26964 research outputs found
Sort by
Implementasi strategi pemasaran account-based marketing Toko AM Batik dalam segmentasi konsumen upper class
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pemasaran Account-Based Marketing (ABM) pada Toko AM Batik dalam menjangkau segmen konsumen upper class. Strategi ABM dikenal sebagai pendekatan pemasaran yang bersifat personal dan terfokus pada akun bernilai tinggi, sehingga sangat relevan untuk digunakan dalam konteks bisnis batik eksklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa AM Batik menerapkan konsep ABM melalui tiga pendekatan utama: segmentasi konsumen secara spesifik berdasarkan demografis, geografis, dan psikografis, targeting terhadap akun-akun yang dianggap bernilai tinggi, serta positioning merek sebagai simbol eksklusivitas budaya. Strategi ini terbukti efektif dalam membangun loyalitas dan meningkatkan pengalaman belanja konsumen kelas atas. Konsumen merasa dihargai secara personal, mendapatkan layanan eksklusif, dan melihat batik tidak hanya sebagai produk tetapi juga sebagai simbol identitas.
Selain itu, pemilik AM Batik memainkan peran sentral sebagai pemasar, pengelola produksi, dan pengatur distribusi. Hal ini memungkinkan kontrol yang ketat terhadap kualitas dan komunikasi yang intens dengan pelanggan utama. Dengan demikian, strategi ABM tidak hanya relevan tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif dalam pasar yang semakin kompetitif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam perluasan konsep ABM ke sektor UMKM berbasis budaya, serta manfaat praktis bagi pelaku usaha yang ingin menargetkan konsumen premium.
ABSTRACT:
This study aims to analyze the implementation of the Account-Based Marketing (ABM) strategy at AM Batik in targeting the upper-class consumer segment. ABM is known as a personalized and focused marketing approach toward high-value accounts, making it highly relevant in the context of exclusive batik businesses. The study adopts a qualitative case study approach, with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation.
The findings reveal that AM Batik implements ABM through three main approaches: specific consumer segmentation based on demographics, geography, and psychographics, targeted outreach to high-value accounts, and brand positioning as a symbol of cultural exclusivity. This strategy has proven effective in fostering loyalty and enhancing the shopping experience for upper-class consumers. Customers feel personally appreciated, receive exclusive services, and perceive batik not merely as a product but as an expression of identity.
Furthermore, the owner of AM Batik plays a central role as a marketer, production manager, and distribution coordinator. This ensures tight quality control and intensive communication with key customers. Therefore, ABM not only proves relevant but also offers a competitive advantage in an increasingly competitive market. The study contributes theoretically by expanding ABM applications to culture-based MSMEs and provides practical insights for entrepreneurs aiming to reach premium consumers
Pengaruh religiusitas, digital marketing, halal awareness dan brand trust terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah di Kota Semarang
Kemajuan teknologi digital telah berdampak pada berbagai sektor, termasuk bisnis kecantikan. Wardah merupakan salah satu perusahaan kosmetik yang menggunakan teknologi digital dalam strategi pemasarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas, pemasaran digital, kesadaran akan produk halal, dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah di Kota Semarang. Penelitian ini meneliti fluktuasi penjualan Wardah dalam beberapa tahun terakhir terlepas dari status merek tersebut sebagai pelopor kosmetik halal di Indonesia. Penelitian yang dilakukan bersifat kuantitatif, menggunakan metode non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data, yang kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda dan uji-t. Pengujian dilakukan dengan perangkat lunak pengolah data, khususnya SPSS 26. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran digital dan kepercayaan merek memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai t-hitung sebesar 2,360 dan 6,261, serta nilai p-value sebesar 0,020 dan 0,000. Sebaliknya, religiusitas dan pengetahuan merek halal tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil uji-t untuk religiusitas menunjukkan nilai t-hitung sebesar 0,352 dan nilai p-value sebesar 0,726, sedangkan untuk kesadaran merek halal, nilai t-hitung sebesar -0,238 dengan nilai p-value sebesar 0,812. Kedua nilai p-value tersebut melebihi 0.05, menandakan bahwa kedua variabel tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian produk Wardah.
