Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Hubungan antara Grit dan kebahagiaan pada mahasiswa tahun pertama yang merantau
Mahasiswa tahun pertama terlebih lagi mereka yang merantau akan dihadapkan oleh berbagai macam tantangan. Tantangan-tantangan tersebut tentunya dapat mempengaruhi kebahagiaan mereka. Kebahagiaan adalah keadaan gembira atau emosi positif, serta perasaan puas yang dirasakan oleh seseorang dalam kehidupannya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebahagiaan adalah tujuan jauh atau tujuan jangka panjang. Tujuan tersebut terdiri atas tujuan-tujuan rendah lainnya sebagai langkah untuk mencapai tujuan jauh tersebut. Tercapainya satu per satu tujuan rendah tersebut yang kemudian dapat menimbulkan kebahagiaan pada individu. Oleh sebab itu, penting bagi individu untuk memiliki kemampuan untuk mempertahankan dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut atau grit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya hubungan antara grit dengan kebahagiaan, yang dilakukan kepada sebanyak 145 orang mahasiswa tahun pertama yang sedang merantau di Pulau Jawa. Alat ukur yang digunakan adalah 12-item grit scale dan Oxford Happiness Questionaire versi terjemahan bahasa Indonesia. Hasil analisa data menunjukkan adanya hubungan positif antara grit dan kebahagiaan dengan nilai korelasi sebesar 0,534 dan p=0,000, yang berarti semakin tinggi grit yang dimiliki oleh mahasiswa rantau maka akan semakin tinggi juga kebahagiaannya. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah grit mahasiswa rantau, maka akan semakin rendah juga kebahagiaan mereka
Pengaruh kombinasi art therapy (menggambar) dan aromaterapi lemon terhadap kecemasan lansia di Panti Wreda
Lansia yang mengalami emosi tidak stabil akan menimbulkan respon fisiologis tubuh yaitu diatur oleh sistem limbik pusat nya amigdala sebagai pengatur emosi seseorang, hal ini memicu kecemasan. Penatalaksanaan non farmakologis kecemasan adalah art therapy (menggambar) dan aromaterapi lemon. Tujuan menjelaskan pengaruh kombinasi art therapy (menggambar) dan aromaterapi lemon terhadap kecemasan lansia di Rumah Usiawan Panti Surya. Desain penelitian pre-experimental one group pretest-posttest design. Populasi berjumlah 70 lansia berusia ≥ 60 tahun di Rumah Usiawan Panti Surya menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria berjumlah 29 responden. SOP yang digunakan berupa art therapy menggambar dan aromaterapi lemon serta kuesioner GAI Geriatric Anxiety Inventory dengan durasi yang diberikan selama 2 minggu 1 minggu 2 kali pertemuan selama 40 menit, aromaterapi lemon menggunakan diffuser dengan 250 ml, dan 8 tetes essential oil citrus limon. Mean dari pre test kecemasan adalah 10.48 ± 2.773, sedangkan mean dari post test kecemasan adalah 5.45 ± 3.089 dan mean selisih antara pre test dan post test mean adalah 5.93 ± 3.401. Uji hipotesis Paired Sampels T-Test hasil didapatkan Sig. (2-tailed) 0.000 yang artinya ada pengaruh kombinasi art therapy (menggambar) dan aromaterapi lemon terhadap kecemasan lansia. Art therapy (menggambar) akan mengaktifkan korteks somatosensory yang bisa memberikan efek menurunkan kecemasan. Aromaterapi lemon ketika dihirup merangsang nukleus rafe sehingga mengeluarkan serotonin yang dapat mengatur emosi seseorang, ini memberikan efek menurunkan kecemasan
Pengaruh pemberian kombinasi terapi musik klasik dan aromaterapi lavender terhadap stres lansia di Griya Usia Lanjut St. Yosef Surabaya
Lansia seringkali mengalami stres yang dikarenakan faktor internal dan eksternal. Faktor tersebut adalah usia yang semakin bertambah, riwayat penyakit, lingkungan, aktifitas sehari-hari dan interaksi sosial, serta lansia merasa sulit untuk rileks sehingga memicu stres. Dibutuhkan upaya yang lebih alami dan meminimalisir efek samping dalam mengelola stres. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya pengaruh pemberian kombinasi terapi musik klasik dan aromaterapi lavender terhadap stres lansia yang tinggal di Panti Wreda. Desain penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan pendekatan One Group Pre Test-Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia di Griya Usia Lanjut St.Yosef Surabaya berjumlah 170 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel yang diperoleh sebanyak 30 orang responden. Ada 2 variabel, yakni variabel independen adalah terapi musik klasik dan aromaterapi lavender, serta variabel dependen adalah stres lansia. Peneliti menggunakan instrumen pengukur stres kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS), SOP terapi musik klasik Mozart dengan tempo 60-80 bpm dan SOP terapi aromaterapi lavender sebanyak 5 tetes esensial per 100 ml air selama 1x sehari (15 menit) dalam waktu 7 hari. Nilai mean pretest 19,3 ± 3,780 dan postest 8,75 ±3,962 serta selisih mean pre test dan post test sebesar -10,5 ± 3.421 dan hasil uji hipotesis dengan Wilcoxon Sign Rank Test stres lansia adalah p value = 0,000 (<=0,05). Dapat disimpulkan bahwa kombinasi terapi musik klasik dan aromaterapi lavender berpengaruh dalam menurunkan stres lansia karena kedua terapi ini merangsang respon relaksasi pada otak kemudian menurunkan kadar kortisol sehingga meningkatkan suasana hati dan menurunkan stres
Pengaruh pijat bayi terhadap perkembangan motorik kasar pada anak usia 12-18 bulan
Masalah yang dihadapi anak saat ini adalah perkembangan geraknya, seperti keterlambatan perkembangan motorik kasar. Untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar pada anak dilakukan intervensi pijat bayi. Tujuan penelitian ini membuktikan pengaruh terapi pijat bayi terhadap perkembangan motorik kasar. Desain penelitian adalah pra eksperimental one group pra-post test design. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pijat bayi dan variabel dependennya adalah motorik kasar. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 anak usia 12-18 bulan. Sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi yaitu 32 anak, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan intervensi pijat bayi selama 10-15 menit sebanyak 4 kali dalam 2 minggu. Uji hipotesis yang dilakukan adalah Wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menghasilkan rata-rata skor perkembangan motorik sebelum pemberian intervensi adalah 2,13 ± 0,871, rata skor perkembangan motorik setelah pemberian intervensi 3,91 ± 0,928. Selisih rata-rata skor pre-post test adalah +1,78 ± +0,057 dan hasil uji statistik didapatkan p = 0,000 (<α = 0,05) yang menunjukkan ada pengaruh signifikan terapi pijat bayi terhadap tingkat perkembangan motorik kasar pada anak usia 12-18 bulan. Pijat bayi secara teratur dan terarah akan mengalami perkembangan motorik yang lebih optimal karena pijat bayi dapat memberikan stimulus dalam perkembangan motoriknya akibat dari sentuhan dan gerakan remasan pada pijat bayi untuk menguatkan otot bayi
Perbandingan metode analisis pengukuran warna menggunakan instrumen spektrofotometri dan kolorimetri (skala warna cokelat menurut european pharmacopoeia edisi x)
Pengukuran warna adalah salah satu aspek penting dalam berbagai aspek pengembangan farmasi yang berdampak pada strategi pengendalian zat obat, indikator kualitas, serta penampilan fisik obat. Metode pengukuran warna dilakukan dengan menggunakan instrumen spektrofotometri dan kolorimetri, yang dapat memberikan data lebih objektif daripada melalui pengamatan subjektif yang dilakukan oleh beberapa orang. Pada penelitian ini, peneliti akan membuat 3 larutan primer, 5 larutan standar, dan 5 larutan pembanding yang dilakukan sebanyak 3 replikasi. Hasil penelitian ini menggunakan metode uji paired sample t-test yang akan menujukkan perbandingan pada kedua instrumen. Hasil pengukuran warna dengan menggunakan dua instrumen dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan hasil antara koordinat warna L*, a* dan b*. Hasil uji t-test menunjukkan bahwa dari beberapa data tidak terdapat perbedaan signifikan 0,05. Pada perhitungan ∆E dapat diketahui bahwa pada tiap sampel larutan dengan instrumen kolorimetri dan spektrofotometri memperoleh 2 data ∆E yang berbeda yaitu >1,5 yang artinya perbedaan warna dapat dirasakan dan <1,5 perbedaan warna tidak dapat dirasakan. Sehingga, pada kedua instrumen yaitu spektrofotometri dan kolorimetri dapat disimpulkan berbeda dan tidak dapat saling menggantikan satu dengan yang lain
Aktivitas content creator pada pt.vem kreatif global
