Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Pendampingan pemasaran dan keuangan sederhana pada UMKM Kelurahan Pangongangan Kota Madiun
Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pada pelaku UMKM Kelurahan Pangongangan Kota Madiun dalam foto produk, cara penyajian produk, desain kemasan, pembukuan sederhana serta pemasaran offline dan online.
Mitra yang bekerjasama dengan tim adalah pelaku UMKM pada Kelurahan Pangongangan Kota Madiun. Tim telah memberikan pelatihan serta pendapingan bagaimana membuat foto produk yang menarik jika akan dipasarkan melalui online. Pelaku UMKM diberi pelatihan terkait penyajian produk, desain kemasan agar memiliki tampilan yang lebih bagus yang dapat menarik konsumen. Selain itu juga dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam memasarkan produk baik secara online menggunakan whatsapp business, serta pelatihan pembukuan secara sederhana agar mengetahui perkembangan keuangan usahanya. Metode pelatihan dilaksanakan dengan praktek langsung, dibantu oleh mahasiswa untuk membuat foto, menampilkan foto-foto produk informasi produk, lokasi dan kontak bisnis UMKM pada brosur UMKM. Pelatihan menghasilkan brosur masing-masing UMKM dan masing-masing UMKM memiliki whatsapp business yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi kepada konsumen. Tim memberikan pelatihan dan pendampingan terkait dengan penjualan secara online agar pelaku UMKM mampu menjual secara online selain berjualan di lapak yang telah disediakan oleh Pemkot Madiun, sedang pembukuan sederhana bertujuan agar pelaku UMKM mampu mencatat setiap transaksi serta dapat mengevaluasi kemajuan usahany
Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT. Satoria Aneka Industri Jl. Raya Kejayan-Purwosari Km. 16, Wonorejo, Pasuruan 01 Juli - 30 Agustus 2024
Laporan praktek kerja profesi apoteker di Apotek Anugerah I Jalan Patimura No. 57 Denpasar Utara 16 April 2024 - 18 Mei 2024
.
Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker di Apotek Nifarma Jl. Raya Buncitan No. 160, Sedati, Sidoarjo 16 April - 18 Mei 2024
Gelombang Modal Asing dan Daya Saing Industri pada Dua Dekade Bergejolak (1990-2010)
Negara-negara berkembang telah menunjukkan peningkatan ketergantungan terhadap kebijakan pembangunan yang didorong oleh FDI dalam empat dekade terakhir. Namun, bukti-bukti empiris menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan-kebijakan tersebut tidak pasti. Buku ini mengkaji dampak FDI terhadap output dan produktivitas sektor manufaktur Indonesia pada dua dekade penuh gejolak, yakni periode 1990-2010.
Dampak investasi asing terhadap pembangunan ekonomi negara-negara berkembang telah dipelajari secara intensif dalam tiga dekade terakhir. Setelah mengkonfirmasi pengaruh globalisasi ekonomi terhadap perdagangan internasional dan investasi di negara-negara berkembang, kajian empiris yang diketengahkan dalam buku ini menyoroti kompleksitas pola FDI beserta beragam dampaknya pada negara penerima.
Secara umum hasil kajian menemukan bahwa dampak positif FDI terhadap kinerja sektor manufaktur Indonesia tidaklah kuat. Kajian ini juga menemukan bahwa liberalisasi perdagangan berturut-turut telah memberikan lebih banyak dampak positif dari investasi asing, namun periode krisis menghambat dampak tersebut.
Selain itu, berbeda dengan literatur yang menyatakan bahwa jenis investasi asing tertentu, yaitu efficiency-seeking FDI, lebih baik dalam menghasilkan dampak positif terhadap produktivitas negara penerima, hasil kajian dalam buku ini menawarkan pandangan berbeda. Jenis investasi asing sendiri tidak menentukan dampak positif yang diharapkan, terutama ketika tingkat hubungan vertikal antara perusahaan asing dan perusahaan domestik rendah. Dengan demikian, hal ini mendukung analisis bahwa dampak positif FDI bergantung pada jenis FDI dan karakteristik negara penerima.