ABSTRACT:
The advancement of digital technology has impacted various sectors, including the beauty business. Wardah is one of the cosmetic companies that uses digital technology in its marketing strategy. This study seeks to determine the effect of religiosity, digital marketing, awareness of halal products, and brand trust on purchasing decisions for Wardah cosmetics in Semarang City. This study examines Wardah's sales fluctuations in recent years despite the brand's status as a pioneer of halal cosmetics in Indonesia. The research conducted is quantitative, using non-probability sampling method with a sample size of 100 respondents. This study used a questionnaire for data collection, which was then analyzed by multiple linear regression and t-test. Tests were carried out with data processing software, specifically SPSS 26. The results show that digital marketing and brand trust have a positive and significant influence on purchasing decisions, with t-count values of 2.360 and 6.261, and p-values of 0.020 and 0.000, respectively. In contrast, religiosity and halal brand knowledge do not have a significant influence on purchasing decisions. The t-test results for religiosity show a t-count value of 0.352 and a p-value of 0.726, while for halal brand awareness, the t-count value is -0.238 with a p-value of 0.812. Both p-values exceed 0.05, indicating that the two variables do not have a significant effect on purchasing decisions for Wardah products
Analisis terhadap implementasi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) ETAP dalam penyusunan laporan keuangan pada PT Aulia Perdana Wisata
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis terhadap implementasi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) ETAP dalam penyusunan laporan keuangan pada PT Aulia Perdana Wisata. SAK ETAP merupakan standar akuntansi yang disederhanakan dan diperuntukkan bagi entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan serta menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan cara trianggulasi atau gabungan. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dokumentasi terhadap laporan keuangan perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Aulia Perdana Wisata telah mengimplementasikan sebagian besar prinsip-prinsip dalam SAK ETAP, namun masih terdapat beberapa ketidaksesuaian dalam pencatatan dan penyajian laporan keuangan, yaitu terdapat pos-pos yang tidak sesuai dengan SAK ETAP dan tidak membuat laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman dan pelatihan akuntansi sesuai dengan standar yang berlaku agar laporan keuangan dapat tersaji secara lebih andal dan relevan.
ABSTRACT:
This study aims to determine the analysis of the implementation of Financial Accounting Standards (SAK) ETAP in the preparation of financial statements at PT Aulia Perdana Wisata. SAK ETAP is a simplified accounting standard and is intended for entities that do not have significant public accountability and publish financial statements for general purposes.
This study uses a qualitative research method with a case study method. The data collection technique used is triangulation or a combination. Data were collected by observation, interviews, documentation of the company's financial statements.
The results of the study indicate that PT Aulia Perdana Wisata has implemented most of the principles in SAK ETAP, but there are still some inconsistencies in the recording and presentation of financial statements, namely there are items that are not in accordance with SAK ETAP and do not make reports of changes in equity and notes to the financial statements. This finding indicates the need to improve understanding and accounting training in accordance with applicable standards so that financial statements can be presented more reliably and relevantly
Politik alokasi dana pokok-pokok pikiran (pokir) oleh anggota DPRD di Kabupaten Banjarnegara periode 2019-2024
Dana pokok-pokok pikiran (Pokir) hadir sebagai implementasi dua fungsi DPRD yaitu fungsi representasi dan fungsi penganggaran, dengan tujuan untuk menjalankan pembangunan yang tidak ditampung oleh pemerintah daerah, pada pendistribusiannya dana pokir digunakan oleh anggota DPRD untuk memobilisasi dukungan suara, ini menjadikan distribusi dana pokir tidak tepat sasaran dan pendistribusiaanya lebih memprioritaskan wilayah basis dukungan suara daripada prioritas kebutuhan wilayah, akibatnya memunculkan politik patronase dan klientelisme. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Banjarnegara dengan alasan 60% anggota DPRD yang terpilih pada pemilu 2024 adalah petahana serta pada pendistribusian dana pokir Kabupaten Banjarnegara 2024 terjadi beberapa kesalahan yang mengakibatkan dana pokir yang diterima kelompok masyarakat tidak sesui jumlah besaran dana pokirnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pola pendistribusian dana pokir di Kabupaten Banjarnegara serta untuk mengetahui bagaimana dampak dana pokir dalam berkontribusi pada kemenangan petahana DPRD di kabupaten banjarnegara pada pemilu 2024.
