Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi (JAAKFE)
Not a member yet
116 research outputs found
Sort by
Analisis Pengaruh Good Corporate Governance (Gcg) Terhadap Kualitas Pengungkapan Sustainability Report (Studi Empiris Pada Perusahaan Di Indonesia Periode Tahun 2011-2012)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor karakteristik Good Corporate Governance (GCG) dalam perusahaan yang dapat mempengaruhi kualitas pengungkapan laporan keberlanjutan/ Sustainability Report (SR) pada Laporan keberlanjutan atau Sustainability Report perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. Faktor-faktor karakteristik Good Corporate Governance yang digunakan antara lain ukuran Dewan Komisaris, proporsi Komisaris Independen, ukuran Komite Audit, kepemilikan saham manajerial, kepemilikan saham institusional, kepemilikan saham terkonsentrasi, dan ukuran perusahaan. Populasi dari penelitian ini adalah semua perusahaan di Indonesia yang telah menerbitkan laporan keberlanjutan pada tahun 2011 hingga 2012. Total sampel penelitian adalah 15 perusahaan yang ditentukan melalui purposive sampling. Penelitian ini menganalisis pada laporan tahunan perusahaan dengan metode Content analysis. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis dengan metode regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap kualitas pengungkapan SR di Indonesia, sedangkan ukuran Dewan Komisaris, proporsi Komisaris Independen, ukuran Komite Audit, kepemilikan saham institusional, kepemilikan saham terkonsentrasi, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualiatas pengungkapan SR di Indonesia. Kata kunci: Sustainability Report (SR), Laporan Keberlanjutan, Karakteristik Mekanisme pengawasan dalam GCG, Dewan Komisaris, Komite Audit, Struktur kepemilikan
Analisis Pengaruh Kriteria Good Corporate Governance Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Sub-Sektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kriteria Good Corporate Governance (GCG) terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan sub-sektor farmasi yang terdaftar di BEI serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan untuk melakukan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Ukuran kriteria Corporate Governance dalam penelitian ini terdiri dari ukuran dewan komisaris, proporsi komisaris independen, ukuran komite audit, kepemilikan saham asing, dan ukuran perusahaan. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan bahwa variabel Good Corporate Governance (GCG) berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan sub-sektor farmasi yang terdaftar di BEI. Hasil tersebut dapat dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis yang menghasilkan kriteria Corporate Governance yang terdiri dari ukuran dewan komisaris berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan sub-sektor farmasi yang terdaftar di BEI. Sedangkan proporsi komisaris independen, ukuran komite audit, kepemilikan saham asing, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan sub-sektor farmasi yang terdaftar di BEI. Kata Kunci : Good Corporate Governance (GCG), ukuran dewan komisaris, proporsi komisaris independen, ukuran komite audit, kepemilikan saham asing, ukuran perusahaan, Corporate Social Responsibility (CSR)
Analisis Pengukuran Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode Economic Value Added dan Market Value Added (Studi Kasus Pada Perusahan Kosmetik yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode 2008 – 2010)
Dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif, para manajemen dituntut dalam meningkatkan kinerja perusahaan sehingga dapat lebih menarik minat para investor. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara hasil perhitungan laba menurut Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) jika dibandingkan dengan laba menurut akuntansi pada perusahaan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya nilai Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan objek penelitian perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari ke tiga perusahaaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yaitu PT Mustika Ratu Tbk, PT Mandom Indonesia Tbk, dan PT Unilever Indonesia Tbk menghasilkan EVA dan MVA yang bernilai positif. Nilai EVA dan MVA yang positif mencerminkan bahwa perusahaan telah mampu menghasilkan tingkat pengembalian yang melebihi tingkat modal para penyandang dana. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki kinerja keuangan yang baik. Kata kunci: Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), kinerja keuangan, laba akuntansi
Pengaruh Book-Tax Differences Terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan yang Terdaftar Di Indeks LQ-45
Penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti empiris pengaruh book-tax differences terhadap pertumbuhan laba. Pertumbuhan laba diukur menggunakan perubahan laba bersih setelah pajak. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah perbedaan temporer dan perbedaan tetap, sedangkan variabel dependennya adalah pertumbuhan laba satu periode ke depan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website IDX. Sampel penelitiannya adalah perusahaan yang terdaftar di indeks LQ-45 dengan periode penelitian tahun 2009-2011. Data dikumpulkan dengan metode purposive sampling. Adapun sampel yang digunakan adalah 15 perusahaan. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda untuk analisis data dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menemukan bahwa perbedaan permanen berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba. Perbedaan temporer memiliki hubungan positif dengan pertumbuhan laba. Total book-tax differences berpengaruh secara positif signifikan terhadap pertumbuhan laba. Kata kunci : perbedaan temporer, perbedaan tetap, total book-tax differences, pertumbuhan lab
Kajian Teoritis Perlakuan Akuntansi Untuk Agio dan Disagio Saham
Penerapan kebijakan akuntansi yang tepat dalam aktivitas perusahaan yang bergerak di sektor industri property dan real estat dan sektor industri manufaktur akan menghasilkan laporan keuangan yang tepat dan akurat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana kebijakan akuntansi terhadap pencatatan agio dan disagio saham yang diterapkan pad masing – masing perusahaan yang bergerak di sector yang berbeda. Penelitian ini bertujuan juga untuk mengetahui prinsip akuntansi apa yang melandasi praktek pencatatan terhadap agio dan disagio saham perusahaan. Penelitian ini menggunakan dua sampel perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu PT Agung Podomoro Land Tbk dan PT Indofood CBP Sukses Makmur dan menggunakan sampel perusahaan periode tahun 2010. Analisis pada penelitian ini berdasarkan pada PSAK No. 21, apakah masing – masing perusahaan dalam pencatatannya mengikuti aturan sesuai menurut PSAK No. 21 atau tidak. Hasil peneltian menunjukkan adanya perbedaan penyajian pencatatan dalam laporan keuangan dari masing – masing sektor perusahaan tetapi tetap berdasarkan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.21 tentang perlakuan pencatatan pengakuan agio dan disagio saham. Kata Kunci:Agio, Disagio, Kebijaka
Pengaruh Asimetri Informasi Dan Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Praktek Manajemen Laba Pada Perusahaan Sektor Property Dan Real Estate Bursa Efek Indonesia (BEI)
The purpose of this study is to investigate the relationship of information asymmetry, implementation of good corporate governance and earnings management practices in property and real estate sector. Information asymmetry measured by using bid ask spread, whereas the practice of good corporate governance proxies by the proportion of independent board, audit committee existence and audit quality. This study is an econometric study by using panel data that taken from the Indonesian Stock Exchange with 22 companies from the property and real estate sector during the period 2009, 2010, 2011 as samples which were selected by using purposive sampling method. Moreover, the analysis method of this study is multiple regression. Hypothesis testing results showed there is a significant negative relation between audit quality and earnings management practices. It means the higher quality audit performed by the independent auditor may reduce the earnings management practices in the company. Furthermore, information asymmetry, the proportion of independent board and audit committee has not proven a significant relation with earnings management practices. Keywords: Earnings management, asymmetry information, good corporate governance, the proportion of independent board, audit committee, audit qualit
Analisis Penentuan Biaya Produksi Listrik Dengan Metode Full Costing Pada PT. PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Area Pontianak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menghitung besarnya biaya produksi listrik berdasarkan metode full costing pada PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Area Pontianak. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimana penentuan biaya produksi listrik dengan metode full costing pada PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat Area Pontianak. Alat analisis yang digunakan adalah mengidentifikasi, mengklasifikasi pos-pos yang menjadi bagian dari perhitungan biaya produksi, menentukan biaya produksi listrik secara total dan per KWh listrik dengan menggunakan metode full costing, membandingkan antara perhitungan yang selama ini dilakukan PLN dengan hasil yang diperoleh peneliti, menyimpulkan metode yang paling tepat. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan perbedaan penetapan jumlah biaya produksi karena adanya perbedaan metode penentuan biaya produksi, berdasarkan metode full costing biaya produksi listrik dengan mesin sewa adalah sebesar Rp 46,009,169,539 atau Rp 2,532.85/ KWh, biaya produksi listrik dengan mesin sendiri adalah sebesar Rp 31,647,799,409 atau Rp 3,758.25/KWh. Sedangkan perusahaan menetapkan biaya produksi sebesar Rp 2.396,57/KWh dengan menggunakan mesin sewa, dan sebesar Rp 3.058/KWh dengan menggunakan mesin sendiri. Dengan metode full costing perhitungan biaya produksi dapat dilakukan dengan lebih akurat, karena memasukan semua komponen biaya yang terkait dengan proses produksi. Kata Kunci : Biaya Produksi, Metode full costin
