Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
20869 research outputs found
Sort by
Keterbukaan transgender terhadap orang tua (Studi fenomenologi self-disclosure transgender terhadap orang tua)
Kelompok LGBT sebagai identitas yang dianggap menyimpang dan merusak tatanan sosial. Sehingga masyarakat memberikan stereotype negatif kepada transgender, dampaknya dapat menghambat seorang anak transgender dalam melakukan self-disclosure kepada orang tua. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman dan pemaknaan Transgender dalam melakukan pengungkapan dirinya terhadap orangtua. Teori yang digunakan adalah pengungkapan diri self-disclosure. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian deskriptif dan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, agar tetap berfokus mencari makna dalam kehidupan transgender tentang peristiwa pengungkapan identitas yang dialami dalam selama hidupnya. Berdasarkan temuan data, peneliti menemukan bahwa transgender memiliki jenis keluarga yang protektif dengan aturan yang tinggi dan kebebasan bicara yang rendah. Pengungkapan diri yang dialami transgender kepada orang tua juga secara disengaja dan tanpa sengaja. Hasil dari pengungkapan juga tidak ada yang bisa menerima identitas transgender secara sepenuhnya. Pengungkapan yang baik pada penelitian ini berujung pada penerimaan bersyarat dari orang tua yang harus dipegang oleh seorang anak transgender. Makna yang ditemukan oleh penulis juga beragam mulai dari langkah awal mengejar cita-cita, kedewasaan, hingga bentuk keberanian dalam hidup mereka
Opini siswa SMA Surabaya mengenai isi pesan informasi program @ruangguru di Instagram
Penelitian ini mengukur bagaimana opini siswa SMA surabaya mengenai isi pesan informasi program @ruangguru di instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi pesan yang disampaikan oleh akun @ruangguru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berani. Responden terdiri dari 100 siswa SMA di surabaya yang aktif menggunakan media sosial instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif terhadap informasi yang disampaikan oleh @ruangguru di instagram. Faktor visual yang menarik dan bahasa yang mudah dipahami menjadi point utama yang disukai
Perbandingan kualitas hidup pasien pra dan pasca operasi katarak senilis dengan teknik fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya
Katarak adalah suatu penyakit mata yang menyebabkan lensa yang jernih menjadi keruh. Hal ini mengakibatkan gangguan penglihatan dan menurunkan kualitas hidup seseorang. Katarak mengakibatkan menurunnya kemampuan seseorang untuk melihat dari jarak jauh, mengakibatkan terhambatnya mobilitas terkait dengan dependensi seseorang seperti kemampuannya dalam mengenali orang, melihat dan menghindari rintangan di jalan. Katarak juga dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk melihat dari jarak dekat. Sehingga pasien katarak dapat mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas seperti berpakaian, membaca, dan menjahit. Salah satu cara untuk mengobati katarak yaitu dengan melakukan operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi. Operasi ini memungkinkan lensa untuk sembuh secara alami tanpa memerlukan jahitan. Sehingga pasien dapat segera melakukan aktivitasnya sehari-hari dan kualitas hidupnya dapat meningkat. Tujuan: Untuk menemukan perbedaan kualitas hidup antara pasien pra dan pasca operasi katarak senilis dengan teknik fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya. Metode: Skor kualitas hidup diambil menggunakan kuesioner penelitian kualitas hidup pasien katarak senilis yang berisikan 25 poin pertanyaan yang terbagi menjadi 11 subskala. Pengambilan data akan dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum melakukan operasi katarak fakoemulsifikasi dan 8 minggu sesudah melakukan operasi katarak fakoemulsifikasi. Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna antara kualitas hidup pre dan post operasi katarak dengan teknik fakoemulsifikasi berdasarkan kuesioner penelitian kualitas hidup pasien katarak senilis di Rumah Sakit PHC Surabaya, dengan hasil (P=0,000). Simpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna antara kualitas hidup pre dan post operasi katarak fakoemulsifikasi di Rumah Sakit PHC Surabaya berdasarkan kuesioner penelitian kualitas hidup pasien katarak