Analisa penelitian ini menggunakan teori distributive politic. Teori ini dugunakan untuk menganalisa bagaimana pola pendistribusian dana pokir di Kabupaten Banjarnegara serta untuk menganalisa bagaimana dampak dana pokir dalam berkontribusi pada kemenangan petahana DPRD di kabupaten banjarnegara pada pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus, guna mendeskripsikan serta menganalisa secara mendalam bagaimana pola pendistribusian dana pokir di Kabupaten Banjarnegara serta bagaimana dampak dana pokir dalam berkontribusi pada kemenangan petahana DPRD di kabupaten banjarnegara pada pemilu 2024
Hasil studi ini diringkas menjadi dua poin penting yaitu. Pertama dana pokir di Kabupaten Banjarnegara didistribusikan dalam dua model, yaitu model distribusi programatik dan model distribusi non-programatik, pada distribusi programatik ditemukan pola pork barrel dan politik klientelisime, anggota DPRD petahana pada strategi dana pokir membagi wilayah Kabupaten Banjarnegara menjadi tiga, yaitu wilayah ekonomi kelas atas (wilayah kota. Wilayah ekonomi kelas menengah (wilayah desa) dan wilayah ekonomi kelas bawah (wilayah desa), wilayah ekonomi kelas menengah kebawah dalam hal ini wilayah desa, adalah wilayah prioritas penggunaan dana pokir sebagai strategi untuk mendapatkan dukungan suara. Kedua dana pokir memberikan kontribusi besar terhadap kemenangan suara dan keterpilihan kembali petahana, terutama petahana yang berasal dari wilayah desa, penyebabnya adalah karena strategi dana pokir lebih efektif diterapkan di wilayah desa dibanding wilayah kota di Kabupaten Banjarnegara, Penelitian ini juga menemukan bahwab dana pokir memberikan keuntungan petahana dalam pembentukan tim sukses pada momen pemilu
Pengaruh transfer pricing, profitabilitas, dan leverage terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia periode 2022-2024
Rendahnya tax ratio di Indonesia menunjukkan masih adanya tantangan dalam kepatuhan dan efektivitas pemungutan pajak, termasuk praktik penghindaran pajak oleh perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2022-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Variabel yang dianalisis meliputi transfer pricing, profitabilitas, dan leverage. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap penghindaran pajak. Sampel penelitian terdiri dari 50 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama tahun 2022-2024, dengan Teknik purposive sampling sebagai metode pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transfer pricing tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, profitabilitas berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak dan leverage berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Koefisien deretminasi (R^2) sebesar 11,4% menunjukan bahwa variabel variabel dalam model mampu menjelaskan variasi penghindaran pajak sebesar 11,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
ABSTRACT:
The low tax ratio in Indonesia shows that there are still challenges in tax compliance and effectiveness, including tax avoidance practices by manufacturing companies. This study aims to analyze the factors that influence tax avoidance in manufacturing companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) for the period 2022-2024. This study uses a quantitative approach with secondary data obtained from the company's financial statements. The variables analyzed include transfer pricing, profitability, and leverage. The analysis method used is multiple linear regression to determine the effect of each variable on tax avoidance. The research sample consisted of 50 manufacturing companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) during 2022-2024, with purposive sampling technique as the sampling method. The results of the study indicate that transfer pricing has no effect on tax avoidance, profitability has a negative effect on tax avoidance and leverage has a positive effect on tax avoidance.The determination coefficient (R^2) of 11.4% shows that the variables in the model are able to explain the variation in tax avoidance by 11.4%, while the rest is influenced by other factors outside this study
Pemahaman wajib pajak dan IT readiness terhadap penggunaan e- filling : studi kasus wajib pajak orang pribadi di Kota Semarang
Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang berkontribusi cukup besar dalam membiayai penyelenggaraan pemerintah dan Pembangunan nasional yang digunakan untuk kemakmuran rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Kualitas Sistem, Religiusitas, Pemahaman Wajib Pajak dan IT Readiness terhadap Penggunaan E-filling Studi Kasus Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Semarang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebesar 688.484 wajib pajak orang pribadi berdasarkan data yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Pajak Kanwil I Jawa Tengah. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 sampel dengan menggunakan Teknik pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling.