Perkembangan dunia yang semakin modern membuat setiap perusahaan untuk membuat sesuatu / content yang di sebarkan melalui media sosial. Peran marketing communication sangat dibutuhkan bagi setiap perusahaan. Perusahaan vem memanfaatkan media sosial instagram sebagai platform yang menghubungkan antara perusahaan dengan pelanggan, content berupa sebuah feed dan reels. PT. Vem kreatif global adalah perusahaan startup yang berdiri di Surabaya yang berfokus kepada cairan (liquid untuk rokok elektrik), dan gaya hidup. Tujuan utama di dirikannya perushaan Vem pastinya sebagai fasilitas untuk khalayak umum yang menggunakan rokok elektrik. Perkembangan bisnis yang semakin ketat dalam dunia seperti sekarang mengakibatkan persaingan yang cukup ketat khusus nya perusahaan cairan liquid. Kerja praktik ini bertujuan agar penulis belajar dan mengetahui bagaimana cara kerja marketing communication khusus nya content creator . Marketing communication juga dapat dilihat sebagai suatu komunikasi online yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan antar pelanggan, memperluas target pasar, menjaga hubungan yang bai kantar Perusahaan dengan pelanggan. Divisi marketing communication mempromosikan konten melalui story,reels,feed, dan membalas pesan dari pelanggan
Pengaruh kualitas layanan dan store atmosphere terhadap kepuasan pelanggan pada Toko Kopi Dumai Madiun
Bisnis coffee shop di Indonesia di Kota Madiun mengalami kemajuan yang pesat, salah satunya adalah Toko Kopi Dumai Madiun. Berbagai strategi yang digunakan oleh Toko Kopi Dumai Madiun untuk menciptakan kepuasan pelanggan yaitu dengan memperhatikan kualitas layanan dan store atmosphere, supaya keinginan dan kebutuhan pelanggan berhasil terpenuhi serta pelanggan tersebut kembali untuk membeli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan dan store atmosphere terhadap kepuasan pelanggan pada Toko Kopi Dumai Madiun. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan menggunakan metode analisis regresi linier berganda sebagai sampel penelitian 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan dan store atmosphere berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan pelanggan Toko Kopi Dumai Madiun. Hasil koefisien determinasi sebesar 97,2% artinya variabel kualitas layanan dan store atmosphere berpengaruh terhadap variabel kepuasan pelanggn sebesar 97,2% sedangkan sisanya 2,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Laporan praktek kerja profesi apoteker di Puskesmas Mulyorejo Jl. Mulyorejo No. 201, Surabaya 29 Januari - 23 Februari 2024
Pengaruh kompensasi finansial dan nonfinansial terhadap kinerja tenaga kependidikan di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun
Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kompensasi Finansial dan Non Finansial Terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Madiun. Sampel penelitian yang digunakan adalah tenaga kependidikan dengan teknik pengambilan sampel (sampling) jenuh. Pengumpulan data melalui angket (kuesioner) guna mendapatkan data primer. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi (R2). Hasil pengujian menunjukkan bahwa kompensasi finansial dan non finansial berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan. hal ini dapat diartikan jika kompensasi meningkat maka kinerja tenaga kependidikan juga akan mengalami peningkatan dan sebaliknya
Pengaruh gugus metoksi pada senyawa 2-metoksibenzaldehida terhadap sintesis senyawa (2E,6E)-bis(2 metoksibenziliden)sikloheksanon
Kurkumin merupakan senyawa fenolik yang terdapat pada tanaman Curcuma longa. Kandungan fenol yang tinggi membuat kurkumin memiliki aktivitas farmakologi yang cukup banyak. Salah satu studi mengatakan bahwa mengubah gugus β-diketon dari kurkumin dapat memperbaiki stabilitas, kemampuan antioksidan, penetrasi sel, hingga memperbaiki profil bioavailibilitasnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan gugus metoksi pada 2-metoksibenzaldehida sebagai bahan awal sintesis 2,6-bis (2-metoksibenziliden)sikloheksanon, dengan membandingkan hasil sintesis senyawa dibenzilidensikloheksanon dan hasil sintesis senyawa 2,6-bis(2-metoksibenziliden) sikloheksanon pada kondisi optimum. Sintesis dilakukan dengan mereaksikan 2-metoksi benzaldehida, sikloheksanon dengan katalis asam dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) secara konvensional dan pemanasan pada suhu 40-50ºC. Dari penelitian diperoleh hasil sintesis senyawa dibenzilidensikloheksanon (116-118 ºC; 84,42%; 50 menit) dan hasil sintesis senyawa 2,6-bis(2-metoksibenziliden)sikloheksanon (143-144 ºC; 91,26%; 30 menit). Disimpulkan hasil dari penelitian ini yaitu pengaruh penambahan gugus metoksi pada 2-metoksi benzaldehida terhadap sintesis 2,6-bis(2-metoksibenziliden)sikloheksanon mempercepat jalannya reaksi yang ditinjau dari lama waktu reaksi dan hasil rendemen