Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi (JAAKFE)
Not a member yet
116 research outputs found
Sort by
ANALISIS MEKANISME PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAERAH BERBASIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASSET DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang cepat, tepat, akurat dan sesuai dengan PP No. 71 Tahun 2010 dimana penyusunan laporan keuangan disusun menggunakan basis akrual maka pemerintah daerah memerlukan adanya implementasi sistem informasi aplikasi dalam pembuatan laporan keuangan. Oleh karena itu Pemerintah khususnya Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset di Provinsi Kalimantan Barat mulai menggunakan aplikasi komputer yang dapat mengolah data transaksi keuangan yang dapat dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui sistem informasi akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan pada BPKAD Provinsi Kalimantan Barat dan kesesuaian penyusunan laporan keuangan BPKAD terhadap PP No.71 Tahun 2010. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan pimpinan dan pegawai di sub bagian keuangan dan asset BPKAD Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan laporan keuangan BPKAD Provinsi Kalimantan Barat telah sesuai dengan PP No.71 Tahun 2010, walaupun masih terdapat kendala pada sumber daya manusia tetapi tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil laporan keuangannya.Kata Kunci : Laporan Keuangan Daerah, PP 71 Tahun 2010, basis akrual, sisteminformasi akuntansi pemerinta
PERANAN KEMASAN (PACKAGING) DALAM MENINGKATKAN PEMASARAN PRODUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI “MAS PACK” TERMINAL KEMASAN PONTIANAK
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Sektor ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Sayangnya, kemasan (packaging) produk UMKM belum bisa bersaing dengan produk pabrikan. “Mas Pack” Terminal Kemasan Pontianak adalah solusinya. “Mas Pack” dapat merubah kemasan biasa menjadi kemasan yang standar sehingga bisa meningkatkan pemasaran produk UMKM. Dengan memperbaiki kemasan UMKM terbukti dapat meningkatkan pemasaran, segmen pasarnya semakin bertambah, dan omset pemasaran semakin meningkat sehingga dapat mewujudkan UMKM naik kelas.Kata Kunci : Kemasan, Produk, UMKM, Pemasara
ANALISIS PENERAPAN SISTEM TRANSAKSI NON TUNAI DALAM MENINGKATKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LANDAK
Salah satu upaya Pemerintah dalam membenahi tingginya angka korupsi sektor publik di Indonesia, khususnya di Pemerintahan Daerah adalah dengan pemberlakuan sistem Transaksi Non Tunai untuk pengelolaan keuangan di Pemerintah Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur Transaksi Non Tunai, mengetahui implementasi sistem transaksi non tunai dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam penerapan sistem transaksi non tunai pada pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Landak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh dengan wawancara terstruktur, observasi dan studi pustaka. Transaksi Non Tunai mulai diterapkan secara bertahap di Kabupaten Landak sejak 1 Januari 2018. Kabupaten Landak telah memiliki kesiapan yang baik untuk pelaksanaan Transaksi Non Tunai, baik dari segi infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM) nya. Prosedur pelaksanaan Transaksi Non Tunai di Kabupaten Landak pun telah diatur dalam Peraturan Bupati Landak No. 59 Tahun 2017 tentang pedoman pembayaran dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak. Secara keseluruhan pelaksanaan Transaksi Non Tunai di Pemerintah Daerah Kabupaten Landak berjalan dengan lancar dan dapat meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Beberapa kendala yang masih dijumpai dalam pelaksanaan Transaksi Non Tunai di Kabupaten Landak berasal dari pihak eksternal, yaitu pihak Bank Kalbar dan pihak penyedia jaringan internet (provider telekomunikasi). Kata Kunci: Transaksi Non Tunai, keuangan daerah, transparansi, akuntabilitas, Kabupaten Landak
PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), DIVIDEN KAS DAN LABA AKUNTANSI DALAM MENENTUKAN HARGA SAHAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share (EPS), dividen kas dan laba akuntansi dalam menentukan harga saham pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2014 – 2015. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda, untuk melihat pengaruh dari Earning Per Share (EPS), dividen kas dan laba akuntansi terhadap harga saham sehingga dapat juga menguji hipotersis yang ada pada penelitian ini. Hasil penelitian ini menemukan bahwa secara parsial Earning Per Share (EPS) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan dividen kas dan laba akuntansi tidak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Tetapi secara simultan Earning Per Share (EPS), dividen kas dan laba akuntansi memiliki pengaruh terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2014 – 2015. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai informasi tambahan bagi peneliti lain untuk lebih mengembangkan informasi akuntansi untuk membantu investor dalam pertimbangan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan saham perusahaan yang akan diinvestasikan.Kata Kunci : EPS, Deviden Kas, Laba Akuntansi, Harga Saha
ANALISIS KOMPARASI KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DENGAN PENDEKATAN CAMEL PADA PT BANK BNI SYARIAH, TBK dan PT BANK BNI, TBK PERIODE 2014 – 2018
This study aims to examine the comparison of the financial performance of bni syariah banks and conventional bni banks using the CAMEL method, in the period 2014-2018. The method used in this study is a descriptive research method, with a quantitative approach. The type of data used is secondary data, in the form of company financial statements. The test was carried out using the Independent Sample T-Test method using the SPSS 20 program. The results of this study indicate that car and fdr/ldr are not significant differences, but npf/npl, bopo and roa are significant differences between bni syariah banks and conventional bni banks. Keywords : Bank BNI Syariah, Conventional BNI Bank, CAMEL, CAR, FDR/LDR, NPF/NPL/BOPO, RO
ANALISIS PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL PADA HOTEL XYZ (SALAH SATU HOTEL DI KOTA PONTIANAK)
This research is based on the background of increasing hospitality services business competition, and to win this competition, is influenced by three factors, one of which is the selling price. The selling price is the sum between Cost or Cost of Goods Sold (HPP) with a Mark up or percentage of the desired profit. Cost of Goods Sold is all costs incurred to obtain goods sold or the cost of goods sold. When an entity can manage costs incurred effectively and efficiently, it can increase the number of visitors and increase company profits. The research method used is descriptive qualitative method, which is to explain the phenomenon or event being studied. The results of the study are known that the calculation of the cost of the room by using ABC has a difference with the basic price determined by the management of XYZ Hotel. This difference is caused by differences in the overhead costs for each type of room contained in XYZ Hotels. In calculations determined by the management of XYZ Hotel, overhead costs are not included in the calculation of the cost of the room and are only charged to one type of cost driver.Keywords : Cost of Good Solds, Activity Based Costing, Hotel, Activity, Cost Driver
KAJIAN POTENSI PERKEBUNAN KELAPA MELALUI HILIRISASI PENGEMBANGAN INDUSTRI VCO DIKAWASAN PEDESAAN BATU AMPAR KABUPATEN KUBU RAYA
This research provides a more accurate picture of information in the possibility of developing a coconut commodity in the core bussines in rural Batu Ampar area, and to know the information about investment needs of the possibility efforts in prospective through the development of coconut as a simple industrial activity processing Virgin Coconut Oil, in the form of pre Feasibility Industry Virgin Coconut Oil (VCO) to be develop into core bussines rural Batu Ampar area. The potential opportunities for developed of downstream coconut industry in the processed product industry in the form of VCO that provides value added products to improve the welfare of people in the rural area of Batu Ampar. Minimize the risk of business failure and provide profitable business opportunities that provide benefit for the community economy and the sustainable growth in the long term. The approach in research is done with opportunity analysis, production trials and using financialanalysis.Keywords : Coconut, Industry Virgin Coconut Oil (VCO), Financial Analysis, Business Feasibilit
