Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Laporan praktik kerja profesi apoteker di Bidang Sumber Daya Kesehatan Seksi Kefarmasian dan Seksi Alat Kesehatan dan Perbekalan Rumah Tangga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 118 Surabaya 24-28 Juni 2024
Laporan magang industri skema : magang industri kegiatan magang kedaireka di PT. Agro Indah Permata 21
Pengembangan Media Belajar Fisika Mandiri Berbasis Aplikasi Smartphone Pada Materi Suhu dan Kalor.
Pada pembelajaran fisika, diperlukan media pembelajaran yang dapat menyajikan visualisasi konsep fisika beserta aplikasinya agar mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran berupa aplikasi smartphone untuk memfasilitasi siswa belajar fisika pada topik suhu dan kalor, (2) mengetahui kualitas media yang dikembangkan, (3) mengetahui respon pengguna terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan kerangka ADDIE yang terdiri dari tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Berdasarkan penilaian ahli, media sangat layak digunakan, skor rata-rata penilaian adalah 3,48 (dari nilai maksimal 4,00). Pada implementasi, aplikasi diujicobakan pada siswa sekolah menengah secara online. Sampel siswa sebanyak 51 orang terlibat pada tahap implementasi. Respon siswa pada saat implementasi sangat positif sehingga aplikasi yang dikembangkan berpotensi untuk digunakan sebagai media pembelajaran mandiri
Kegiatan produksi konten di akun instagram @pca_duskemasan
Di era modern yang terus berkembang, setiap perusahaan dituntut untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran konten. Peran komunikasi pemasaran menjadi sangat krusial dalam mendukung strategi perusahaan. CV. Prima Cemerlang Abadi, sebuah perusahaan startup di Surabaya yang bergerak di bidang jasa percetakan dan packaging, menggunakan Instagram sebagai platform utama untuk berinteraksi dengan pelanggan melalui berbagai jenis konten seperti feed dan reels. Tujuan utama pendirian CV. Prima Cemerlang Abadi adalah menyediakan layanan percetakan dan packaging yang inovatif bagi masyarakat luas. Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, khususnya di sektor percetakan, perusahaan berupaya untuk terus beradaptasi dan bersaing di pasar. Kerja praktik ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada penulis tentang cara kerja komunikasi pemasaran, khususnya dalam proses produksi konten. Komunikasi pemasaran di era digital tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan hubungan dengan pelanggan, tetapi juga untuk memperluas jangkauan pasar dan menjaga hubungan baik antara perusahaan dan pelanggannya. Divisi Marketing Communication bertugas mempromosikan konten melalui story, reels, feed, serta berinteraksi dengan pelanggan melalui pesan langsung
Proses produksi content marketing divisi marketing komunikasi pada Instagram @Pasaratom (PT. Prosam Plano)
Proses Produksi Content Marketing Divisi Marketing Komunikasi Pada Instagram @Pasaratom Content Marketing sebagai bagian penting dalam dunia pemasaran terusberkembang dan memiliki fungsi yang penting. Proses pembuatan content marketing dari pra-produksi, produksi dan post produksi menentukan keberhasilan konten untuk mendukung pemasaran produk. Penelitian ini membahas mengenai proses produksi content marketing divisi marketing komunikasi pada instagram @pasaratom. Laporan kerja praktik ini akan membahas pengalaman penulis sebagai content creator dalam divisi marketing promosi untuk Instagram @Pasaratom
Gambaran psychological distress pada mahasiswa rantau
Mahasiswa merupakan individu yang sedang belajar di perguruan tinggi. Umumnya, rentang usia mahasiswa program sarjana yaitu antara 18-24 tahun. Ketidakmerataan sebaran perguruan tinggi di Indonesia menjadi salah satu alasan mahasiswa memilih merantau untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Pada saat merantau, mereka menghadapi berbagai tantangan antara lain perbedaan bahasa, masalah akademik, masalah makanan, dan finansial. Tantangan atau tuntutan tersebut, membuat mereka lebih rentan mengalami gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan, dan stres. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran psychological distress secara kuantitatif pada mahasiswa rantau. Alat ukur yang digunakan yaitu DASS-21 (Depression Anxiety Stress Scale) versi terjemahan bahasa Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah incidental sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa kuesioner menggunakan Google Form yang disebarkan kepada partisipan secara offline maupun online. Jumlah responden pada penelitian ini didapatkan 120 responden. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa rantau berada pada kategori psychological distress rendah (45%).