Analisis Pengaruh Konservatisme Akuntansi Terhadap Kualitas Laba Akrual Yang Dimoderasi Oleh Good Corporate Governance Pada LQ 45 Di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konservatisme akuntansi terhadap kualitas laba akrual yang dimoderasi oleh Good Corporate Govrnance pada perusahaan yang terdapat di LQ45 selama periode 2009-2011. Variabel yang digunakan yaitu variabel konservatisme (X1), variabel kepemilikan manajerial (X2), variabel komposisi komisaris independen (X3) sebagai variabel independen dan variabel kualitas laba akrual (Y) sebagai variabel dependen. Populasi penelitian ini adalah 69 perusahan yang tergabung dalam LQ45 dengan periode penelitian 2009-2011. Dengan metode purposive sampling, terdapat 21 perusahaan dengan 63 laporan keuangan yang memenuhi kriteria sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini yaitu konservatisme akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba akrual. Sedangkan variabel moderasi yang diwakili oleh kepemilikan manajerial dan komposisi komisaris independen tidak berpengaruh terhadap kualitas laba akrual, sehingga dapat dinyatakan bahwa kepemilikan manajerial dan komposisi komisaris independen tidak dapat memoderasi hubungan antara konservatisme akuntansi dan kualitas laba akrual. Keywords : konservatisme akuntansi, Good Corporate Governance, kualitas laba, kepemilikan manajerial, komposisi komisaris independe
Pengaruh Konservatisme Akuntansi Terhadap Nilai Perusahaan Dimoderasi Oleh Good Corporate Governance (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Retail Trade yang Listing di Bursa Efek Indonesia)
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh konservatisme akuntansi terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh good corporate governance melalui ukuran dewan komisaris, komisaris independen, komite audit, dan kualitas audit. Penelitian ini merupakan penelitian analisis regresi ekonometrika. Terdapat 15 sampel perusahaan retail trade yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2012 yang terpilih melalui metode purposive sampling. Adapun metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda. Hasil uji determinasi menunjukkan R-squared nilai perusahaan dapat dijelaskan 20.5% oleh konservatisme akuntansi. Hasil uji-F menunjukkan bahwa variabel independen tidak berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap variabel dependen. Berdasarkan uji-t ditemukan bahwa variabel komite audit sebagai elemen dari good corporate governance berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan tidak ditemukan adanya pengaruh signifikan dari variabel konservatisme akuntansi, ukuran dewan komisaris, komisaris independen, dan kualitas audit, serta tidak ditemukan efek moderasi dari good corporate governance terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci : nilai perusahaan, konservatisme akuntansi, good corporate governance, ukuran dewan komisaris, komisaris independen, komite audit, kualitas audi
Implikasi Kebijakan Pemberian Pembiayaan dan Pengaruh Financing to Deposit Ratio Terhadap Non Performing Financing (Studi kasus PT.Bank Muamalat Pontianak)
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implikasi kebijakan pemberian pembiayaan serta mengetahui seberapa besar pengaruh financing to deposit ratio (rasio jumlah pembiayaan) terhadap non performing financing (rasio pembiayaan bermasalah) pada PT. Bank Muamalat Cabang Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari wawancara dengan pihak terkait dan literatur – literatur yang berhubungan dengan masalah yang dibahas. Untuk mengkaji implikasi kebijakan pemberian pembiayaan dianalisis menggunakan analisis deskriptif sedangkan identifikasi seberapa besar pengaruh financing to deposit ratio (rasio jumlah pembiayaan) terhadap non performing financing (rasio pembiayaan bermasalah) menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian dari bebebrapa uji hipotesis dengan beberapa alat analisis yaitu analisis korelasi, analisis determinasi dan uji-t menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara financing to deposit ratio dan non performing financing serta saling mempengaruhi walaupun dengan skala kecil. Kata kunci : Financing to Deposit Ratio, Kebijakan, Pembiayaan, Non Performing Financin