Berdasarkan temuan di atas, kajian ini menyarankan agar pembuat kebijakan perlu mengalihkan orientasi dari menarik lebih banyak jumlah arus modal asing kepada pengembangan saluran-saluran dampak modal asing tersebut. Misalnya, pengembangan hubungan rantai pasok antara perusahaan asing dan domestik. Oleh karena itu, agenda ke depan perlu mencakup sinergi kebijakan perdagangan dan investasi dengan kebijakan industri. Agenda penting lainnya bagi para pengambil kebijakan adalah mendorong peningkatan kemampuan teknologi perusahaan domestik
Studi deskriptif tentang pemahaman karier siswa kelas X SMA di Kota Madiun
Pemahaman karier menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Informasi karier dapat menjadi arah dan kunci di dalam mengarahkan diri menuju pencapaian karier, yaitu pengenalan diri (minat, bakat, potensi), dunia kerja, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman karier siswa kelas X SMA di Kota Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA di Kota Madiun yang mengisi angket 282 siswa. Teknik penetapan sampel menggunakan teknik total sampling, sedangkan teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian dari 282 siswa diketahui nilai rata-rata hitung (mean)= 96,549 dengan skor minimum 33 dan maksimum 120, dengan standart deviasi 13,957 dan skor median 98,00. Dengan demikian skor ≤ 98,00 menunjukkan bahwa pemahaman karir siswa kelas X rendah, dan skor > 98,00 menunjukkan pemahaman diri siswa kelas X tinggi. Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan skor mode atau skor yang sering muncul sebesar 102 > 98 menunjukkan bahwa pemahaman karir siswa kelas X tinggi dinyatakan dalam beberapa indikator dalam merencanakan karir, mengeksplorasi karir, dan mencari informasi karir
Simulasi 3 Skenario Perbaikan Kemacetan Jagir Wonokromo Dampak dan Implementasi
Traffic congestion in Indonesian cities is a major problem, due to uneven mobility. The Jagir Wonokromo intersection, one of the busiest intersections in Surabaya, experiences traffic congestion during rush hour. This congestion can have a variety of negative impacts, such as air pollution and queues at each intersection. This study analyzes the traffic congestion problems at the Jagir Wonokromo intersection and proposes the appropriate improvement scenario. A simulation design was developed to test three traffic congestion improvement scenarios at the Jagir Wonokromo intersection in Surabaya. The study sample was 40 vehicles that passed through during rush hour. The simulation results showed that scenario 3 is the most appropriate improvement scenario. This scenario successfully reduced the
time in the system by 20.2% compared to the initial condition. The impact of scenario 3 is that traffic congestion at the intersection is
reduced, but the travel time of vehicles from the DTC direction to Jalan Jagir Wonokromo also increases. Scenario 3 is considered to be in accordance with the conditions of the intersection and can be easily implemented. The study of traffic congestion at the Jagir Wonokromo intersection offers opportunities for the government
and the public to address traffic congestion with effective
simulation of improvement scenarios
Pengaruh terapi hipnosis lima jari terhadap burnout pada informal palliative caregiver
Penyakit kanker dengan proses pengobatannya yang kompleks menyebabkan
penderitanya membutuhkan bantuan orang lain dalam melakukan aktivitas sehari�hari. Informal Palliative Caregiver sebagai pemberi bantuan tersebut rentan
mengalami burnout akibat beban perawatan yang panjang. Tujuan penelitian ini
adalah menganalisis pengaruh terapi hipnosis lima jari terhadap burnout informal
palliative caregiver. Desain penelitian yang digunakan yaitu pra-eksperimental
dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian ini
berjumlah 93 informal palliative caregiver dari Puskesmas Kedungdoro,
Puskesmas Pucang Sewu dan Puskesmas Pacarkeling Surabaya dengan besar
sampel sebanyak 20 responden menggunakan purposive sampling. Instrumen yang
digunakan berupa SOP terapi hipnosis lima jari yang diberikan selama 2 minggu