Pada dimensi depresi, mayoritas responden berada pada kategori normal (48%). Tingkat kecemasan didominasi oleh kategori sedang (31%) dan sangat parah (28%). Sedangkan pada dimensi stres, sebagian besar mahasiswa berada pada kategori normal (54%). Mahasiswa rantau yang berhasil beradaptasi di lingkungan baru mengalami tingkat stres yang rendah, begitu sebaliknya, mahasiswa rantau yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan kurang baik dalam menghadapi stressor maka cenderung menyebabkan gangguan psikologis seperti kecemasan dan stres yang tinggi
Perbedaan fungsi kognitif pada pasien post stroke non hemoragik hemisfer dekstra dengan hemisfer sinistra di Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC) Surabaya
Latar Belakang: Stroke adalah masalah kesehatan yang terus menjadi perhatian global. Menurut World Health Organization (WHO), stroke merupakan penyebab kematian kedua terbanyak dan penyebab kecacatan ketiga terbanyak di seluruh dunia. WHO mendefinisikan stroke sebagai kondisi yang ditandai oleh adanya gangguan neurologis, baik secara lokal maupun global, yang dapat memburuk dan berlangsung selama minimal 24 jam, berpotensi menyebabkan kematian, dan tidak memiliki penyebab lain yang jelas selain adanya masalah pada pembuluh darah. Tujuan: untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan fungsi kognitif pada pasien post stroke non hemoragik hemisfer dekstra dengan pasien post stroke non hemoragik hemisfer sinistra di RS PHC Surabaya. Metode: Penilaian fungsi kognitif diukur menggunakan MoCA-INA dengan hasil pengukuran skor 26-30 normal, skor 20-26 ringan, 10-19 sedang, 0-9 berat. Hasil data dari kedua kelompok hemisfer dekstra dengan hemisfer sinistra dianalisis menggunakan Mann Whitney test. Data dikumpulkan, kemudian diolah dan dianalisis secara statistik dengan menggunakan SPSS untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan fungsi kognitif. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara fungsi kognitif pasien post stroke hemisfer dekstra dengan fungsi kognitif pasien post stroke sinistra.Simpulan: Terdapat perbedaan fungsi kognitif pada pasien post stroke non hemoragik hemisfer dekstra dengan pasien post stroke non hemoragik hemisfer sinistra di Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC) Surabay
Analisis penggunaan gaya bahasa dalam lakon wayang “Baladewa Suci” oleh dalang Ki Manteb Soedharsono dan kandungan profil pelajar Pancasila
Penelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan peneliti terhadap salah satu Pertunjukan Wayang Lakon “Baladewa Suci” oleh Dalang Ki Manteb Soedharsono karena beliau seorang dalang yang mumpuni dalam bidang kesenian, kebudayaan, nasihat dan nilai kehidupan lewat wayang kulit. Rumusan masalah penelitian ini yaitu (1) Apa gaya bahasa yang digunakan dalam lakon wayang “Baladewa Suci” dalang Ki Manteb Soedharsono?, (2) Apa penyebab gaya bahasa yang dipakai sang dalang dalam lakon wayang “Baladewa Suci” dalang Ki Manteb Soedharsono?, (3) Apa nilai profil pelajar Pancasila dalam lakon wayang “Baladewa Suci” dengan dalang Ki Manteb Soedharsono?. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan gaya bahasa dalam lakon wayang, (2) menguraikan penyebab gaya bahasa yang digunakan dalam lakon wayang, (3) menunjukkan nilai profil pelajar Pancasila dalam lakon wayang. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode deskriptif, penelitian menggunakan rancangan kualitatif dengan teknik observasi, simak catat, pengelompokkan, dan klarifikasi data, menganalisis penggunaan gaya bahasa yang terdapat pada lakon wayang, kemudian mengelompokkannya kesamaan dan perbedaan, menganalisis penggunaan gaya bahasa pada lakon wayang dan mengelompokkannya ke dalam jenis gaya bahasa, dan menganalisis nilai profil pelajar Pancasila. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan (1) Gaya bahasa berupa 55 data dalam majas Hiperbola 4 data, Simbolik 2 data, Paralelisme 2 data, Retorik 6 data, Repetisi 4 data, Sinekdoke/Pars pro toto 3 data, Metonomia 10 data, dan masih ada lagi. (2) Penyebab gaya bahasa berupa 55 data seperti Hiperbola 4 data, Simbolik 2 data, Paralelisme 2 data, Retorik 6 data, Retorik 6 data, Repetisi 4 data, Sinekdoke/Pars pro toto 3 data, Metonomia 10 data, dan masih ada lagi. (3) Nilai Profil Pelajar Pancasila berupa Werkudara, Suryagupala, Kyai Semar, Prabu Kresna dan Raden Arjuna meliputi beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha esa dan berakhlak mulia 17 data, kebinekaan global 7 data, bergotong royong 3 data, mandiri 7 data, bernalar kritis 5 data, kreatif 5 data. Untuk simpulan dan saran sebagai berikut: (1) bagi pembaca hendaknya tidak hanya mengetahui isi lakon wayang tetapi juga mengetahui makna, pesan, dan nilai-nilainya moralnya, (2) bagi pengajar/ guru dapat menggunakan bahasa dan gaya bahasa yang digunakan oleh Ki Manteb Soedarsono sebagai bahan pengajaran bahasa Indonesia, (3) peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai bahasa dan gaya bahasa yang digunakan dalam skripsi lainnya