aktivitas marketing communication Great Diponegoro Hotel Surabaya
Berdasarkan hasil kerja praktik yang dilakukan penulis selama kurang lebih 3 bulan di Great Diponegoro Hotel Surabaya, penulis menarik kesimpulan bahwa aktivitas Marketing Communication Great Diponegoro Hotel Surabaya dalam melakukan aktivitasnya hanya rutin menjalankan 3 teori aktivitas Marketing Communication yang di jalani, yakni promosi penjualan (sales promotion), acara dan pengalaman (event & experience), dan pemasaran interaktif/internet (interactive/internet marketing) yang dimana ke 3 aktivitas teori tersebut juga memiliki peran yang besar dalam menjalankan aktivitas marketing communication
Laporan kerja praktik aktivitas key opinion leader specialist terhadap influencer pada azarine cosmetic
Laporan kerja praktik ini memiliki tujuan agar penulis dapat mengetahui alur proses aktivitas Key Opinion Leader (KOL) Specialist pada divisi pemasaran dan juga untuk mengetahui permasalahan yang terjadi serta memberikan solusi pada setiap permasalahan. Key Opinion Leader merupakan individu yang pendapatnya dapat didengar oleh pengikutnya, dapat mengambil perhatikan serta mempengaruhi keputusan maupun sikap individu lain. Lingkup pekerjaan yang dilakukan penulis sebagai Key Opinion Leader (KOL) Specialist mencakup mengindentifikasi influencer pada sosial media Instagram dan TikTok, menghubungi KOL yang dianggap potensial, melakukan negosiasi ratecard, memilih influencer yang tepat, presentasi campaign produk, membuat surat kontrak kerja sama, melakukan evaluasi dan laporan pelaksanaan campaign, serta memberikan informasi pembayaran kepada influencer. Hal ini dilakukan untuk menjalankan strategi pemasaran Word of Mouth yakni pemasaran sebuah produk yang informasinya berasal dari penggunaan pribadi seseorang maupun review dari individu maupun kelompok yang menjadi panutan dalam dunia kecantikan