sebanyak 3 kali dalam seminggu dan kuesioner Shirom Melamed Burnout
Questionnaire/Measure (SMBQ). Hasil penelitian menunjukkan nilai mean pre-test
adalah 46,85 ± 10,30 dan nilai mean post-test yaitu 32 ± 10,857 dengan mean
penurunan pre-test dan post-test adalah -14,85 ± 7,774. Berdasarkan hasil uji
normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak
berdistribusi normal sehingga uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji
Wilcoxon Sign Rank Test. Uji hipotesis menunjukkan hasil p value = 0,000, p < α
(α = 0,05). Nilai tersebut menunjukkan ada pengaruh terapi hipnosis lima jari
terhadap burnout pada informal palliative caregiver. Pemberian terapi hipnosis lima
jari dapat memberikan rasa tenang dan bahagia dimana hal tersebut dapat
menurunkan stres psikologis yang merupakan faktor penyebab burnout
Gambaran kecenderungan depresi pada mahasiswa rantau tahun pertama yang berasal dari luar pulau Jawa yang berkuliah di kota Surabaya
Remaja merupakan masa individu memiliki ketidakstabilan emosi dengan rentang usia 18-25 tahun atau disebut tahap emerging adulthood. Remaja dengan usia ini tentunya memiliki berbagai tantangan yang harus dihadapi terutama bagi seorang individu yang sedang memasuki masa perkuliahan terkhususnya bagi mahasiswa rantau. Tantangan ini yang jika tidak diatasi dengan baik maka akan menimbulkan kecenderungan depresi, yang merupakan gangguan mental dengan gejala perasaan depresi, seperti hilangnya minat atau perasaan senang, menurunnya energi dalam tubuh, selalu merasa bersalah dan rendah diri, sulit tidur dan kurangnya nafsu makan, sering merasa lelah dan kurangnya konsentrasi. Tujuan penelitian ingin mengetahui gambaran kecenderungan depresi secara kuantitatif pada mahasiswa rantau tahun pertama yang berkuliah di kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan ialah alat ukur Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21) yang merupakan alat ukur untuk mengungkap atribut psikologis terkait aspek depresi, kecemasan dan stres. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat kecenderungan depresi tergolong cukup tinggi dengan rata-rata masuk dalam kategorisasi sedang dan tinggi. Nilai validitas dalam penelitian ialah 0,438 – 0,800 > 0,30 sehingga terbilang valid. Sedangkan, nilai reliabilitas dalam penelitian ialah p = 0,955 ≥ 0,7 sehingga terbilang reliabel
Perbandingan metode analisis pengukuran warna menggunakan instrumen spektrofotometri dan kolorimetri (Skala warna merah menurut european pharmacopoeia edisi x)
Warna adalah salah satu aspek yang berperan penting dalam
bidang kefarmasian, contohnya seperti pemilihan warna pada tablet dan kapsul untuk upaya pemasaran, branding, dan antipemalsuan. Warna juga merupakan karakteristik yang dapat menunjukkan adanya kontaminasi, pengotor atau terjadinya degradasi suatu produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur warna secara objektif menggunakan dua instrumen yang umumnya dipakai dalam pengukuran warna yaitu spektrofotometer UV-Vis dan kolorimeter dan membandingkan hasil pembacaandari kedua instrumen tersebut. Sampel pengukuran warna menggunakan larutan pembanding merah menurut Farmakope Eropa edisi sepuluh. Hasil pembacaan koordinat warna pada larutan pembanding menunjukkan bahwa nilai koordinat L* yang menginterpretasikan kecerahan mengalami kenaikan pada setiap larutan pembanding, sedangkan pada nilai koordinat a* dan b* mendapatkan nilai dengan arah positif yang mana menunjukkan arah warna merah dan kuning. Hasil dari pengukuran menggunakan kedua instrumen kemudian di bandingkan menggunakan Paired Sample T-Test, yang mana didapatkan 2 kelompok hasil yakni 13 data memiliki nilai signifikansi p>0,05 dan 8 data memiliki nilai signifikansi p<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua instrumen tersebut tidak dapat menggantikan satu dengan yang lain. Pada penelitian ini juga dilakukan pengukuran pada setiap pembanding yang berbeda. Hasil pada instrumen kolorimetri dan spektrofotometri menunjukkan adanya perbedaan warna yang tidak dapat dirasakan mata manusia ada diantara larutan pembanding R6 dan R7