Cermin diri di balik tabu: studi fenomenologi self image dan self esteem pada generasi Z sebagai pelaku sex before marriage
Masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam memiliki pandangan yang berbeda mengenai seksualitas. Di Indonesia, Sex before marriage dianggap tabu sehingga menimbulkan problem pada generasi Z dalam memaknai dan menghargai diri sendiri atau disebut juga self image dan self esteem. Studi ini bertujuan untuk memahami pengalaman dan pemaknaan diri pada Generasi Z sebagai pelaku sex before marriage melalui perspektif self image dan self esteem. Seluruh informasi yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan metode penelitian fenomenologi, pendekatan kualitatif, jenis penelitian deskriptif, dengan pedoman Teori Self Concept melalui wawancara mendalam dengan tiga narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma negatif dari masyarakat Indonesia memengaruhi persepsi diri pelaku sehingga berdampak pada pembentukan self-image yang cenderung negatif. Namun, ada perbedaan dalam self-esteem, dimana beberapa informan menunjukkan kepercayaan diri yang lebih rendah akibat penyesalan, sementara yang lain menemukan self-esteem yang lebih positif melalui pengalaman belajar dari kesalahan. Temuan juga mengungkap bahwa komunikasi dengan orang-orang terdekat menjadi faktor penting yang memengaruhi cara individu memaknai diri mereka di tengah tekanan norma sosial
Hubungan profil gula darah dengan profil lipid pada pasien stroke akut dengan riwayat diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit metabolik dengan karakteristik peningkatan profil glukosa darah yang dapat memicu komplikasi seperti dislipidemia dan meningkatkan risiko terjadinya stroke. Resistensi insulin dapat memengaruhi profil lipid, mempercepat aterosklerosis, dan meningkatkan risiko stroke. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian stroke serta menganalisis hubungan antara profil GDP dan HbA1c dengan profil lipid pada pasien stroke akut dengan riwayat DMT2. Metode: Desain cross-sectional dan menggunakan teknik purpose sampling pada data RM pasien, diolah menggunakan SPSS uji korelasi spearman. Hasil: Hasil antara GDP dengan kolesterol total p=0,108 (tidak signifikan), GDP dengan LDL r=0,349 dan p=0,040 (signifikan korelasi positif lemah), GDP dengan HDL r=-0,363 dan p=0,032 (signifikan korelasi positif lemah). GDP dengan trigliserida p=0,144 (tidak signifikan). Hba1c dengan kolesterol total r=0,336 dan p=0,049 (signifikan korelasi positif lemah), HbA1c dengan LDL r=0,492 dan p=0,003 (signifikan korelasi positif sedang), HbA1c dengan HDL r=-0,268 dan p= 0,119 (signifikan korelasi negatif lemah), dan HbA1c dengan trigliserida r=0,355 dan p=0,037 (tidak signifikan). Seluruh pasien mengalami stroke iskemik. Mayoritas pasien memiliki GDP dan HbA1c pada kategori diabetes, kolesterol total dan trigliserida kategori optimal, kolesterol HDL rendah dan intermediate, dan LDL mendekati optimal dan borderline. Simpulan: Terdapat hubungan profil gula darah dengan kejadian stroke dan kurangnya hubungan antara profil lipid dengan kejadian stroke pada penelitian ini. Terdapat hubungan signifikan antara kadar GDP dengan kolesterol LDL dan kolesterol HDL serta HbA1c dengan kolesterol total, LDL, dan trigliserida
Pengaruh rebranding ristorante pizza hut terhadap keputusan pembelian bagi followers instagram @pizzahut.indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rebranding Ristorante Pizza Hut terhadap keputusan pembelian konsumen, khususnya followers Instagram @pizzahut.indonesia. Fenomena yang mendasari penelitian ini adalah rebranding Pizza Hut menjadi Ristorante pada tahun 2023 sebagai respons terhadap isu boikot dan penurunan penjualan, serta upaya memperbarui citra. Dengan konsep restoran yang lebih modern dan Instagramable, Ristorante bertujuan menarik perhatian konsumen melalui pemasaran digital di Instagram. Penelitian ini menggunakan teori rebranding dari Muzellec yang mencakup empat tahap: repositioning, renaming, redesigning, dan relaunching, serta teori pengambilan keputusan pembelian dari Chris Fill yang meliputi problem recognition, information search, alternative evaluation, purchase decision. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei, melibatkan 100 responden yang merupakan followers akun Instagram Pizza Hut, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari strategi rebranding terhadap keputusan pembelian konsumen. Pada tahapan rebranding, repositioning adalah aspek yang paling berpengaruh, sedangkan pada pengambilan keputusan pembelian, information search menjadi tahap yang dominan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi rebranding yang diterapkan oleh Ristorante Pizza Hut berhasil meningkatkan persepsi positif konsumen dan mendorong keputusan pembelian
Worship of love turns fanboy into fanwar : studi fenomenologi pada penggemar boygroup treasure di media sosial
K-pop sering dianggap sebagai budaya yang lebih digemari oleh perempuan, fanboy sering menghadapi stigma bahwa ketertarikan mereka kepada idola laki-laki tidak sesuai dengan norma maskulinitas. Namun, penelitian ini berfokus pada fanboy dalam fandom Teume untuk memahami pengalaman dan pemaknaan perilaku mereka, termasuk keterlibatan dalam fanwar. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana para fanboy memaknai perilaku pengidolaan dan konflik fanwar yang mereka alami di media sosial. Teori yang digunakan adalah Celebrity Worship dan Fandom, dimana peneliti ingin mengungkapkan makna dibalik perilaku fanwar yang dilakukan fanboy terhadap idolanya. Seluruh data informasi dalam penelitian ini akan dianalisis menggunakan menggunakan metode penelitian fenomenologi, pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui wawancara mendalam dengan ketiga subjek. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fanboy Teume memaknai fanwar sebagai bentuk ekspresi diri dan penghargaan terhadap karya idola, yang sering kali melibatkan pembentukan identitas sosial dan solidaritas dengan sesama penggemar. Media sosial memainkan peran penting sebagai ruang bagi fanboy untuk mengekspresikan kecintaan mereka dan membangun interaksi sosial. Keterlibatan dalam fanwar dipahami sebagai cara melindungi idola mereka sekaligus menunjukkan loyalitas yang tinggi. Perilaku konsumtif yang ditunjukkan melalui pembelian barang terkait idola mereka, tidak hanya mencerminkan kebutuhan akan aktualisasi diri, tetapi juga dianggap sebagai bentuk investasi masa depan
Pengaruh konsentrasi katalis barium hidroksida pada sintesis senyawa 2,5-bis(4-hidroksi-3-metoksibenziliden)siklopentanon melalui reaksi kondensasi claisen-schmidt
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah katalis Ba(OH)2 dapat digunakan dalam sintesis senyawa 2,5-dibenzilidensiklopentanon dan 2,5-bis(4-hidroksi-3-metoksibenziliden)siklopentanon melalui reaksi kondensasi Claisen-Schmidt dengan bantuan iradiasi gelombang mikro juga untuk mengetahui pengaruh dari peningkatan konsentrasi Ba(OH)2 2, 3, dan 4 molEq terhadap hasil sintesis senyawa 2,5-bis(4-hidroksi-3- metoksibenziliden)siklopentanon. Kedua senyawa ini disintesis dengan bantuan iradiasi gelombang mikro pada waktu 10 menit dan daya 480 watt. Pada hasil sintesis senyawa 2,5-bis(4-hidroksi-3-metoksibenziliden)-siklopentanon masih terdapat senyawa awal yaitu vanilin. Penentuan pengaruh dari katalis dilakukan uji KLT-densitometri dengan melihat persen luas area relatif. Dari hasil penelitian dengan penggunaan jumlah mol katalis Ba(OH)2 yang sama didapatkan persen rendemen 2,5-dibenzilidensiklopentanon sebesar 74,6% dan 2,5-bis(4-hidroksi-3-metoksibenziliden)siklopentanon sebesar 6,0%. Dari hasil uji KLT-densitometri didapatkan %luas area relatif terbesar dari senyawa 2,5-bis(4-hidroksi-3-metoksibenziliden)siklopentanon yaitu 20,9% dihasilkan dari penggunaan 4 molEq Ba(OH)2 yang merupakan konsentrasi terbaik Ba(OH)2 sebagai katalis diantara tiga konsentrasi
Uji cemaran mikrobiologis dan hedonik kefir air dengan tambahan buah naga, inulin-Medium Chain Triglycerides (MCT) media gula tebu molases