Hasil pada penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Semarang dan diproses serta dianalisis menggunakan uji statistic analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kualitas Sistem berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penggunaan e-filling, variabel Religiusitas berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penggunaan e-filling variabel Pemahaman Wajib Pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan e-filling, dan variabel IT Readiness berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan e- filling.
ABSTRACT:
Tax is one of the sources of state revenue that provides a significant contribution in financing the implementation of government and national development which is used for the prosperity of the people. This study aims to examine the effect of System Quality, Religiosity, Taxpayer Understanding and IT Readiness on the Use of E-filling Case Study of Individual Taxpayers in Semarang City.
This study uses a quantitative approach. And the data used in this study are primary data. The population used in this study amounted to 688,484 individual taxpayers based on data obtained from the Directorate General of Taxes, Regional Office I of Central Java. The sample in this study amounted to 100 samples using a sampling technique based on purposive sampling.
The results of this study were collected through questionnaires distributed to Individual Taxpayers in Semarang City and processed and analyzed using a statistical test of multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that the System Quality variable has a positive but insignificant effect on the use of e-filling, the Religiosity variable has a positive but insignificant effect on the use of e-filling, the Taxpayer Understanding variable has a positive and significant effect on the use of e-filling, and the IT Readiness variable has a positive and significant effect on the use of e-filling
Reformulation of the Aceh Hijri calendar algorithm
Cara menghitung awal bulan Hijriah bagi masyarakat Aceh berbeda dengan penanggalan Hijriah pada setiap daerah lainnya. Terutama masyarakat Aceh tidak menerapkan koreksi dalam perhitungannya, sehingga membuat kalender ini sangat tidak sesuai dengan kalender hijriah. untuk itu perlunya rumus koreksi yang menyesuaikan antara kalender Hijriah Aceh dengan kalender Hijriah Neo Mabims. Tujuan dari tesis ini adalah 1) Memahami algoritma asli dari kalender Aceh Hijriah. 2) Memahami rumus tambahan terhadap rumus awal bulan Kalender Aceh Hijriah sehingga sesuai dengan kalender Hijriah menurut kriteria dari Neo-Mabims. 3) mengetahui tingkat akurasi formula baru dari kander Aceh Hijriah dengan kalender Hijriah menggunakan kriteria dari Neo-Mabims.
Rumusan masalah dari tesis ini adalah 1) bagaimana Algoritma Asli dari perhitungan kalender Hijriah Aceh?, 2) apa rumus tambahan untuk menghubungkan kalender Hijriah Aceh dengan kalender Hijriah menggunakan kriteria Neo-Mabims?, 3) bagaimana tingkat akurasi formula baru dalam menghubungkan kalender Hijriah Aceh dengan kalender Hijriah menggunakan kriteria Neo-Mabims?.
Tesis ini akan menggunakan metode deskriptif dan analitik dan perbandingan, yang menuliskan rumus atau algoritma yang ingin dicapai dalam penelitian ini dan membandingkan Kalender Hijriah Aceh dan Kalender Hijriah Neo Mabims. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Metode deskripsi dan analisis dalam menjawab pertanyaan penelitian dan metode perbandingan dalam mengetahui tingkat ketepatan penanggalan Hijriah Aceh.
