Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Pengaruh variasi produk dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian di Prabon Market Madiun
Toko buah merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh pelanggan dari usia remaja hingga lanjut usia, di dalam toko buah terdiri dari berbagai macam varian buah yang dapat menarik pelanggan untuk melakukan pembelian, selain varian buah yang menarik sebagai pemilik toko akan memberikan pelayanan yang memuaskan agar pelanggan yang datang bisa merasa nyaman dan puas. Pada penelitian ini objek yang digunakan adalah Prabon Market, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi produk terhadap keputusan pembelian dan pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Kuantitatif. Teknik penyempelan yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah konsumen Prabon Market Madiun dengan jumlah sampel 100 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Variasi produk dan variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan positif terhadap keputusan pembelian. Koefesien determinasi (R2) sebesar 0,701 atau 70,1% yang artinya kemampuan variabel variasi produk dan kualitas pelayanan dapat menjelaskan variabel keputusan pembelian sebesar 70,1% dan sisanya sebesar 29,9% dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini
Laporan Praktik Kerja Lapangan Apotek Pandu Farma Jl Mayjen Sungkono No.27b, Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kota Madiun
Perencanaan unit usaha minuman serbuk flake ubi cilembu cimila dengan kapasitas produksi 1000 pak/hari @30g
Ubi cilembu merupakan bahan pangan lokal yang kaya akan nutrisi dan memiliki senyawa prebiotik. Ubi cilembu dapat diolah menjadi tepung ubi cilembu sebagai upaya diversifikasi produk dan meningkatkan umur simpan. Tepung ubi cilembu dapat diolah pada berbagai produk pangan seperti flake. Flake tepung ubi cilembu ditambahkan dengan bahan pangan lain menjadi minuman serbuk flake. “Cimila” adalah produk minuman serbuk flake ubi cilembu dengan rasa vanila yang dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan dan kaya akan nutrisi. Tujuan penulisan makalah adalah melakukan perencanaan dan analisa kelayakan usaha minuman serbuk “Cimila” melalui uji coba produksi dan penjualan. Bahan baku yang digunakan pada pembuatan “Cimila” adalah tepung ubi cilembu, tapioka, margarin, gula halus, air minum, susu bubuk full cream, krimer nabati, dan perisa vanila. Tahapan produksi meliputi penimbangan bahan, penghomogenan, pemanasan dan pembentukan, pendinginan, penghancuran, dan pengemasan. Produk “Cimila” diproduksi 1000 pak/hari (@30g) pada kemasan primer standing pouch aluminium foil with ziplock dengan kemasan sekunder dan tersier berupa plastik bening serta kardus single wall. Bentuk usaha “Cimila” adalah usaha mikro kecil menengah yang berlokasi di Jalan Manyar Kertoarjo no. 12, Surabaya. Jumlah tenaga kerja sebanyak empat orang dengan waktu kerja 7 jam/hari. Usaha ”Cimila” memiliki total modal industri (TCI) sebesar Rp 229.305.499,14 dan total biaya produksi (TPC) sebesar Rp 1.450.152.606,67/tahun. Laju pengembalian modal (ROR) setelah pajak sebesar 58,08% (> MARR 12,5%), waktu pengembalian modal (POT) setelah pajak adalah 1 tahun 7 bulan 6 hari, dan titik impas (BEP) sebesar 59,14%. Berdasarkan analisa kelayakan faktor teknis, ekonomi, dan manajemen, usaha ”Cimila” layak untuk didirikan
Uji aktivitas pengawet fenol dalam sediaan injeksi raniditin HCl terhadap bakteri escherichia coli dan staphylococcus aureus