Kefir air merupakan minuman fermentasi dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti aktivitas probiotik, antioksidan, dan imunomodulan, serta menjadi alternatif bagi konsumen yang menghindari produk susu. Penambahan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus), yang kaya antioksidan, dan berfungsi sebagai pembawa probiotik yang baik. Pada penelitian ini dilakukan penambahan kombinasi inulin-MCT yang meningkatkan viskositas dan membantu pengendalian berat badan serta profil lipid. Penambahan buah naga dan kombinasi inulin-MCT diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi dan kualitas kefir air. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kefir air dengan tambahan buah naga, inulin-MCT media gula tebu molases melalui pengujian cemaran mikrobiologis (Angka Lempeng Total (ALT), Escherichia coli, dan Salmonella) sesuai PerBPOM No. 24 tahun 2023. Pengujian hedonik juga dilakukan untuk menilai tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, tekstur dan warna produk. Hasil menunjukkan nilai ALT sebesar 1,4 × 10⁶ CFU/ml yang tidak memenuhi standar mikrobiologi, sedangkan uji Salmonella dan Escherichia coli dinyatakan negatif. Uji hedonik menunjukkan skor rata-rata setiap parameter ≥ 3, yang menunjukkan produk disukai panelis
The students' engagements in using podcasts on youtube for independent learning to improve listening skills in basic listening classes at The English Department
The types of student engagement that affect students’ listening skills in independent learning are the crucial focus of this case study. A significant concern is the lack of students’ capability to note unknown words that are slightly beyond their knowledge. Students, often referred to as “Generation Z” or “Gen Z,” tend to summarize native speaker statements and copy-paste them into their paragraphs as their version of summarization, although many do summarize the statements using their own words. A plethora of methods can be used for students to improve their note-taking quality, such as abbreviations, classification, and symbolization. These methods exercise students’ cognitive abilities to connect and represent abstract ideas that they did not know before. The researcher collected data on the note-taking quality of basic listening students, examining the effects of three types of engagement. The effects such as the students’ behavior when using their learning strategies to do independent and active listening, the cognitive side as students predict the correct answer with the materials that are slightly beyond their knowledge, and then the students’ self-awareness to finish the assignment. This was achieved through five times class observations, and interviews. The structured data collection began with observations in two classes, Basic Listening A and B. The researcher then used these experiences to guide the creation of five-minute interview questions. Finally, six students were selected for a five-minute interview session. The final product of this research was coded using thematic analysis with a deductive approach based on interview results. According to the thematic analysis, three students—Angelia, Revata, and Stefanny—excelled in behavioral, cognitive, and affective engagements, demonstrating their ability to note information by classifying items from basic to advanced forms, symbolizing points with shapes and pictures to represent abstract ideas, and highlighting strong self-awareness to complete the material driven by intrinsic motivation despite challenging content. Another student, Cindy, is unique in her preference for studying difficult materials; she enjoys predicting correct answers to podcast questions, which boosts her self-confidence. In contrast, Lutcille and Amelia struggle with podcast content; one still dictates the same words as the native speaker while the other has begun paraphrasing statements in her own words. To minimize these issues, teachers need to introduce new note-taking strategies by teaching students how to create mind maps or use the Cornell method. These approaches can stimulate students’ cognitive abilities to connect unknown ideas and improve their note-taking quality