Adapun hasil dari penelitian tesis ini adalah: Pertama, kalender Aceh memiliki umur 354 hari 9 jam dalam satu tahun, hal ini menyebabkan huruf tahun menjadi أهجزدبود dan bulan akan menyisakan satu atau dua hari, hal ini menyebabkan huruf bulan menjadi زاج وابدا زبجه. Kedua, ada perbedaan umur antara Aceh Kalender Hijriah dan penanggalan Hijriah sebanyak 11 menit dalam satu tahun. Setiap 108 tahun, penanggalan Aceh harus dikurangi 1 hari agar dapat menyesuaikan dengan penanggalan Hijriah. Ketiga, Berdasarkan hasil perbandingan dari 1 sampai 1500 Hijriah, ketepatan perhitungan penanggalan Aceh dengan menggunakan pengulangan 108 tahun memiliki kemiripan dengan penanggalan Neo Mabims Hijriah sebanyak 41 persen atau sebanyak 7415 bulan.
ABSTRACT:
The way to calculate the beginning of the Hijri month for the people of Aceh is different from the Hijri calendar in every other area. Especially the people of Aceh do not apply corrections in their calculations, thus making this calendar very inconsistent with the Hijri calendar. For this reason, a correction formula is needed that adapts the Aceh Hijri calendar to the Neo Mabims Hijri calendar. The aims of this thesis are 1) Understand the original algorithm of the Aceh Hijri calendar. 2) Understand the additional formula to the formula for the beginning of the month of the Aceh Hijri Calendar so that it conforms to the Hijri calendar according to the criteria from Neo-Mabims. 3) Find out the level of accuracy of the new formula for the Aceh Hijri calendar compared to the Hijri calendar using the criteria from Neo-Mabims.
The formulation of the problems of this thesis is: 1) what is the original algorithm for calculating the Aceh Hijri calendar?, 2) what is the additional formula for linking the Aceh Hijri calendar with the Hijri calendar using Neo- Mabims criteria?, and 3) what is the level of accuracy of the new formula in connecting the Aceh Hijri calendar with the Hijri calendar using the Neo- Mabims criteria?
This thesis will use descriptive, analytical, and comparative methods, to write down the formula or algorithm to be achieved in this research and compare the Aceh Hijriah Calendar and the Neo Mabims Hijriah Calendar. This type of research is library research. Methods of description and analysis in answering research questions and methods of comparison in determining the level of accuracy of the Aceh Hijri calendar
The results of this thesis are: First, the Acehnese calendar has an age of 354 days and 9 hours in one year, this causes the year letter to become ود-أهجزدب and the month will leave one or two days, this causes the month letter to become زاج دا-واب ه-زبج. Second, there is an age difference between Aceh's Hijri calendar and the Hijri calendar of 11 minutes in one year. Every 108 years, the Aceh calendar must be reduced by 1 day so that it can adjust to the Hijri calendar. Third, based on the results of a comparison from 1 to 1500 Hijriah, the accuracy of calculating the Aceh calendar using a repetition of 108 years is similar to the Neo Mabims Hijri calendar by as much as 41 percent or as many as 7415 months
Analisis pengaruh capital adecuacy ratio, financing to deposit ratio dan beban operasional pendapatan operasional terhadap profitabilitas di bank pembiayaan rakyat syariah periode 2019-2022
Perbankan merupakan salah satu lembaga penting bagi perekonomian di Indonesia, karena bank merupakan lembaga yang menjadi intermediasi antara pihak yang mempunyai kelebihan dana dengan pihak yang kekurangan dana. Oleh karena itu kinerja suatu bank tergantung kepada keadaan perekonomian suatu negara. Profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat untuk mengetahui kinerja suatu bank. Return On Asset (ROA) adalah salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur efektifitas suatu bank dalam menghasilkan laba dari aktiva yang dimiliki.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adecuacy Ratio (CAR), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang diukur menggunakan rasio Return On Asset (ROA). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode pengambilan sampel secara kumulatif dengan jumlah seluruh BPRS di Indonesia yaitu sebanyak 167. Metode pengujian pada penelitian ini dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan uji hipotesis yaitu uji parsial, uji simultan, dan uji koefisien determinasi (R2) dengan menggunakan SPSS.