ASAS HUKUM SEBAGAI PENGOBAT HUKUM; IMPLIKASI PENERAPAN OMNIBUS LAW
Omnibus law adalah undang-undang baru yang memuat beragam substansi aturan yang keberadaannya mengamamdemen beberapa undang-undang sekaligus. Keinginan kuat dari pusat terhadap peningkatan investasi tersebut tidak serta merta diterima olehdaerah, karna dianggap dapat memudarkan nilai kultural masyarakat setempat. Sehingga peran otonomi daerah sangat dominan pada kehendak daerah dalam mengatur daerahnya. Hal tersebut secara perlahan telah diperbaiki melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu,sehingga omnibus law ini mungkin tidak diperlukan untuk menyederhanakan sistem perijinan pusat dan daerah. Omnibus law terkesan otoriter, karna dengan satu UU ini dapat memangkas segala UU yang lain, sementara budaya hukum tiap daerah sangatlah berbeda. Omnibus law ini terdiri dari dua UU besar yaitu UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Perpajakan. Jika tujuan utama lahirnya omnibus law ini sebagai penguatan dan perbaikan ekosistem investasi, pada dasarnya yang diperlukan hanyalah pembenahan hukum investasi, hukum dagang dan pembaharuan hukum ekonomi. Dengan demikian langkah yang tepat mungkin dengan pembenahan dan penguatan ekonomi riil, mengaturregulasi persaingan pasar secara sehat tanpa monopoli dan penyederhanaan sistem perpajakan. Resesi dan ketidakpastian ekonomi terjadi karna sistem ekonomi finansial yang sulit untuk diprediksi karna perlambatan ekonomi global. Ditambah lagi dengan revolusi industri 4.0 dengan semakin berkembangnya teknologi yang memberikan kemudahan dalam berbagai transaksi. Namun hal tersebut juga perlu diwaspadai karna semakin maju teknologi maka peradaban manusia akan semakin mundur, karna kemudahan-kemudahan yang diberikan lewat teknologi mempunyai dampak kepada bergesernya nilai-nilai peradaban dalam transaksi ekonomi dan perdagangan.Keywords: Asas Hukum, Sistem Hukum Indonesia, Omnibus La
INTEGRATED REPORTING: DALAM KERANGKA INSTITUTIONAL THEORY
Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik Integrated Reporting (IR) perusahaan yang konsisten selama 5 (lima) tahun menyajikan dalam bentuk laporan tahunan terintegrasi. Secara spesifik, penelitian ini untuk menjelaskan praktik laporan tahunan terintegrasi dalam kerangka institutional theory. Dengan paradigma interpretatif, penelitian ini menggunakan metode qualitative content analyisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik IR PT Pertamina EP dalam 5 (lima) tahun terakhir menggunakan pedoman standar nasional yang merupakan mandatory penyusunan laporan tahunan badan usaha dan pedoman standar internasional dalam penyusunan IR. Praktik IR PT Pertamina EP memenuhi 2 (dua) dimensi yang terdapat dalam kerangka institutional theory, dimensi institutional isomorphism dan dimensi decoupling. Kata Kunci : Integrated Reporting, Institutional Theory, Institutional Isomorphism, Decoupling
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, PROFITABILITAS, KUALITAS AUDITOR DAN PERGANTIAN AUDITOR TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI
This study aims to find empirical evidence whether factors such as debt to equity ratio, profitability, auditor quality, and auditor turnover affect the compliance of manufacturing companies in the timely submission of financial statements on the Indonesia Stock Exchange.The data in this study are secondary data obtained from the company's annual financial statements in the Indonesian Stock Exchange (IDX). This type of research is ex post facto research. This research was conducted using a sample of 76 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2016-2018, so the research data analyzed amounted to 201. The data analysis technique used was descriptive statistics, multivariate test using logistic regression. Based on hypothesis testing, it can be concluded that overall, the companies that are on time are more numerous than the companies that are not on time in financial reporting to Bapepam. And the test results with logistic regression show empirical evidence that debt to equity ratio, profitability, auditor quality, and auditor turnover do not affect the timeliness of corporate financial reporting. Keywords : Debt To Equity Ratio, Profitability, Auditor Quality, Auditor Change And Timeliness