Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
Not a member yet
    20869 research outputs found

    Pengaruh pemilihan jarak Trayektori antara Protein Rapamycin terhadap perubahan energi bebas pengikatan dengan metode umbrella sampling

    Get PDF
    Legionnaires’ disease merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Gram negatif yaitu Legionella pneumophila. Bakteri Legionella pneumophila memiliki protein macrophage infectivity potentiator (MIP), sebagai suatu faktor virulensi utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar afinitas pengikatan antara ligan rapamycin dan protein MIP, diperlukan perhitungan perubahan energi bebas.Metode US (Umbrella Sampling) adalah teknik yang digunakan untuk memperoleh profil energi bebas melalui mengambilan sampel konformasi yang ditingkatkan sepanjang koordinat reaksi. Pada penelitian ini diperoleh hasil perhitungan ΔG masing-masing (A) -39,234 kJ/mol, (B) -37,833 kJ/mol, (C) -45,817 kJ/mol, dan (D) -32,653 kJ/mol. Hasil penelitian menunjukkan semakin menurun selisih jarak maka celah akan semakin bertambah ini menyebabkan penurunan perubahan energi bebas

    Aktivitas konten kreator dalam memproduksi konten di akun Instagram @indojaya.packaging

    Get PDF
    Aktivitas konten kreator kini menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran digital, terutama melalui platform media sosial seperti Instagram. Kerja praktik ini bertujuan untuk memahami dan mengimplementasikan peran konten kreator dalam memproduksi konten yang informatif, persuasif, dan relevan di akun Instagram @indojaya.packaging. Melalui program ini, dilakukan pengelolaan konten mulai dari riset, pembuatan konsep, produksi, hingga publikasi dan analisis kinerja konten. Hasil kerja praktik menunjukkan bahwa strategi konten kreator berkontribusi signifikan dalam membangun citra merek dan meningkatkan interaksi dengan audiens. Selain itu, proses kreatif melibatkan penguasaan teknis pengoperasian alat digital serta pemahaman mendalam tentang tren pemasaran terkini. Dengan pendekatan terstruktur, kerja praktik ini memberikan pengalaman praktis dalam menyelaraskan kreativitas dengan kebutuhan bisnis di era digital

    Studi deskriptif gambaran innovative work behavior pada karyawan di kota Surabaya

    Get PDF
    Berkembangnya zaman membuat perusahaan perlu bergerak cepat untuk dapat menyesuaikan dengan kondisi zaman. Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat tetap stabil dan tidak tertinggal. Innovative work behavior merupakan perilaku kompleks dari individu dalam bekerja, yang mencakup aktivitas fisik dan kognitif untuk menghasilkan, mengembangkan, dan merealisasikan ide-ide baru. Innovative work behavior penting untuk dimiliki karyawan, karena akan menunjang kemajuan perusahaan ditengah-tengah kompetitor. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran innovative work behavior pada karyawan di Kota Surabaya, dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dan total jumlah responden sebanyak 173 karyawan. Populasi penelitian adalah karyawan di Kota Surabaya yang telah bekerja minimal satu bulan. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling. Pengambilan data dilakukan dengan innovative work behavior scale self-report milik Janssen (2000). Data penelitian ini diolah dengan mengkategorisasikan data dari aspek-aspek innovative work behavior dan data demografi responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa innovative work behavior yang dimiliki oleh karyawan di Kota Surabaya mayoritas berada pada kategorisasi tinggi dengan 62 responden atau sebesar 36%. Adapun hasil penelitian dari masing-masing aspek milik innovative work behavior, yaitu idea generation dengan dominasi kategori sedang (34%), idea promotion dengan dominasi kategori tinggi (43%), lalu idea realization dengan dominasi kategori tinggi (37%). Hal ini berarti karyawan di Kota Surabaya cukup aktif dalam memberikan, mengembangkan, dan merealisasikan ide-ide baru

    Hubungan antara gratitude dengan psychological well-being pada mahasiswa rantau di Surabaya

    Get PDF
    Mahasiswa yang sedang merantau akan menghadapi beragam tantangan kompleks selama menjalani pendidikan. Tantangan tersebut akan berpotensi mempengaruhi psychological well-being mereka. Psychological well-being adalah kondisi psikologis individu secara keseluruhan yang berfungsi dengan baik. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi psychological well-being adalah gratitude agar mampu mengatasi tantangan dalam hidup dan menjalani hidup dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gratitude dengan psychological well-being pada mahasiswa rantau di Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 261 mahasiswa rantau yang berasal dari luar Jawa Timur, berusia 18-25 tahun, dan telah merantau selama satu tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Gratitude Questionaire-Six (GQ-6) dan Ryff’s Psychological well-being Scale (RPWB). Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic non parametrik Kendalls’s Tau-B. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gratitude dengan psychological well-being mahasiswa rantau di Surabaya dengan nilai r=0,486 (p = 0,00 ; p < 0,05). Hal ini berarti semakin tinggi tingkat gratitude maka semakin tinggi tingkat psychological well-being. Sebaliknya, semakin rendah gratitude maka semakin rendah pula psychological well-being nya. Sumbangan efektif gratitude terhadap psychological well-being sebesar 64,1 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain

    The effect of amplification and reduction techniques on the singability of translated GMS Live songs from Indonesian to English

    Get PDF
    Song translations are different from other translation materials. It not only requires the translator to translate the meaning or intention, but also to adjust to the original tone, rhythm, and intonation. Those requirements are principle especially when the translated song is meant to be sung. A translator often adds or deletes some parts of the lyrics to fit the translated lyric to the tone, rhythm, and intonation. Eighteen translation techniques have been proposed by Molina & Albir (2002). Two of them are amplification and reduction. Amplification includes explicitation, addition, and paraphrase. Reduction includes reduction, implicitation, and deletion. This research aims at analyze how amplification and reduction techniques are applied and influence the singability of GMS Live songs. This research uses the translation technique theory proposed by Molina & Albir (2002). To analyze the singability, the theory of singability proposed by Franzon (2008) is used. This research uses qualitative document analysis through the descriptive approach. It analyzes the data in song lyrics using amplification and reduction techniques. The source of data are five GMS Live songs translated from Bahasa Indonesia to English: Yang Termulia (Glorious God), Dahsyat (So Great), Perkasa (Mighty God), Berkenan BagiMu (Purify Me), and Melodi (Melody). The data analysis result shows that amplification-addition is the dominant technique in this song translation. The techniques chosen actively affected the singability of the song. It is proven by the data analysis result which shows that 80% of the translated lyrics have high level of prosodic match

    Laporan Praktik Kerja Nyata di CV Mitra Tehnik Indonesia

    Get PDF

    20,784

    full texts

    20,869

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Widya Mandala Surabaya Catholic University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