Dari hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa CAR, FDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 dibawah α sebesar 0,05. Pada uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa CAR tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Dengan nilai probabilitas sebesar 0,123 diatas α sebesar 0,05. Sedangkan variabel FDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Dengan nilai probabilitas FDR sebesar 0,000 BOPO sebesar 0,014 dibawah α sebesar 0,05. Nilai koefisien determinasi adjusted R2 sebesar 0,717. Artinya kemampuan variabel independen (CAR, FDR, dan BOPO) dalam menjelaskan variabel dependen Profitabilitas (ROA) yaitu sebesar 71,7%, dan sisanya 28,3% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini
Dampak adiksi media sosial tiktok pada remaja di daerah Mranggen
Adiksi media sosial disebut juga dengan behavioral addiction, dimana orang tersebut tidak mampu untuk mengendalikan dirinya ketika menggunakan media sosial. Pada penggunaan media sosial, remaja usia tengah cenderung menggunakannya untuk memenuhi keingintahuan terhadap berbagai hal yang terdapat di media sosial dan juga remaja menggunakan media sosial karena media sosial sedang menjadi trend dikalangan teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai dampak adiksi media soial TikTok pada remaja. Penelitian ini dilakukan kepada 5 orang remaja yang bertempat tinggal di Mranggen menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan adanya beberapa dampak negatif yang muncul akibat penggunaan media sosial TikTok yang berlebihan seperti perasaan cemas ketika tidak mengakses media sosial TikTok, lebih terbuka dengan teman sebaya dibanding keluarga, tidur larut malam, tidak fokus ketika di kelas. Berdasarkan ketiga aspek yaitu social consequences, time displacement, compulsive feelings. Ditemukan pula beberapa hal yang mempengaruhi alasan remaja bermain media sosial TikTok seperti, faktor keluarga, stress akademik, mengisi waktu luang ataupun menjadi content creator
Dampak psikososial remaja hamil di luar nikah di Kecamatan Banyumas: analisis fungsi bimbingan konseling Islam
Kecamatan Banyumas merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Banyumas yang memiliki permasalahan hamil diluar nikah. Kasus hamil diluar nikah merupakan kasus yang melanggar norma masyarakat dan senantiasa memberikan dampak yang menalam karena dapat mendatangkan tetegangan yang menyebabkan stress, kegelisahan dan tekanan yang dapat berpengaruh terhadap fisik, psikis maupun sosialnya. Dalam kasus hamil diluar nikah biasaya pikah yang paling dirugikan adalah pihak perempuan, karena yang mengandung sudah jelas perempuan dan sudah pasti jugga menanggung rasa amalu yang sangat besar. Selain itu, adanya pandangan buruk dan cemoohan dari masyarakat sekitar, kemudian dapat menambah beban pikiran perempuan sehingga dapat mempengaruhi kondisi psikologis dan sosialnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak psikososial remaja hamil diluar nikah (Analisis Fungsi Bimbingan Konseling Islam) di Kecamatan Banyumas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan stadi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah remaja yang hamil diluar nikah, keluarga, teman atau tetangga.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hamil diluar nikah yang terjadi dapat menimbulkan dampak psikososial bagi remaja yang hamil diluar nikah, dampaknya seperti mengalami stress, kecemasan dan menutup diri dari masyarakat. Bimbingan dan konseling Islam memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam menangani dampak psikososial akibat dari hamil diluar nikah. Adapun fungsi bimbingan konseling Islam befokus pada tindakan pencegahan (preventif) dan penanganan masalah (kuratif), serta pengembangan (development) agar membantu remaja hamil diluar nikah dalam mengembangkan potensi pada dirinya dan memiliki kemampuan untuk mengatasi setiap permasalahan dalam hidupnya. Dalam bimbingan konseling Islam terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun menangani dampak psikososial pada remaja hamil diluar nikah guna memperoleh penyesuaian diri, diantaranya dapat dilakukan melalui bimbingan mental, memperoleh dukungan sosial, serta meningkatkan religiusitas dengan melakukan bimbingan spiritual dengan mendekatkaan diri terhadap Allah SWT