Ranitidin HCl, yang digunakan untuk mengobati kondisi hiperasiditas lambung, sering kali diproduksi dalam bentuk injeksi yang memerlukan sterilitas tinggi untuk mencegah kontaminasi mikroba. Fenol diujikan sebagai pengawet karena kemampuannya yang kuat dalam menghambat pertumbuhan berbagai mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengawet fenol dalam injeksi Ranitidin HCl dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji apakah peningkatan konsentrasi pengawet fenol dapat meningkatkan efektivitasnya terhadap kedua bakteri tersebut serta menentukan konsentrasi efektif pengawet fenol yang mampu menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus. Penelitian ini melibatkan pengujian variasi konsentrasi fenol untuk menentukan konsentrasi optimal yang dapat menghambat pertumbuhan kedua jenis bakteri tersebut. Formulasi sediaan injeksi ranitidin HCl dibagi menjadi 3 formula yaitu F1 (fenol 0,3%), F2 (fenol 0,4%) dan F3 (0,5%). Formula akan diuji pH, uji inkompabilitas, uji sterilitas dan uji ALT. Berdasarkan data hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa sediaan injeksi ranitidin HCl dengan pengawet fenol dengan konsentrasi 0,3%, 0,4% dan 0,5%. Formula dengan konsentrasi 0,4% dan 0,5% memberikan hasil pada uji ALT dengan tidak adanya pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Peningkatan konsentrasi fenol dapat menurunkan pH dan jumlah bakteri pada ALT
Studi penggunaan antibiotik pada pasien bedah TURP dengan metode ATC/DDD dan DU90% di isntalasi farmasi RSUD Haji Provinsi Jawa Timur
BPH (Benign Prostat Hiperplasia) adalah diagnosis yang mengacu pada proliferasi otot polos dan sel epitel di dalam zona transisi prostat. BPH adalah penyakit urutan kedua di Indonesia setelah penyakit batu saluran kemih, yang diperkirakan terjadi pada 50% pria di atas 50 tahun, dengan usia harapan hidup mencapai 65 tahun ditemukan menderita BPH. Penatalaksanaan BPH dilakukan dengan tindakan TURP dan perlu pemberian antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi maupun kontaminasi. TURP adalah operasi untuk mengatasi perbesaran prostat dan merupakan salah satu jenis operasi prostat yang sering dilakukan. Namun penggunaan antibiotik dapat menimbulkan resistensi apabila penggunaannya berlebihan dan tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik berdasarkan klasifikasi AWaRe dan mengetahui tingkat penggunaan antibiotik profilaksis dan terapeutik (empiris dan definitif) di instalasi farmasi RSUD Haji Surabaya dalam satuan DDD/100 bed days pada pasien bedah TURP periode januari-desember 2023. Jenis penelitian ini adalah observasional secara restrospektif dengan melihat data rekam medis pasien. Didapatkan data karakteristik berupa usia, jenis penyakit komorbid, pola bakteri dan length of stay (LOS). Pada evaluasi kuantitas penggunaan antibiotik tertinggi ampisilin sulbaktam untuk profilaksis, seftriakson untuk empiris dan ampisilin sulbaktam untuk definitif berturut-turut yaitu 16,309 DDD/100 operation, 11,894 DDD/100 bed days dan 7,448 DDD/100 bed day dan ampisilin sulbaktam dan seftriakson termaksud dalam segmen DU 90% untuk antibiotik profilaksis, empiris dan definitif dengan median (IQR) durasi terapi antibiotik meliputi usia: 69 (53-89) tahun, durasi rawat inap : 4 (3-15) hari
Evaluasi sistem pengendalian internal sistem penjualan dan sistem penagihan PT. INKA Multi Solusi Trading (IMST)
Sistem pengendalian internal adalah rencana organisasi untuk mempertahankan atau melindungi aktiva perusahaan, menghasilkan data yang akurat dan dapat diandalkan, dan mendorong penerapan kebijakan manajemen. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi sistem pengendalian internal sistem penjualan dan penagihan di Divisi Pemasaran, Divisi Keuangan dan Akuntansi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dan observasi. Data sekunder diperoleh studi dokumen dan situs web resmi PT. IMST. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. IMST telah menerapkan sistem pengendalian internal yang cukup baik dalam proses penjualan dan penagpihan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan baik secara teori maupun ketentuan yang ada di PT. IMST. Proses penjualan belum ada departemen atau bagian khusus yang menangani syarat kredit
Sistem pengendalian internal pada aktivitas pengeluaran kas di PT Industri Kereta Api (Persero)
Sistem pengendalian Internal dalam perusahaan memilki tujuan untuk memberikan pengawasan operasional perusahaan, terutama manajemen keuangan pada aktivitas kas. Pada kegiatan pengeluaran kas akan membutuhkan sistem yang mengendalikan segala aktivitasnya untuk mengawasi dan mencegah terjadinya resiko kesalahan pada saat pembayaran maupun kegiatan transaksi pengeluaran kas, karena banyak sekali terjadinya pemborosan kas dan juga dapat menjadi ajang korupsi pada saat pembayaran, serta tidak sesuai dengan harga yang seharusnya, bisa jadi dilebihkan. Pengeluaran kas dilakukan oleh perusahaan dengan menggunakan tunaimaupun setara tunai seperti cek dan juga transfer. Sistem pengendalian internal pada PT INKA yang dilaksanakan oleh bagian pendanaan seta verifikasi ini sangat memilki peran yang sangat penting dalam mencgah penyalahgunaan dana dalam melakukan aktivitas pengeluaran kasnya dalam meminimalisir resiko penyalahgunaan dana pada saat melakukan aktivitas pengeluaran kas
Analisis deskriptif work engagement, innovative behavior dan learning agility karyawan PT Kencana Graha Permai Kabupaten Ketapang
Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat work engagement, learning agility, dan innovative behavior pada karyawan PT Kencana Graha Permai Kabupaten Ketapang. Subjek penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan populasi sampel sebanyak 80 karyawan. Proses pengambilan data dengan menyebarkan kuisioner. Data dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yang memperoleh hasil sebagai berikut : work engagement memeproleh nilai rata-rata sebesar 3,92 termasuk alam kategori tinggi, learning agility memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,23 termasuk dalam kategori sangat tinggi, dan innovative behavior memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,30 termasuk dalam kategori sangat tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini Karyawan PT kencana Graha Permai Kabupaten Ketapang memiliki work engagement tinggi, learning agility sangat tinggi, dan innovative behavior sangat tinggi
Analisis campur kode dalam novel Senandung Talijiwo karya Sujiwo Tejo
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis campur kode dalam novel “Senandung Talijiwo” karya Sujiwo Tejo. Terdapat 189 bentuk campur kode, terbagi menjadi campur kode ke dalam 126 data dengan penggunaan bahasa Jawa, dan campur kode ke luar 63 data dengan penggunaan bahasa Inggris. Lima wujud campur kode termasuk kata, kata ulang, kelompok kata, idiom, dan klausa. Sepuluh faktor penyebab campur kode mencakup tingkat tutur, fungsi dan tujuan, keterbatasan penggunaan kode, istilah populer, mitra bicara, modus pembicaraan, pokok pembicaraan, humor, topik, dan bergengsi. Kesimpulan menunjukkan adanya penggunaan bahasa Jawa oleh penulis karena latar belakang dan maksud untuk menggambarkan suatu keadaan
Penggambaran maskulinitas detektif perempuan dalam WE TV original series “Sianida”
Penelitian Penggambaran Maskulimitas Detektif Perempuan pada We TV Oiginal Series sianida inimenggunakan analisis semiotika milik Charles Sanders Peirce. Dimana data pada penelitian ini data didapatkan dari observasi peneliti dengan menonton series dan mengindetifikasi tanda , simbol dan indeks maskulinitas detektif perempuan dalam series sianida digambarkan melalui fisik dengan penggunaan sepatu boots, dan atribut detektif lainnya. Begitu juga dengan penggambaran sikap berani seperti kemampuan bela diri, keahlian memegang senjat